Mencoba Ambil Paksa Jenazah Covid, 4 Orang Masuk Dalam Jeruji Besi - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

21 July 2020

Mencoba Ambil Paksa Jenazah Covid, 4 Orang Masuk Dalam Jeruji Besi


Pasuruan,Media Nasional Cakrawala
Kapolres Pasuruan Kota Melaksanakan Konferensi Pers di Joglo Parama Satwika Jl. Gajah Mada Kota Pasuruan, Senin (20/07/2020). Adapun perihal ungkap kasus tindak pidana dengan kekerasan memaksa dan melawan kepada seseorang pegawai negeri sipil melakukan pekerjaannya yang sah, 

Melawan kepada orang yang waktu membantu pegawai negeri itu karena kewajibannya menurut Undang - undang atau karena Permintaan Pegawai Negeri itu yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu dan dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan Wabah dan Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan.

Konferensi Pers dihadiri oleh, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, S.I.K., M.S.I., Kasubag Humas AKP Endi Purwanto, S.H., Kasat Reskrim IPTU Rachmad Ridho Satriyo, S.I.K., Kanit Pidum IPDA Marwan, S.H. dan Awak Media.

Konferensi Pers berlangsung pada pukul 14.50 Wib. Adapun keterangan menurut Kapolres Pasuruan Kota “Bahwa sore ini Polres Pasuruan Kota melaksanakan Press realase terkait kasus tindak pidana dengan kekerasan memaksa dan melawan kepada seseorang pegawai negeri sipil melakukan pekerjaannya yang sah,

atau melawan kepada orang yang waktu membantu pegawai negeri itu karena kewajibannya menurut Undang - undang atau karena Permintaan Pegawai Negeri itu yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu dan dengan sengaja menghalangi

pelaksanaan penanggulangan Wabah dan Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan berdasarakan Dasar Laporan Polisi : K-LP/14/VII/2020/Jatim/Polres Pasuruan Kota/Polsek Lekok, tanggal 17 Juli 2020 kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 16 Juli 2020 sekira pukul 11.45 Wib, di depan Masjid AN NUR dsn. Rowo Ds. Rowogempol Kec. Lekok Kab. Pasuruan.”Pungkasnya

Atas kejadian tersebut saat ini telah diamankan 4 orang tersangka diantaranya, (AMN Bin MN). Laki-laki. Umur 40 th. Swasta kuli batu Alamat Dsn Mandmg Rt 02 Rw. 05 Ds. Rowo Gempol Kec. Lekok Kab Pasuruan,  SHL Bin NL  Laki-laki, Umur 45 th. Swasta Alamat Dasa Rowogempol Rt 03 Rw 05 Kec. Lekok Kab Pasuruan, 

(M SF SL Bin MR). Laki-laki. Umur 37 th. Swasta Alamat Dsn. Manding Rt. 04 Rw 05 Ds. Rowogempol Kec. Lakok Kab. Pasuruan dan (RH Bin DR). Laku-laki. Umur 37 th. Nelayan Alamat Dsn Manding Rt 03 Rw. 05 Ds. Rowogempol Kau Lekok Kab.Pasuruan.

Saat ini ada 4 orang yang ditahan sebagaimana dimaksud melanggar pasal 214 Ayat (1) KUHP dan pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Punyakit Menular dan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 dimana masing - masing diancam dipidana penjara paling lama 1 (satu) tahun.

Kapolres Pasuruan Kota juga menyampaikan “Bahwa selain itu masih ada 7 orang DPO belum kami lakukan pemeriksaan dan Penangkapan (7 DPO salah satunya berperan membuka Peti Mayat) status mereka saat ini ODP. 

Kami sarankan kepada 7 orang DPO yang melarikan diri agar menyerahkan diri kami berusaha akan melakukan pemeriksaan secara intesif dimana 7 orang tersebut saat ini dalam status ODP dan dari 4 orang yang kami tahan saat ini 1 orang yang tergejala batuk kami lakukan pemeriksaan secara intensif.”(Nt)

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages