Pemkot Pasuruan Mengapresiasi Atlet Pencak Silat Berprestasi



Media Nasional Cakrawala Pasuruan

Hari senin (15/10/19) team Media Nasional Cakrawala telah bertemu siswi berprestasi di lokasi dekat sekolahnya SMK Negeri 1 Kota Pasuruan, Dwi Candra Amalia adalah siswi peraih medali emas Pencak Silat di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), di kesempatan itu adalah momen untuk sesi tanya jawab dan wawancara.

Dengan adanyanya keterangan berita rilisan yang sudah di tulis oleh Media Nasional Cakrawala bahwa statemen dari Dwi Candra Amalia  telah menjadi polemik karena isi keterangan tersebut ada kesalah pahaman, karena diri nya tidak tahu syarat bagaimana memperoleh apresiasi dari Pemerintah Kota Pasuruan, Karena harus berdasarkan mekanisme dan prosedur yang sudah di jelaskan.

Berdasarkan dari hasil keterangan wawancara senin lalu, Dwi Candra Amalia mengucapkan statemen, “Bahwa saya masih belum di apresiasi oleh Pemerintah setempat (Kota Pasuruan) padahal pihak IPSI dan Koni sudah tahu, tapi sampai saat ini saya masih belum memperoleh apresiasi dari Pemerintah Kota Pasuruan”Kata Dwi Candra Amalia.

Namun setelah kami klarifikasi sebagai pihak Media Nasional Cakrawala kepada pelatih dan ketua IPSI Kota Pasuruan, Dwi Candra Amalia masih belum menyerahkan Piagam dan sertifikat kepada pelatihnya, padahal itu adalah syarat prosedur serta mekanisme cara agar supaya memperoleh apresiasi dari Pemerintah setempat. 

Saat team Media Nasional Cakrawala konfrimasi ke pihak ketua IPSI Kota Pasuruan kharis beliau menyampaikan “Dari pihak IPSI sudah mengetahui bahwa siswi Dwi Candra Amalia mendapat medali emas, sebagai prosedur agar supaya memperoleh apresiasi dari Pemerintah setempat ada beberapa mekanisme dan tahapan prosedurnya, sedangkan saya sendiri masih menunggu konfrimasi dari yang bersangkutan atau dari pelatihnya mengenai penghargaan yang sudah didapat, karena berdasarkan prosedur supaya memperoleh apresiasi dari pemerintah ada beberapa mekanisme, seperti contoh pihak peraih medali emas menyerahkan foto copy piagam (sertifikat) kepada pelatih, setelah itu pelatih mengkasihkan kepada ketua IPSI, dari ketua IPSI akan di kroscek dan di legalisir, setelah itu di serahkan ke bagian sekertariat Koni”.Tegas Kharis Ketua IPSI

Di tempat yang sama Khoiron sebagai pelatih atau guru Pencak Silat dari murid yang berprestasi juga menegaskan “semua mekanisme dan prosedurnya memang seperti itu betul apa yang di paparkan oleh ketua IPSI(Kharis), saya sebagai pelatih juga menunggu proses, penyerahan sertifikat dan piagam yang saat ini masih di bawa Dwi Amalia Candra, setelah di serahkan kepada saya maka langkah tahap berikutnya akan saya serahkan kepada ketua IPSI (Kharis), dari ketua IPSI nanti akan di kroscek dan di legalisir, setelah itu di serahkan ke sekertariat Koni” tegasnya.(Natha)
Label:

Post a Comment

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget