Diduga Proyek Siluman, Salah Seorang Aktivis Hentikan Pekerjaan Pintu Gerbang Terminal Situbondo - MEDIA NASIONAL CAKRAWALA

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

16 December 2019

Diduga Proyek Siluman, Salah Seorang Aktivis Hentikan Pekerjaan Pintu Gerbang Terminal Situbondo




Situbondo | Media Nasional Cakrawala 
Siapa yang tidak senang dengan pembangunan proyek guna untuk menunjang kebutuhan masyarakat.  Bahkan hal itu selalu ditunggu tunggu oleh masyarakat karena proyek yang didanai oleh pajak masyarakat ini tentunya harus bermanfaat khususnya masyarakat Situbondo. Namun beda halnya dengan proyek satu ini yang ditengarai penggarapan pintu gerbang Terminal yang dikerjakan oleh salah satu rekanan yang masih tidak di ketahui.


Lantaran pekerjaan proyek tersebut tanpa ada papan nama kegiatan yang ditengarai proyek siluman. Akhirnya protek tersebut dihentikan oleh Sucipno, (45) salah satu aktifis yang getol mempersoalkan gerakan anti korupsi.


Saat dikonfirmasi Senin, (16/12/2019). Sucipno menjelaskan bahwa, "Pengerjaan tersebut asal-asalan karena jelas tanpa papan nama kegiatan. Dan proyek tersebut sangat membahayakan para pekerja dan warga maupun pengguna jalan yang akan masuk ke terminal".


Yang akrab dipanggil Cipno mengatakan, "Keselamatan Kerja adalah hal yang sangat penting. Keselamatan yang berhubungan dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, landasan

tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaannya. Keselamatan kerja adalah dari, oleh, dan untuk setiap tenaga kerja serta orang lain, dan juga masyarakat pada umumnya", ucapnya. 


Menurutnya, "Sarana utama untuk pencegahan kecelakaan, cacat, dan kematian akibat kecelakaan kerja. Keselamatan Kerja yang baik adalah pintu gerbang utama bagi keamanan tenaga kerja", ujar Cipno. 


Cipno menambahkan, "Keselamatan kerja menyangkut segenap proses produksi dan distribusi, baik barang, maupun jasa. Oleh karenanya bahwa penghentian ini juga sangat berguna bagi masyarakat pengguna dan juga pada pekerja proyek, mau tidak mau harus disiapkan Keselamatan Kerja".


Lanjut Cipno, "Pintu Gerbang yang beratnya sekitar 2 ton tersebut harus benar-benar bisa di pertanggung jawabkan oleh rekanan yang menggarap serta Dinas terkait. Karena penggarapan tersebut sangatlah aneh, hanya di ikatkan dengan seutas tali yang di kaitkan pada kayu".


Cipno mengaku,  "Oleh sebab itu dalam waktu dekat dirinya akan segera mengklarifikasi pada pihak terkait bekerja sama dengan para aktifis lainnya serta awak media", pungkasnya. (St1) 

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages