Membahayakan ! 2 Kelompok Pemuda Saling Serang Dengan Kembang Api di Perempatan Talang Panji Kidul - Situbondo



Situbondo | Media Nasional Cakrawala - Membahayakan, di bulan suci Ramadan banyak masyarakat yang memanfaatkan untuk hal yang positif dan beribadah. Lain halnya dengan 2 kelompok pemuda lantaran aksi bermain mercon lontar kembang api yang berbeda daripada biasanya, dengan main serang antara 2 kelompok.

Diketahui ratusan pemuda itu berasal dari beberapa desa yakni Desa Panji Kidul, Desa Panji Lor, Kelurahan Mimbaan, Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji dan sekitarnya. Hal ini berlangsung sekitar pukul 02.00 Wib Minggu, (26/05/2019) dini hari.

Pantauan Tim S One saat di lokasi mereka memainkan kembang api tersebut dengan cara yang berbeda. Jika petasan jenis kembang api biasanya akan dimainkan dengan diarahkan ke atas sehingga kita bisa melihat cantiknya percikan kembang api tersebut di langit, yang terlihat saat di lokasi para pemuda ini malah saling menembakkan kembang api.

Terlihat dalam video dalam durasi pendek, dua kelompok saling serang menggunakan mercon lontar alias kembang api. Mereka memainkan kembang api di jalan layaknya lapangan yang hanya terdapat gundukan tanah karena dipadati bocah. Sehingga kendaraan yang mau lewat harus pelan-pelan bahkan berhenti untuk menghindari percikan kembang api.

Saat mereka saling serang dengan kembang api itu, rupanya tidak terlihat ada rasa takut. Bahkan mereka saling memberikan reaksi menyerang dengan maju terhadap lawannya.

Aksi greget sekumpulan bocah ini pun kemudian menarik perhatian para pengguna jalan. Ada juga yang terpukau karena kerlap-kerlip yang cantik. Ada juga yang ketakutan dengan aksi tersebut dengan berlari berhamburan.

Menanggapi hal tersebut Ketua S One, Dwi Atmaka alias Aka menjelaskan bahwa, "Seharusnya di bulan ramadhan ini diisi dengan kegiatan-kegiatan yang positif, salah satunya dengan patrol dan lain sebagainya. Jangan mengisi hari libur dengan demikian apalagi yang membahayakan. Saling serang dengan menggunakan mercon lontar kembang api apalagi dilihat kebanyakan masih bocah".

Aka berharap, "Agar pihak berwenang mengantisipasi hal ini dan juga peran serta masyarakat. Sehingga tidak ada insiden yang tidak diinginkan apalagi nanti ada korban", pungkasnya. (St1)

Post a Comment

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget