Kades Sumber Kolak Pura - Pura gak tauh Permasalahan Desanya - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

09 May 2020

Kades Sumber Kolak Pura - Pura gak tauh Permasalahan Desanya




Situbondo, Media Nasional Cakrawala

Banyaknya permasalahan yang terjadi di wilayah Desa Sumber Kolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo nampaknya kurang mendapat perhatian dari Kadesnya sendiri dalam situasi wabah pandemi Virus Covid-19 dan bantuan-bantuan kepada warga serta beberapa pekerjaan fisik desa terkesan kurang diperhatikan. Sabtu, 09 Mei 2020.

Bu Asnawiyati alias Bu Jais (59) adalah warga RT.01 RW.02 Sumber Kolak Krajan. Wanita yang sudah lama menjanda ini tidak pernah mendapat bantuan sosial dari manapun. Bu Jais harus menghidupi 4 anak dalam kesengsaraannya. Biaya sekolah dua anaknya yang bersekolah di SMP dan SMA menjadi beban permasalahan. Beliau hanya berharap dari hasil penjulan layangan yang dibuat oleh anak keduanya dan Sudah jelas hasilnya tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup Juga untuk biaya sekolah.

Lain lagi dengan Pak Sumiarto alias Pak Nini (83), warga RT.02 RW.02 Sumber Kolak Krajan. Pak Nini beberapa lama ini tinggal di rumah yang sangat tidak layak huni. Rumah Pak Nini memang sempat mendapat bantuan material bangunan dari pihak yang tidak bisa dijelaskan oleh Pak Nini karena keterbatasan wawasannya. Namun bahan material ini langsung dibawa pergi setelah dilakukan dokumentasi material di lokasi rumah Pak Nini. Lagi-lagi karena keterbatasannya.

Selain permasalahan di atas yang luput dari pantauan Pemerintah Desa, masih banyak lagi permasalahan teknis lainnya. Salah satunya adalah proyek pavingisasi jalan kampung di wilayah (?). Pengerjaan proyek ini terkesan acak-acakan dan tidak mengindahkan aturan yang berlaku. Sejak awal hingga pekerjaan selesai, tidak ditemui adanya Papan Nama Proyek di lokasi pekerjaan. Warga resah dengan ketidak terbukaan informasi terkait proyek pavingisasi tersebut.

Viki , Ketua Umum LPK-PN akhirnya melakukan klarifikasi kepada Kades Sukarto. Namun jawaban Sukarto terkesan lepas tangan dengan permasalahan tersebut di atas. "Itu sudah ada yang ngurus. Dan untuk Papan Nama Proyek sebenarnya sudah ada, tapi gak sempat dipasang sebab terhambat urusan penanganan Pandemi Corona", terang Sukarto. Ketika ditelusuri lebih lanjut, ternyata penanganan terhadap wabah Corona juga kurang maksimal. Posko Covid hanya ada di Kantor Balai Desa saja. Sementara pemantauan di batas-batas desa tidak ditemukan aktifitas nyata. (Baim)

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages