Menghadapi Dampak Ekonomi Wabah Covid-19 FHNP Perjuangkan Hati Nurani Rakyatnya - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

02 April 2020

Menghadapi Dampak Ekonomi Wabah Covid-19 FHNP Perjuangkan Hati Nurani Rakyatnya


PASURUAN,MNC-DPRD Kota Pasuruan, tergabung dalam tim FHNP menggelar jumpa pers di ruang kerja Wakil Ketua II Dprd Kota Pasuruan, yang beralamatkan di Jl. Balaikota No.11, Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur pada Senin (30/3/2020) 

Di hadapan insan Media Dewan Perwakilan Rakyat Kota Pasuruan, tim gabungan FHNP menyampaikan berencana bakal melayangkan surat resmi kepada Pemerintah Kota Pasuruan, yang mana di dalam isi kandungan surat tersebut terkait usulan stimulan meringankan beban masyarakat Kota Pasuruan, di tengah merebaknya Pandemi wabah virus Korona atau Covid-19 

Salah satunya tentang kebijakan pemerintah yakni dengan menambahkan kuota sembako paket murah bagi fakir miskin yang selanjutnya di berikan sebelum memasuki bulan puasa

Mengingat dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19 sendiri sangat berimbas terhadap stabilitas diberbagai sektor, mulai dari sektor perekonomian, sosial maupun stabilitas kerawanan kesehatan masyarakat yang tidak dapat di ketahui jangka masa berakhirnya

Untuk itu tim gabungan anggota DPRD Kota Pasuruan dari Fraksi Hanura, Nasdem dan Perjuangan (FHNP) mendorong kepada pihak Pemerintah Kota Pasuruan, agar secepatnya bisa mengambil langkah kerja nyata ditengah terpuruknya ekonomi masyarakat sebagai imbas dari kebijakan yang ada

Anggota dari FHNP Farid Misbah, bersama Ketua Abdul Ghofur dan Muchammad Sulaiman, mengatakan "Kemarin kita sudah melakukan rapat internal fraksi, berdiskusi tentang dinamika terkait virus corona yakni mengenai dampak yang ditimbulkan. Selain daripada upaya preventif dan responsif berupa penanganan serta pencegahan," Ujar (Farid)

"Sebagai bagian dari unsur Pemerintah, DPRD Kota Pasuruan, yang tergabung dalam tim FHNP juga mempunyai sebuah kewajiban dan ruang untuk mendorong Pemerintah Kota Pasuruan, agar segera melakukan kebijakan yang dirasa perlu sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat terkait dampak dari kebijakan itu sendiri.

Untuk itu melalui Fraksi kami akan membuat surat resmi kepada Pemerintah dengan tembusan kepada DPR Pusat, supaya Pemerintah segera melakukan tindakan preventif responsif terkait virus corona saat ini termasuk dampak sosial nya dan harus dikerjakan dari sekarang," Tambahnya.

Menurut Farid Misbah, tindakan itu  sangat penting di lakukan untuk meringankan beban masyarakat  Kota Pasuruan khususnya, mengingat ekonomi sangat melemah akibat dari dampak wabah virus corona tersebut 

Sedangkan kebutuhan hidup masyarakat tidak bisa ditunda terlalu lama, karena secara tidak langsung akan berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat secara umum terutama masalah ekonomi didalam keluarga

"Sementara itu kalau kita kaji lagi dampak dari kebijakan yang sudah diambil oleh Pemerintah, terlihat tidak sedikit saudara kita yang tidak lagi bisa bekerja dan berkurang penghasilannya serta tidak dapat lagi berfikir karena masih belum ada ketentuan pandemi ini sampai kapan," imbuh (Farid)

Saat ini jumlah masyarakat di Kota Pasuruan terhitung ada 212.000 jiwa atau 66.000 KK, dengan jumlah masyarakat miskin sebanyak 60.000 jiwa atau 21.000 KK. Sementara yang tercover di PKH sebanyak 4.700 KK.

Menurut Farid, dengan jumlah data masyarakat yang tergolong miskin, diharapkan Pemkot bisa mencakup untuk selanjutnya mendapat paket sembako murah dari Pemerintah. Terlebih mengenai imbas lain seperti di sektor UMKM, logam dan juga mebel.

Di terangkan juga oleh Farid, mengenai penganggaran terkait  kebutuhan tersebut, pihak FHNP menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Pasuruan, bisa merasionalisasi anggaran melalui pergeseran dari perjalanan dinas termasuk anggaran fisik yang tidak dibutuhkan dan selain itu juga bisa dari anggaran yang bersumber dari APBN yang ada

"Kami DPRD Kota Pasuruan, tim FHNP mendorong Pemerintah, dan kami akan komitmen untuk mendukung, kami juga akan mencoba untuk menginisiasi dan mengkonsep mencari cara agar warga Kota Pasuruan khususnya, bisa tenang menjalankan ibadah puasa ditengah pandemi wabah virus corona yang tidak tau kapan berakhirnya," pungkas Farid (Nt/Sf)

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages