Menyikapi Peta Sebaran Covid - 19 per Tanggal 04 Sampai 05 agustus 2020 Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

08 August 2020

Menyikapi Peta Sebaran Covid - 19 per Tanggal 04 Sampai 05 agustus 2020 Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso



Bondowoso, Media Nasional Cakrawala

Seiring dengan bertambahnya pasien Covid-19 dikabupaten  Bondowoso dan viralnya video pasien isolasi warga terkontaminasi maka tim mengklarifikasi langsung hal tersebut kepada  Kepala dinas kesehatan bondowoso  dr. Muhammad imron M.M.Kes setelah di konfirmasi oleh awak media yang didampingi oleh LBH Api ( Adikara pancasila Indonesia ) Abdussalam terkait sebaran covid 19 di kabupaten Bondowoso Jum'at ( 07 / 08 /2020 )

Kepala Dinas kesehatan kabupaten Bondowoso Dr.Muhammad Imron M.M.kes Menjelaskan di Dalam Pedoman Rifisi 5 di katakan sembuh mandiri di lepas ketika di hitung hari tanggal pengambilan sepesimen sampel dan Seseorang dinyatakan positif, ketika orang ini positif di ambil tanggal 07 agutus 2020 dan sekarang   Di ambil Swab nya maka Di katakan positif Tanpa gejala Maka Dia Masuk Dalam Kriteria positif Covid 19 tanpa gejala.


Cara penanganannya Di mana dia harus di isolasi mandiri di rumahnya saja atau di tempat yang telah disediakan oleh pemerintah setempat juga boleh tapi yang tanpa gejala contohnya kalau kita ambil Hari ini jum'at 07 Agustus 2020 Minimal 10 Hari mulai kita ngambil sampel Bukan Dari hari Di isolasi , Berarti kalau yang bersangkutan di isolasi di rumah atau di tempat -tempat yang disediakan oleh pemerintah sa'at di isolasi hasilnya keluar pada tanggal 16 agustus 2020 dinyatakan isolasi selesai dan itu jadi laporan sembuh pedomannya begitu.

Akan tetapi hasil Swap nya positif  keluar kita ambil hari ini ternyata tanggal 12,7.8.9.10.11.12.jadi 6 hari Sudah keluar positif kepada yang Bersangkutan di isolasi tanpa gejala di rumah masing-masing bisa juga di tempat kita sediakan di mana saja .nanti pada tanggal 13.14.15.16 kan di hitung isolasi dan yang berhak memulangkan adalah Dokter yang Merawat Bukan saya ( Dr.Muhammad Imron M.M.kes ), berarti tanggal 16.15.14.13.boleh atau tidak di pulangkan???  Dia bisa dinyatakan sembuh atau bisa di pulangkan berdasarkan pedoman peraturan yang ada di kementerian kesehatan tentunya boleh kan ungkap Kadinkes dan Kemudian jika dia di isolasi di RS paru tanggal 16 dan bisa  pulang tapi kan Cuma satu hari itulah pedomannya .

Sekali lagi pedoman kementrian kesehatan KMK adalah KMK HK.0/07/413/2020.

Masalah peta sebaran covid - 19 kita jangan terjebak masalah warna warni Di propinsi di PMPB pun peta itu warnanya Berubah-rubah bahkan Dua minggu sekali Berubah ada zona merah ada zona oren ada zona kuning ada zona hijau Yang di bondowoso di suatu daerah di kecamatan apabila ada kasus positif belum sembuh maka kecamatan tersebut masih berwarna merah.

Masih menurut Kadinkes Bondowoso Ketika dinyatakan sembuh maka warnanya berubah menjadi kuning  Akan tetapi kalau masih ada kasus  suspek maka tidak berwarna kuning masih berwrna oren  kalau kemarin peta sebaran covid 19 banyak yang kuning karena dinyatakan sembuh 180 orang mengikuti pedoman dari kementrian kesehatan dan mengapa berubah Satu hari karena mereka pulang dan melebihi masa isolasi 10 hari dan dinyatakan sembuh pungkasnya.

Disisi lain Komentar ketua DPP - LSM Cakrawala Nusantara Imam Imron mengatakan sangat Mengapresiasi langkah cepat pemerintah kabupaten Bondowoso beserta tim Gugus penanganan covid 19 namun ada hal yang perlu dipertimbangkan yaitu beban mental dan psikologis pasien isolasi terdampak Covid-19 karena mereka akan dikucilkan dan seolah-olah dianggap monster oleh lingkungan dan warga masyarakat sekitar dan berdasarkan beberapa penjelasan Kadinkes Bondowoso pasien terkontaminasi covid 19 bisa sembuh setelah menjalani masa isolasi namun pemahaman masyarakat awam terhadap pasien tersebut sangatlah berbeda dan akan tetap dikucilkan  walaupun sudah dinyatakan sembuh oleh tim medis yang menangani maka  dengan adanya paradiqma sosial atas persoalan tersebut perlu kiranya diadakan sosialisasi oleh pihak dinas kesehatan kepada masyarakat awam agar memahami dan mengerti jika pasien sudah selesai menjalani masa isolasi berarti dikatagorikan sembuh serta aman untuk berinteraksi dengan warga masyarakat lainnya.


Pewarta   : Hasan

Publisher : Hery Efendi

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages