SDN DADAPAN 1 DIDUGA LAKUKAN PUNGLI KEPADA PARA PEDAGANG SAAT DIKONFIRMASI JUSTRU BERTANYA UNDANG-UNDANG DAN ATURAN HUKUMNYA - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

30 January 2020

SDN DADAPAN 1 DIDUGA LAKUKAN PUNGLI KEPADA PARA PEDAGANG SAAT DIKONFIRMASI JUSTRU BERTANYA UNDANG-UNDANG DAN ATURAN HUKUMNYA



Bondowoso, Media Nasional Cakrawala

SDN Dadapan 01 patut diduga bermasalah,pasal nya ada salah satu oknum pihak sekolah yang di duga melakukan penarikan  terhadap pedagang yg skaligus orang tua murid dari sekolah tersebut.

sekarang para pedagang yang juga sekaligus orang tua wali murid tidak  diperbolehkan lagi jualan di sekitar lokasi sekolah.

Para pedagang menyampaikan kepada LBH API lembaga bantuan hukum adikara pancasila indonesia Abd Salam selaku sekretaris direktur pengembangan beliau bahwasan nya penarikan tersebut sudah berlansung lama dengan nominal 2 ribu perhari tiap satu orang pedagang.

Disisi lain kami coba konfirmasi sekolah tersebut untuk dimintai klarifikasi dan  bertemu dengan kepala sekolah menurut penuturan nya beliu tidak tau menahu tentang masalah itu karena beliau baru disana lalu beliau memanggil lansung orang yang bersangkutan yaitu pesuruh yg sdh menjadi  PNS yg patut di duga melakukan penarikan tersebut.

Menurut pengakuan nya dia tdk pernah melakukan penariakn tersebut memang dulu pernah ada infaq seluruh murid dan dana tersebut di alokasikan ke musholla sedangkan dari pedagang dia tdk minta namun di kasik ujar nya dan aneh nya lagi ada salah satu guru perempuan   
yang menayakan kepada tim investigasi kalau pun toh itu benar adanya  penarikan  pungutan lantas Undang undang yang mana yang tidak memperbolehkan.

Padahal sudah jelas di atur dalam peraturan Mendikbud No.44 tahun 2012 jelas tidak boleh ada pungutan iuran kebersihan dan keamanan dan pungutan-pungutan lainnya dan yang menjadi pertanyaan kami kenapa oknum guru tersebut masih bertanya tentang aturan hukumya karena apapun alasannya  pungutan itu tidak diperbolehkan sesuai Permendikbud no.44 tahun 2012.(Abdus Salam).

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages