Bayar Sesuai Tagihan, Pelanggan PDAM Masih Dikenakan Tunggakan - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

01 April 2020

Bayar Sesuai Tagihan, Pelanggan PDAM Masih Dikenakan Tunggakan


PASURUAN,MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Betapa terkejutnya Mustofa/Didin  (35), warga Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan ketika mengetahui tagihan air yang harus dia bayar mulai periode tahun 2012 hingga 2020 tembus Rp 9 Juta 821 ribu rupiah Kurang lebih delapan tahun menjadi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kota Pasuruan.

Awal ia mengetahui tagihan fantastis itu dari istrinya saat pulang dari loket kantor PDAM yang beralamat di Jalan Erlangga no 4 Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan . Sang istri kaget saat diberi tahu petugas besaran tagihan yang harus dia bayar. Namun istri Didin memilih pulang, karena masih tak percaya tagihannya bisa membengkak sebegitu besar.

Hati Didin bergejolak. Ia tak masih belum bisa menerima, tagihan sedemikian banyak karena dirinya sudah merasa membayar rutin sesuai dengan tagihan yang telah diberikan dari pihak PDAM kepada dirinya. Akan tetapi masih dikenakan tunggakan yang cukup besar.

Selain itu, Didin juga mengatakan jika selama ini untuk menggunakan air juga tidak begitu intens. Dan untuk menampung air tersebut ia menggunakan 1 kran untuk memasak, mandi pun dia memakai air Bor/Sanyo. Imbuhnya

“Saya sudah rutin setiap bulan membayar sesuai tagihan dari PDAM mas, ini buktinya," Ujar pelanggan. dengan menunjukkan bukti pembayarannya 

"Akan tetapi saya dikejutkan tiba tiba dapat surat  tagihan pembekakan ini, ya tentu saya kaget, kenapa, kok bisa," terang Didin, (pelanggan) sambil menunjukkan  surat pemberitahuan tagihan yang membengkak dari PDAM dengan sejumlah nominal yang cukup sangat besar”.tambahnya

Setelah mendengar berita tersebut tim Media Nasional Cakrawala klarifikasi ke kantor PDAM Kota Pasuruan, Selasa (31/03/2020) guna menanyakan informasi kebenarannya, dikonfirmasi bagian hubungan pelanggan (Hubplang) PDAM Slamet mengungkapkan, tingginya tagihan PDAM terhadap pelanggan atas nama Mustofa/ Didin dikarenakan terjadi penumpukan pembayaran di ketahui pada tahun 2019 akhir. petugas kami saat kontrol meteran kesulitan karena meteran tersebut terpendam sehingga petugas kami mencatat tagihan dengan kira kira atau rata rata, yang seharusnya 30 kubik tercatat hanya 10 kubik,” ungkapnya

Sementara itu pelanggan pun dirasa tidak adil dan sangat keberatan atas apa yang di terimahnya, dirinya berharap agar dapatkan keringanan, karena pihaknya sudah membayar kewajiban membayar sesuai tagihan. Menurutnya tunggakan terjadi karena kelalaian petugas kontrol PDAM, dikarenakan kerja petugas kontrol pencatatan meteran diduga tidak sesuai dengan SOP, karena yang di pakai petugas pencatatan dengan menggunakan kira kira atau rata rata,

Kalau memang meteran tersebut terpendam kenapa pihak petugas kontrol PDAM diam, tidak konfirmasi kepada saya sebagai pelanggan, namun kenapa baru sekarang saya dikasih tahu dengan adanya catatan tagihan tunggakan yang cukup besar.imbuh Didin.

Ketika pelanggan meminta solusi terkait keberatan tunggakan tersebut, akan tetapi jawaban dari pihak PDAM "tetap harus bayar, hanya kami beri solusi bisa di angsur selama 2 tahun," Ujar Slamet(Nt/Sf)

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages