Articles by "Peristiwa"


Jember, Media Nasional Cakrawala - puting beliung terjang desa lengkong ,beberapa dusun mengalami kerusakan parah di antaranya tiga rumah rusak parah sabtu 16/2/2019.pukul  14.00.

Hujan deras di sertai angin kencang mengakibatkan kerusakan parah,pohon pohon tumbang menimpa rumah warga dusun krajan.

Sementara itu, angin puting beliung juga menerjang desa desa lain di kab jember, kurang lebih 3 dusun di desa lengkong yang mengalami kerusakan parah.

Dampak angin puting beliung banyak warung warung serta rumah rumah warga yang rusak parah.

Saking kencannya angin puting beliung sehingga membuat masyarakat panik pada berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.


Saat di temui awak media salah satu warga yang rumahnya rusak parah menyampaikan bahwa rumahnya rusak parah supaya di perhatikan dan ada bantuan dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah.

Harapannya, agar pemerintah desa dan pemerintah daerah memperhatikan nasib mereka yang tertimpa musibah angin puting beliung, ujarnya.

P yuni warga dusun krajan yang rumahnya paling parah rusaknya sangat mengharap bantuan dari pemerintah daerah untuk membangun kembali rumahnya.

Diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta, sampai berita ini di turunkan belum ada satupun perangkat desa yang datang dan memberikan penanganan serta bantuan.(AGUS)


Sumenep, media nasional cakrawala  - Warga Desa Sambakati tewas di laut Pada hari Jum'at tgl 25 Januari 2019 sekira pukul 05.30 wib, di Perairan laut Dusun Telaga Deje Desa Angon-Angon kecamatan Arjasa kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur

Telah terjadi laka laut yang di akibatkan angin ekstrim di saat menjaring ikan terhanyut oleh derasnya arus dan besarnya gelombang yang mengakibatkan meninggalnya Ainurrahman laki-laki, umur 25 tahun pekerjaan, nelayan alamat Dusun Sampang Desa Sambakati kecamatan Arjasa kabupaten Sumenep.

Menurut keterangan Humas Polres Sumenep AKP Mohammad Heri membenarkan Pada hari Jum'at tgl 25 Januari 2019, sekira pkl: 03.00 wib, korban yang bernama Ainurrahaman bersama temannya yang bernama Ajmad Junaifi, 31 tahun, Desa Sambakati,Nelayan, pergi melaut untuk mencari ikan dengan cara menjaring di perairan laut Dusun Telaga Deje Desa Angon-Angon. sekira pukul 05.30 wib, jaring sudah terpasang."Ungkap Heri


"Kemudian membentangkan jaringnya dari arah barat ke timur sepanjang 100m, dan di ujung barat di tunggu oleh  temannya Ahamad Juanaifi sedangkan di ujung timur di tunggu oleh Korban Ainurrahman ." Imbuhnya 

"Selanjutnya datang gelombang besar dan menyeret keduanya hingga terbawa arus ke tengah Laut dan temannya tersebut berhasil berenang ke pinggir sedangkan Korban menghilang tenggelam."pungkasnya 

"Kemudian mendapat informasi tentang kejadian tersebut Polsek Kangean Arjasa IPTU Karono S.H dengan BKO Polwan dan Anggota Koramil bersama - sama warga melakukan pencarian dan 3 jam melakukan pencarian tepat nya pukul 08.30 Wib telah di ketemukan Korban yang bernama Ainurrahman dalam keadaan meninggal dunia di sekitar lokasi menjaring ikan tersebut."Jelasnya Karsono

Selanjutnya di bawa kepuakesmas Ajasa dan kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan pihak Puskesmas Arjasa tidak diketemukan tanda - tanda kekerasan pada korban.(Saleh)


Sumenep, Media Nasional Cakrawala - Hujan lebat disertai angin kencang membuat Gedung Madrasa Ibtidaiyah (MI) Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Pulau Sepangkur Besar rata dengan tanah , Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Madrasah Ibtidaiyah Nuris roboh akibat di terjang angin dan hujan begitu deras,terjadi, Selasa (22/1/2019) pukul 03.00 Wib dini hari.

"Kejadiannya sekitar pukul 03.00 pagi tadi, diawali hujan disertai angin kencang," kata KH. Tohayan Nur Masyhuri, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Selasa (22/01) pagi.

KH. Tohayan menambahkan, semua atap gedung habis dan rata dengan tanah akibat terjangan angin. Untungnya peristiwa itu terjadi dimalam hari, sehingga tidak menimpa siswa.


"Bukan hanya atap saja, namun 2 ruang kelas juga rata dengan tanah dari jumlah 4 lokal yang disapu angin, termasuk semua bangku dan kursi siswa hancur akibat kejatuhan kayu dan genting gedung," terang KH Tohayan.

Sementara Syafrawi Salim, Kepala Sekolah MI Nurul Islam menyampaikan, jika pihaknya sudah berkoordinasi dan menyampaikan peristiwa tersebut kepada pihak PPAI (Pengawas Pendidikan Agama Islam) kecamatan Sapeken.

"Kami sudah berkordinasi dengan PPAI terkait ambruknya bangunan MI Nurul Islam, untuk sementara proses belajar mengajar akan dilakukan di tempat lain," terangnya.

Atas kejadian ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menangani tanggap darurat musibah ini. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir Rp 200 juta.(Saleh/IWO)


Situbondo, Media Nasional Cakrawala - Banner atau sebuah alat peraga kampanye (APK) milik seorang caleg dari Partai NASDEM (Nasional Demokrat) roboh dan menimpa tiga orang yang mengendarai motor, Kamis (27/12/2018) sekitar pukul 08.30 wib. Diduga konstruksi baliho ukuran 4x6 m yang dipasang di Jalan G. Arjuna, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo itu kurang kuat sehingga ambruk dan menimpa tiga orang saat mengendarai motor.

"Kejadiannya pagi kemarin, Kamis (27/12/2018) sekitar pukul 08.30 WIB, tepatnya di Jalan G Arjuna, Mimbaan, Situbondo saat itu saya mengendarai sepeda motor bersama istri dan cucu saya. Dan tiba-tiba tertimpa baliho caleg dengan berukuran besar. Padahal tidak ada angin kencang," kata B Rusnaini, saat ditemui dirumahnya, Jumat (28/12/2018).

Berdasarkan keterangan saksi mata lainnya P Rahman warga asal Desa Kelurahan Mimbaan, membenarkan kejadian pada hari Kamis, (27/12/2018), "Benar, kalau banner tersebut roboh dan menimpa 3 orang salah satunya ada anak kecil".

Keterangan keluarga korban, pagi, P Tawik dan B Rusnaini mengajak cucunya, (6) hendak mau ke barat di Jalan Gunung Arjuna, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo dengan mengendarai sepeda motor matic.

Tepatnya tidak jauh dari rumahnya yang tertimpa banner caleg sekitar 500 m di Jalan G. Arjuna, tiba-tiba sebuah banner bergambar caleg DPR RI Dapil Jawa Timur III  H. Ach. Fadil Muzakki Syah, dari Partai Nasdem itu ambruk dan menimpa ketiganya.

Akibat peristiwa itu, tiga orang mengalami luka dibagian lengan kanan dan juga terasa sakit dirusuknya. Bahkan seorang korban, anak kecil yang baru berusia tujuh tahun mengalami luka cukup parah di bagian wajah.

Menanggapi hal tersebut Ketum Gp Sakera, Syaiful Bahri yang didampingi Ketua Investigasi, Fatoni Ahmad dan rekan-rekan media yang tergabung di S One yakni Dwi Atmaka dan M. Al. Hafiz mendatangi rumah yang bersangkutan. 

"Karena ini murni kecelakaan, kami menyarankan kepada pihak keluarga untuk melapor ke pihak Kepolisian  dan Gp Sakera siap mendampingi. Tapi, karena ini menyangkut APK, kami akan bantu untuk memfasilitasi keluarga korban dengan partai atau caleg yang bersangkutan," ujar Bang Ipoel panggilan akrabnya.

"Dari pemasangan APK yang roboh itu tidak menyalahi aturan lokasi pemasangan. Hanya saja, kemungkinan material yang digunakan untuk memasang baliho kurang kuat, sehingga roboh", terang Murtopik Ketua Bawaslu Situbondo saat di konfirmasi Bang Ipoel yang sekaligus Pembina S One.

Ia mengaku sudah menghubungi partai, dan anehnya hal itu kurang merespon dengan beralasan, "Pemasangan banner tersebut tidak tahu menahu karena tidak berkoordinasi dengan DPD Nasdem Kabupaten Situbondo dan untuk tanggungjawab penuh atas kecelakaan yang mengakibatkan tiga orang luka ini silahkan tanyakan ke calegnya GCsendiri", ujar Ketua DPD Nasdem H. Fajri saat dikonfirmasi oleh Tim S One. (St1)


Bondowoso, Media nasional cakrawala - Seorang perempuan tua bernama jubaidah (80) warga Desa licin kecamatan licin kabupaten banyuwangi.ditemukan dalam kondisi sedang kebingungan tepatnya di desa prajekan kidul kecamatan prajekan sekitaran jam 21.00.selasa malam 11/12/18.

Warga yang melihat kejadian tersebut lantas curiga dan mengantarkan nenek yang sepertinya sudah pikun itu ke Kapolsek prajekan. Lantas, karena perempuan tua tersebut mengaku tidak ingat dimana rumah anaknya,untungnya dia membawa indentitas atas nama jubaidah,petugas Mapolsek melaporkan kejadian tersebut pada pihak Kecamatan prajekan.

Riky kepala desa prajekan kidul, membenarkan adanya wanita tua yang kebingungan, "Warga sekitar menyerahkan pada kami. Katanya, nenek jubaidah ini mau ke anaknya yang ada di desa kluncing," Ujar kepala Desa prajekan kidul. 

Setelah ditanya lebih lanjut oleh pihak polsek Prajekan,ia mengaku,ia ingin menemui anaknya yang berada di dusun kluncing Desa Sukorejo kecamatan Sumber weringin kabupaten Bondowoso.

Menurut Riky kondisi fisik jubaidah tampak tidak stabil dan dalam kebingungan," Kami bersama pihak polsek prajekan meminta bantuan pada polsek sumber weringin untuk mencari dan menghubungin anaknya yang ada di desa yang dimaksud jubaidah dan keluarganya akan menjemputnya." katanya.(Eko Dy)


Kecelakaan tunggal telah terjadi di jalan raya kawah ijen sebelah selatan Kantor Desa Gununganyar, Sabtu Malam (10/11/2018) pukul 23.00 WIB, kecelakaan tunggal tersebut dengan korbannya bernama Gilang Romadhon Purbo pengendara sepeda motor vitsen berboncengan bersama rekannya yang belum diketahui identitasnya.


Awal kejadian diduga korban Gilang Romadhon Purbo yang berboncengan bersama rekannya tersebut menaiki sepeda motornya dan diduga setelah sampai ditikungan korban tau-tau langsung terjun ke jurang bersama rekannya juga sepeda motornya, untuk sebab-sebab kecelakaan tersebut belum diketahui.

Kemudian masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung menolong korban bernama Gilang Romadhon Purbo bersama rekannya yang berada didalam jurang, dan saat mengevakuasi kedua korban ke atas, masyarakat sangat kesulitan karena melihat kondisi medannya sangat terjal dan licin, sedangkan untuk kendaraan sepeda motor korban masih berada didalam jurang dan belum dievakuasi oleh masyarakat mengingat medannya sangat terjal dan kondisi malam hari.

Setelah korban dievakuasi dari dalam jurang oleh masyarakat sekitar, kemudian korban Gilang Romadhon Purbo bersama rekannya yang belum diketahui identitasnya menurut info dari masyarakat ditempat kejadian langsung dibawak ke Puskesmas Terdekat. (Suyanto).


Jember, Media Nasional Cakrawala - Telah terjadi kebakaran di pertamina spbu mangli Jl. Brawijaya (Di Depan Mitra Tani 27) Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, Selasa Pukul 19:00 WIB  06/11/2018.

Menurut saksi mata Hery selaku pengelola negtrogen di pertamina spbu mangli, peristiwa kebakaran pertamina spbu mangli tersebut di akibatkan angkutan umun(bus) , yang mau mengisi Bbm bahan bakar solar tiba tiba bus menabrak tempat pengisian Bbm (dispenser) yang ada di pertamina.

Dan dari kejadian itu api langsung  membesar dan melalap angkutan umum(bus) sama pertamina spbu mangli sampai ludes, dan pertamina spbu mangli ikut hangus terbakar hebat di bagian depan aja dan tidak sampai merembet bangunan yang lain.

Sopir ankutan umum(bus) serta karyawan pertamina berlarian untuk menyelamatkan diri karena api langsung membesar.

kebakaran dapat di padamkan pukul 20:00 WIB setelah datang 2 unit pemadam kebakaran dari kota jember.

Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa cuman satu unit angkutan umum (bus) ludes dan kerusakan bangunan pertamina spbu mangli,  sampai berita ini diturunkan kerugian materiil mencapai Ratusan juta.(Agus)


Pasuruan - BJ Perdana hotel dilumat sijago merah, dan mengakibatkan gedung fitness terbakar, kejadian tempat lokasi di tengah kota Pasuruan, tepatnya jalan Sultan agung kota Pasuruan. Kejadian kebakaran penanganan dari pihak PMK kota Pasuruan masih menjinakkan sijago merah



Kejadian kebakaran diperkirakan setelah sholat Maghrib sekitar jam 18.30. Setelah berita ini diturunkan, kejadian kebakaran disebabkan oleh apa belum diketahui, nunggu hasil penyidikan. Saat ini belum ada pihak dari menegemen maupun petugas belum bisa memberi keterangan.


Kejadian kebakaran mangundang perhatian warga, wajar sebab lokasi hotel sangat dekat dengan pemukiman padat penduduk.(Teguh Krisnata)


Jember, Media Nasional Cakrawala : Telah terjadi laka lantas hari minggu tgl.21 Okt 2018 sekira jam.08.30 wib, laka tunggal truck fuso no.pol. DK-9335-UG warna biru dongker membawa mesin alat pemecah batu dari surabaya menuju banyuwangi sesampainya di tkp  Km.31-500 masuk dsn curah damar ds. Sidomulyo kec.Silo kab.Jember, truck menghindari berpapasan dng bus dari arah timur (bwi) menuju kejember (jbr) kemudian truck oleng dikarenakan muatan dalam truck mesin pemecah batu bergerak kekiri (utara)bak truck sehingga truck oleng dan terguling tersangkut dipohon pinus milik perhutani,sedangkan mesin 2 terjatuh kedlm jurang sedalam kurang lebih 7 meter.



Atas kejadian tersebut sopir atas nama : Kusnadi ,53 thn, sopir, almt.Dsn.Talangrejo Rt.02 Rw.02 Ds.Lemah abang kulon Kec.Singojuruh Kab.Banyuwangi hanya mengalami syok, sedangkan kernet atas nama : HARI PRABOWO SUSENO,28Thn, Wiraswasta, almt: Dsn.Krajan Barat Rt.02 Rw.01 Ds.Singojuruh Kec.Singojuruh Kab.Bwi.hanya mengalami luka lecet pd kaki kiri.

beruntung kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,dan anggota polsek sempolan dibantu warga mengatur arus lalin dari kedua arah agar tdk terjadi kemacetan.

Dihimbau kepada warga pemakai jalan yg melintas di Tkp agar hati hati karena sampai saat ini kendaraan truck belum bisa dievakuasi karena masih menunggu derek.(Agus yadi)

Bondowoso, Media Nasional Cakrawala ; telah terjadi kebakaran di pasar induk Bondowoso kabupaten Bondowoso Provinsi Jawa Timur, kamis Pukul 21:00 WIB  
11/10/2018.

Menurut saksi mata yang tidak mau di sebutkan namanya, peristiwa kebakaran pasar induk Bondowoso tersebut di akibatkan konsleting listrik .

"Adapun sumber api berasal dari salah satu warung nasi yang ada di tengah tengah pasar Bondowoso yang menyebabkan 3 toko dan 2 kios di sebelahnya hangus terbakar.

kebakaran dapat di padamkan pukul 22:30 WIB setelah datang 3 unit pemadam kebakaran.

Dalam peristiwa ini, satu korban mengalami  luka luka serta kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (AgusYon)



Jember, Media Nasional Cakrawala ; Gempa 6,4 SR yang mengguncan situbondo dan sumenep Mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa, kamis 11/10/2018 dini hari.

Korban laki laki atas nama H.Nandar 55 tahun warga jambusok Desa prambanan dan cucunya Alm.H Nandar juga meninggal atas nama Nuril kasmila umur 7 tahun yang juga warga dusun jambusok desa prambanan dan satu masih dalam identifikasi.

Hal ini di sampaikan oleh kepala pusat Data Informasi dan Humas badan nasional penanggulangan bencana. (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya. "Data sementara dampak gempa di  laporkan 3 orang meninggal dunia dan rumah mengalami kerusakan," kata sutopo. Kecamatan Gayam kab.sumenep yang terparah terkena dampak gempa.

Korban tertimpa bangunan yang ambruk, kejadian kamis dini hari saat tertidur pulas,korban tidak sempat menyelamatkan diri.

BPBD provensi jawa timur dan BPBD sumenep masih melakukan pendataan kerusakan bangunan.


Jember, Media Nasional Cakrawala ; Gempa berkekuatan 6,4 SR menguncang situbondo, pulau sepudi, Bondowoso, Jember, Banyuwangi jawa timur kamis 11/10/2018 dini hari.

Guncangan gempa itu terasa hingga sampai ke bali dan seluruh jawa timur. Guncangan sempat terjadi beberapa detik.

Sementara itu, gempa bumi ini juga terasa menguncang Jember, Bondowoso, Banyuwangi serta Surabaya  bahkan sampai ke daerah Denpasar bali, 11 oktober 2018 sekitar pukul 01:44 WIB.

Getaran gempa berlangsung dua kali, getaran pertama biasa yang kedua kalinya  begitu keras,sehingga membuat masyarakat panik pada berhamburan keluar rumah.

INFORMSI BMKG  telah terjadi gempa bumi dengan parameter sementara sebagai berikut :  kekuatan 6,4 SR  11 okt 2018 pukul: 01:44:57 WIB lintang :7,42 LS  Bujur : 114,47 BT  kedalaman 10 km.

Lokasi Bali sea  keterangan 61 km timur laut Situbondo, 83 km Tenggara Sumenep Jatim, 87 km Timur laut Bondowoso Jatim, 161 km Barat laut Denpasar bali, 860 km Tenggara Jakarta Indonesia, 
Gempa tidak berpotensi Tsunami.

Dampak gempa bumi 6,4 SR yang berpusat di antara situbondo dan pulau sepudi mengakibatkan kerusakan, selain itu ada korban jiwa satu keluarga di desa prambanan kecamatan Gayam  kab.sumenep. (Agus)

Inilah Isi 17 Poin Pakta Integritas Ijtima Ulama II

Pasangan Capres Cawapres Prabowo Sandiaga menandatangani 17 poin pakta integritas hasil Ijtima Ulama jilid II oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) dan tokoh nasional di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta kemarin, Ahad, 16 September 2018. Dengan ditandatanganinya surat kesepakatan tersebut, maka Prabowo dan cawapres, Sandiaga Uno, menyatakan menyetujui untuk melaksanakan 17 poin pakta integritas hasil Ijtima Ulama jilid II tersebut.

Surat itu tertuang dalam lampiran Surat Keputusan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional II nomor 02/IJTIMA/GNPF-ULAMA/MUHARRAM/1440 H tentang Pakta Integritas Calon Presiden dan Wakil Presiden. Penandatanganan disaksikan oleh seluruh peserta Ijtima Ulama II dan para petinggi GNPF.

Prabowo mengucapkan terima kasih atas dukungan para eks penggerak demonstrasi 212 itu. "Saya atas nama pasangan calon presiden wakil presiden mengucapkan terima kasih kepada Ijtima Ulama 2 atas kepercayaan kepada kami, atas dukungan yang begitu ikhlas," ujarnya setelah menandatangani Pakta Integritas tersebut, 

Adapun poin-poin ini berisi sebagai berikut:

  1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secata mumi dan konsekuen
  2. Siap menjaga dan menjunjung nilai-nilai religius dan etika yang hidup di tengah masyarakat Siap menjaga moralitas dan mentalitas masyarakat dari rongrongan gaya hidup serta paham-paham merusak yang bertentangan dengan kesusilaan dan norma-norma yang berlaku lainnya ditengah masyarakat Indonesia
  3. Berpihak pada kepentingan rakyat dalam setiap proses pengambilan kebijakan dengan memperhatikan prinsip representasi. proporsionalitas. keadilan, dan kebersamaan
  4. Memperhatikan kebutuhan dan kepentingan umat beragama, baik umat Islam. maupun umat agama-agama lain yang diakui Pemerintah Indonesia untuk menjaga persatuan nasional
  5. Sanggup menjaga dan mengelola Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan umat Islam), secara adil untuk menciptakan ketenteraman dan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat Indonesia
  6. Menjaga kekayaan alam nasional untuk kepentingan sebesar-besar kemakmuran rakyat Indonesia
  7. Menjaga keutuhan wilayah NKRI dari ancaman separatisme dan imperialisme
  8. Mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina di berbagai panggung diplomatik dunia sesuai dengan semangat dan amanat Pembukaan UUD 1945
  9. Siap menjaga amanat TAP MPRS No. 25/1966 untuk menjaga NKRI dari ancaman komunisme serta paham-paham yang bisa melemahkan bangsa dan negara lainnya
  10. Siap menjaga agama-agama yang diakui Pemerintah Indonesia dari tindakan penodaan, penghinaan. penistaan serta tindakan tindakan lain yang bisa memancing munculnya ketersinggungan atau terjadinya konflik melalui tindakan penegakkan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku
  11. Siap melanjutkan perjuangan reformasi untuk menegakan hukum secara adil tanpa pandang bulu kepada segenap warga negara
  12. Siap menjamin hak berserikat berkumpul dan menyatakan pendapat secara lisan dan tulisan
  13. Siap Menjamin kehidupan yang layak bagi setiap warga negara untuk dapat mewujudkan kedaulatan pangan, ketersediaan sandang dan papan
  14. Siap menyediakan anggaran yang memprioritaskan pendidikan umum dan pendidikan agama secara proporsional
  15. Menyediakan alokasi anggaran yang memadai untuk penyelenggaraan kesehatan rakyat dan menjaga kelayakan pelayanan rumah sakit baik pemerintah maupun swasta
  16. Siap menggunakan hak konstitusional dan atributif yang melekat pada jabatan Presiden untuk melakukan proses rehabilitasi, menjamin kepulangan. serta memulihkan hak-hak Habib Rizieq Shihab sebagai warga negara Indonesia, serta memberikan keadilan kepada para ulama, aktivis 411. 212 dan 313 yang pernah/sedang mengalami proses kriminalisasi melalui tuduhan tindakan maka yang pernah disangkakam Penegakan keadilan juga perlu dilakukan terhadap tokoh-tokoh iain yang mengalami penzaliman
  17. Menghormati posisi ulama dan bersedia untuk mempertimbangkan pendapat para ulama dan pemuka agama lainnya dalam memecahkan masalah yang menyangkut kemaslahatan kehidupan berbangsa dan bernegara
Itulah isi dari 17 Poin Pakta Integritas Ijtima Ulama II yang Disetujui Prabowo dan Sandiaga Uno. 

Dam Jebol, Kekeringan Mengintai Desa Cangkring
DAM Ampera yang jebol beberap waktu yang lalu

Dam Jebol, Kekeringan Mengintai Desa Cangkring - Jebolnya DAM Ampera beberapa waktu lalu menimbulkan masalah baru bagi warga Desa Cangkring Kecamatan Prajekan Kabupaten Bondowoso.

Warga menuding jebolnya DAM menjadi penyebab kekeringan air pertanian dan juga air sumur milik warga. Para petani mengaku khawatir gagal panen akibat air pertanian mulai kering. Bahkan air sumur milik warga juga mengalami kekeringan sehingga warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Wakil ketua BPD desa cangkring, H. Misyari berharap Pemkab Bondowoso maupun instansi terkait dapat memberikan bantuan berupa air bersih, karena apabila dibiarkan hingga bulan Agustus, ia khawatir Desa cangkring benar-benar kering kerontang.

Warga berharap DAM Ampera yang dituding menjadi penyebab kekeringan air pertanian dan air sumur milik warga segera diperbaiki sehingga kekeringan ini bisa teratasi.

Kecelakaan Bus Rombongan Ziarah Wali 5 Di Tanjakan Pal 9 Bondowoso

Kecelakaan Bus Rombongan Ziarah Wali 5 Di Tanjakan Pal 9 Bondowoso - Sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan peziarah ke Wali 5 mengalami kecelakaan tepat di tanjakan Pal 9, Desa Bandelan, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim), Sabtu sore (14/4/2018). Bus tersebut jatuh ke jurang, setelah sebelumnya sempat menabrak sepeda motor dari arah berlawanan. Namun beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Seluruh korban hanya mengalami luka ringan.

Bus pariwisata Restu Agung tersebut jatuh ke jurang sedalam 7 meter, dengan kondisi badan bus terbalik serta posisi roda sebelah kanan berada di atas. Para penumpang bus sebanyak 60 orang, yang kebanyakan berasal dari Desa Paguan, Kretek, Sumber Kokap, dan juga Kemuningan, Kecamatan Taman Krocok, Bondowoso ini merupakan peziarah Wali 5.

Kecelakaan Bus Rombongan Ziarah Wali 5 Di Tanjakan Pal 9 Bondowoso
Bus terjun ke jurang sedalam 7 meter

Menurut sejumlah saksi mata, kronologis kejadian bermula saat bus melaju dari arah Bondowoso menuju Surabaya. Ketika sampai di tanjakan Pal 9, Desa Bandelan, bus yang disopiri Hery (40), warga Jember, mendahului truk di depannya. Namun dari arah berlawanan, ada sebuah sepeda motor melaju. Sopir bus yang kaget kemudian banting setir ke arah kiri sehingga bus langsung terjun ke jurang.

Beruntung, pengendara sepeda motor dan juga para penumpang bus selamat. Mereka hanya mengalami luka ringan dan terguncang akibat kecelakaan itu. “Bus dan sepeda motor itu tadi kebut-kebutan. Busnya menyalip  ke truk dan langsung menabrak sepeda. Bus yang nyoba menghindar masuk ke jurang. Tapi, tidak ada korban jiwa, semua penumpang selamat. Sopir tadi sempat terjepit, tapi cuma luka ringan,” kata saksi mata, Salim Umar.

Kecelakaan Bus Rombongan Ziarah Wali 5 Di Tanjakan Pal 9 Bondowoso
Kondisi di dalam bus setelah kejadian

Kecelakaan lalu lintas ini telah ditangani petugas Satlantas Polres Bondowoso. Polisi telah mengamankan sopir bus dan juga memeriksa sejumlah saksi mata untuk mengetahui pasti mengenai penyebab kecelakaan. Kecelakaan sempat memacetkan jalur Arak-Arak Bondowoso-Surabaya. Namun, polisi berhasil mengurai kemacetan.

Kecelakaan Bus Rombongan Ziarah Wali 5 Di Tanjakan Pal 9 Bondowoso
Kecelakaan sempat menyebabkan kemacetan

Sosialisasi Pilbup dan Pilgub 2018 KPU Bondowoso

Sosialisasi Pilbup dan Pilgub 2018 KPU Bondowoso - KPU Bondowoso semakin gencar melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Umum Serentak Tahun 2018. Salah satunya seperti yang terjadi pada Rabu (11/04), Tim KPU Bondowoso yang dipimpin oleh Lilik Ernawati (Komisioner divisi SDM dan Parmas) melakukan sosialisasi keliling di kawasan pasar induk Tamanan sekitar pukul 06.00 WIB, yang diikuti oleh sekretariat KPU Bondowoso, PPK-PPS kecamatan Tamanan, Panwascam dan Tim Kepolisian.

Lilik Ernawati mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni 2018. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat pada hari itu akan mendapatkan 2 surat suara untuk memilih 2 pemimpin, yaitu pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, serta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.

Sosialisasi Pilbup dan Pilgub 2018 KPU Bondowoso
Lilik Ernawati (Komisioner divisi SDM dan Parmas) sedang memberikan sosialisasi

“gunakan hak pilih anda dengan sebaik-baiknya dengan mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) yang telah ditetapkan mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB”. Ujar Mbak Lilik

“27 Juni 2018, masyarakat Bondowoso jangan sampai golput, karena 1 (satu) suara sangat berharga untuk menentukan pemimpin yang akan membawa Bondowoso dan Jawa Timur lebih maju kedepannya” Imbuhnya.

Tim sosialisasi KPU bersama PPK-PPS Tamanan, membagikan pamflet di sepanjang jalan pasar Tamanan, dan berkeliling disekitar pasar untuk membagikan pamflet Pilkada dan Pilgub sebagai sarana pengingat masyarakat.

Sosialisasi Pilbup dan Pilgub 2018 KPU Bondowoso
Tim sosialisasi KPU membagikan pamflet

Peserta UNBK Di Bondowoso Tewas Kecelakaan
Gambar hanya ilustrasi

Peserta UNBK Di Bondowoso Tewas Kecelakaan - Dunia pendidikan di Kabupaten Bondowoso berduka. Pasalnya salah satu peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA Negeri 1 Prajekan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan lalu lintas. Siswa atau peserta tersebut mengalami kecelakaan menggunakan kendaraan roda dua pada Senin (9/4) malam.

"Hingga hari kedua kemarin pelaksanaan UNBK SMA/MA Selasa (10/4), hanya satu peserta UNBK yang tidak mengikuti UNBK karena meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas," ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wilayah Kabupaten Bondowoso, Mahrus Samsul di Bondowoso, Rabu (11/4).

Atas meningggalnya siswa di SMA Negeri 1 Prajekan tersebut, katanya, seluruh guru dan siswa lainnya dan Dinas Pendidikan berduka.

"Hingga hari ketiga UNBK tidak ada kendala apapun saat pelaksanaan UNBK berlangsung," lanjut Mahrus. "mulai gangguan jaringan internet dan listrik sudah dilakukan antisipasi terlebih dahulu," imbuhnya.

Pihaknya sudah menghimbau agar setiap sekolah `checking` genset maupun jaringan internet pada sore hari sebelum keesokan harinya pelaksanaan UNBK.

Data yang dihimpun, seluruh SMA/SMK pada tahun ini melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK kendati beberapa sekolah harus digabungkan karena peralatan komputer masih belum lengkap.

Jumlah peserta UNBK SMA/MA di Kota Republik Kopi itu sebanyak 4.235 peserta dari total keseluruhan peserta UNBK SMA/MA dan SMK sebanyak 7.554 peserta.

Kebakaran Mobil Di SPBU Tapen
Mobil pick up hangus dilalap si jago merah


Kebakaran Mobil Di SPBU Tapen - Sebuah mobil Daihatsu Espass terbakar hangus di SPBU Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, pada hari Rabu, 11 April 2018, sekitar pukul 4.15 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta. Sebab, kejadian ini juga meluluhlantakkan sebuah kios pengisian ban nitrogen yang berada di dekatnya.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, kejadian ini bermula saat mobil itu mengisi BBM di SPBU Desa Cindogo, Tapen. Setelah terisi, mobil diparkir di halaman SPBU dekat kios pengisian ban nitrogen karena pemiliknya bermaksud mencari makan di warung terdekat.

Sesaat setelah diparkir, mesin mobil mengeluarkan percikan api. Hanya dalam hitungan menit, api makin membesar dan langsung melalap seluruh body mobil yang kemudian diketahui milik Latifa D.A, warga Jalan Diponegoro No. 35, Bondowoso.

"Awalnya mobil itu ya ngisi biasa. Setelah diisi, mobil itu lalu parkir di dekat pengisian nitrogen itu. Lalu, ibu itu sama sopirnya keluar, menuju warung," kisah Syaiful Rizal (32), salah seorang saksi mata yang juga karyawan SPBU.

Kebakaran Mobil Di SPBU Tapen
Kios pengisian ban nitrogen yang ikut terbakar


"Setelah itu, tiba-tiba ada percikan dari mobil itu. Lalu saya lari ngambil tabung pemadam. Tapi api sudah besar. Terus terdengar beberapa kali ledakan kecil. Api makin membesar. Teman-teman makin tak berani mendekat," lanjutnya.

Bahkan, sejumlah saksi mata menuturkan saat kejadian, mobil itu sempat mengeluarkan ledakan hingga empat kali. "Kalo gak salah, ada kalau 4 kali ledakan dari mobil itu. Mungkin dari tangkinya juga," tambah Syaiful.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, petugas SPBU dibantu sejumlah warga sekitar sempat berusaha memadamkan kebakaran tersebut. Namun upaya itu tak membuahkan hasil.
Api baru berhasil dipadamkan setelah 2 mobil PMK datang ke tepat kejadian.

Kebakaran Mobil Di SPBU Tapen
Dua mobil PMK berhasil memadamkan kobaran api

Kapolsek Tapen AKP Yudha Laksana mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini tengah menyelidiki kejadian tersebut. Pemilik mobil dan sejumlah saksi mata yang berada di sekitar kejadian juga telah dimintai keterangan.

"Kami masih menyelidiki secara mendalam. Termasuk potensi kesengajaan, kelalaian atau murni musibah," tandasnya.

Kebakaran Mobil Di SPBU Tapen
Polisi memasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut

asap ijen

Efek Terkini Gas Beracun Kawah Ijen BondowosoGunung Ijen yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso mengeluarkan gas beracun pada Rabu Malam (21/3/2018). Gas beracun tersebut muncul dari bualan atau letupan dari kawah Gunung Ijen. PVMBG Gunung Ijen mencatat, bualan atau letupan di Kawah Ijen yang membawa materi gas beracun muncul selama 938 detik atau sekitar 15 menit pada Rabu (21/3/2018) pukul 19.13 WIB. Letupan tersebut kemudian menghantam tebing pinggiran kawah sehingga mengeluarkan suara cukup keras semacam ledakan. Gas beracun tersebut kemudian terbawa air Sungai Kali Pait dan terhirup oleh warga yang tinggal di Watucapil yang dilewati Sungai Kali Pait. Sungai ini berasal dari kawah Gunung Ijen.  

Warga Mengungsi Hal tersebut mengakibatkan sejumlah warga yang tinggal di bantaran sungai harus dilarikan ke beberapa puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Bondowoso. Total, 200 orang di tiga dusun, yakni Watu Capil, Margahayu, Kali Pait, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, diungsikan. Sementara jumlah korban yang terpapar gas beracun mencapai 30 orang. “24 orang dirawat di Puskesmas Ijen, 4 orang dirawat di Puskemas Tlogosari, dan 2 orang harus dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Koesnadi," jelas Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Bondowoso, Winarto kepada Kompas.com Kamis (22/3/2018). Kepala PVMBG Gunung Ijen Bambang Heri Purwanto menunjukkan rekaman aktivitas Gunung Ijen, Kamis (22/3/2018).(KOMPAS.com/Ira Rachmawati) Pendakian Ditutup Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Jatim wilayah V Banyuwangi, Sumpena menjelaskan, fenomena bualan tersebut rutin setiap tahun saat musim hujan. Bualan tersebut muncul karena air hujan membuat permukaan kawah yang panas menjadi dingin. Sehingga, muncul letupan di dalam kawah atau bualan yang membawa material gas vulkanik. 

Pada tahun 2017, menurut Sumpena, bualan juga muncul pada Maret hingga Juni. Hal itu menyebabkan pendakian Gunung Ijen yang biasanya dibuka pukul 01.00 dini hari baru dibuka pukul 03.00 dini hari Advertisment Untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan, sejak Kamis dini hari pendakian ke Gunung Ijen ditutup, baik untuk wisatawan maupun penambang belerang. "Tadi malam tidak ada pengunjung yang naik. Kita tutup sementara sampai ada evaluasi. Jika dirasa sudah aman, baru kita buka kembali," jelasnya. Ia menambahkan, kemungkinan gas beracun mengarah ke Banyuwangi sangat kecil karena gas mengikuti arah sungai ke Bondowoso. Sementara itu, Heri Purwanto, Kepala PVMBG Gunung Ijen saat ditemui Kompas.com, Kamis (22/3/2018), di Pos Pantau Gunung Ijen mengatakan, selama dua hari terakhir, jumlah gempa vulkanik dangkal meningkat antara 11-22 kali. (Baca juga : Keluarkan Gas Beracun, Pendakian Gunung Ijen Ditutup Sementara)   Bahkan sejak Kamis 22 Maret 2018 tengah malam hingga 22 Maret 2018 pukul 08.00 WIB, gempa vulkanik dangkal terjadi 12 kali. Padahal, normalnya hanya 2-4 kali. "Saat bualan muncul, terlihat gempa ukuran simpangannya hingga 40 mili. Tapi ini bukan letusan. Beda. Untuk karakter Gunung Ijen memang unik, yang berbahaya itu gas beracunnya," jelasnya. Saat ini, suhu permukaan kawah Gunung Ijen 20 derajat, sedangkan normalnya antara 30 hingga 40 derajat. "Jika di bawah 30 bahaya, di atas 40 juga bahaya, normalnya antara itu," jelas laki-laki yang akrab dipanggil Heri tersebut. Pada tahun 1976, menurut Heri, letupan juga muncul pada malam hari dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia di TKP dan empat orang meninggal saat perjalanan ke rumah sakit. "Sementara yang koma saat itu 32 orang dan semuanya penambang. Bualan muncul pada malam hari. Saat itu saya sudah jaga di sini," ucap Heri.  Paparan belerang terdampak di tujuh dusun yang berada di lereng Gunung Ijen

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2018/03/23/07442331/gas-beracun-gunung-ijen-warga-mengungsi-hingga-pendakian-ditutup

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget