Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi-Amin dan Relawan Prabowo-Sandi Gelar Ikrar Damai



Jakarta, Media Nasional Cakrawala

Deklarasi dan Ikrar Bersama Relawan 01 dan 02 menjaga kedamaian dan persatuan Indonesia paska Pilpres 2019 di Tiga Lima Kafe Jl. KH Wahid Hasyim 35, Menteng, Jakarta, Senin (24/06/2019). Foto: Syafrudin Budiman.

Jakarta - Relawan pendukung pasangan capres-cawapres, dari pasangan 01 Jokowi – KH Ma’ruf Amin dan pasangan 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menggelar deklarasi dan ikrar untuk menjaga kedamaian dan persatuan. Kegjatan ini juga dihadiri pihak kepolisian yang dilaksanakan di Kafe Tiga Lima Jl. KH Wahid Hasyim 35, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/06/2019).

Pernyataan Ikrar ini dipimpin H. Muhammad Tubagus Nandy Albantari dari Relawan 01 Jokowi-Amin yang juga Ketua DPD BPPKB Jawa Barat. Ada 6 (enam) organisasi yang hadir dan menyatakan mendukung deklarasi dan ikrar perdamaian dan persatuan untuk NKRI harga mati.

Kata pria yang biasa disapa Tubagus ini menyatakan, siap melaksanakan dan menjaga kedamaian dan persatuan Indonesia. Selanjutnya, menghargai perbedaan dan pendapat, serta menghindari egoisme serta fanatisme yang dapat memecah bela persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kami akan turut serta mewujutkan kerukunan dan kedamaian dimasyarakat. Menyadarkan masyarakat untuk legowo dalam menerima apapun hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang sudah bersifat final,” ucap Tubagus yang diikuti para perwakilan organisasi relawan dan organisasi kemasyarakatan yang hadir.

Sementara itu Aiptu Wardi, SH dari Bhabinkantibmas Kelurahan Kenari, Polsek Menteng, Jakarta Pusat mengatakan senang dengan adanya kegiatan yang penuh mengharukan ini. Katanya, jarang dan bahkan mungkin ini yang pertama kali di Indonesia, ada relawan 01 dan 02 bersatu dan berikrar untuk menjaga kedamaian dan persatuan.

“Saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan positif ini. Saat ini Pilpres sudah selesai dan dalam tahapan proses sidang dj Mahkamah Konstitusi (MK). Apapun yang menjadi keputusannya harus kita terima dengan lapang dada,” katanya.

Menurut Wardi yang juga Dewan Pembina organisasi kemasyakatan Majelis Gema Gong Pancasila ini, jadikanlah hukum sebagai panglima. Karena itu, kami Polri akan patuh dan tunduk pada hukum dan terus mengawal proses paska Pilpres ini berjalan damai dan lancar.

Tampak hadir pada acara ini, mewakili organisasinya masing-masing. Diantaranya, Edy Purwanto sebagai Ketua Brigade 08 Jawa Barat, Ferihin dari Kompas 02, Daud Aritonang Ketua Umum BPPKB dan Emet Muhammad Korlap Projo DPD DKI Jakarta.

Selain itu hadir Andy Akademisi sekaligus Sekjen BPPKB, Jalaluddin perwakilan dari Gong Pancasila, Aiptu Wardi SH sebagai perwakilan kepolisian yang sekaligus Pembina Majelis Gema Gong Pancasila dan perwakilan dari BARATA NKRI.

ISI DEKLARASI DAN IKRAR MENJAGA KEDAMAIAN DAN PERSATUAN INDONESIA:

“KAMI MENYADARI BAHWA KEPENTINGAN, KEAMANAN DAN KEUTUHAN MASYARAKAT DIATAS SEGALANYA DAN PALING UTAMA. DENGAN MENGHARAP RIDHO ALLOH SWT, DI TEMPAT YANG PENUH KEHANGATAN DAN PERSAUDARAAN INI KAMI BERKUMPUL UNTUK MEMPERERAT DAN MENGHILANGKAN SEGALA SEKAT YANG ADA DEMI KEUTUHAN NKRI,”

(Syafrudin Budiman)
Label:

Post a Comment

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget