Lauching Bansos Rastra Dibuka Langsung Oleh Bupati Sumenep


Sumenep - Media Nasional Cakrawala - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep R. Akh. Aminullah menegaskan Lauching Bantua Sosial (Bansos) beras sejahtara hari ini bisa di manfaatkan oleh masyarakat Sumenep, Madura, Jawa Timur

Lauching Bansos Rastra tersebut di buka langsung oleh Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si. pertama kali akan di distribusikan untuk wilayah daratan Sumenep, Rabu (20/3/2019).

Untuk awal lauching Bansos Rastra akan dilakukan di wilayah daratan terlebih dahulu, sesuai dengan hasil yang sudah disosialisasikan.

Menurut R. Akh. Aminullah, kepala Dinas Sosial Sumenep, hari ini sedang berlangsung sosialisasi untuk daerah pembantu bupati Kota dan pembantu bupati Guluk guluk jika kedua wilayah pembantu bupati tersebut sudah mengajukan dan melengkapi semua administrasi maka tinggal kesiapan Bulog yang akan melaksanakan pendistribusian,” Ungkap Minul.



Dilanjutnya Kadinsos Sumenep juga memaparkan tentang biaya pendistibusian beras bantuan pemerintah Pendistribusian Bansos Rastra dari Bulog ke titik distribusi Desa itu masih tanggung jawab Bulog baik wilayah daratan maupun kepulauan, sedangkan dari titik distribusi Desa ke titik bagi adalah wewenang Pemkab (pemerintah daerah), beda dengan aturan dulu Pemerintah daerah membantu dari Sumenep sampai kepulauan." Imbuhnya.

Adapun untuk besaran anggaran, Minul mengaku akan di sesuaikan dengan kondisi wilayah, karena wilayah kepulauan banyak dusun yang di luar wilayah induk desa sedangkan untuk besaran anggaran itu, kami harus buka data terlebih dahulu tapi yang pasti sebanyak 128.600 KK yang akan menerima Bansos Rastra tersebut, karena penerima bantuan sudah Non tunai dan penerima Rastra sama sesuai dengan DPM yang sudah di tetapkan oleh kementrian Sosial." Jelasnya.

"Karena sesuai dengan keputusan kementrian Sosial jumlah penerima tetap sama, bedanya KPM menerima uang sebesar Rp. 110.000 melalui kartu dan nantinya ditukar ke warung yang sudah di tentukan oleh Bank kemudian bisa di tukar dengan beras dan telor. Sedangkan untuk Rastra, KPM cuma menerima beras yang beratnya 10 kg.
Perubahan penyerahan bantuan dari manual menjadi non tunai, akan dilakukan akhir bulan September, atau awal Oktober mendatang. Nantinya masyarakat tidak lagi menerima beras, melainkan berbentuk uang dalam kartu ATM,” kata Bupati Sumenep, Rabu (20/3/2019).(saleh)

Post a Comment

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget