Adanya Kabar Burung Yang Tak Sedap, Keluarga Besar Assegaf Angkat Bicara - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

04 July 2020

Adanya Kabar Burung Yang Tak Sedap, Keluarga Besar Assegaf Angkat Bicara


Pasuruan,Media Nasional Cakrawala
Mendengar adanya kabar burung yang beredar ketika mendekati kontestasi Pilkada 2020, seolah sudah tidak asing lagi untuk dibuat ajang politisasi oleh pihak atau oknum yang memiliki kepentingan pribadi dan kepentingan partai.

Salah satunya mengenai adanya informasi atau kabar yang belum tahu kebenaran atau tidak sehat dan kepastian ditengah masyarakat, merupakan salah satu bentuk isu politik yang saat ini terjadi.

Dimana sosok salah satu ulama Pasuruan Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf, diisukan mendukung atau membela salah satu Bakal Calon (Balon) Walikota Pasuruan.

Tentunya kabar tersebut langsung menuai bantahan keras dari salah satu keluarga besar Assegaf, yakni Habib Achmad Bin Alwi Assegaf asal Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan pada sabtu(4/7) siang.

"Memang sekarang ini polemik sangat luar biasa. Termasuk banyak isu diluar bahwa Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf katanya membela salah satu kandidat, saya tidak setuju dan itu adalah hoax (kabar bohong). Karena Habib Taufiq tidak pernah mendukung, siapa pun calonnya beliau Tokoh Nasional dan Internasional (Habib Taufiq) hanya mengamini". Kata Habib Achmad bin Alwi Assegaf, saat ditemui di kediamannya.

Lebih lanjut Habib Achmad bin Alwi Assegaf juga menegaskan, dari dulu tidak pernah ikut dalam politik praktis, bahwa sosok dari Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf merupakan salah satu sosok ulama yang sangat netral dan terbuka terhadap siapapun tanpa ada kepentingan politik dari partai manapun.

"Habib Taufiq itu ulama netral, dan ulama ketika di datangi atau diajak foto dengan siapapun pasti welcom (mempersilahkan) atau terbuka. Jadi tidak ada pembelaan kepada siapa-siapa, dan tolong ini dimengerti. Agar ulama tetap profesional sebagai ulama". Tambahnya.

Sedangkan menanggapi adanya sejumlah kandidat yang maju dalam Pilwali tahun ini, Habib Achmad bin Alwi Assegaf secara pribadi mengharapkan adanya sosok Pemimpin yang betul-betul paham dibidang Pemerintahan.

Selain itu juga harus mengerti tentang adat dan budaya lokal di Kota Pasuruan, selanjutnya bisa mengimplementasikan sesuai dengan era perkembangan jaman yang ada. Salah satunya tetap mengedepankan khas Kota Santri.

"Kota Pasuruan perlu sosok Pemimpin yang betul-betul mengerti di bidang Pemerintahan. Selain itu yang bisa memahami situasi adat lokal Kota Santri di Pasuruan, siapapun itu calonnya karena ini sifatnya Luber". Harapnya Habib Achmad bin Alwi Assegaf

Sementara untuk mensukseskan proses Pilkada secara demokrasi yang damai dan tidak ada anarkis (Back Camping), Habib Achmad bin Alwi Assegaf juga meminta kepada masyarakat agar tetap menjaga kerukunan satu dengan yang lain meskipun hidup ditengah perbedaan pilihan.

Guna menciptakan hal itu, tentunya dalam hal ini peran serta jajaran Pemerintah khususnya ditingkat RT atau RW bisa menjadi indikator perdamaian ditengah lingkungan masyarakatnya.

"Saya rasa masyarakat harus lebih sadar, bahwa sebuah perbedaan adalah Rahmatan lil alamin, dalam pilihan jangan menjadikan permusuhan. Dan disini peran RT atau RW sangat penting untuk memberi arahan dan edukasi kepada warganya". Pungkasnya.(Nt)

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages