Wanita Muda Berparas Cantik Mencari Keadilan dengan Melapor ke Kepolisian



Situbondo | Media Nasional Cakrawala 
Wanita muda yang bernama Dewi asal warga Dusun Ranurejo, Desa Sumber Anyar, Kecamatan Banyuputih ini penuh kebahagiaan setelah menikah dengan resmi dengan pemuda dambaannya berinisial "D" yang berasal dari Dusun Sodung Sumberejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

Ditambah lagi setelah Dewa positif hamil, namun kebahagiaan itu pecah dan tidak berlangsung lama. Karena setelah usia kandungan Dewi mulai ada gesekan antara dengan suaminya juga keluarga suami di mana Dewi tinggal bersama suami dan keluarga suami. Puncaknya adalah ketika Dewi melahirkan buah hatinya, proses kelahiran ini di bantu oleh Bidan Irma Suryani.

Ayah Dewi yang bernama Bibit mengatakan bahwa.

"Setelah Dewi melahirkan dan kembali ke rumah keluarga Suami. Dewi mengalami infeksi dan hanya mengandalkan obat dari Bidan waktu melahirkan hingga akhirnya Dewi pingsan dan di bawa ke Puskesmas yang kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Abdoer Rahem Situbondo", ucap Bibit.

Lanjut Bibit, "Sejak di rawat di Rumah sakit dan yang membiayai semua dari keluarga Dewi. Karena kondisi masih belum sehat benar dan orang tua Dewi khawatir dengan kesehatan anaknya sepulang dari Rumah Sakit Dewi diajak pulang untuk sementara ke rumah orang tuanya di Dusun Ranurejo".

Lebih jauh lagi, "Selama perawatan dan biaya Rumah Sakit kami keluarga yang menunggui dan juga mengeluarkan biaya, itu juga alasan saya membawa Dewi ke rumah saya untuk di rawat hingga sembuh baru ke rumah mertuanya, saya kasihan melihat kondisi Dewi", jelas Bibit dengan mata berkaca kaca.

Harapan Dewi setelah keluar Rumah Sakit tak lain hanyalah ingin bertemu, menggendong putrinya yang di beri nama Kayla Febria Amalia. Namun harapan itu berubah menjadi petaka ketika Dewi mendapatkan kenyataan di gugat cerai suaminya, lebih kaget lagi Dewi juga mendapatkan putusan cerai dari sang Suami.

Cobaan yang datang kepada Ibu muda ini rupanya belum berakhir, keinginan untuk bertemu sang putri terhalangi keluarga dan lebih menyakitkan lagi ketika tersebar uploadtan facebook dari saudara mantan suaminya kalau sang buah hati sudah berganti nama Kayla Febria Widiyana dan sudah berakta lahir dengan ayah dan ibu kandung orang lain berinisial ayah G dan Ibu S.

Karena merasa di dholimi Dewi mencari keadilan. Beruntung ada teman yang memberikan informasi kalau ada GP Sakera yang selalu berjuang tanpa pamrih dan setelah Dewi mengetahui nomer WA GP Sakera akhirnya Dewi mengadu lewat WA karena memang belum ada waktu untuk ke kota Situbondo.

"Di luar dugaan saya, hari Kamis, (05/09) Gp Sakera datang langsung ke rumah saya dan lebih bahagia lagi Ketum yang di dampingi anak buahnya sendiri yang datang. Yang selama ini hanya saya lihat di Facebook", ungkap Dewi.

Harapan dan semangat Dewi serta keluarga kembali muncul setelah Syaiful Bahri Ketum Gp Sakera bersedia membantu dan menyatakan kalau di lihat dari bukti sangat jelas ada tindak pidana Pemalsuan.

"Tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata mas, ternyata Ketum yang sangar ketika Orasi tidak sama ketika menghadapi kami sekeluarga di samping sopan juga humoris, sehingga kami merasa seperti sudah kenal lama", kata Dewi.

"Yang lebih aneh lagi adalah kok ya ada orang di jaman sekarang membantu tanpa mengharap biaya malah P. Ketum dengan tegas mengatakan ke kami, kalau ada yang meminta biaya kepada Pengadu Ketum sendiri yang akan melaporkan", imbuhnya lagi.

Dengan mengakhiri wawancara Dewi menambahkan, "Alhamdulillah Hari ini laporan kami di terima oleh Polres Situbondo melalui SPKT Polres dan kami terus di dampingi oleh GP Sakera, kami hanya bisa membalas dengan doa semoga Ketum dan anggota GP Sakera sehat walafiat serta teman-teman jurnalis S One, karena sangat di butuhkan masyarakat Situbondo yang mencari keadilan di Kota ini".

Sementara itu petugas piket SPKT Polres Situbondo mengatakan, "Sudah kami terima laporan warga Ranurejo yang di duga melanggar Pasal 266 KUHP dengan Nomor LP/K/234/IX/RES 1.9/2019/JATIM/RES SITUBONDO dan selanjutnya akan disidik oleh Reskrim". (St1)
Label:

Post a Comment

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget