KAPOLRES SITUBONDO HADIRI HAUL KE 8 KHR.ACHMAD SUFYAN MIFTAHUL ARIFIN PANJI KIDUL - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

09 February 2020

KAPOLRES SITUBONDO HADIRI HAUL KE 8 KHR.ACHMAD SUFYAN MIFTAHUL ARIFIN PANJI KIDUL



Situbondo, Media Nasional Cakrawala

malam senin,9-2-2020 ponpes manba'ul hikam panji kidul di hadiri oleh bupati dan wabup juga habaib dan ulama-ulama  beserta tokoh masyarakat dan ribuan pendatang berbondong-bondong menghadiri nya demi barokahnya 
Kiai Sofyan tak hanya kesohor sebagai kiai yang mengasuh pesantren Ia juga dikenal sebagai ulama yang memiliki penguasaan yang dalam terhadap ilmu-ilmu keislaman terutama fikih dan tasawwuf.

Beliau tak hanya mengajarkan kitab Ihya’ Ulum al-Din di pesantren, melainkan juga langsung ke tengah masyarakat
Itulah sebabnya  kepergian Kiai Sofyan tak hanya ditangisi oleh para santrinya secara terbatas di PP Manbaul Hikam Panji Situbondo PP Sumberbunga Seletreng Kapongan kabupaten Situbondo, melainkan juga oleh masyarakat dan para kiai.  ia adalah seorang murysid tarekat yang aktif “menjamah” para muridnya yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur dan Bali.

Rumahnya tak pernah sepi dari tamu dan Kiai Sofyan selalu melayani para tamu yang datang secara sama, tanpa membedakan kelas sosial seseorang dan yang datang kepada Kiai Sofyan mulai dari rakyat jelata hingga para penguasa hingga yang elit.

Beliau menemui dan melayani tamu pada satu tempat tak ada ruang khusus kelas petinggi dan ruang tersendiri untuk orang awam. Kelas-kelas sosial yang biasanya saling menjauh, di kediaman Kiai Sofyan bisa duduk sejajar dan 
Di samping mengasuh para murid tarekatnya dan mengedukasi para santrinya di pesantren, Kiai Sofyan terlibat dalam proses perubahan sosial.

Beliau kerap datang untuk memecahkan persoalan sosial bahkan personal yang menimpa umat. Ia pun aktif berorganisasi dan berjuang melalui Nahdhatul Ulama (NU), sejak usia muda.

Bertahun-tahun Kiai Sofyan memimpin NU dalam fase tersulit ketika NU didiskriminasi bahkan “dipersekusi” rezim Orde Baru. Ia menggerakkan NU tanpa pamrih. 
Ketika Kiai Sofyan menjelaskan tentang pentingnya hidup zuhud dan sederhana beliau sekaligus telah menjadi contohnya.

Arsitektur rumahnya tak mempesona mobil pribadinya biasa dan Tak ada aksesoris serta perabotan mahal di dalam rumahnya
Ketika menjelaskan tentang dzikir, Kiai Sofyan sendiri adalah ahli dzikir dan beliau menghindari perkara-perkara syuhbat apalagi yang haram  Dengan amalan ini wajar sekiranya Kiai Sofyan memiliki wibawa moral di tengah masyarakat
Kiai Sofyan adalah pohon besar yang nyaman sebagai tempat berteduh sekaligus kondusif bagi tumbuh-kembang para santri dan para kiai muda di bawahnya.Kiai Sofyan adalah tokoh-ulama yang kian langka di negeri ini.

Beliau telah mempersembahkan hidupnya untuk umat dan Tidak hanya karena ia mengasuh dua pesantren, melainkan juga karena ia turun langsung ke masyarakat. Keteguhannya memegang komitmen dan pengabdiannya yang tanpa pamrih adalah akhlak terpuji yang harus diteladani generasi muda muslim.

Kehidupan Kiai Sofyan tak berhenti hanya menjadi folklor yang hidup dalam memori kolektif suatu masyarakat lalu gagal membentuk peradaban terbaik umat.(Jemi mnc)

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages