MAHASISWA KKN UNEJ PULANG KAMPUNG MENGEMBANGKAN POTENSI DESA SUMBERSARI - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

03 August 2020

MAHASISWA KKN UNEJ PULANG KAMPUNG MENGEMBANGKAN POTENSI DESA SUMBERSARI



Banyuwangi, Media Nasional Cakrawala
Semester kali ini saya menempuh mata kuliah KKN (kuliah kerja nyata) dan saya memilih tempat KKN di sekitar tempat tinggal saya yang beralokasi di kabupaten Banyuwangi yang merupakan salah satu kabupaten yang berada diujung timur provinsi Jawa Timur tepatnya di desa Sumbersari salah satu desa yang agraris yang berada di kabupaten banyuwangi dan karena letaknya yang agraris  desa Sumbersari sebagian besar masyarakatnya paling dominan berwirausaha, pegawai dan petani.  
Pada KKN (kuliah kerja nyata) semester ini terasa berbeda dari kkn di tahun - tahun sebelumnya .

jika di KKN sebelumnya di bentuk perkelompok Maka kali ini karena masa pandemi virus covid 19 sejak bulan maret 2020. Unej membuat kebijakan mahasiswa yang pulang kampung KKN di lakukan dengan mengabdi untuk berkontrubusi dalam mengatasi masalah di lingkungan kampungnya masing-masing pandemi covid 19 tidak dapat di pungkiri sangat berdampak pada perekonomian masyarakat di seluruh indonesia,Tak terkecuali desa Sumbersari kabupaten Banyuwangi  Banyak sekali masyarakat yang terkenak dampak seperti kehilangan pekerjaan dan banyak perusahaan yang terkendala masalah biaya tenaga kerja Begitu juga usaha rumahan yang juga terkena dampak yang signifikan akibat covid 19 salah satu contoh nya adalah usaha batako yang ada di sekitar rumah saya semenjak pandemi perkembangan usaha mulai menurun.

Batako adalah adalah campuran antara semen, agregat, dan air. Bahan bangunan seperti batako secara umum biasanya digunakan untuk dinding tembok dan Dinding yang dibuat dari batako mempunyai keunggulan dalam hal meredam panas dan suara, Semakin banyak produksi batako semakin ramah terhadap lingkungan karena tidak harus di bakar seperti proses pembuatan bata merah.

Pada masa sekarang ini upaya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat cukup sulit selain di sebabkan karena pandemi dan juga sedikitnya lapangan pekerjaan,Dengan kenaikan harga bahan kebutuhan sehari-hari yang berpengaruh terhadap daya beli masyarakat semakin rendah sehingga terjadilah kesenjangan ekonomi di masyarakat.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut maka kami berupaya membuat inovasi produk baru berupa Paving yang berlokasi di daerah pedesaan dengan didukung keadaan alam dan keadaan lingkungan yang agraris juga di tunjang oleh keadaan wilayah dan akses jalan yang cocok untuk untuk dijadikan usaha pembuatan Batako dan Paving.

Melalui KKN ini penulis tertantang untuk belajar sekaligus berusaha membimbing dan meningkatkan potensi pemilik usaha pembuatan Batako dan Paving sebagai program KKN. Selama 45 hari kedepan mulai tanggal 1 Juli 2020 – 14 Agustus 2020.

Maka dari itu dengan adanya #KKNUNEJBACKTOVILLAGE  penulis juga belajar dan mendapat kesempatan untuk melakukan inovasi produk baru terhadap sasaran produsen Batako dalam mengembangkan bisnisnya dalam jangka waktu 45 hari dimulai tanggal 01 Juli 2020 sampai dengan 14 Agustus 2020,Antara lain dengan tetap memproduksi Batako dan Paving Block dengan cara mengembangkan atau menambah produk baru dan promosi yang dilakukan selama kegiatan KKN BACK TO VILLAGE, Dalam mengembangkan produk, penulis berharap ada perubahan baik dari segi kualitas dan pemasaran,Evaluasi pemasaran sebelumnya menjadi lebih baik dan lebih dikenal oleh masyarakat.

Penulis mengharapkan inovasi yang di berikan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat juga dapat di kembangkan untuk hasil maksimal untuk penulis maupun pemilik usaha. (Kartina Ayu / KKN 42/ drg. Agustin Wulan Suci Dharmayanti, MDSc).
(Red)

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages