Wali Murid SDN Kertasari Unjuk Rasa Di Sekolah Dan Di Dinas Pendidikan - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

29 June 2020

Wali Murid SDN Kertasari Unjuk Rasa Di Sekolah Dan Di Dinas Pendidikan



Musi Rawas Utara,Media Nasional Cakrawala

Muratara-Puluhan wali murid Sekolah Dasar Negeri(SDN) Kertasari Kecamatan Karang Dapo ,Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan melakukan penyegelan Sekolah dan  mendatangi Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Muratara,Senin 29/06/20


Peristiwa ini yang dilakukan oleh para wali murid,Komite ,dan dewan guru,Mereka menuntut karena Ketidak transparanan penggunaan Dana Bos, tidak dibagi dana gratis untuk guru, tidak di bagi nya dana PIP dan buku tabungan  untuk siswa,yang dilakuan oleh Amrullah kepala sekolah SDN Kertasari.


Kedatangan wali murid,dewan guru,dan ketua Komite ke Disdik Muratara di dampingi langsung oleh Kepala Desa Kartasari Sundoyo


Menurut Sundoyo Kepala Desa Kertasari,persoalan ini sudah melalui musyawarah Desa yang di hadiri oleh wali murid, Ketua komite, dan anggota BPD dari hasil musyawarah memutuskan untuk menuntut Kepala sekolah agar segera mundur dari jabatannya selaku Kepala sekolah SDN Kertasari,dan di ganti Kepala sekolah yang baru.paparnya

" Sebelum peristiwa ini terjadi,terlebih dahulu sudah dikonfirmasi kan dengan Kepala sekolah untuk cari solusi yang terbaik,namun kepala sekolah tetap bertahan dan tidak mau di ajak kompromi,sehingga hari ini saya mendapingi nya untuk datang ke Disdik," jelas Kades Sundoyo saat di mintai keterangan.  

Sementara itu di sampaikan oleh Ketua komte SDN Kertasari Eman nahwani saat di mintai keterang, pihaknya membenarkan apa yang dilakukan oleh kepala sekola Kertasari yang selama ini tidak mengikuti aturan pemerita yang ada,di dalam juknis pemeritah telah di larang pungutan liar sesuai mekanisme yang telah ditetapkan oleh pemerintah.ukapnya


"Pelanggaran yang dilakukan oleh Kepsek SDN Kertasari,Pertama dana BOS tidak transparan,dan pembuatan RKS tampak musyawarah,Kedua penggelapan dana gratis untuk guru dan gaji selalu di potong,Ketiga dana PIP dan buku tabungan siswa tidak pernah di berikan kepada siswa, "tutupnya (Asropil)

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages