May 2019



Situbondo | Media Nasional Cakrawala - Marhaban ya ramadhan. Jelang hari raya idul fitri 1440 merupakan saat yang tepat untuk berbagi hadiah. Seiring perkembangan zaman, orang-orang semakin menyukai parcel lebaran yang bersifat personal. Budaya memberikan parcel lebaran dilakukan beberapa kalangan. Kali ini Team Pemangkar yang dikomandoi Syaiful Bahri memberi surprise kepada Team Pemangkar dan hal ini juga sudah menjadi tradisi.

Hal ini guna sebagai apresiasi dan rasa syukur atas nikmat Allah Swt yang telah memberikan rejeki lebih. Bertempat di rumah Syaiful Bahri Desa Tenggir Barat, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jumat, (31/05/20+9) sekitar pukul 16.00 wib.

Syaiful Bahri yang sebagai Manager CV Sri Kencono, Manager PT SRA, Owner Putra Mandiri Finance, SBM ( Situbondo Belanja Murah ), Pembina S One, Pembina GKH SABAR dan juga Aktivis Anti Korupsi sebagai Ketum GP Sakera membagikan THR dan Parsel kepada anggota Team Pemangkar ( S One, SBM, Putra Mandiri Finance, GKH Sabar dan GP Sakera ) juga tetangga sekitar rumah Syaiful Bahri.

Iwan selaku Owner Putra Mandiri Finance dalam acara tersebut menjelaskan, "Saya ucapkan banyak- banyak, terimakasih pada bos kami, dan semoga rejekinya bertambah", ucapnya.

Bu Seh tetangga dan sekaligus yang merawat rumah Syaiful Bahri mengatakan, "Ini kegiatan rutin P. Syaiful setiap mau lebaran dan sering juga memberi sembako di hari hari biasa, senang rasanya mendapatkan Bingkisan dan Uang untuk persiapan Hari Lebaran".

Aka Ketua S One berkata, "Bersyukur sekali bukan hanya karena pemberian ini tapi kepedulian pembina kepada anak buahnya".

Senada juga disampaikan oleh Ketua Umum GKH SABAR, Ipank.” Alhamdulillah, terimakasih kami ucapkan, karna kebaikan pasti dibalas dengan kebaikan, dan Nimakmat mana yang kau dustakan.” Tegasnya

Lupphy Owner SBM yang juga istri Ketum GP Sakera mengatakan, "Kami selalu di tekankan oleh P. Ketum untuk selalu menyisihkan keuntungan dan di manfaatkan untuk anak buah ataupun masyarakat yang tak mampu".


Ada sekitar 60 bingkisan di serahkan Lupphy kepada anggota Pemangkar dan Tetangga yang di tutup dengan Foto Bersama dan acara berjalan dengan baik.

Sementara itu Bang Ipoel panggilan akrabnya menambahkan, "Alhamdulillah, rejeki kami sekeluarga lebih baik dari sebelumnya jadi kami juga punya tanggung jawab atas semua rejeki yang kami peroleh, karena sesungguhnya apa yang kami berikan sesungguhnya rejeki mereka juga hanya melewati kami saja", pungkasnya. (St1)




Situbondo | Media Nasional Cakrawala – Sempat menjadi gempar penemuan mayat yang terapung di sungai. Bahkan di media sosial (Medsos) ramai jadi perbincangan dan menjadi pemberitaan di beberapa media online ditemukannya perempuan mengapung di sungai diketahui jenis kelaminnya perempuan tepatnya di Dusun Langai, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Kamis, (30/05/19) siang.

Perempuan yang meninggal tersebut diketahui bernama Reni (33), warga Dusun Pareyaan, Desa Sumberkolak dan pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga sekitar. Dalam keterangannya, sebelum ditemukannya mayat perempuan tersebut yang tak jauh dari rumahnya.

Kejadiannya sekitar pukul 09.30 WIB. Yang mana korban sempat berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi ke sungai. Namun, hingga siang hari tidak ada kabar dan kembali ke rumah.

Kemudian, orang tua secara langsung melakukan pencarian. Dengan menyisir di sepanjang sungai di Dusun Langai, Desa Sumberkolak. Kecamatan Panarukan, Situbondo, selanjutnya anaknya ditemukan dalam kondisi meninggal mengapung di sungai.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Desa (Kades) Sumberkolak, H. Sukarto, mengatakan bahwa, "Korban adalah seorang perempuan yang bertempat tinggal di Dusun Langai, Desa Sumberkolak. Diketahui mempunyai penyakit keterbelakangan mental. Korban juga mengidap epilepsi atau penyakit ayan (kata orang lokal)".

Menurut H. Sukarto, "Hal itu terjadi kemungkinan saat mandi yang kemudian penyakit epilepsinya kambuh. Sehingga korban langsung tenggelam dan mengapung di sungai", pungkasnya. (St1)



Situbondo | Media Nasional Cakrawala - Di bulan suci ramadhan 1440 H sekumpulan wartawan Situbondo yang terkumpul di Forum S One (Suara Satu) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur tak ketinggalan untuk berbagi takjil gratis ke sesama. Ratusan takjil gratis diberikan kepada pengguna jalan yang melintas.

Pembagian ratusan takjil diberikan langsung oleh rekan-rekan S One, Fauzi, M Al Hafiz, Saiful Bahri alias Ipank, Doni Hermanto, Fauzi, Fatoni Ahmad dan Anggik Septiawan. Lokasi Perempatan Lampu Merah Jalan Cempaka, Kelurahan Patokan, Kabupaten Situbondo. Kamis, (30/05/2019) sekitar pukul 16.00 Wib sampai selesai.

Ketua S One, Dwi Atmaka yang lebih dikenal dengan panggilan akrabnya Aka mengatakan bahwa, "Ramadhan bulan yang mulia. Dengan Berbagi Takjil, Berbagi Kebahagiaan. Ratusan takjil langsung diberikan kepada pengguna jalan. Dengan berbagi tidak mengurangi rejeki kita, malahan akan menambah rejeki kita", ucapnya.

Senada juga disampaikan oleh Humas S One, Saiful Bahri alias Ipank menjelaskan bahwa, "Alhamdulillah giat hari ini pembagian takjil gratis untuk pengguna jalan yang melintas di perempatan lampu merah Jalan Cempaka Situbondo berjalan lancar dan disambut antusias warga".

Hal itu dibuktikan salah satu netizen Fera Dwi hadir juga dalam pembagian takjil yang dilaksanakan Tim S One. Ini adalah apresiasi bagi kami untuk menjalin tali persaudaraan. Yang berawal hanya tahu di Medsos akhirnya secara langsung bertatap muka.

Sementara itu, Pembina S One Syaiful Bahri menuturkan bahwa, "Alhamdulillah, semua yang tergabung dalam Pemangkar berlomba dalam kebajikan termasuk team S One".

Menurut Bang Ipoel panggilan akrabnya, "Tanpa saya perintahkan, semoga jiwa sosial ini terus berkembang dalam diri teman-teman S One", ucap yg sekaligus Ketum Gp Sakera Situbondo. (St1)



Media cakrawala indonesia

Pasuruan-Di hari yang penuh barokah ini yakni bulan suci Ramadan DPC LSM penjara indonesia pasuruan raya.
melakukan bukber & santunan anak yatim piatu & berbagi takjil yang di lakukan di depan kantor seketariat Dpc lsm penjara indonesia di desa tanggulangin ke camatan  
Ke jayan kabupaten pasuruan. Tepat
di jl  raya malang pasuruan  ini 
Rabu 29/05/2019

Adapun acara di hadiri oleh ketua lsm garda pantura Lukman Hakim(yang angkrab di panggil gus lukman & juga sekjen nya Hoiron Wahyudi  dan juga Hanan    
Selaku ketua umum LSM  cinta damai.  ini suatu penghormatan sekali bagi ketua Dpc & semua jajaran nya. Atas Kehadiran kedua ketua LSM ini dan di sambut dengan hormat oleh ketua Dpc lsm penjara indonesia dan jajaran nya

Saipul Rijal selaku ketua Lsm penjara indonesia kota.kabutepan pasuruan ini  ungkab pada awak media kegiatan bukber & santunan anak yatim piatu. ini adalah merupakan salah satu agenda tahunan  yang di selenggarakan  di setiap tahun pada bulan yang penuh barokah ini  yakni bulan suci Ramadan.


Lukman hakim yang angkrab di panggil gus lukman cuma tetep pesan kepada seluruh jajaran anggota lsm penjara indonesia dan memberikan sedikit konsep yang sederhana. Bagai mana kita jadi aktivis bener-bener   kita menjadi aktivis yang bermamfaat di kalangan masyarakat, kususnya,dan umumnya di kalangan kita sesama aktivis, 

aktivis ini sebagaimana sama kita harus sekolah TK,SD,SMP,SMA bahkan sampai keperguruan tinggi, sekolah TK, itu bukan sekolah taman kanak-kanak
 SD itu bukan sekolah dasar. SMP bukan sekolah menengah pertama dan selanjut nya,
Akan tetapi untuk se orang aktivs itu(TK)adalah tingkat kesadaran,dan kita harus mempunyai tingkat kesadaran , jadi kita berangkat dari Tingkat kesadaran,kita harus melihat kondisi di lingkungan sekitar 

Dan yang ke dua(2) (SD) adalah sadar diri, sadar dengan dirinya, bagaimana harus menjaga aktivis ini,bagaimana harus mempuyai rasa tanggung jawab sebagai mana menjadi seorang aktivis,jadi aktivis itu tidak hanya sekedar hura-hura dan kemudian kita mau ini dan itu, kita harus punya tujuan harus sadar diri dengan tujuan kita ,apa yang tercantum dalam aturan 
(AD dan ART)

 dalam organisasi,itu yang harus kita pegang dan tidak boleh keluar dari konsep aturan AD dan ART organisasi, jadi tidak boleh jalan sendiri sendiri,seorang aktivis itu 
Harus punya Rumah-Rumah  besar, punya konsep,punya tujuan,  dan lain sebagainya 

(SMP)adalah sadar mengenai posisi  di dalam organisasi ada setrktur kepengurusan,ada top poksi,di dalam kepengurusan organisasi, tidak boleh sebagai anggota mentang -mentang seperti seorang ketua.itu bisa terjadi benturan.ketika kita harus sadar mengenai posisi, jadi kalau anggota  sadar mengenai posisi,nya 

jadi kalau anggota sadar mengenai posisinya
 untuk memper kuat organisasi dan jangan sampai keluar  kendali kita harus satu dari kebijakan ketua organisasi 

(SMA)adalah sadar mengenai akibat,jadi bagai mana kita  bersikap dan kita harus tahu dampak nya ini harus di pertimbangkannya,seorang aktivis itu harus memandang,harus memperhitung kan secara serius apa yang harus di lakukan sebagai orang aktivis,sebagian seorang penggiat ini. Saya berharap senergitas  antar organisasi dan saling mengisi kekosongan dan saling mengingatkan.

Dan kami juga bnyak belajar dari Lsm penjara indonesia  dan juga,saya di besarkan  oleh Lsm penjara indonesia dan juga saya adalah salah satu pendiri lsm penjara indonesia . Jadi untuk kalian semua ini yang ikut membesarkan lsm penjara indonesia saya. Sangat merasa bangga, dan saya pesan kepada semua  angota lsm penjara indonesia jangan sampai merusak rumah besar kita,yaitu lsm penjara indonesia.saya dulu sangat luar biasa membesar kan lsm penjara indonesia bukan hanya dengan tenaga, pikiran,akan tetapi  juga nyawa yang di pertaruhkan nya. Di beberpa daerah kami juga membesarkan Lsm penjara indonesia dengan ketua umum Bpk Rudi hartono itu sangat cukup beresiko sekali waktu itu pungkas nya,(Tiem pasuruan)




Pasuruan,Media Nasional Cakrawala 

sungguh di sayangkan di jaman yang serba canggih ini masih ada sekelompok orang di pelosok desa tidak mengerti tentang ilmu pengetahuan agama maupun tentang ilmu hukum negara.Ada seorang laki-laki dn keluarganya di desa sukolilo- prigen yang mempertahankan sebidang tanah sawah dan kering yang bukan hak miliknya karena masih ada yang lebih berhak sebagai ahli waris(anak kandung).Sedangkan keluarga yang mengusai lahan tidak bisa membuktikan sebagai ahli waris dan tidak mau menunjukkan surat-surat hak milik secara resmi ke pihak ahli waris yang sesungguhnya yaitu bapak juari warga dusun klataan desa dayurejo-prigen.
Lokasi tanah yang berada di desa sukolilo tersebut merupakan milik dari alm.bapak mustani yang berasal dari desa bulukandang sebagai ayah dari bapak juari dan adik-adiknya.Bapak juari dan saudara-saudaranya dari dulu menginginkan di selesaikan secara kekeluargaan tapi kalo masih bersikeras pihak penggarap ingin menguasai dn memilikinya maka pihak keluarga bapak juari akan melaporkan ke pihak berwajib yaitu Polres pasuruan karena diduga ada unsur tindak pidana(Saifulloh/mz)



Situbondo | Media Nasional Cakrawala - Masih hangat menjadi perbincangan terkait surat Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Timur, Nomor B/020/LM.13-15/0260.2018/IV/2019 tertanggal 12 April 2019 perihal Pemberitahuan Pelaksanaan yang mana telah menerbitkan LAHP menyatakan bahwa berdasarkan pendapat dan bentuk Mal Administrasi, Ombudsman yang perlu dilakukan beberapa tindakan korektif oleh RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo.

Berita terkait ( http://www.mediacakrawala.com/2019/05/ketua-dpc-pdip-situbondo-akan-gugat.html )

Hal itu dibenarkan oleh Narwiyoto, SH mengatakan kepada Tim S One bahwa, "Hari Senin (27/05/2019) sudah kami sampaikan Surat Somasi ke Direktur RSUD Situbondo".

Menurut Narwiyoto, sebagai catatan untuk Direktur RSUD Situbondo Yakni :
- Dari keputusan Ombusdman yg telah ditemukan MalAdministasi utk melakukan perbaikan internal.
- Meminta RSUD mengganti Materiil dan imateriil sesuai dengan perundang-undangan yg berlaku.
- Surat Somasi tersebut terhitung dari tanggal penetapan dalam waktu 5 x 24 jam tidam mncapai kesepakatan, maka hal tersebut akan dilimpahkan kepada Ombusdnan ataupun melalui Pengadilan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua S One, Dwi Atmaka alias Aka juga menyampaikan bahwa, "Saya yakin akan terjadi seperti ini, surat somasi akhirnya dilayangkan. Ketidak becusan inilah, karena saat saya bersama anggota saya, konfirmasi dikantornya beberapa minggu lalu yang ditemui oleh Direktur (dr. Tony) dan Kepala TU RSUD (Heri), seakan-akan acuh tak acuh, dan beralasan komunikasi selama ini baik-baik saja dengan pelapor. Saya sempet tanda tanya? La wong pelapor sebelumnya saya konfirmasi kemudian mengadukan ke kami Tim S One. Emang kami konfirmasi tanpa dasar data maupun pengaduan..Aneh..!". Rabu, (29/05/2019).

"Justru sayang sangat disayang hal itu sebenarnya sudah saya sampaikan, agar cepet diselesaikan dengan mengganti Materiil dan imateriil sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku", jelasnya dengan mimik tersenyum kecil.

Aka mengaku, "Hal ini saja dibiarkan seakan-akan lari dari tanggung jawab. Hadapi secara gentelmen, jangan lantas  beralasan, baik-baik saja. Kalau tidak ditegur, tidak mau melakukan. Apalagi masyarakat mengeluhkan pelayanan-pelayanan lainnya, apa langsung ditanggapi? Saya tidak yakin", tanyanya.

Sementara itu Direktur RSUD Situbondo dr. Tony melalui Kabag TU, Heri saat dikonfirmasi tidak dapat memberikan penjelasan sampai berita ini diluncurkan. (St1,Aka)




PASURUAN Media Nasional Cakrawala
Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Sosial menyalurkan Bantuan Santunan Kematian Keluarga Miskin (BSKKM) Tahun 2019 sebanyak 186  orang ahli waris di 4 Kecamatan (Tahap I pertama) di antaranya (Kecamatan Panggungrejo,Kecamatan Purworejo,Kecamatan Gadingrejo Kecamatan Bugul) Bantuan tersebut diserahkan  oleh Plt Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan,Heri Dwi Sujatmiko kepada ahli waris di Kelurahan Pekuncen Kec Panggungrejo Kota Pasuruan Rabu 29 Mei 2019
Dalam sambutannya, Plt Kepala Dinas Sosial Heri Dwi Sujatmiko menyatakan ikut berbelasungkawa atas meninggalnya anggota keluarga. Ia mengatakan bahwa program seperti BSKKM, Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), guyub RW dan lain-lain merupakan program yang pro-rakyat.
“Ini adalah bukti nyata bahwa program-program Pemerintah Kota Pasuruan berpihak kepada masyarakat terutama masyarakat kurang mampu. Semua program tersebut bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat dan tujuan akhirnya adalah berangsur-angsur meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Heri Dwi Sujatmiko Plt Kepala Dinas Sosial 
Hal senada juga disampaikan oleh Staf di bagian bidang  Perlindungan dan jaminan sosial Dinas Sosial Kota Pasuruan,Sugianto mengatakan bahwa BSKKM adalah wujud  Pemerintah Kota Pasuruan bagi ahli waris yang kurang mampu. “Tujuannya adalah untuk meringankan beban keluarga ahli waris yang kurang mampu,”
PLT Kepala Dinas Sosial Heri Dwi Sujatmiko mengatakan bahwa wujud bantuan adalah berupa uang sejumlah Rp. 1.000.000 tiap orang. Sedangkan sumber dana adalah dari APBD Kota Pasuruan Tahun 2019. Turut hadir dan menyerahkan bantuan adalah Fatikh Kasi jaminan sosial Kota Pasuruan.(Taufik Pranata)




Situbondo | Media Nasional Cakrawala - Jelang arus mudik dan arus balik lebaran 1440 H, Polres Situbondo gelar apel pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 dalam rangka pengamanan yang digelar di halaman Mapolres Situbondo.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, S.H., S.I.K., M.H, yang dihadiri jajaran Forkopimda, Instansi terkait, Pejabat Utama Polres, dan Kapolsek Jajaran. Selasa, (28-05-2019).

Pasukan upacara terdiri dari personil 1 SST Staf Polres Situbondo, 1 SST Polsek Jajaran, 1 SST Polwan, 1 SST Subdenpom V, 1 SST Kodim 0823 Situbondo, 1 SST Dishub, 1 SST Satpol PP, 1 regu Damkar, 1 Regu Senkom, 1 Regu Dinkes dan 1 regu Saka Bhayangkara.

Kapolres menyampaikan kurang lebih 600 personil gabungan terdiri dari 350 Polri dan 250 gabungan TNI, Instansi terkait dan unsur masyarakat akan melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2019 dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat baik yang merayakan Idul Fitri 1440 H maupun yang memanfaatkan momen libur nasional untuk mudik.

AKBP Awan Hariono dalam sambutannya menyampaikan bahwa, "Operasi Ketupat Semeru 2019 yang  digelar serentak di seluruh Indonesia akan berlangsung selama 13 hari terhitung sejak tanggal 29 Mei s/d 10 Juni 2019".

Kemudian usai sambutan dan arahan dilanjutkan pemeriksaan pasukan, sarana prasarana Pos Pam dan kendaraan dinas oleh Kapolres Situbondo Awan Hariono, S.H., S.I.K., M.Hdidampingi jajaran  Forkopimda.

Dihadapan para wartawan dan media, Kapolres Situbondo menjelaskan, "Operasi Ketupat Semeru 2019bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat mudik dan merayakan hari raya Idul Fitri 1440 H".

Menurut Kapolres, "Selain personil pengamanan di Pos Pam dan Pos Yan juga disiagakan personil Patroli Raimas Sabhara bersama Tim Tindak Reskrim yang melaksanakan patroli mobiling ke lokasi-lokasi rawan kriminalitas untuk memastikan keamanan jalur Pantura", jelasnya.

Polres Situbondo mendirikan pos pelayanan maupun pos pengamanan dan rest area di beberapa titik rawan dan pusat keramaian masyarakat diantaranya :

1. Pos Pam Utama Raya – SPBU Utama Raya JL. Raya Banyuglugur;
2. Pos Pam Pasir Putih – objek wisata pantai Pasir Putih JL. Raya Bungatan;
3. Pos Pelayanan Kota – JL. Basuki Rahmat Situbondo;
4. Pos Pam Asembagus – Taman Kota Asembagus;
5. Pos Pam Jangkar – pelabuhan Jangkar;
6. Pos Pam Baluran – Kawasan hutan Baluran. (St1)



Mandailing Natal,Media Nasional Cakrawala

Polres Mandailing Natal Selasa (27/05/2019) melaksanakan Upacara apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2019 dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 H , Selasa (27/05/2019)

Kapolres Mandailing Natal AKBP Irsan Sinuhaji , S.IK ,MH yang di wakilkan kepada Wakapolres Mandailing Natal Kompol TB. Pane, M. M untuk memipin apel tersebut  dalam pidatonya mewakili Kapolres Mandailing Natal ,dalam membacarakan amanat dari Bapak Kapolri menjelaskan bahwa "Operasi ini dilaksanakan untuk mengecek kesiapan Personil , peralatan, serta seluruh aspek operasi , termasuk seinergitas dan soliditas komponen penyelenggara dan menunjukkan kesiapan penyelenggara operasi kepada publik , sehingga akan menumbuhkan, ketenangan , rasa aman dan nyaman bagi masyarakat .

Wakapolres kembali menjelaskan "  dalam pelaksanaan operasi sebanyak 2.448 Pos PAM dan 764 Pos Pelayanan dan 174 Pos Terpadu dan 12 lokasi cek point sepeda motor, dengan melibatkan 160. 335 Personil gabungan yang terdiri dari 93. 589 Personil Polri, 13. 131 Personil TNI, 18. 906 Personil Dinas terkait di seluruh Indonesia. 

Sedangkan diwilayah hukum Polres Madina kita Dua Pos Pam di Jalisnum, satu di Kec. Natal dan satu Pos Yan serta satu Pos pantau, pengamanan dibangun oleh pihak Polres Madina untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1440 H.
"Pos kita bangun lima, menyiapkan empat Pos Mudik ( Dua Cek Point, Satu Pos Pantau dan Satu Pos Pelayanan) yang akan di tempatkan di wiilayah Jalinsum dan satu lagi di pos pelayanan terpadu daerah Wisata Natal. 

Turut juga hadir dalam kegiatan apel tersebut yakni Sekda Madina, Para PJU Polres Madina , Dandim 0212/TS yang diwakili ,  Danramil 13 Panyabungan , Kapolsek Jajajaran, Danki Senapan B Mangga Dua, Kadishub Kabupaten Mandailing Natal,  Ketua Organda, Kepala Jasa Raharja Cab. Madina, Kasatpol PP, Saka Bhayangkara dan Dinas Kesehatan.
(Leodepari)



SUMENEP,Media nasional cakrawala
Gedung KORPRI Sumenep dijadikan tempat digelarnya penyaluran zakat kepada yang disampaikan oleh Pemkab Sumenep beserta Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hari Senin, 27 Mei 2019. 

Jumlah penerima zakat yang terdiri dari fakir miskin dan kaum dhuafa sebanyak 2.953 orang. “Pada bulan ramadhan tahun 1440 H / 2019 M Pemkab Sumenep beserta Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) menyalurkan zakat fitrah kepada fakir miskin dan kaum dhuafa sebanyak 2.953 orang”, kata Drs. H.R. Akmad Aminullah, M.Si selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep.

Penyaluran zakat fitrah kepada fakir miskin dan kaum dhuafa merupakan bentuk kepedulian Pemkab Sumenep serta salah satu kegiatan yang tercantum dalam agenda Visit Sumenep 2019. Penyaluran zakat fitrah tidak hanya diberikan kepada fakir miskin atau kaum dhuafa, akan tetapi organisasi seperti takmir masjid dan sejumlah pesantren juga mendapatkan penyaluran zakat fitrah tersebut.

“Selain bentuk kepedulian kepada masyarakat miskin dan kaum dhuafa, acara ini merupakan salah satu kegiatan yang tercantum dalam agenda visit Sumenep 2019. Dan penyaluran zakat fitrah ini tidak hanya diberikan kepada perorangan saja (fakir miskin dan kaum dhuafa) akan tetapi diberikan kepada sejumlah organisasi seperti takmir masjid serta pondok pesantren” imbuh Aminullah.

Zakat dapat meningkatkan kesejahteraan spiritual, kesehatan, bahkan dalam perekonomian zakat dapat meningkatkan penghasilan masyarakat hingga 97%, terutama zakat yang sifatnya bukan konsumtif, seperti zakat harta (mal).

Drs. A. Busyro Karim, M.Si. selaku Bupati Sumenep menyampaikan bahwa “Melalui zakat seperti harta (zakat mal) dapat meningkatkan perekonomian dan penghasilan masyarakat hingga 97%. Zakat tidak hanya dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi, akan tetapi kesejahteraan spiritual, kesehatan serta pendidikan juga dapat terangkat. Kami berharap penerima zakat tahun ini dapat menjadi pemberi zakat pada tahun berikutnya”.

Acara tersebut dihadiri oleh Drs. A. Busyro Karim, M.Si. (Bupati Sumenep), Achmad Fauzi, SH. (Wakil Bupati Sumenep), Ir. Edy Rasyadi, M.Si. (Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep), OPD Sumenep serta camat se Kabupaten Sumenep. Sebagai simbolis pemberian zakat fitrah diberikan oleh Bupati Sumenep kepada perwakilan fakir miskin dan kaum dhuafa. (MS/Ainul)




BONDOWOSO,media nasional cakrawala
    
Pada Selasa, 28 Mei 2019 pukul 08.00 WIB, bertempat di Halaman Polres Bondowoso telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan IDUL FITRI 1440H 2019 di wilayah Kab. Bondowoso. Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 ini melibatkan 130 undangan dan 300 peserta apel diantaranya juga mengikut sertakan 1 Peleton dari Yonif Raider 514 Kostrad yang dipimpin oleh Sertu Beny.
Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso Drs.KH. Salwa Arifin di dampingi Kapolres Bondowoso AKBP Febriansyah, S.I.K dan Dandim 0822 Letkol Inf Tarmuji, S.Ag. serta dihadiri oleh beberapa undangan antara lain Forkopimda Kab. Bondowoso, Danki Brimob, Kasatpol PP, para tokoh agama maupun tokoh masyrakat serta Jajaran Kapolsek Bondowoso.
Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso (Drs. KH. Salwa Arifin) menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya Apel Gelar Pasukan ini adalah untuk mengecek kesiapan Personel, Peralatan dan seluruh aspek Operasi termasuk sinergitas dan soliditas komponen penyelenggara, selain itu diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan Operasi kepada Publik sehingga akan menumbuhkan ketenangan, Rasa Aman, dan Nyaman bagi masyarakat.
Kegiatan upacara ini berjalan dengan lancar dan aman dilanjutkan dengan Press Conference Hasil Ops Pekat Semeru 2019 dan Pemusnahan Barang Bukti Hasil Ops Pekat Semeru 2019.(Red)




Situbondo | Media Nasional Cakrawala - Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh Keluarga Besar CV. Sri Kencono Situbondo, berikan zakat  pada warga dan buka puasa bersama karyawan. Hal ini tentunya mendapat apresiasi oleh warga setempat, warga  berbondong-bondong menunggu sesuai waktu yang sudah tertera dikupon masing-masing. Kegiatan tersebut dimulai pukul 16.00 Wib sampai dengan selesai Senin, (27/05/2019).

Pantauan dilokasi dihadiri 100 warga Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan berkumpu dan acara dikemas dengan penukaran kupon sesuai dengan nomor antriannya, warga pun antusias dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Cv. SK ini.

"Buka puasa bersama dan memberikan zakat ini , merupakan bagian dari program Cv. Sri Kencono yang rutin digelar setiap tahun dan sudah berjalan bertahun-tahun", ujar Manager SDM CV. Sri Kencono, Syaiful Bahri, saat di lokasi.

Menurut Bang Ipoel panggilan akrabnya, "CV . Sri Kencono berkomitmen untuk terus berbagi kepada warga dan semoga bermanfaat".

Lain halnya dengan Pak Suharjono selaku keamanan di CV. Sri Kencono mengatakan, "Kami mewakili semua warga berterimakasih, atas pemberian zakat, mudah-mudahan dilancarkan terus setiap ada program atau kegiatan yang baru, dan  semoga CV semakin terdepan dan semakin maju".

Sementara itu, warga ucapkan tanda terima kasih kepada CV. Sri Kencono yang telah memberikan kesempatan kepada warga untuk berbagi bagi sesama, "Kami sangatlah berterimakasih pada CV. Sri Kencono, semoga diberikan kelancaran dalam menjalankan usahanya dan semoga karyawan beserta seluruh jajaran pengurus semoga diberikan rejeki yang berlimpah..Amin", ucap Buk Dias warga setempat dengan tersenyum. (St1)



Situbondo | Media Nasional Cakrawala - Membahayakan, di bulan suci Ramadan banyak masyarakat yang memanfaatkan untuk hal yang positif dan beribadah. Lain halnya dengan 2 kelompok pemuda lantaran aksi bermain mercon lontar kembang api yang berbeda daripada biasanya, dengan main serang antara 2 kelompok.

Diketahui ratusan pemuda itu berasal dari beberapa desa yakni Desa Panji Kidul, Desa Panji Lor, Kelurahan Mimbaan, Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji dan sekitarnya. Hal ini berlangsung sekitar pukul 02.00 Wib Minggu, (26/05/2019) dini hari.

Pantauan Tim S One saat di lokasi mereka memainkan kembang api tersebut dengan cara yang berbeda. Jika petasan jenis kembang api biasanya akan dimainkan dengan diarahkan ke atas sehingga kita bisa melihat cantiknya percikan kembang api tersebut di langit, yang terlihat saat di lokasi para pemuda ini malah saling menembakkan kembang api.

Terlihat dalam video dalam durasi pendek, dua kelompok saling serang menggunakan mercon lontar alias kembang api. Mereka memainkan kembang api di jalan layaknya lapangan yang hanya terdapat gundukan tanah karena dipadati bocah. Sehingga kendaraan yang mau lewat harus pelan-pelan bahkan berhenti untuk menghindari percikan kembang api.

Saat mereka saling serang dengan kembang api itu, rupanya tidak terlihat ada rasa takut. Bahkan mereka saling memberikan reaksi menyerang dengan maju terhadap lawannya.

Aksi greget sekumpulan bocah ini pun kemudian menarik perhatian para pengguna jalan. Ada juga yang terpukau karena kerlap-kerlip yang cantik. Ada juga yang ketakutan dengan aksi tersebut dengan berlari berhamburan.

Menanggapi hal tersebut Ketua S One, Dwi Atmaka alias Aka menjelaskan bahwa, "Seharusnya di bulan ramadhan ini diisi dengan kegiatan-kegiatan yang positif, salah satunya dengan patrol dan lain sebagainya. Jangan mengisi hari libur dengan demikian apalagi yang membahayakan. Saling serang dengan menggunakan mercon lontar kembang api apalagi dilihat kebanyakan masih bocah".

Aka berharap, "Agar pihak berwenang mengantisipasi hal ini dan juga peran serta masyarakat. Sehingga tidak ada insiden yang tidak diinginkan apalagi nanti ada korban", pungkasnya. (St1)


SITUBONDO,Media Nasional Cakrawala
Sekitar jam 12.15 Perahu jawara milik pak TILLA didesa kelatakan karam ditengah laut, kurang lebih 4 km dari bibir pantai,sebelumnya ada pemancing dari bondowoso 4 orang yang menyewa perahu milik pak tilla namun pak tilla senfiri sebagai nahkoda,sebelum berangkat pemilik perahu suda menjelaskan tentang tehnik mancing diatas perahu, namun setelah beberapa jam kemudian pemilik perahu mau berpinda lokasi pemancingan  tanpa disadari para penyewa perahu menyalai aturan yang telah disampaikan oleh pemilik perahu (pinda posisi duduk secara bersamaan kesebbelah kanan dan terjadilah ketidak seimbangan terhadap perahu tersebut, hingga mengakibatkan karam (tenggelam) dari keempat para  pemancing menyelamatkan diri dengan cara berpengangan ke bambu perahu (kater)dan dibantu oleh pemilik perahu.setelah beberapa menit kemudian tanpa sengaja perahu pak juri melintas di area tersebut dan tanpa berfikir panjang pak juri dan bung SIBA melompat dari perahuxa untuk menyelamatkan mereka (korban) ...dalamu kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa hanya beberapa kerugian  dan kerusakan pada perahu milik pak tilka yang ditafsir kurang lebih Rp.1juta.
Para pemancing yang belum berpengalaman diharapkan untuk mengikuti aturan yang disampaikan oleh pemilik perahu. (Ujar pak tilla) tgl.26.05.2019. Oleh (HAFID)



Situbondo | Media Nasional Cakrawala - Kali ini Tim Resmob Satreskrim Polres Situbondo berhasil mengamankan pelaku perjudian kartu resmi dalam operasi Pekat Semeru 2019, Sabtu (25/5/2019).

Menurut info yang dihimpun sekitar pukul 09.00 wib, Kanit Resmob Bripka Hudoyo mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya katifitas perjudian disebuah warung di desa Banyuputih Kec. Banyuputih Kab.  Situbondo.

Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dilokasi tersebut dan berhasil mengamankan 2 warga yaitu AS (34) warga Wongsorejo Banyuwangi dan TA (39) warga Asembagus serta beberapa tersangka melarikan diri. Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp. 180.000, 1 set kartu remi, dan 2 buah HP.

Kasubbag Humas IPTU Nanang Priambodo membenarkan, "Adanya pengungkapan kasus perjudian jenis kartu dengan tersangka 2 orang yang berhasil diamankan dan tersangka yang melarikan diri sudah diketahui identitasnya".

Iptu Nanang menambahkan, "Kita sudah menghimbau masyarakat bahwa akan dilaksanakan operasi Pekat namun rupanya masih ada yang tidak mengindahkan, bermain judi apalagi dibulan Ramadhan seperti sekarang". (St1)



Situbondo | Media Nasional Cakrawala - Seperti yang diberitakan di beberapa media online maupun cetak aksi demo marathon yang dilakukan 6 (enam) lembaga dan dilanjutkan hearing untuk desak anggota dewan Kabupaten Situbondo untuk melakukan fungsi dan haknya yaitu Hak Interpelasi terkait Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 27 Nomor 2004 melalui PETISI yang ditanda tangani 619 masyarakat Situbondo.

Banyak menjadi perbincangan dan salah satunya menarik perhatian dengan adanya surat kabar yang beredar dengan steatment dari Ketua MUI: "Meniadakan Lokalisasi dan PSK Tidak Bisa, Kalau Mengurangi Bisa".

Tim S One mengkonfirmasi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Situbondo, KH Saiful Muhyi dikediamannya yang sebelumnya didatangi ke kantornya  tidak berada ditempat. Terkait statementnya berita yang beredar dan menanggapi penutupan Eks Lokalisasi yang sesuai dengan PERDA No 27 Tahun 2004 yang saat ini berusia 15 tahun. Seakan menyambut baik yang dilakukan oleh 6 lembaga tersebut.

Kiai Muhyi, Ketua MUI Situbondo mengatakan bahwa, "Prostitusi ini jelas sangat merugikan masyarakat Situbondo dan ini termasuk kejahatan kemanusiaan yang nyata di larang oleh Agama dan juga oleh Pemerintah", ucapnya.

"Andaikan ini Negara Islam maka harus di rajam pelaku-pelaku perzinahan ini karena begitu berbahayanya praktek-praktek prostitusi ini. Pemerintah Situbondo harus segera mengambil langkah tegas untuk segera menutup secara permanen Lokalisasi yang berada di Kabupaten Situbondo ini", imbuh Kiai Muhyi.

Menurut Kiai Muhyi, "Seharusnya Pemkab Situbondo mampu melaksanakan Perda ini jika memiliki ketegasan", tegasnya.

Kiai Muhyi mengaku, "Saya pernah di ajak Bapak Bupati untuk melakukan sosialisasi di salah satu tempat prostitusi beberapa bulan yang lalu, namun saya tidak bisa bicara keras karena ada titipan Pesan dari Bupati untuk jangan bicara keras agar bisa melakukan pembinaan. Ya terpaksa saya tidak keras karena saya di ajak oleh beliau", ungkapnya sambil tersenyum.

Di singgung usia Perda yang sudah 15 Tahun dan kepemimpinan 9 Tahun yakni P. Dadang menjadi Bupati Situbondo dengan tertawa Kyai Muhyi mengatakan, "Ini menjadi PR untuk Bupati yang akan datang", jelentrehnya.

Ketika di mintai tanggapan terkait suksesnya daerah lain yang sudah menutup secara Permanen tempat Prostitusi dengan mimik yang serius Kiai Muhyi menjelaskan, "Itu tadi yang saya bilang tidak sulit selama Pemerintahannya tegas dan konsekuen menjalankan Perda. Ambil contoh saja B. Risma meskipun dia seorang perempuan namun karena ketegasan dia Dolly bisa di alih fungsikan".

Sambung Kiai Muhyi, "Padahal Dolly itu lokalisasi terbesar di Asia dan hingga sekarang masih di jaga ketat karena tidak sedikit yang mencoba untuk masuk kembali ke Dolly, jadi kalau tegas seperti itu akhirnya program tersebut bisa di laksanakan", jelasnya.

Sementara itu, Ketum GP Sakera Syaiful Bahri ketika dimintai tanggapannya terkait dengan statement Ketua MUI mengatakan, "Alhamdulillah ternyata Ketua MUI juga mendukung penutupan lokalisasi ini, ada hal yang menarik dari statement Kiai yaitu Lokalisasi di Situbondo menjadi PR untuk Buapati berikutnya".

"Saya menangkap bahwa Bupati sekarang seakan-akan hingga akhir Kepemimpinannya tidak akan menutup Lokalisasi di Situbondo", ucap Bang Ipoel panggilan akrabnya.

Bang Ipoel menambahkan, "Anehnya lagi ternyata tidak hanya Satpol PP seperti berita di media online yang mendapatkan Pesan dari Bapak, ternyata Ketua MUI yang notabene seorang Kyai juga mendapatkan pesan dari Bupati".

"Dan menjadi aneh dan janggal menurut saya (Ketum gp sakera, red), seorang Bupati melarang tugas Kiai untuk berkata keras terhadap praktek-praktek prostitusi, padahal ini sudah di larang di Al-Quran dan juga Perda", tandas Bang Ipoel.

Lain halnya Ketua Forum Gempar Situbondo, Sumyadi lebih keras lagi menanggapi, “Sudah jelas Bupati setengah hati menjalankan amanah Perda dan Agama jadi kita harus menyusun langkah berikutnya, mungkin People Power harus segera di laksanakan agar kearoganan dan pelanggaran terhadap peraturan Bupati ini tidak menjadi-jadi, setidaknya juga DPRD bisa mengambil sikap segera terkait dengan statement Ketua MUI ini", tegasnya.

Ketua Forum S One, Dwi Atmaka alias Aka tidak kalah juga dan ambil bagian untuk angkat bicara.

"Ternyata tokoh-tokoh di Situbondo sama pemikirannya intinya Eks Lokalisasi sepakat untuk di tutup. Jadi tidak ada alasan Perda harus ditegakkan, tunggu apalagi", pungkasnya. (St1)



Situbondo | Media Nasional Cakrawala - Pasca demo marathon yang dilaksanakan oleh Gp Sakera, LPKP2HI, S One, LPKPN, Gempar, Teropong dan elemen masyarakat Kabupaten Situbondo terkait Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 27 Tahun 2004 tuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tutup Eks. Lokalisasi yang kian menjamur di Kota Santri, wilayah Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur.

PERDA tersebut bahwasannya sudah dibuat 15 tahun lamanya. Penerapan PERDA yang diharapkan bisa segera dilaksanakan dan diimplementasikan serta memberikan sanksi, dianggap jalan ditempat. Perda tersebut dibuat guna melarang prostitusi untuk mempertahankan nilai luhur masyarakat agar tidak bertentangan norma agama dan kesusilaan.

Peserta Hearing diikuti oleh puluhan peserta dari 5 (lima) lembaga yang menandatangi Petisi "Mendesak DPRD Kabupaten Situbondo terkait dengan pelaksanaan dan penegakan PERDA No. 27 Tahun 2004 tentang Larangan Praktek Pelacuran", diantaranya yang mewakili Ketum Gp Sakera (Syaiful Bahri), Teropong (H. Darma), Ketua Forum S One (Dwi Atmaka), LPKP2HI (Supriyati), Ketua Gempar (Sumyadi), dan Ketua LPKPN, (Vicky P). Yang ditemui beberapa perwakilan Komisi yakni Komisi I, II, III dan IV serta Kasubbag Humas Sekretariat di Kantor DPRD Situbondo

Yang sebelumnya sempat terjadi ceos bahwa, "Perlakuan dan penerimaan tamu kami kecewa karena terkesan dipimpong. Apalagi rakyat yang akan menemui", timpal Ketua S One (Dwi Atmaka alias Aka). Kemudian anggota dengan mempersilahkan untuk melakukan hearing di Aula Kantor DPRD Situbondo.

Pada kesempatan itu, Ketua Lembaga GEMPAR, Sumyadi menyanyangkan atas insiden yang terjadi saat akan menemui peserta hearing dari beberapa lembaga. "Sayang sangat disayang perlakuan dan penerimaan tamu kami kecewa", ujarnya.

Sumyadi mengatakan, "Terkait hearing ini kami hanya ingin menyampaikan anggota dewan untuk melakukan haknya terkait PERDA Eks. Lokalisasi itu belum dilaksanakan hingga saat ini".

Sambung Ketum Gp Sakera, Syaiful Bahri menuturkan bahwa, "Sudah jelas kita meminta Pemkab harus terapkan PERDA tersebut. Kalau tidak di Implementasikan, apa gunanya ada PERDA ini. Justru itu kami meminta kepada dewan untuk melakukan haknya yakni Hak Interpelasi. Jangan lagi memakai dengar pendapat".

Bang Ipoel panggilan akrabnya menilai Pemkab tak melaksanakan PERDA. Hal ini terbukti sudah berumur 15 tahun dari dibuatnya PERDA Tahun 2004, dan kami juga sampaikan, "Petisi untuk mendesak DPRD untuk melakukan fungsi dan haknya".

Selesainya menyampaikan pendapat dari beberapa lembaga, secara simbolis Petisi yang ditandatangi kurang lebih 619 masyarakat Situbondo diberikan kepada salah satunya yang mewakili Komisi yakni anggota dewan dari Partai Demokrat, Janur Sastra Ananda dan Ketum Gp Sakera, Syaiful Bahri. (St1)



Situbondo | Media Nasional Cakrawala - Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang digelar serentak akhirnya Komisi Pemilihan Umum atau KPU telah menetapkan pasangan Jokowi - Ma'ruf sebagai pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Simpatisan Pecinta Jokowi yang mengatasnamakan dirinya SKJM (Situbondo Kawal Jokowi Ma'ruf) mengucap rasa syukur atas hasil tersebut dan ini adalah kemenangan rakyat.

"Syukur saya ucapkan atas hasil rekapitulasi KPU yang memenangkan Pasangan Jokowi-Kiai Ma'ruf. Selamat kepada Pemimpin baru kita Presiden Ir. Joko Widodo dan Wakil Presiden Republik Indonesia Kiai Ma'ruf Amin", ujar Ketua SKU (Situbondo Kawal Ulama) Situbondo, Saiful Bahri alias Ipank. Selasa, (21-05-2019).

Hal itu disampaikan oleh Pembina SKJM Situbondo, Dwi Atmaka mengatakan bahwa, "Alhamdulillah, hasil rekapitulasi dari KPU sudah selesai. Dan hasil ini tidak jauh berbeda sesuai dengan hasil hitung cepat dan rekapitulasi real count. Untuk Kabupaten Situbondo saya rasa juga bisa dikatakan menang, karena hasil rekapitulasi KPU hanya selisih 1.023. Jauh dari hasil Pilpres Tahun 2014 sampai puluhan ribu suara selisihnya. Kan ini hanya seribu".

Hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU, pasangan calon nomor urut 01, Jokowi - Ma'ruf mendapat 85.607.362 suara atau sebesar 55,50 persen. Sedangkan, pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno mendapat 68.650.239 suara atau sebesar 44,50 persen.

Adapun, total jumlah sah pada pemilu 2019 mencapai 154.257.601. Awal Mei lalu, TKN memang telah mengklaim sudah unggul dengan perolehan sekitar 80 juta suara dan perkiraan kemenangan 56 persen.

Aka panggilan akrabnya berharap, dengan hasil rekapitulasi yang memenangkan Jokowi Amin ini adalah kemenangan rakyat seutuhnya. Jadi tidak perlu aneh-aneh lah. Dan percayakan kepada  pemimpin yang baru Jokowi - Kiai Ma’ruf Amin lima tahun ke depan untuk Indonesia Maju.

"Terima kasih untuk masyarakat Situbondo yang telah memberikan kepercayaan kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf. Insya Allah, Jokowi-Kyai Ma’ruf akan menjadi Indonesia Maju dan bermartabat, dengan bekerja bersungguh-sungguh kerja...kerja...kerja", pungkasnya yang sekaligus Pembina SKU (Situbondo Kawal Ulama), PUJA (Panarukan Untuk Jokowi Amin) dan STMJ (Situbondo Tetap Memilih Jokowi). (St1)



BONDOWOSO,Media Nasional Cakrawala

Yonif Raider 514 Kostrad mendapat kehormatan dilibatkan dalam upacara kesiapsiagaan bencana yang bertempat di alun-alun Kota Bondowoso pada hari Senin tanggal 20 Mei 2019. Upacara ini di hadiri oleh banyak instansi diantaranya Yonif Raider 514 Kostrad yang mana dihadiri Pasipers yonif Raider 514 Kostrad Lettu Inf Jumarto dan tertua pasukan upacara Yonif Raider 514 Kostrad Sertu Beny, turut hadir personil Kodim 0822/Bondowoso, Forpimda, Kepolisian Resort Bondowoso, Brimob Bondowoso, Satpol PP, Polhut Bondowoso, Banser NU, Kokam Muhammdiyah,Tagana Dinas Sosial dan PMI serta pelajar.

Upacara kesiapsiagaan bencana dalam rangka HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA NASIONAL (HKBN) upacara yang dibuka oleh Wakil Bupati Bondowoso Bapak H.Irwan Bachtiar Rachmat ini dalam sambutannya beliau menjelaskan “bahwa kita setiap orang wajib mempunyai kesadaran,kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana” serta beliau menghimbau agar seluruh Stakeholder turut mensosialisasikan kesiapsiagaan bencana yang datang di mana saja dan kapan saja.

Upacara yang berlangsung hikmat ini, dimulai dengan mengheningkan cipta oleh seluruh peserta upacara kemudian dilanjutkan dengan mempertontonkan berbagai macam simulasi kesiapsiagaan bencana. Diantaranya adalah mendirikan tenda darurat,dapur umum hingga penanganan medis. Upacara dapat dilaksanakan dengan baik, aman dan lancar.(Red)



BONDOWOSO,Media Nasional Cakrawala
Bertempat di Lapangan Pemda Kabupaten Bondowoso Senin 20-05-2019 pukul 08.00 telah dilaksanakan kegiatan upacara hari Kebangkitan Nasional ke 111 tahun 2019 dengan tema “BANGKIT UNTUK BERSATU” dan hari Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2019 dengan Tema “MEMBANGUN SEMANGAT GOTONG ROYONG MENUJU BONDOWOSO MELESAT. Upacara  ini di hadiri oleh banyak instansi diantaranya Yonif Raider 514 Kostrad yang diwakili oleh Lettu Inf Jumarto dan 1 peleton Pasukan Dpp Sertu Beny beserta Persit KCK Yonif Raider 514 Kostrad,  Dandim 0822 Letkol Inf Tarmuji dan 1 Peleton Pasukan serta Persit KCK Kodim 0822 Bondowoso, Kapolres Bondowoso dan 1 Peleton Pasukan serta ibu Bhayangkari dan unsur Muspida serta ibu ibu Dharma Wanita, perwakilan Siswa siswi SMP, SMK se-kota Bondowoso, Satpol pp Bondowoso dan Pemda Bondowoso serta Polhut Bondowoso. 


Bupati Bondowoso sebagai Inspektur upacara menekankan Tujuan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 111 Tahun 2019 adalah untuk terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan jiwa Nasionalisme Kebangsaan kita sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan, menegakkan nilai-nilai demokrasi berlandaskan moral dan etika berbangsa dan bernegara, mempererat persaudaraan untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi bangsa kita ke depan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sekaligus membangun kembali semangat Gotong Royong menuju Bondowoso yang lebih maju.. 


Selamat hari Kebangkitan Nasional ke 111 dan hari Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2019 marilah kita terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan jiwa Nasionalisme Kebangsaan kita sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan dan mari kita bangkitkan kembali semangat gotong royong yang merupakan jati diri bangsa ini “Ungkap Pasipers Yonif Raider 514 Kostrad Lettu Inf Jumarto. kegiatan upacara berlangsung aman dan lancar diakhiri dengan pembacaan doa oleh petugas upacara dan Foto bersama.(Red)




Situbondo Media Nasional Cakrawala 
Banyak cara untuk melakukan hal yang positif dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Kali ini yang dilakukan Komunitas Mobil Club Kapank Community Situbondo, giat rutin tahunan setiap menjelang Bulan suci Ramadhan, kegiatan komunitas mobil tidak hanya diisi dengan touring dan kopdar. Mengisi aktifitas pada bulan suci Ramadhan 2019, komunitas Mobil Club Kapank mengadakan kegiatan sosial. Bakti sosial (baksos) kali ini dilakukan dengan Bagi-bagi takjil kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di Jalan Raya Banyuwangi 354, Desa Kesambirampak, Kapongan, Kabupaten Situbondo. Minggu, ( 19/05/19 ).

Menurut info yang dihimpun ada Ratusan paket takjil yang dibagikan kepengendara Sepeda motor dan mobil yang berheti di Perempatan jalan Lampu merah Kapongan Situbondo. Kegiatan ini Sangat di Apresiasi oleh para pengendara, giat bagi bagi takjil Club Kapank ini, giat sosial yang sangat positif dan patut di contoh oleh Club-club Komunitas lainnya. Bagi - bagi takjil ini sudah berlangsung beberapa tahun belakangan ini, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat skitar khususnya mreka yg berpuasa dan kami juga mengharap berkah dari Allah Swt.

" Tujuan kegiatan takjil ini adalah untuk membantu memberikan minuman bagi pengendara motor dan mobil yang berhenti di lampu merah yang tidak sempat berbuka puasa di rumah, dan untuk menunjukkan kepedulian sosial Komunitas club Mobil Kapank kepada masyarakat dalam menjalankan kegiatan di bulan Ramadhan, karna berbagi itu indah", Ujar Samuel Ketua Koordinator Club Kapank Community.

Sementara itu, Pembina Club Kapank Community Bang Eko mengatakan," Saya sangat berterimah Kasih ke semua anggota Kapank yang sudah menyempatkan turun jalan untuk berbagi".

Eko menambahman, "Karna berbagi itu indah, sekecil apapun mari kita usahakan untuk berbagi kesesama, bukan untuk siapa - siapa tapi buat pembelajaran bagi kita Semua teruntuknya bagi keluarga KAPANK, semoga menjadi cerminan ahlak baik bagi kita semua", pungkasnya. (St1)



SITUBONDO,Media Nasional Cakrawala 

Hari demi hari momen berpuasa sebulan penuh tentu bukan masalah bagi umat muslim, yang mungkin membosankan adalah menu berbuka yang itu itu saja. kalau berbuka puasa di rumah,pasti tidak jauh jauh dari takjil seperti kolak,gorengan buah buahan dan aneka ES. untuk itulah jika sudah memasuki pertengahan bulan puasa, pasti kamu memilih untuk buka bersama di luar Baik itu bersama keluarga, ataupun teman kerja pasti seru dan sangat asyik.saya jemi selaku ketua ucapin banyak terimakasih kepada (BOS MUDA KO SENZEN) semoga diberi sehat selalu panjang umurnya dan maju terus bersama WORK CV APS. harapan saya dengan adanya buka bersama bisa dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kekompakan sehingga bisa terujut kinerjaG yang maksimal dan profesional semoga di bulan suci ramadhan yang penuh keberkahan ini bisa tambah sukses selalu. ungkapannya. (jemi)



PASURUAN,Media Nasional Cakrawala
Tiga buronan begal dibekuk Tim Resmob Suropati Polresta Pasuruan di dua lokasi berbeda. Saat dibekuk semuanya membawa senjata peledak jenis bom ikan (bondet).
Dua buron dibekuk di perempatan Tugu Adipura, tepatnya di depan Lapas, Jalan Panglima Sudirman. Penangkapan di jalan saat kondisi ramai ini menegangkan dan diwarnai sejumlah tembakan.
Satu buron lainnya dibekuk di Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. “Ketiganya bawa bondet. Sehingga membahayakan petugas.
Kami lumpuhkan dengan tembakan karena membahayakan,” kata Kasat Reskrim Polresta Pasuruan AKP Slamet Santoso, Minggu (19/5/2019) dini hari. Para begal yang semuanya warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan ini yakni inisial SK (40) BN(24) dan RI(19). Mereka kemudian dibawa ke IGD RSUD dr Soedarsono Kota Pasuruan untuk menjalani perawatan.
Ketiga dibawa ke rumah sakit dengan mobil polisi. Saat tiba di rumah sakit mereka langsung dibawa ke IGD. Para buron begal ini meringis kesakitan. “Mereka ini berbahaya, bawa beberapa bondet sehingga kami lumpuhkan,” kata Kasat Reskrim Polresta Pasuruan AKP Slamet Santoso, di rumah sakit.
Pengejaran komplotan begal berbahaya ini disebut sudah berlangsung beberapa hari. Tim Resmob Suropati Polresta Pasuruan berhasil mengakhiri pelarian mereka Sabtu malam. Komplotan asal Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan ini sudah beraksi di puluhan TKP dengan membawa senjata bondet.
“Sudah beraksi di puluhan TKP mereka ini. Baik di wilayah Kota Pasuruan maupun Kabupaten,” terangnya. Polisi masih akan melakukan pengembangan untuk bisa meringkus anggota komplotan lainnya. 
Minggu pagi (19/5/2019) sekitar pukul 08 .30 tersangka begal di rujuk ke Polda Surabaya
(Taufik)



BONDOWOSO,Media Nasional Cakrawala
Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Maesan Kab Bondowoso mengundang Prajurit Yonif Raider 514 Kostrad dalam acara buka bersama di halaman sekolah SMPN 1 Maesan Kab Bondowoso 18-05-2019 pada pukul 16.00 WIB. 2 Personil Dpp Sertu Yolan Afrian mewakili Batalyon Infanteri Raider 514 Kostrad merasa terhormat karena masih di beri kepercayaan sebagai tamu undangan.
Turut hadir dalam acara buka bersama Ketua DPR Kab Bondowoso Bapak H. Tohari S.Ag beserta tamu undangan lainnya. Kepala Sekolah SMPN 1 Maesan Kab Bondowoso mengatakan buka bersama ini sekaligus sarana untuk mempererat silahturahmi antar sesama, karena bulan ramadhan ini hanya sekali dalam setahun kegiatan ini juga dalam rangka menyukseskan program program sekolah,yakni bertujuan membentuk karakter siswa yang unggul secara religius,kecerdasan dan sosial, selain itu sambil menunggu waktu berbuka puasa para tamu undangan disuguhkan dengan lantunan ayat suci Al-Quran yang di lantunkan oleh siswa dan siswi SMPN 1 Maesan Kab Bondowoso.
  

Susunan acara buka puasa bersama ini dibuka dengan sambutan Ketua DPR Kab Bondowoso Bapak H.Tohari S.Ag mengatakan ‘’Dalam bulan Ramadhan ini bulan yang penuh rahmat serta ampunan ini mari kita sambut dengan rasa syukur atas semua anugerah yang telah diberikan oleh Allah SWT dan semoga anak didik sekolah SMPN 1 Maesan menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa serta agama, kemudian beliau berharap  terus menjalin tali silahturahmi dan kebersamaan tidak akan pernah terputus dan terus terjalin hingga akhir hayat dengan keluarga besar Yonif Raider 514 Kostrad, acara buka puasa dilanjutkan dengan menyantap ta’jil yang sudah disiapkan dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah dan diakhiri dengan ramah tamah(Red)




PASURUAN,Media Nasional Cakrwala

Pusuruan-Di dalam bulan yang penuh barokah ini yakni bulan suci Ramadan tahun 1440H./2019 masehi LSM Cinta damai pasuruan sedang berbagi bagi bungkusan buah atau takjil.

Acara berbagi  bagi Bungkusan buah berupa buah  jeruk  yang di gelar pada hari jumat kemaren 17/05/2019  sekira jam17.00 wib tepat di jalan Raya Rangge kecamatan Gondang wetan kabupaten pasuruan itu berjalan lancan dan aman.


Hal itu di lakukan sebagai bentuk wujud rasa  syukur  atas nikmat dan karunia yang berikan kepada mereka yang terhubung dalam LSM CINTA DAMaI  tersebut.

LSM  Cinta damai pasuruan yang baru berdiri itu ingin berbagi  dengan sesama khusus nya masyarakat yang menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan yang penuh barokah ini.

Di dalam momen ini kita berbagi pada masyarakat khusus nya yang sedang melakukan ibadah puasa di Bulan suci Ramadan ini.dan ini bentuk kepedulian kita kepada sesama umat islam.paling tidak kita ingin hati masyarakat sanang,. Pungkas HANAN selaku ketua LSM cinta damai pasuruan.

Tidak butuh waktu yang lama. Puluhan kilogram berupa jeruk yang di bungkkus kantong plastis 1klg perbungkus itu diserbu habis oleh masyrakat yang sedang  melintasi  di jalan tersebut, 

Dan berharap apa yang di lakukan oleh ketua dan seluruh jajaran LSM cinta damai pasuruan .itu ingin mendapatkan barokah dan bermamfaat bagi  orang lain .

Adapun untuk memperlancar arus lalu lintas dan untuk  mempermudah adanya acara tersebut, LSM cinta  damai pasuruan itu bekerja sama dengan  pihak kepolisian dari polsek keboncandi,polres pasuruan kota ,pada ahirnya, jalan yang penuh di padati dengan bermacam macam kendaraan bisa berjalan aman dan lancar 


Dan tidak cukup sampai disitu saja ,dalam beberapa hari ke depannya Lsm cinta damai pasuruan juga akan melakukan hal yang sama berbagi bagi takji di sejumlah beberapa titik  yang ada di wilayah kota dan  kabupaten pasuruan ini. Pungkas nya(sodikin)



oleh :ustadz suyanto, (pimred)

kata perubahan selalu berkumandang dalam setiap perjalanan manusia sehingga muncul sebuah asumsi ketidak konsekwensi an alias plin plan dalam karakter manusia. memang naif jika untuk manusia yang sering gonta ganti paradikma untuk selalu memerlukan penyegaran didalam setiap manusia itu untuk berubah tanpa adanya sebabmu sebab, mungkin dari perubahan nantinya bisa memberikan kreasi kreasibaru di dalam apa yang di tekuni sekarang. kalau ada orang bertanya kepada kita mengapa anda berubah atau plin plang mesti jawabannya karena situasi dan kondisi lah yang membuat kami berubah.Nah disitulah manusia baru sadar bagaimana dunia ini seperti roda berputar kadang diatas kadang di bawah, jadi sangatlah sulit untuk istiqomah dalam menentukan segala hal,ada yang mengatakan berubah karena ketidak cocokan, ketidak puasan, ketidak sepahaman dan justru berubah karena ingin menambah pengalaman. allah berjanji tiada menghadirkan sebuah perubahan kecuali manusia itu yang merubahnya sendiri. untuk itu di edisi perdana ini"MEDIA NASIONAL CAKRAWALA"akan di isi bermacam macam sajian sajian baik bernuansa pendidikan, realigi,kesehatan,prestasi,Entertamen, budaya dan wisata.sesuai dengan semboyan nya "AKTUAL TAJAM DAN TERPERCAYA"Dan kami redaksi insyaallah siap memberikan yang terbaik dalam menyajikan pemberitaan tersebut. dan juga kami akan bekerja sesuai dengan kode etik jurnalistik untuk menghindari hal hal yang melanggar atau melawan hukum sebagaimana yang tercantum dalam undang undang pers No 40/1999 pasal 4 ayat 1,2dan 3 pasal 5 ayat 1,pasal 6,pasal 18 yang di jiwai pasal 28 UUD 1945.Hal ini kami lakukan untuk membentuk insan pers yang berkualitas, berdedikasi tinggi, profesional serta penuh tanggung jawab. kami redaksi Media Nasional Cakrawala apabila di dalam pemberitaan yang kurang berkenan serta menyinggung para pembaca mohon saran dan keritikan,koreksi yang bersifat membangun, serta motivasi untuk perkembangan Media kami kedepan karena itu semua adalah bagian kerja redaksi untuk menghadirkan yang terbaik dengan merespon segala dinamika dalam realitas.(pimred)



Media Nasional Cakrawala-Pasuruan

Pasuruan-Di hari suci yang penuh dengan barokah ini,yakni bulan suci ramadan 1440.H /2019 masehi ini.polres  pasuruan kota
Adakan giat buka bersam a.awak media,Lsm&Masyarakat kota pasuruan di halaman gedung serba guna mako polres pasuruan kota jalan gajah mada NO.19 purworejo
Karanganyar panggung rejo kota pasuruan jawa timur. Jumat 17/05/2019

Di saat pada menjelang berbuka puasa ini.
Sangat terlihat ramai sekali dan penuh dengan ke ceriaan para pengguna jalan yang melintasi di depan mako polres ini.

Dan mereka tak mau ketinggalan untuk ikut serta ansutias untuk  menikmati bebe rapa macam hidangan yang di di sediakan oleh pihak kepolisian.mulai dari  tukang becak,ojek grab serta ratusan masarakat sekitar kota pasuruan.

Kapolres pasuruan kota AKBP  Agus sudaryatno,S.I.K 
Ungkab pada awak media cakrawala indonesia.bahwa kegiatan ini merupakan rasa syukur bersama dalam menjalani giat di dalam bulan suci ramadan dan juga pasca
Terselenggaranya pemilu dengan kondusif


Yang pertama kita ucapkan rasa syukur karna kita bertemu lagi dengan bulan yang penuh barokah ini.

yang kemudian giat ini juga  merupakan rasa syukur karena pelaksaan pemilu bisa selesai dengan damai dan kondusif pungkas nya


Bripka Ginanjar Dh,SE. Yang merupakan ketua Bhraduta D,pandiga polres pasuruan kota angkatan 27 menuturkan  bahwa acara ini berlanjut untuk menyatukan berbagai lapisan masyarakat yang heterogen.


Kami yang terhubung dalam organisasi Bharaduta polres pasuruan kota ini.yang merupakan Alumni Bhayangkara 2003 ini. sangat berharap agar kekompakan yang ada di wilayah kota pasuruan ini terjalin, baik dari media,Lsm & masyarakat umum ungkas ginanjar.(Team Pasuruan)



Media Nasional Cakrawala-Pasuruan
Rapat paripurna hari Jum'at 17 Mei 2019 penyampaian hak interpelasi DPRD Kota Pasuruan tentang sengkarut mutasi pejabat menjadi ajang pembelejetan kebijakan wakil wali kota Pasuruan (wawali).Di awal hendak dimulai acara sempat terjadi kericuhan dikarenakan dari elemen Masyarakat tidak diperbolehkan masuk kedalam ruang sidang, Hak interpelasi yang baru pertama terjadi ini bahkan menjadi forum pengadilan bagi Wawali Raharto Teno Prasetyo.
Langka ini juga memantik reaksi elemen masyarakat. Mereka berbondong-bondong hadir dan masuk di ruang rapat untuk mengikuti rapat. Sayangnya mereka harus menelan kekecewaan karena tidak diizinkan berada di ruang persidangan.
Dari berbagai fraksi-fraksi di dewan mengupas celah proses mutasi pejabat yang dianggap amburadul. Mulai dari ketidak sesuaian kepangkatan hingga sinyalemen setoran uang upeti dari jual beli jabatan.
“Ada banyak kejanggalan dan lompatan pejabat yang tidak sesuai kepangkatan. Mereka juga tidak sesuai kompetensi dan pendidikan yang linier,” kata Farid Misbah.
Interpelasi adalah satu satunya solusi solutif untuk mencari titik kebenaran apa kebijakan mutasi itu konstitusional apa inkonstitusional,Terjadinya pembatalan dan pencabutan SK mutasi juga dianggap sebagai bentuk kebohongan publik yang dilakukan wawali Pasuruan. Surat persetujuan tertulis dari mendagri yang menjadi landasan mutasi pejabat, faktanya baru terbit seusai mutasi dilakukan.

Wawali Pasuruan Raharto Teno Prasetyo menyatakan apresiasinya atas saran dan koreksi yang disampaikan anggota dewan. Menurut dia, proses mutasi yang unprosedural tersebut sudah dievaluasi dan dilakukan mutasi ulang.
“Kami tidak ada asal mencabut SK mutasi. Kami juga sudah konsultasi Biro Hukum Pemprov Jatim,” kata Teno Prasetyo.
Menurut dia, proses mutasi yang diusulkan Baperjakat tersebut ditujukan agar para ASN bekerja profesional. Mutasi tidak semata mengedepankan senioritas dan pengalaman, tetapi pada kualitas dan profesionalisme.
“Saya garansi 100 persen tidak ada duit upeti. Sekalipun demit, gondoruwo yang minta, saya tidak peduli. Saya lebih mengedepankan profesional, kerja dan kerja,” tegas Teno.(Team Pasuruan)


PASURUAN,Media Nasional Cakrawala
Berlokasi di komplek perkantoran Pemkot Pasuruan tgl.04-05-2019 jalan Pahlawan, Kel.Pekuncen, Kec.Panggungrejo, Kota Pasuruan provinsi jawa timur.
Namun dengan adanya pemutasian ASN tersebut menjadi polemik dan menjadi tranding topik di kota Pasuruan, alasan menjadi tranding topik dikarenakan adanya oknum pejabat yang dimutasi tidak sesuai dengan  peraturan PB 53 tahun 2016 tentang kepegawaian serta kenaikan pangkat yang sangat drastis. Misalnya dari pangkat jabatan eselon IV/A langsung menjadi eselon III/A.
 polemik mutasi ASN yang ada di pemerintah kotaPasuruan , menjadi bola liar di kalangan Aktifis kota Pasuruan sehingga gabungan dari Lsm Se Kota Pasuruan Bersikap " sesuai dengan Surat Edaran Mendagri no 821/970/sj   Kepala Daerah Tidak di perkenankan mekakukan mutasi jabatan kecuali mendapatkan persetujuan tertulis dar Mendagri. dengan adanya peraturan Mendagri tersebut kami Forum Pasuruan Bersatu Berharap Kepala Daerah Kota Pasuruan ( Teno selaku PLT wali kota pasuruan ) bisa menunjukkan ke Publik surat persetujuan tertulis dari Mendagri, agar proses mutasi jabatan tersebut tdk cacat hukum. terang Didk sekjen M Bara
Bahasa Kutip adanya permainan bahwa mutasi jabatan yang di lakukan meloncat 2 tingkat di atasnya ,yang seharusnya kenaikan jabatan di lakukan 1 tingkat sesuai aturan yang berlaku pungkas Izul Lira.
kordinator Forum LSM pasuruan bersatu Rahmat Cahyono di permasalahan mutasi di lingkup perkantoran di pemkot Baperjakat atau tidak mau tau tetang dugaan oknum oknum  bawahan nya apa menutup telinga atas kekacauan mutasian di kalangan kota pasuruan dan juga di dalam kericuhan yg terhiraukan ini. ada salahsatu dari LSM  orang luar dari kometar yg di media kan .kenapa kok bukan Sekda atau Baperjakat yg di menghibau/ meluruskan malah orang luar. kecurangan yg sangat dratis di mutasi kemaren memang di sengaja apa tidak mau rilisan yg di selipkan ke pengajuan bpk wakil wali kota teno.di harus kan mendes DPR membentuk pansus(Tiem pasuruan)

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget