Articles by "Wisata"


Cakrawala - JemberRatusan lansia(Lanjut usia)terlihat asyik menikmati desiran angin pantai watu ulo jember.Salah satu Destinasi favorit dikabupaten Jember.

Momen santai para lansia ini merupakan salah satu serangkaian ulang tahun genap satu tahun berdirinya TBK(Tamasya bus kota Jember).

Selain itu ,acara tamasya ini cukup sering dilakukan dengan menggunakan Transportasi lokal,seperti DAMRI.tamasya ini menjadi terobosan terbaru bagi TBK,Untuk menunjang potensi wisata lokal.
Wisata di Jember secara fasilitas dan prasarana ramah terhadap lansia.
Terlebih TBK merupakan(Komunity based tourism)dikelola swadaya oleh para pemuda Jember.

Selanjutnya,pada kegiatan tamasya ini,lansia tergabung dalam KJS(Klub jantung sehat)Binaraga Jember diajak menengok wisata serta hiburan,Acara ini dianggap menghibur terlebih sesama lansia dapat berbincang santai dengan teman lainya."saya senang sekali ada acara ini.Rasanya ini lebih menghibur kami.Ketemu dengan teman-teman di sini juga,"ucap Sariman,kakek usia 70 tahun ini.

Hasti utami,selaku penggagas TBK memandang dengan mengajak lansia,sebagai bentuk rasa terima kasih kepada orang tua."Bagaimanapun mereka adalah orang tua yang menyayangi kita.
Jadi moment satu tahun ini sebagai bentuk informasi bahwa wisata lokal Jember ramah kepada lansia.Saya ucapkan banyak trimakasih kepada mitra yang sudah berpartisipasi sampai sekarang".Ujar perempuan hobby travelling ini,Saat diwawancara.(Bagus korlip)


Raja-raja Simalungun Bertemu Dalam Rangka Festival Keraton & Masyarakat Adat ASEAN di Sumenep, Jawa Timur - Dalam acara ini 7 Kerajaan Simalungun hadir secara keseluruhan. Pemantauan di lapangan, hadir tokoh-tokoh Simalungun untuk meramaikan kegiatan ini,  seperti, AKBP Elisben Purba, Jordi Purba, Julvanal Sinaga,  perwakilan raja Panei Simalungun beserta rombongan pemerintahan daerah Kab. Simalungun yang dikoordinasikan langsung oleh bupati Simalungun,  JR Saragih.

Kehadiran tokoh simalungun ini merupakan bentuk dukungan penuh untuk mempromosikan budaya Simalungun ke ranah nasional. Selain itu juga kerajaan Simalungun yang hadir menarik perhatian dari rombongan kerajaan lain.  Hal ini dikarenakan pertunjukan tarian Turahan yang memukau para peserta festival.  

Dalam acara ini,  kerajaaan simalungun yang dikoordinasikan oleh tim Promosi Budaya 7 Kerajaan Simalungun (FKMA) dan Komunitas Pattunggung Simalungun, menyatakan keiikutsertaan simalungun pada tahun ini mendapat apresiasi dari pihak panitia dan keraton sumenep. Simalungun yang berasal dari sumatera dapat memperlihatkan posisinya sebagai kerajaan yang dihormati.  Hal ini terlihat dari undangan  Royal Dinner yang dilaksanakan pihak Keraton Sumenep.

FKMA hari ini dibuka langsung oleh presiden RI, Joko Widodo. Kesempatan ini,  tokoh simalungun yang hadir,  Elisben Purba menyatakan, "kehadiran raja simalungun dalam FKMA tahun ini menunjuukan eksistensi Simalungun di Nasional. Keikutsertaan ini juga salah satu promosi dan pelestarian budaya simalungun.  Oleh karena itu acara ini sangat diapresiasi dan diharapkan FKMA selanjutnya dapat dilaksanakan di Simalungun". (Moh. Ilyas SS)

Putri Pariwisata Indonesia Ramaikan Pembukaan Ijen Festival Bondowoso 2018
Putri Pariwisata Indonesia 2017, Karina Nadila saat launching Ijen Festival Bondowoso 2018 ballroom Ijen View Hotel

Putri Pariwisata Indonesia Ramaikan Pembukaan Ijen Festival Bondowoso 2018 - Launching Ijen Festival Bondowoso 2018 yang diadakan di ballroom Hotel Ijen view pada selasa malam (24/4) dibuka secara resmi oleh Presiden Bondowoso Republik kopi, Drs. H. Amin Said Husni. Acara ini juga dimeriahkan dengan hadirnya Putri Pariwisata Indonesia 2017, Karina Nadila. Festival tersebut merupakan sarana promosi wisata, budaya, serta berbagai potensi yang ada di Kabupaten Bondowoso.

Menurut Drs. H. Amin Said Husni, pariwisata menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten, karena pastinya, pariwisata memberikan dampak positif bagi masyarakat Bondowoso. “Setiap tahunnya, jumlah kunjungan wisatawan bertambah lima sampai delapan persen, ” kata presiden Bondowoso Republik Kopi tersebut.


Putri Pariwisata Indonesia Ramaikan Pembukaan Ijen Festival Bondowoso 2018

Rangkaian Ijen Festival Bondowoso 2018 akan dikemas dengan berbagai perhelatan, selain acara yang telah di patenkan seperti Jazz De Ijen, Jazz Republik Kopi, dan Festival Kopi Nusantara. Terdapat acara baru yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 ini, diantaranya Ijen Enduro Challenge, Petik Kopi, serta Internasional Village Festival, atau Festival Desa Internasional pada bulan Juli mendatang.

Dengan adanya acara ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga, Harry Patriantono, berharap pariwisata Bondowoso tidak hanya dikenal di nasional, tetapi juga internasional.

Putri Pariwisata Indonesia Ramaikan Pembukaan Ijen Festival Bondowoso 2018
Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga, Harry Patriantono bersama Nadila Karina, Putri Pariwisata Indonesia 2017

Sementara itu saat dikonfirmasi, Putri Indonesia Pariwisata 2017, Karina Nadila mengaku senang karena di Bondowoso masih asri, masih banyak pepohonan, dan tidak panas seperti Jakarta. “Saya akan foto setiap view pariwisata di Bondowoso, saya akan explore di akun media sosial yang saya miliki, ” katanya.
Ia mengaku langsung tertarik dengan wisata bendungan Sampean Baru saat searching di Google. “Kayak syuting-syuting di film Hollywood, gimana caranya saya foto di sana, dan berdiri di atas satu balok itu,” katanya kegirangan.

Putri Pariwisata Indonesia Ramaikan Pembukaan Ijen Festival Bondowoso 2018
Bendungan Sampean Baru (Foto:backpackerjakarta.com)

Rencana Jembatan Kaca Batu So'on Solor Bondowoso

Rencana Jembatan Kaca Batu So'on Solor Bondowoso - Saat ini Pemerintah Kabupaten Bondowoso sedang gencar memperbaiki seluruh infrastruktur menuju tempat wisata yang ada di Bondowoso. Pemkab Bondowoso bertekad merampungkan seluruh akses jalan menuju tempat wisata pada tahun 2018. Salah satu contohnya adalah jalan yang baru selesai dibangun menuju objek wisata Batu So'on (Solor) Kecamatan Cerme.

PLT Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Karna suswandi yang datang meninjau bersama dengan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda), mengatakan bahwa jalan menuju tempat wisata Batu So'on sudah selesai diperbaiki semua.

Rencana Jembatan Kaca Batu So'on Solor Bondowoso
Plt. Sekda Bondowoso Karna Suswandi saat meninjau lokasi

“Akses jalannya sudah bagus, tidak ada lagi jalan yang rusak, saya berharap para wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata ini bisa terus bertambah. Baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara yang ingin menikmati keindahan alam Batu So’on,” ungkapnya Kamis (12/04).
" Apabila akses jalannya enak, maka diharapkan para wisatawan tidak kapok untuk terus berkunjung ke tempat wisata yang ada di Bondowoso ini," tutur Karna.

Iya menambahkan, untuk lebih menarik perhatian para wisatawan, maka kedepannya di wisata Batu So’on ini akan dibangun jembatan kaca untuk menuju langsung ke Batu So’on.
“Kedepannya, insyaallah akan dibangun jembatan kaca, agar para wisatawan tidak lagi memutar saat mengunjungi Batunya. Melainkan langsung melewati jembatan kaca sambil menikmati keindahan alam Solor dari ketinggian,” imbuhnya.

Rencana Jembatan Kaca Batu So'on Solor Bondowoso
The Stonehenge Van Java
Saat melakukan pantauan di lapangan, Plt. Sekda Karna suswandi ditemani Kapolres Bondowoso AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, komandan Kodim 0822 Letkol Inf. Tarmuji, Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso dengan didampingi para pejabat teras Bondowoso.

Wisata Kawah Ijen Kembali Dibuka

Wisata Kawah Ijen Kembali Dibuka - Taman Wisata Alam Kawah Ijen di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup sejak 22 Maret 2018, karena mengeluarkan semburan asap dan gas belerang konsentrasi tinggi. Keputusan ini diambil setelah Balai Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Jember mengadakan rapat koordinasi perkembangan aktivitas Gunung Ijen bersama para stakeholder (pemangku kepentingan) dari Bondowoso-Situbondo.

"Dari hasil rapat yang dilaksanakan bersama para stakeholder terkait, kami sepakat untuk kembali membuka jalur pendakian mulai Jumat (6/4/2018) pukul 04.00 WIB," ucap Kepala Bidang Wilayah III Jember, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Setyo Utomo, di Bondowoso, Kamis, 5 April 2018, dilansir Antara.

Ia menjelaskan, jalur pendakian kembali dibuka bagi wisatawan dengan catatan bahwa pengunjung diimbau untuk tidak mendekati maksimal radius 1 kilometer dari Kawah Ijen. Namun, penambang belerang masih dimaklumi.

BKSDA juga meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman aliran gas-gas vulkanik yang berbahaya dan tetap memperhatikan perkembangan aktivitas Gunung Ijen, khususnya yang tinggal di bantaran lembah sepanjang aliran Kali Pahit.

"Jika warga mencium bau gas sulfur/belerang yang menyengat atau pekat harus segera menggunakan masker," katanya.

Sebelumnya akses menuju Kawah Ijen ditutup sejak 22 Maret 2018, setelah Kawah Ijen mengeluarkan semburan asap dan gas belerang yang mengakibatkan sekitar 30 warga di Kecamatan Ijen dilarikan ke rumah sakit karena keracunan gas belerang konsentrasi tinggi.

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget