Adakah Biang Kerok Dibelakang Oknum - oknum PSHT Sampai Terjadinya Peristiwa Di Kecamatan Mangaran di desa sekarputi ? - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

13 August 2020

Adakah Biang Kerok Dibelakang Oknum - oknum PSHT Sampai Terjadinya Peristiwa Di Kecamatan Mangaran di desa sekarputi ?


SITUBONDO MEDIA NASIONAL CAKRAWALA- ( AsosiasiPewartaSitubondogroup ) - diketahui peristiwa Bentrokan yang berujung Pembakaran oleh Oknum - oknum PSHT di Desa Trebungan Dan Kayu Putih yang masuk dalam 2 Kecamatan Di Kabupaten Situbondo, Yakni Kecamatan Panji dan Kecamatan Mangaran. Senin Malam (10/8/2020).


Sampai tadi siang Polres Situbondo lakukan Konferensi pers dan berhasil mengungkap 45 Oknum PSHT yang Diduga Pelaku Dalam Peristiwa Di 2 (Dua) Desa Tersebut.


Hal tersebut menarik perhatian Syaiful Huda Selaku Pengusaha Cafe GreenHouse yang beralamat Di Desa Talkandang, dimana Tempatnya sangat dekat dengan Desa Trebungan dan Desa Kayu Putih. Menurutnya ada kejanggalan dalam peristiwa tersebut sampai penangkapan 45 tersangka.


" Dalam kasus ini ada kejanggalan menurut saya," Kata Lelaki yang akrab mas Huda ini.


Ia menerangkan bahwa kejanggalan peristiwa tersebut dikarenakan pelaku banyak yang dibawah umur, menurutnya tidak mungkin sekali tanpa ada Komando maupun ada biang kerok dibelakang layar.


" Coba saja dilihat alur ceritanya, disaat dari awal peristiwa tersebut berawal ada kesalahpahaman sedikit terkait Pengambilan Merah Putih hal tersebut hanya masalah sepele saja, akan tetapi Malam nya terjadi lagi peristiwa Perusakan bahkan sampai pembakaran hal ini sudah tidak masuk diakal jika anak dibawah umur berani melakukan itu tanpa adanya biang kerok dibelakang layar," Ujarnya Sambil geleng - geleng Kepala.


Huda memprediksi ini ada kaitan Politik dimana Kabupaten Situbondo ini sebentar lagi menghadapi Pesta Demokrasi yakni Pilkada di Tahun 2020.


" Mungkin semua orang berfikir ini sudah aman, kita harus berfikir logis lagi, karena bukan apa Kabupaten Yang berjuluk Sholawat Nariyah ini sebentar lagi menghadapi Pilkada mungkin saja ini juga ada unsur Politik karena anak semuda itu yang sudah berstatus tersangka masih dibawah umur tidak mungkin akan melakukan hal seperti itu," Terangnya.


Masih Huda, apalagi sampai menurunkan pihak Polda dalam kasus seperti ini, dimana para Oknum - oknum kebanyakan dari Anak dibawah umur, menurut nya tidak logis tetap dia meyakini ada provokator yang mekomando anak - anak tersebut dan harapannya pihak Aparat Penegak Hukum (APH) lebih keras lagi mengungkap kasus ini.


" Kita lihat dari 45 Oknum - Oknum PSHT yang jadi Tersangka dibawah umur, seharusnya tidak sampai melibatkan Pihak Kapolda, meski hal tersebut yang menjadi permasalan terbesar adalah perusakan dan pembakaran yang paling dilihat dalam kasus ini, tapi yang paling wajib itu menemukan siapa dalang utama yang sampai terjadi peristiwa tersebut," Tutupnya saat dikonfirmasi Awak Media ini.


(AZ/IB)

*Ibreh baim*

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages