Kapolresta Pasuruan Hadiri Sosialisasi Protokol Pemulasaran Jenazah Di Pendopo Kec. Grati - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

29 July 2020

Kapolresta Pasuruan Hadiri Sosialisasi Protokol Pemulasaran Jenazah Di Pendopo Kec. Grati


PASURUAN-MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Kapolres Pasuruan Kota menghadiri kegiatan sosialisasi pemahaman protokol kesehatan tentang pemulasaraan dan tata cara pemakaman jenazah yang terpapar Covid-19. Kegiatan sosialisasi pada aparat Pemerintah Desa dan Ulama di wilayah Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/07/2020) Siang.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Grati yang beralamat di Jl Raya Grati Tunon No. 16 Ds. Grati Tunon Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan.

Adapun yang turut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, S.I.K., M.S.I., Asisten I  Pemerintah Kabupaten Pasuruan Drs Saiful Anang Wijaya, M.S.I., PLT Kepala Dinkes Kabupaten Pasuruan Ani Latifah, Direktur RSUD Grati Dr. Retno, Forkopimda Kecamatan Grati, AKP Yuriah Fitriati Kasat Binmas Polresta Pasuruan, Iptu Muhammad Riza Rahman, S.I.K., Kasat Intelkam Polresta Pasuruan, Ketua MUI Kecamatan Grati, Ketua MWC dan Ranting NU Kecamatan Grati, Kepala Desa dan Perangkat.

Sambutan pembuka acara disampaikan oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Drs Saiful Anang Wijaya yang intinya terkait protokol kesehatan serta menjelaskan tentang Pemulasaran jenazah Covid-19 sesuai syariat Islam.

“Harapan kita adalah peran bersama dalam memutus rantai Penyebaran Covid-19 diharapkan dalam sosialisasi ini tidak ada lagi perebutan Jenazah dan Penolakan Jenazah. Pasien yang dimakamkan secara protokol Covid-19 adalah Positif, Pasien Suspek dan Pasien Probider.”Tukasnya

Drs Saiful Anang Wijaya juga memaparkan terkait menyambut bulan besar atau hajatan kita tidak melarang namun tetap Penggunaan protokol kesehatan dengan cara Jaga Jarak, Cuci tangan, Cek Suhu tubuh / Termogun, tidak menyediakan menu makanan Prasmanan, tidak ada hiburan elekton.

Ditempat yang sama AKBP Arman S.I.K, M.S.I Kapolres Pasuruan Kota juga turut menyampaikan “Saya menyampaikan beberapa hari yang lalu terdapat incident yang terjadi di Lekok, Grati dan Nguling mengapa terjadi karena kurangnya Sosialisasi terkait pemakaman Jenazah Covid-19. Prinsip kami penindakan hukum adalah tindakan yang paling terakhir, kalau sudah dijelaskan dan disosialisasikan,

Kami dari Kepolisian mendorong pemangku kepentingan atau Stackholder untuk menggandeng Ulama dan Tokoh masyarakat untuk meyakinkan masyarakat, karena peran serta Polri dan TNI adalah menjelaskan dan turun langsung kepada masyarakat terkait Pandemi dan tugas Pemerintah Daerah adalah menjelaskan Pemulasaraan terhadap Jenazah yang memang dilaksanakan sesuai dengan syariat Islam”Tukas Kapolres Pasuruan Kota.

Kegiatan sosialisasi pemahaman protokol kesehatan tentang Pemulasaran dan tata cara pemakaman jenazah yang terpapar Covid-19 berakhir sekira pukul 12.30 Wib, selama kegiatan berlangsung aman dan kondusif.(Nt)

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages