Babak Baru Sidang Lanjutan Gugatan CLS Oleh Ketum Gp Sakera Situbondo



Situbondo,Media Nasional Cakrawala
Diberitakan sebelumnya sidang Gugatan CLS (Citizen Law Suit) atau gugatan warga negara sempat tertunda 2 (pekan) karena beberapa pihak dari tergugat tidak datang. Terkait tidak dilaksanakannya Perda Kabupaten Situbondo nomor 27 Tahun 2004 antara Penggugat Syaiful Bahri Cs yang menggugat Bupati Situbondo beserta pimpinan Forkopimda Situbondo yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Situbondo, Rabu (04/09/2019).

Baca juga (http://www.mediacakrawala.com/2019/08/sidang-perdana-gugatan-bupati-dan-wabup.html)

Pantauan Tim S One Sidang kedua ini diawali di ruang sidang utama PN Situbondo yang dipimpin oleh Ketua Majelis I Ketut Suarta dengan memeriksa kelengkapan administrasi penggugat dan tergugat.

Ketua Majelis mengatakan bahwa sesuai dengan aturan ada waktu selama 30 Hari para pihak melakukan mediasi dan apabila tidak di ketemukan titik kesepakatan, maka sidang akan dilanjut dengan pemeriksaan gugatan. Karena semua pihak menyerahkan penuh kepada Majelis untuk menunjuk Mediator.

Maka Ketua Majelis menunjuk Novi selaku Mediator. Sidang di tutup dan semua pihak, baik penggugat dan tergugat berkumpul di ruangan mediasi PN Situbondo.

Penggugat 1, 2 dan 3 yaitu Syaiful Bahri, Ahmat Fatoni dan Sumyadi memasuki ruangan mediasi diikuti oleh Pengacara Reno yang menjadi Kuasa Hukum Tergugat 1 ( Bupati Situbondo ), Tergugat 2 ( Wabup Situbondo ), Tergugat 3 ( Kasatpol PP Situbondo dan Tergugat 4 ( Pimpinan DPRD Situbondo ) serta turut tergugat 1 dan tergugat 2 beserta Novi yang ditunjuk menjadi mediator dalam upaya mediasi ini.

Syaiful Bahri (penggugat 1) yang juga dikenal sebagai Ketum GP Sakera Situbondo dalam ruang mediasi menyampaikan kritikannya atas kehadiran kuasa hukum tergugat tanpa pihak tergugatnya.

Lanjut Bang Ipoel panggilan akrabnya, "Karena ini menyangkut dengan kebijakan maka memang seharusnya tidak diwakilkan oleh kuasa hukum namun oleh principal langsung, karena kami menggugat sebagai warga negara demi Situbondo lebih baik".

Pernyatan penggugat 1 ini juga di benarkan oleh Mediator Novi bahwa dalam Perma memang diatur tentang uapaya mediasi harus dihadiri oleh Principal.

"Dalam Perma dijelaskan, bahwa dalam mediasi memang diwajibkan yang datang adalah para principal dan tidak bisa di wakilkan kepada kuasa hukum kecuali ada 3 alasan yaitu principal sedang sakit yang ditunjukkan dengan keterangan dokter", kata Novi.

Novi menambahkan "Principal adalah orang di luar wilayah hukum di mana gugatan di daftarkan dan ada tugas lain yang lebih penting, namun tetap memberi keterangan yang jelas. Jika Principal tidak hadir tanpa alasan yang saya sebutkan tadi maka saya akan melaporkan kepada majelis bahwa pihak yang tidak datang tidak mempunyai itikad yang baik, untuk waktunya kami serahkan ke semua pihak dengan syarat tidak lebih dari 30 hari".

Reno sebagai kuasa hukum ke empat tergugat menanggapi bahwa akan berkoordinasi dengan kliennya. "Kami akan sampaikan dan koordinasikan dulu dengan klien kami".

Turut Tergugat 2 yang diwakili oleh Pasintel Kodim 0823 Situbondo Kapten Margoto mengungkapkan bahwa ada kegiatan Latgab di minggu depan dan memohon untuk melakukan mediasi di tanggal 18 September 2019 agar pimpinan atau principal bisa menghadiri sesi mediasi.

Dan usulan Kapten Margoto ini disepakati semua pihak sehingga Novi memberikan jadwal mediasi berikutnya yang harus dihadiri principal yang ditentukan Hari Rabu tanggal 18 September 2019, pukul 10.00 WIB.

Usai Mediasi pertama, Penggugat 3 Sumyadi kepada Tim S One berharap para tergugat dapat memberi contoh yang baik.

"Semoga saja para tergugat untuk tanggal 18 September nanti mau datang dan tidak mencari alasan untuk tidak datang, karena ini menyangkut dengan Situbondo dan para tergugat yang juga merupakan pimpinan atau Pejabat Situbondo bisa memberikan contoh taat hukum kepada rakyatnya", harapnya.

Sementara itu, Sumyadi mengajak ke semua warga Situbondo untuk bangkit bersama dan sadar atas hak warga negara yang selama ini selalu di abaikan oleh pejabat yang menurutnya tidak amanah. (St1)
Label:

Post a Comment

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget