Terkait Mekanisme dan pengelolaan Aset desa Berupa TKD Ketum Siti Jenar Datangi Kades Kalimas. - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

14 May 2020

Terkait Mekanisme dan pengelolaan Aset desa Berupa TKD Ketum Siti Jenar Datangi Kades Kalimas.


SITUBONDO,MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Ramai nya pemberitaan terkait dugaan penyalahgunaan Wewenang terkait Tanah Kas Desa Kalimas Besuki kabupaten Situbondo Jawa timur.  ketua Umum LSM SITI JENAR ( Situbondo Investigasi Jejak Kebenaran) Eko Febrianto.Turun Langsung datangi Balai Desa Kalimas.  dan melakukan Investigasi langsung ke titik TKD dan melakukan Investigasi ke beberapa Pihak Terkait. mulai dari Kepala Desa dan para pihak yang mengelola aset berupa TKD tersebut.

Menurut Eko, hasil final temuan kami dilapangan tidak Seperti yang ramai di isukan di media sosial. disaat saya mendatangi dan melakukan investigasi kami tidak menemukan kejanggalan apapun hal ini harus saya ungkap pula ke publik untuk pertanggung jawaban Moral kami ke masyarakat khusus nya masyarakat yang merasa penasaran dengan info tak sedap yang beredar beberapa hari belakangan ini. Imbuh Eko.

Sementara hasil penelusuran kami terkait mekanisme pengelolaan TKD kalimas ini saya kira sudah sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 64 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Aset Desa bahwa pengelolaan tanah kas desa (TKD) agar dilakukan proses lelang, baik terbuka atau tertutup yang penting dilakukan dengan mekanisme yang tepat termasuk tanah kas desa (TKD) yang menjadi sumber pendapatan di APBDes. Perdes nyapun sudah kami pelajari juga dan kami tidak menemukan kejanggalan Ujar Eko.

Berdasarkan amanat Perbup nomor 67 Tahun 2017 tersebut merupakan kunci pelaksanaan pengelolaan dengan baik dan benar, jika pemerintah desa sudah tidak bepedoman pada regulasi dan mekanisme yang telah ditentukan, maka akan berpotensi pada penyalahgunaan pengelolaan tanah kas desa (TKD).nah  kembali pada desa Kalimas. kami tidak menemukan kejanggalan terkait pelanggaran mekanisme Lelang TKD. dan bahkan kami juga memeriksa Berita acara dan Setelah kami check uang sewa TKD 2020 trsbt sudah ada pada RKD ( rekening kas Desa) dengan jumlah besaran yang jelas juga tertera di dalamnya.

Kami melakukan penelusuran dan investigasi terkait TKD ini tak lepas dan tetap Berpedoman pada Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa yang mana regulasi tersebut ada untuk melaksanakan ketentuan Pasal "113" Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa,

Dan Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa yang mana telah diundangkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 53 pada 14 Januari 2016. Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa. Dan 
11 Nov 2019 · Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Saya kira kades KALIMAS saudara Samuri ini cukup terbuka tentang ini.

Dilain sisi "Eko, juga berharap kepada Pemkab Situbondo dalam hal ini DPMD Situbondo kedepan nya bisa lebih aktif melakukan Sosialisasi dan menekankan pada pemerintah desa. agar melaksanakan pengelolaan keuangan desa dengan baik dan benar sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan. Terutama yang berkaitan dengan tanah kas desa (TKD). Agar para kades dilapangan tidak salah dalam melangkah. utamanya kades yang baru menjabat. tidak salah dalam mengambil langkah. Yang berakibat kades tak jarang menjadi bulan bulanan Oknum "NGO" apabila ada kesalahan.  ini juga saya kira tanggung jawab DPMD selaku pembantu Bupati dalam melaksanakan kewenangan daerah dan tugas pembantuan di bidang pemberdayaan masyarakat dan desa sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tutup Eko.

Dilain pihak Kades Kalimas Samuri sewaktu di wawancarai awak media , menyatakan kami siap di ingatkan kalau kami ada kesalahan baik tentang pengelolaan TKD dan pengelolaan keuangan desa.  Kami hanya ingin bekerja maksimal untuk masyarakat Kalimas tapi mohon kalau ada kesalahan ingatkan dan tegor kami bukan malah membuat opini diluaran yang jelas kami sangat terganggu.  

Terkait isu tak sedap tentang pengelolaan TKD nya,. Samuri siap mempertanggung jawabkan apabila proses yang kami lakukan itu dianggap salah dan menabrak aturan yang ada. Karena saya sadar sebagai kades baru pasti banyak orang yang memelototin gerak gerik kinerja saya. Saya pun gak keberatan dan semua yang saya lakukan terkait ini siap saya pertanggung jawabkan utamanya kepada masyarakat kami. Pungkasnya.(Red)

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages