LANGKAH CEPAT DAN TANGGAP ANGGOTA KORAMIL 0822/11 BABINSA WONOKUSUMO SERDA FERI DAN BINMAS BRIPDA SISWOKO - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

27 May 2020

LANGKAH CEPAT DAN TANGGAP ANGGOTA KORAMIL 0822/11 BABINSA WONOKUSUMO SERDA FERI DAN BINMAS BRIPDA SISWOKO



Bondowoso,Media Nasiaonal Cakrawala

Rabu tanggal 27 Mei 2020 sekitar jam 07.wib puluhan warga  kecamatan sumber wringin rame-rame ngeluruk  rumah salah satu aktivis Pemerhati perusakan lingkungan hutan dikawasan  kawah Ijen.

Kerumunan massa petani hutan beramai-ramai mendatangi rumah Edi siroto warga desa Wonokusumo RT.16/RW.06 kecamatanTapen tapen karena getol menyikapi perambahan dan perusakan kawasan hutan rimba alam di kawasan hutan kawah Ijen.

Langkah cepat dilakukan oleh anggota Koramil 0822/11 Babinsa desa Wonokusumo Serda feri dan binmas Polsek tapen Bripda Siswoyo dalam mengantisipasi pergerakan massa dan menetralisir situasi massa di lokasi.

Hasil konfirmasi dengan Babinsa Wonokusumo Serda Feri mengatakan begitu mendapat informasi ada pergerakan massa dari Kecamatan sumber Wringin, saya langsung kelokasi dan langsung menetralisir massa agar tidak bertindak anarkis di wilayah binaannya tepatnya di dusun Krajan 2 desa Wonokusumo sekaligus menanyakan titik permasalahannya sehingga warga beramai-ramai mendatangi rumah Edi siroto dan ketua perwakilan paguyuban petani hutan Daril/P.Sumarwa mengatakan ingin bertanya tentang tujuan pak siroto dengan pihak perhutani  bondowoso pak Bili naik ke lokasi petak 101 dan 82  dan mau bertanya siapa yang merusak dan membakar hutan juga meracuni kayu dan  masyarakat bisa saya redam serta membubarkan dan memubarkan diri jam 9.30.wib pungkas Babinsa feri saat dikonfirmasi wartawan media cakrawala.

Kepala desa Wonokusumo Suhaeri saat dikonfirmasi menjelaskan inti permasalahan adalah terkait lahan perhutani yang di kelola masyarakat untuk pertanian tuturnya singkat kepada media cakrawala.

Disisi lain hasil konfirmasi dengan Edi Siroto mengatakan bahwa pihaknya berserta keluarga merasa keselamatan nya  terancam karena massa yang datang sekitar jam 07.wib ada yang membawa senjata tajam dan mengeluarkan kata-kata ancaman bacok dan segera bunuh Edi siroto pas bawa ke kebun selapak cincang disana jasadnya dan dirinya menjelaskan saya secara pribadi memaafkan mereka tapi secara hukum mereka harus tetap diproses dan pihaknya akan segera melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib.

Hasil pantauan tim wartawan MNC dilokasi  nampak hadir kepala Desa Wonokusumo Suhaeri, camat tapen Shadik beserta beberapa anggotanya, Kapolsek tapen AKP Karsianto, Kapolsek Sumber Wringin AKP Yunar Yanto beserta Kanit Reskrim pak Bambang juga beberapa personel kodim 0822 bondowoso klarifikasi kronologis kejadian di TKP dan Kapolsek sumber Wringin AKP Yunar Yanto akan memanggil perwakilan pihak-Pihak terkait yaitu Perhutani bondowoso,ketua paguyuban petani hutan Daril/P.Marwa dan Edi Siroto dan saat ini situasi di lokasi aman terkendali namun tetap dalam pantauan pihak muspika untuk menjaga situasi yang tidak dinginkan.(IMM/HR/JAKFAR).

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages