January 2019


Pasuruan, Media Nasional Cakrawala - Berdasarkan pemantauan saat tim media cakrawala turun ke lapangan, masyarakat kelurahan panggungrejo kota Pasuruan, Sangat mengeluh dengan kondisi kurangnya air bersih atau tidak keluarnya air bersih di lokasi sekitar, tim media cakrawala sempat berbincang-bincang sama ibu yang lagi mengisi jirigen untuk ambil air bersih dia mengutarakan " kami sangat  mengeluhkan kekurangan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, padahal Pasuruan itu  mempunyai sumber air bersih malah Masyarakat kelurahan Panggungrejo kota Pasuruan begitu miris terhadap air bersih".

Warga kelurahan Panggungrejo mata pencaharian penghasilan rata-rata dari pekerjaan sebagai nelayan, Sangatlah dirugikan dengan kejadian yang dialami nya saat ini, sekitar kurun waktu 4 bulan lebih air bersih tersebut tidak keluar. 

Sudah beberapa kali masyarakat mengaduh kepada pemerintah setempat(kelurahan) alhasil tidak digubris sama sekali atau hasilnya nihil. Bahkan setiap bulannya mereka tetap dikenakan biaya pembayaran PDAM, meskipun air tersebut tidak keluar. 

Masyarakat panggungrejo Kota Pasuruan memohon kepada pemerintah setempat agar aspirasi atau keluhannya di dengar, karena sangatlah penting kegunaan air bersih yang dipergunakan untuk sehari-hari.


Situbondo, Media Nasional Cakrawala - Sekitar puluhan warga berbagai kalangan Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur yang tergabung berbagai kalangan dari muda sampai yang tua, buruh maupun tani Bersatu mendeklarasikan dukungan untuk pemenangan Capres dan Cawapres nomor urut 01, Jokowi-Makruf Amin, dia menyebutkan Tim Relawan Situbonfo Kawal Ulama (SKU). Rabu (30/1/2019).

Gelombang dukungan untuk pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin terus bergulir di Jawa Timur. Bersatu mendeklarasikan dukungan untuk memenangkan paslon yang diusung koalisi sembilan partai ini. Tak hanya mendeklarasikan dukungan, mereka juga membuat sejumlah relawan untuk membantu langkah pemenangan ini.

"Bismillah, Kami Tim SKU Situbondo Desa Asembagus siap memenangkan Jokowi-Maruf Amin Nomor Urut 01 untuk dua periode. Jokowi-Maruf Amin Mantab...," kata Fathol Bahri Koordinator Tim Relawan SKU yang diikuti oleh puluhan relawan lainnya.

Pada deklarasi ini juga dilakukan sejumlah pembahasan langkah pemenangan. Harapannya, pasca adanya pertemuan ini, relawan bisa langsung bergerak di masing-masing Kab/Desa/Dusun di Situbondo tetap secara masiv dan terstruktur.


Menurutnya, beberapa alasan pihaknya memberikan dukungan pada Jokowi-Ma'ruf Amin. Yakni, pertama, para relawan menilai bahwa selama menjadi presiden di periode pertama, Jokowi dinilai berhasil memberikan perhatian yang besar pada pesantren dan menggandeng ulama itu yang paling penting. "Misalnya, Hari santri juga lahir dari kebijakan Jokowi," kata puluhan Tim Relawan Inti SKU.

Lanjutnya, "Dan ini hanya Tim inti yang mendeklarasikan dan tim relawan di tiap dusun/desa akan segera merapatkan satu barisan karena sudah menghubungi kami", imbuh puluhan Tim Relawan SKU.

Alasan lain, dukungan diberikan karena adanya sosok Kiai Ma'ruf Amin yang dinilai akan mampu mendukung kepemimpinan Jokowi untuk memajukan bangsa dan mensejahterakan warga NU dan pesantren. Dan lagi, Kiai Ma'ruf Amin yang merupakan mantan Rais Aam PBNU yang juga menjadi representasi perwakilan ulama. (St1)


Sumenep, Media nasional cakrawala - Mengevaluasi visit Years 2018, Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Ekstra Parlemen (GEMPAR) Gelar aksi demo di kantor Dispabudpora Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Aksi tersebut dilakukan sekitar pukul 09.00 Wib, Rabu(30/1) pagi puluhan Mahasiswa GEMPAR menilai banyak kalangan telah gagal memenuhi eskpektasi public dalam mengelola dan meningkatka kenyamanan para wisatawan.

Sementara korlap aksi Moh. Nor mengatakan bahwa tempat wisata yang ada di Kabupaten Sumenep masih belum layak di kunjungi, dimana kualitas sarana dan pra sarana masih dirasakan minim sekali sehingga bisa membuat para pengunjung mengeluh bahkan banyak yang mengajukan protes."Ungkap Nor


"Menurut Nor, selama satu tahun pelaksanaan tahun kunjungan wisata 2018, dampaknya tidak signifikan. Salah satunya terhadap infrastruktur. Di sejumlah objek wisata banyak sarana dan prasarana yang masih mengecewakan."Imbuhnya Rabu 30/1/2019.

Bahkan kata Nor, dari sisi infrastruktur tersebut pariwisata di Kabupaten Sumenep ini, ternyata masih banyak objek wisata yang tidak memiliki tanda daftar usaha pariwisata (TDUP)."jelasnya

"Lanjut Nor, berarti program visit years 2018 ini gagal, ” tegasnya.

Nor, mendesak Kepala Disparbudpora Sumenep selaku pihak yang bertanggung jawab untuk segera mencari formulasi baru yang dapat membuat visit Sumenep tidak hanya buang-buang anggaran akan tapi juga memberikan income yang jelas serta memantaskan Kabupaten Sumenep ini memang layak dikunjungi."paparnya.

"Nor menambahkan, pihaknya juga mendesak agar 2019 ganti kepala dinas Disparbudpora Sumenep."pintanya. (Saleh)


Jember, Media Nasional  Cakrawala - Rabu 30 Januari 2019 ketua umum.PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA (PSI) Bersama   para calon legislatifnya sekabupaten Jember berkunjung ketempat tempat,potensi kabupaten Jember.Mulai dari tempat Sanggar Batik Jember- tempat wisata- dan juga mengadakan blusukan ke pasar Tanjung Jember melihat harga harga bahan pokok saat ini.

Menurut salah satu calon legislatif Holikiyah menjelaskan saat diwawancara.acara kunjungan atau blusukan ini di kota Jember bukanlah semata mata berkampanya namun kami dari partai solidaritas ingin tau langsung turun kelapangan khususnya di Jember ini,dari segi potensi potensi kota Jember yang harus tambah di spot atau mungkin juga mana potensi yang harus kita perhatikan dan mungkin harus dibantu kedepannya.
Blusukan ke pasar Tanjung maksudnya,kita ingin tau bagaimana harga harga bahan pokok sekarang yang tidak stabil dan dikeluhkan oleh masyarakat.Maka kedepannya kami dari PSI ingin membantu masyarakat biar harga bahan pokok bisa stabil.tuturnya( Bagus korlip)



Bondowoso, Media Nasional Cakrawala - Selasa 29 Januari 2019 desa Tegal Pasir mengadakan musyawarah perencanaan dan pembangunan desa tahun anggaran 2020. Dalam acara tersebut dihadiri oleh bapak camat Jambesari,BPD,tokoh dan juga masyarakat.

Dalam sambutan BPK kepala desa Jambesari Sujono,Sedikit demi sedikit dia telah berhasil menata dan membangun infrastruktur desa Tegal Pasir dengan hasil yg memuaskan.dan di akan terus berjuang untuk kemajuan desanya,apa yg wajib dan harus diajukan ketingkat kabupaten maka kami siap untuk mengajukanya,pungkas kades Sujono.


[10:59, 1/28/2019] Imam Ckr: Dan bpk camat Jambesari juga menegaskan dalam pidatonya,bahwa desa Jambesari diwajibkan segera membangun jamban- jamban minimal 2/3 jamban dalam satu RT.agar tdk ada ada lagi warga yg pergi ke sungai demi menjaga kebersihan dan juga untuk mencegah menularnya wabah penyakit yg terlarut dalam air sungai yang digunakan warga.

Bapak camat Jambesari juga menyinggung tentang bedah rumah untuk masyarakat miskin yang ada di desa Tegal Pasir.Supaya kades Tegal Pasir segera bertindak untuk membangun rumah rumah mereka mengambil dari dana DD.agar dana DD tersebut bisa tersalur langsung dan dirasakan oleh masyarakat tidak mampu.Dan juga demi membantu pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan yg ada di kabupaten Bondowoso.( bagus/korlip )


Sumenep - media nasional cakrawala.com - Satresnarkoba Polres Sumenep telah ungkap kasus Narkotika jenis sabu terhadap warga Desa Gapura Barat kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur

Ferdi Joni Yanto Bin Margiyu yang berkelahiran Sumenep, 15 Juni 1994, telah melakukan transaksi Narkotika jenis Sabu di depan toko pinggir jalan raya Gapura alamat Desa Baban Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep Pada hari Senin, 28 Januari 2019 sekira pukul 18.00 Wib, dalam “ Ops. Tumpas Narkoba Semeru 2019” Satresnarkoba Polres Sumenep telah berhasil melakukan penggerebekan 

Menurut keterangan dari Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Mohammad Heri menyampaikan awalnya dapat Informasi dari Masyarakat bahwa akan ada transaksi sabu - sabu di daerah Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep, maka Anggota Satresnarkoba Polres Sumenep melakukan Penyelidikan, tidak lama kemudian mendapat informasi bahwa terlapor akan melakukan transaksi Narkotika jenis sabu tepatnya di depan toko pinggir jalan raya Gapura alamat Desa Baban Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep."Ungkap Heri


"Lanjutnya petugas langsung melakukan penggerebekan terhadap terlapor sesuai dengan cirri-ciri yang di informasikan yang pada saat itu sedang duduk di sepeda motor yang di kendarainya, saat di lakukan penggeledahan di temukan barang bukti di teras depan toko berupa, bungkus rokok Merk L.A lights yang di dalamnya terdapat 1 (satu) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,32 gram yang di gulung kertas Alumunium foil yang sebelumnya di taruh oleh terlapor, setelah ditunjukkan terlapor mengakui adalah miliknya, selanjutnya terlapor berikut barang buktinya diamankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut dan di kena Pengetrapan Pasal 114 ayat (1) subs. Pasal 112 ayat (1) UU 35 Tahun 2009 ttg Narkotika." Imbuhnya 

Adapun barang bukti yang telah di sita berupa:
a). 1 (satu) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,32 gram.
b). Sobekan kertas Alumunium foil warna putih sebagai bungkus sabu.
c). 1 (satu) buah bungkus rokok Merk L.A lights sebagai tempat menyimpan sabu.
d). 1 (satu) buah HP merk Xiaomi warna hitam.
e). 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Mio No. pol: M- 3294-VM warna putih."Paparnya. (saleh)


Situbondo, Media Nasional Cakwarala - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk berbagi ke sesesama. Seperti halnya yang dilakukan hal yang dilakukan Gerakan Kemurnian Hati (GKH) Saatnya Bagi Rejeki (Sabar) menggelar kegiatan bhakti sosial (Baksos) bagi-bagi sembako ke Kaum Dhuafa dan Fakir Miskin di Dusun Gading, Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Minggu, (27/01/2019) sekitar pukul 14.00 Wib sampai dengan selesai yang diberikan secara langsung kepada puluhan penerima sembako kaum dhuafa dan fakir miskin yang tinggal disekitar Dusun Gading, Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo sangat bahagia menyambut kedatangan rekan-rekan GKH Sabar Situbondo.

Seperti yang sudah dilakukan sebelumnya kegiatan rutin setiap bulan ini bagi-bagi sembako dilakukan secara tiba-tiba dengan mendatangi satu persatu rumah kaum dhuafa dan warga miskin. Yang turut hadir yakni Saiful Bahri alias Ipank sebagai Ketua GKH Sabar, Fatoni Ahmad selaku Bendahara, Fauzi selaku Sekretaris serta Ila, Nia, Andaru, Doni dan Dwi Atmaka alias Aka.


Dalam kata-kata penyerahan bagi-bagi sembako, Saiful Bahri alias Ipank (Ketua GKH Sabar) melalui Dwi Atmaka alias Aka (Kabid Humas GKH Sabar) menyampaikan bahwa.

"Hari ini, Minggu (27/01/2019) GKH Sabar Situbondo bagi-bagi puluhan sembako untuk kaum Dhuafa dan fakir miskin yang berlokasi di Dusun Gading, Desa Wonokoyo".

Menurut Aka, penyerahan bantuan ini adalah sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama warga kurang mampu maupun kaum dhuafa. Dan kegiatan ini adalah rutin setiap bulannya. Mari kita "Semangat berbagi", dengan mimik mengajak kepada kita semua untuk berbagi.

Begitu juga dengan Fatoni Ahmad, Ila, Nia, Andaru dan Doni saat menyerahkan bantuan itu mengatakan, "Bantuan kami ini jangan dilihat nilainya, tetapi keikhlasan kita akan berbagi ke sesama. Dan supaya warga terus doakan keberadaan GKH Sabar agar tetap diberikan kelancaran rejeki dan tetap melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat ini (Salam Sosial)", jelasnya yang disambut terharu oleh sejumlah penerima.

Rasa terharu juga nampak oleh penerima sembako Mbok Saidah, (58) Dusun Gading Rt. 05 Rw. 16, Desa Wonokoyo sembari pamitan teman-teman GKH Sabar menyempatkan diri pose bersama memeluk bahkan mencium tangannya, dia mengatakan, "Saya sangat senang sekali dan tidak lupa terimakasih kepada Donatur GKH Sabar karena ini sangat membantu sekali kepada saya untuk kebutuhan sehari-hari", katanya terharu.

Sambut warga lainnya Mbok Mama (59) juga menyampaikan, "Senang sekali dan berterimakasih smoga donatur diberikan kelancaran rejeki serta diberikan kesehatan", lirihnya.

Sementara itu Pembina GKH Sabar, Syaiful Bahri alias Bang Ipoel menuturkan bahwa.

"Ini adalah Perdana di Tahun 2019, dan GKH Sabar menyajikan untuk masyarakat dengan baksos ini agar para kaum Dhuafa juga ikut merasakan bahagia. Dan semoga diberikan barokah kepada teman-teman GKH Sabar dan donatur yang turut mensukseskan kegiatan baksos ini", pungkasnya. (St1)


Situbondo, Media Nasional Cakrawala - Hari ini Minggu, (27-01-2019) Para keturunan Nabi Muhammad SAW yang akrab disebut habaib di Situbondo, Jawa Timur sudah mendeklarasikan dukungan kepada pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

Salah seorang anggota habaib tersebut, Sayid Ali Almahdali menyatakan mengapa para habib mendukung pasangan itu. Ialah paling utama adalah soal kualitas manusianya.

Dijelaskannya, kualitas manusia ada tiga. Pertama karakter ibadahnya, kedua karakter akhlaknya, dan ketiga karakter ilmunya.

"Masyarakat bisa membandingkan mana yang baik. Tiga karakter ini bisa menentukan dan bisa kita cari karena mereka hidup di zaman kita. Jadi kita tahu kualitas terbaik dari sisi akhlak, sisi ibadah, dan sisi ilmu, Bapak Jokowi lebih unggul dibanding yang lainnya," beber Sayid Ali kepada wartawan usai deklarasi.

"Ini kenapa para habib mendukung Bapak Jokowi, ya karena tiga hal itu dimiliki oleh seorang pemimpin, oleh Bapak Jokowi," tambahnya lagi.

Habib Toha bin Habun Almuhdar menambahkan kerja Jokowi sudah tampak nyata. Baginya, masyarakat sebaiknya tak memilih pemimpin yang belum ada wujud nyata kerjanya sema sekali.

"Mudah-mudahan apa yang beliau persembahkan ke masyarakat dan rakyat Indonesia khususnya akan terpilih lagi 2019-2024 nanti," kata Habib Thoha.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, menanggapi deklarasi itu, mengatakan pihaknya berharap para habib bersedia untuk terus menjernihkan cerita-cerita hoaks yang selalu disematkan kepada Jokowi-KH Ma'ruf.

"Sebab bila dibiarkan, semua cerita tak waras itu bisa dianggap sebagai waras. Bisa ada perpecahan. Padahal bangsa kita ini membutuhkan banyak persatuan untuk pembangunan ke depan," Pungkasnya Djarot. (St1)


Medan, Media nasional cakrawala - Hello warga kota Medan , Jika ingin stamina anda segar, bugar dan awet muda tentunya hal tersebut tidak serta Merta begitu saja di dapat, karena kesehatan dan stamina tinggi harus di dapat dengan berolahraga teratur dan menkonsumsi makanan sehat, istirahat cukup, serta jauh dari narkoba akan membuat kita akan merasakan kesehatan "ujar Daniel (25) Wahyu yang mengikuti Air Force Run 2019 di Medan tepatnya di  Markas Angkatan Udara, Apron Bravo Lanud Soewondo. Minggu 27/1/2019 jam 6:00 WIB.

Pria single ini bersama dengan 6 temannya menjadi bagian dari kurang  1000 orang peserta yang "menyerbu" Markas Angkatan Udara yang ikut ambil bagian dalam Air Force Run ini.

"Ini adalah pengalaman pertama bagi saya, sekaligus mencoba kemampuan lari 5 Kilometer, masih kuat atau enggak?" candanya, "apapun hasilnya saya, saya akan berusaha sekuat tenaga mencapai garis finish", tambahnya dengan penuh semangat.

Disinggung mengenai target dalam event tersebut, "capai finish dan dapet kenalan", singkatnya.

Hal senada juga diungkapkan Umi Fadhilah (18) , warga dusun 6 desa Tanjung Anom kecamatan Pancur Batu kabupaten Deli Serdang "Saya berangkat dari rumah jam setengah 5 pagi, sampai sini (Lanud Soewondo) jam 5:20 WIB" saya datang ke sini bersama orang tua saya, kebetulan saya nggak ikut lari, saya kesini hanya untuk ingin melihat alutsista TNI AU seperti senjata-senjata perang, Helikopter super puma dan pesawat tempur Hawk 100/200 yang sengaja di datangkan dari Skadron 12 Pekan Baru yang saat ini tengah menjalani misi latihan , itu yang saya dengar dari orang tua saya ," Ucap wanita yang masih duduk di kelas 3 SMK Triteck jalan Sunggal ini.

Gadis yang mengaku sering pergi bersama orang tuanya dan selalu hadir bila ada pameran alutsista di kota Medan, ia mengaku senang dan bangga akan ketangguhan TNI AU dalam menjaga keamanan wilayah udara NKRI.

Danlanud Soewondo  Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey dalam kata sambutannya menjelaskan bahwa air force run merupakan event yang pertama kali dilaksanakan di Medan yang merupakan satu upaya TNI AU untuk mengenalkan serta mendekatkan diri dengan masyarakat. Air force run juga di rangkai Dengan Static show alutsista TNI AU, para motor, Aero modeling dan lain sebagainya.

" Sedangkan khusus event Air Force Run kegiatan bertujuan memberikan wadah bagi pecinta olah raga lari di kota Medan dan Sumatera Utara karena olah raga merupakan kebutuhan juga sudah menjadi trend dan gaya hidup masyarakat," pungkas Danlanud Soewondo


Dalam kegiatan olahraga kali ini tampak antusias masyarakat yang mengikuti lari 5 kilo meter dan 15 kilo meter, beberapa peserta yang telah melakukan start pada jam 6:00 WIB ini dan berhasil masuk ke garis finish terlihat begitu.(Leodepari)

Sumenep - Media nasional cakrawala - Pengajian umum SDN Kecer 1 di hadiri seluruh wali murid termasuk Komite dan tokoh masyarakat lingkungan Sekolah. Bertempat di aula SDN Kecer 1 kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur. 

Acara yang dilaksanakan pada sabtu malam minggu (26/ 01/ 2019) ini menghadirkan pengasuh pondok pesantren Al karimiyah desa beraji Gapura Sumenep Madura yaitu DR.  KH.  A.  Busyro Karim,  MSi. sekaligus mengisi tausiyah yang di dampingi oleh Kepala dinas pendidikan, Kabid ketenagaan dinas pendidikan kabupaten Sumenep Moh. Saleh, koordinator pendidikan kecamatan dasuk, tomas dan juga toga di sekitar kecer. 

Sebelum acara dimulai, hadirin di suguhi penampilan dan antraksi siswa - siswi SDN Kecer 1 berupa tari - tarian, drama,  lagu - lagu islami dan hadrah gambus yang di persembahkan oleh siswa Siswi SDN Kecer 1.

Bupati Sumenep DR. KH.  A.  Busyro Karim, MSi. menyampaikan, dalam tausiyahya Pendidikan karakter merupakan upaya yang melibatkan semua pihak baik keluarga (informal), sekolah dan lingkungan sekolah, serta masyarakat luas.Pembentukan dan pendidikan karakter tidak akan berhasil selama antar lingkungan pendidikan tersebut Tidak ada kesinambungan dan keharmonisan."Ungkap Busyro dua periode ini

"Karena Kesibukan dan aktivitas kerja orang tua yang relatif tinggi, kurangnya pemahaman orang tua dalam mendidik anak di lingkungan keluarga, pengaruh pergaulan di lingkungan sekitar, dan pengaruh media elektronik di tengarai bisa berpengaruh negatif dengan adanya perkembangan dan pencapaian hasil belajar peserta didiknya". Imbuhnya 

"Dengan demikian, rumah tangga dan keluarga sebagai lingkungan pembentukan dan pendidikan karakter pertama dan utama harus lebih di berdayakan" ucap mantan ketua DPRD Sumenep ini. 

Menurutnya, pendidikan informal terutama dalam lingkungan keluarga harus memberikan kontribusi berarti dalam mendukung pencapaian kompetensi dan pembentukan karakter peserta didik. 

Sementara Ketua panitia pelaksana kegiatan, "Trisno Surya mengungkapkan rasa haru yang mendalam karena kehadiran KH.  Busyro Karim sebagai pengasuh pondok pesantren Al karimiyah sekaligus sebagai Bupati Sumenep. Ia mengucapkan terimakasih kepada KH.  Busyro Karim bersama rombongan yang telah sudi hadir dan menyempatkan waktu mengisi tausiyah di SDN Kecer 1. 
"Semoga ilmu yang disampaikan oleh Buya Busyro Karim bermanfaat untuk kita semua dan dapat memetik hikmahnya. Mator sakalangkong buya." Ungkap Trisno dalam sambutannya 

Adapun acara tersebut di tutup dengan pembagian santunan kepada anak yatim yang ada di SDN Kecer 1 diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs.  HM.  Shadik,  MSi. (Saleh)


Beberapa minggu yang lalu, para pengunjung ziarah walisongo di pulau Jawa sangat kental dengan tradisi keagamaan dan tiada hentinya untuk kegiatan ritualitas secara rutin khususnya bagi kalangan NU dan masyarakat Islam pada umumnya. Ziarah ini, memiliki niat baik untuk mengetahui letak dan lokasi para walisongo dengan sejarah perjuangan tempo dulu, bahkan para ulama dan walisongo telah memberikan kelebihan karomah oleh Allah untuk membuktikan kebenaran dan kebaikan kedalam kehidupan nyata sehingga umat Islam paham dan mengetahui sejarah kelahiran dan sampai wafatnya walisongo sebagai keberhasilan didalam menyebarkan ajaran Islam melalui pendekatan kebudayaan, pada akhirnya Islam berkembang sampai saat ini. Setiap hari para pengunjung berdatangan untuk berniat keberkahan dengan sarana ritual untuk menghadap kepada Allah Swt dengan harapan sesuai permohonan mereka masing-masing agar ikatan batin mampu mendekatan diri, membersihkan diri, mengingatkan diri, bahwasanya manusia bakal mengalami kematian sebagai hambanya di dunia.



Ziarah Walisongo pada tanggal 19-20 Januari 2019 sebenarnya merupakan keinginan dari al-Marhum Mohammad Irsyad beberapa tahun yang lalu sebelum wafat. Kemudian beberapa bulan yang lalu niat dikabulkan melalui alumni IAIN Jember dengan nama Gruop al-Mujtaba. Gruop al-Mujtaba telah berhasil mengikuti lomba festival Hadrah al-Banjari yang diadakan oleh PEMKAB Jember dengan juara pertama, kemudian di susul oleh saudara-saudara remaja Masjid yang bergabung kedalam Hadrah Muhibbul Mustofah di bawah naungan Takmir IAIN Jember. Keberhasilan festival tersebut di niatkan untuk ziarah walisongo yang bersedia untuk ikut dengan gratis bahkan boleh membawa keluarga besarnya dan diperkirakan yang ikut ziarah sebanyak 101 peserta dengan dua Bus. Dengan demikian, sarana religiusitas seperti ini akan bertambah berkah jika niat dan hati untuk semata-mata karena Allah Swt.

Lokasi pesarean para wali Allah di Jawa khususnya walisongo mengalir terus-menerus didatangi oleh peziarah baik dari pulau Jawa maupun di luar Jawa untuk mendapatkan keberkahan ketenangan hati yang kotor sesuai hajat mereka masing-masing hingga larut malam dengan bacaan ayat-ayat suci al-Quran, baca shalawat dan dzikir. Oleh karena itu, perjalanan keluarga besar Muhibbul Mustofah (KBMM) IAIN Jember terpanggil untuk ziarah ke para Ulama dan walisongo hanya lima para sunan diantaranya Sunan Maulana Malik Ibrahim, Sunan Giri, Sunan Maulana Ishaq Sunan Ampel dan Sunan Derajat, mbah Hamid Pasuruan dan mbah khalil Bangkalan Madura. Kegiatan yang baca didalam perjalanan ziarah tiada lain hanya mendekatkan diri kepada Allah melalui bacaan ayat-ayat al-Quran, Tahlil, shalawat dan dzikir dengan khusu’ terhadap sang Ilahi Azza Wajallah.



Dengan demikian, mentradisikan kegiatan religiusitas ke makam para walisongo dan para ulama akan melahirkan nilai-nilai posistif yakni mengingat kita sebagai manusia biasa untuk bisa menyambung ruhani sebagai sarana teologis dengan pendekatan budaya sebagaimana yang berkembang di nusantara sejak turun-temurun bahkan kisah-kisah para wali yang semasa hidupnya telah berjuang demi ajaran Islam dan negeri kita sampai melahirkan negeri yang damai dan tentram menjadi negeri yang mayoritas penduduk muslim tersebar dan terbesar sedunia. Kekuatan spritualitas melalui kebudayaan ini, para kanjeng sunan dan para ulama melihat kesungguhan kita, keikhlasan kita untuk mendoakan beliau walaupun meninggal secara jasmani tetapi beliau tetap hidup secara ruhani dan bahkan membalas mendoakan untuk dihaturkan ke hadirat Allah Swt agar diberikan keberkahan, syafaat, dan rahmatnya.


Harapan saya, jika dikehendaki oleh Allah di lain waktu untuk berziarah kembali ke makam para Walisongo dan para ulama dengan waktu yang longgar dan dihabiskan untuk taqarrub ilahi, maka akan merasakan nikmatnya jiwa-hati bahkan ruhani bersilaturahim langsung dengan senang mendatangi para wali Allah. Atas nama keluarga Muhibbul Mustofah dan alumni IAIN Jember tetap terus-menerus untuk mendokan agar cita-citanya di kabulkan oleh Allah Swt. Tiada putus untuk berusaha dan bekerja keras serta menjalani apa yang menjadi kewajibannya selama statusnya sebagai mahasiswa dan statusnya sebagai alumni IAIN Jember. Kita jangan lupa mendoakan saudara-saudara yang mendahului kita khususnya al-Marhum Mohammad Irsyad asal Besuki Situbondo, al-Marhumah mbak Anis Marwiyah asal Lumajang dan al-Marhumah mbak Nia Nur Fitriana asal Lamongan, semoga saudara al-Marhum dan al-Marhumah akan di ampuni dosa-dosanya dan dimasukkan kesurganya Allah SWT. Amin.(Tauhedi As’ad)


Sumenep - Media nasional cakrawala - Batik tulis Canteng Koning menjadi seponsor utama di Universitas Air Langga di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur

Batik Canteng Koning Sumenep menseponsori salah satu kegiatan (DNF) Dies Natalis Formara, Dalam rangka Malam puncak  Ulang Tahun yang Ke -11 Universitas Air Langga 17/01/2019


Dengan karya batiknya yang luar biasa dan sudah terkenal di tingkat Nasional seorang Didik Hariayanto dengan panggilan sehari - hari (Didik) selaku pemillik karya Batik tulis yang bernama Batik Canteng Koning, Karya asli salah satu Budaya, Kabupaten Sumenep yang sudah ngetren menseponsori kegiatan Universitas Air Langga dengan gaya Fesion Sho yang mana di bawakan oleh dua Mudel cantik putri indonesia 

Didik Hariayanto Pengusaha Muda Batik tulis Canteng Koning menyampaikan bahwa merintis perusahaan ini mulai tahun 2011 kemudian mulai mencoba melebarkan sayap sehingga terkenal dan buming di tingkat Nasional." Ungkap Didik 

Di bisnis ini kita tidak boleh menyerah dan jangan pernah putus asa, rugi untung itu sudah permainan Bisnismen karena tidak ada yang tidak mungkin kalo kita mau berusaha dan yang paling penting kita harus berusaha dan ihktiar sebab pepatah mengatakan usaha tanpa doa itu sombong ber doa tanpa usaha itu bohong maka deri itu saya punya inisiatif untuk berkarir di batik tulis yang ter apresiasi dari batik - batik yang ada di Kabupaten Sumenep ini dan saya sangat berterimakasih  kepada pihak yang terkait di bisnis tersebut karena sudah membantu saya memperkbangakan perusahaan ini dengan karya batik tulis Canteng koning.(Saleh).


Sumenep, media nasional cakrawala  - Warga Desa Sambakati tewas di laut Pada hari Jum'at tgl 25 Januari 2019 sekira pukul 05.30 wib, di Perairan laut Dusun Telaga Deje Desa Angon-Angon kecamatan Arjasa kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur

Telah terjadi laka laut yang di akibatkan angin ekstrim di saat menjaring ikan terhanyut oleh derasnya arus dan besarnya gelombang yang mengakibatkan meninggalnya Ainurrahman laki-laki, umur 25 tahun pekerjaan, nelayan alamat Dusun Sampang Desa Sambakati kecamatan Arjasa kabupaten Sumenep.

Menurut keterangan Humas Polres Sumenep AKP Mohammad Heri membenarkan Pada hari Jum'at tgl 25 Januari 2019, sekira pkl: 03.00 wib, korban yang bernama Ainurrahaman bersama temannya yang bernama Ajmad Junaifi, 31 tahun, Desa Sambakati,Nelayan, pergi melaut untuk mencari ikan dengan cara menjaring di perairan laut Dusun Telaga Deje Desa Angon-Angon. sekira pukul 05.30 wib, jaring sudah terpasang."Ungkap Heri


"Kemudian membentangkan jaringnya dari arah barat ke timur sepanjang 100m, dan di ujung barat di tunggu oleh  temannya Ahamad Juanaifi sedangkan di ujung timur di tunggu oleh Korban Ainurrahman ." Imbuhnya 

"Selanjutnya datang gelombang besar dan menyeret keduanya hingga terbawa arus ke tengah Laut dan temannya tersebut berhasil berenang ke pinggir sedangkan Korban menghilang tenggelam."pungkasnya 

"Kemudian mendapat informasi tentang kejadian tersebut Polsek Kangean Arjasa IPTU Karono S.H dengan BKO Polwan dan Anggota Koramil bersama - sama warga melakukan pencarian dan 3 jam melakukan pencarian tepat nya pukul 08.30 Wib telah di ketemukan Korban yang bernama Ainurrahman dalam keadaan meninggal dunia di sekitar lokasi menjaring ikan tersebut."Jelasnya Karsono

Selanjutnya di bawa kepuakesmas Ajasa dan kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan pihak Puskesmas Arjasa tidak diketemukan tanda - tanda kekerasan pada korban.(Saleh)


Sumenep - Media Nasional Cakrawala - Warga kebingungan tangkis laut yang berada di dusun pesisir, Desa Pakandangan barat, kecamatan Bluto , kabupaten Sumenep lagi - lagi hancur lebur Sumenep Madura Jawa Timur

Menurut warga, Sekitar pukul 01-00  ombak terlalu kencang dan keras sehingga membuat tangkis laut hancur 23/01/19 

Satpol PP Semunep janji tutup tambak udang di desa Pakandangan, kecamatan Bluto, kabupaten Sumenep yang diduga melanggar undang undang reklamasi serta membuat resah warga setempat.

Selain melanggar perundangan, tambak tersebut membuat dampak negatif kepada aktifitas warga desa tersebut. Pasalnya, setiap pasca panen, bau limbah tersebut membuat warga resah dan menggangu aktifitas warga.


Satpol PP menyikapi hal tersebut berjanji akan menutup tambak udang tersebut. Namun dirinya tidak bisa memastikan Kapan mereka mau menutup.

“Saya turun ke sana, saya mengancam ditutup secepatnya, karena dari perizinan sudah jelas tidak ada izinnya, di sampaikan  tahun 2015 itu ditolak permohonannya. Di duga ada oknom  yang bermain di dalamnya terkait hal itu, Kemudian saya ke masyarakat memang ada keluhan yaitu ada bau ketika dikuras. kemudian, karena ada reklamasi sehingga ombak menerjang ke perkampungan. Ombak di pecah langsung ke perkampungan,”ungkapnya, rabu (23/1/19) kepada awak media, 

Sementara beberapa hari yang lalu warga setempat mengatakan bahwa tambak udang tersebut sangat mengganggu warga setempat. Merasa terganggu dengan adanya tambak undang diatas.

” Tambak udang bau waktu dikuras dan kalau sudah panen sekaligus mengganggu aktifitas warga,” ungkap juwairiyah selaku warga terdekat dari tambak tersebut.

Sekaligus dampak dari tambak udang yang tepat berlokasi di bibir pantai tersebut membuat tangkis laut di desa Pakandangan hancur pada beberapa Minggu lalu. Pasalnya, tambak tersebut menyita  lokasi pantai.

 "Ya sekitar pukul 01-00 ombak kencang sehingga membuat tangkis laut hancur dan membuat warga kebingungan karena warga harus memperbaikinya setiap tangkis laut hancur," ujar Nurul Hidayati selaku warga desa Pakandangan.24/01/19

Kepada awak media, warga berpendapat bahwa salah satu sebab kehancuran Tangkis laut secara berturut - turut di sebabkan oleh tambak udang yang menyita lokasi pantai tersebut.

" Adanya ombak yang sangat kencang, terus yang kemudian yang keduan disebabkan karena adanya tambak yang menyita lokasi pantai yang sudah ada di Pakandangan barat dan sepantasnya tambak itu di tutup," Ungkap Didik canteng koning. 

Warga berkeluh kesal, karena di setiap tangkis laut hancur, kemudian harus memperbaiki kembali dan ini sudah ketiga kalinya tangkis laut hancur. 

Seharusnya pemerintah lebih sigap menyikapi dampak tambak  yang berada di Desa Pakandangan barat yang menyita lokasi pantai tersebut dan segera memberi bantuan untuk membuat tangkis laut yang kokoh.Paparnya.(Saleh/IWO)

Sumenep - media nasional cakrawala - Menanggapi persoalan nelayan yang tidak memiliki kartu asuransi jiwa, ketua perkumpulan nelayan seluruh madura yang sekaligus menjadi advokat senior Moh. Hasan angkat bicara.

Menurutnya, semua yang berprofesi sebagai nelayan, baik petambak pembudi daya ikan, maupun petani garam wajib diasuransikan, sebagaimana ketentuan yang berlaku.

"Jika nelayan tidak diasuransikan, maka pihak pemegang kebijakan telah menghianati UU nomer 7 tahun 2016 tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan, pembudi daya ikan, dan petambak garam, yang diamanatkan pada pasal 16 ayat 1 yang berbunyi pemerintah pusat dan pemerintah daerah bertanggung jawab atas perlindungan nelayan pembudi daya ikan dan petambak garam," Tutur Hasan. Rabu, (23/1/19).

Masih dalam keterangannya, pasal 30 sampai dengan pasal 34 sudah diatur dengan sangat jelas hak-hak sebagai nelayan, jika tidak diasuransikan pemerintah pusat dan daerah sebagai pemegang kebijakan berarti tidak dengan benar menerapkan UU nomer 7 tahun 2016.


Bahkan menurutnya, pada pasal 73 ada ancaman pidananya, setiap orang yang tidak memberikan perlindungan atas resiko sebagaimana dimaksud dalam pasal 34, dipidana penjara paling lama tiga tahun atau denda paling banyak 5 milyar", sambungnya.

"Jadi intinya perlindungan nelayan wajib dilakukan oleh negara, yaitu pemeritah pusat maupun pemerintah daerah", pintanya.


Sebelumnya, seminggu terakhir ramai diberitakan bahwa sebagian warga pesisir Sumenep yang berprofesi sebagai nelayan tidak mendapatkan kartu asuransi nelayan, hal itu diketahui ketika salah satu nelayan warga Dusun Bian Desa Kapedi Kecamatan Bluto, menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan asuransi jiwa bagi nelayan, padahal syarat untuk memperoleh kartu tersebut sudah terpenuhi, salah satunya wajib memiliki kartu nelayan.


Sumenep, Media Nasional Cakrawala - Terkait soal perampasan kamera Wartawan Kompas TV Sumenep, saat melakukan peliputan peristiwa kebakaran di PT. Panda Coco Charcoal di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, akhirnya korba (Nur Khalis) lapor ke Polres Sumenep, Madura Jawa Timur. Rabu 23/1/2019.

Berdasarkan Laporan Polisi Polres Sumenep / LP/10/1/2019/JATIM/RES SMP. Korban ( Nur Khalis ) resmi melaporkan atas nama Avazbek Ishbaev yang diketahui merupakan warga Negara Uzbekistan.

Dalam laporan tersebut, Nur Khalis ( Abil ) melaporkan terlapor atas perkara tindak pidana dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan peliputan Pasal 18 ayat 1 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Perkara ini berawal saat Nur Khalis (korban) jurnalis kompas TV, sekitar pukul 18.36 Wib dirinya mendapat informasi adanya kebakaran di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep.

Menurut Abil panggilan akrabnya, sesampainya di lokasi, tepatnya di pintu masuk pabrik briket arang batok kelapa milik PT. Panda Coco Charcoal, bertemu dengan anggota Polsek Bluto dan meminta izin untuk mengambil gambar peristiwa kebakaran.

Bahkan, saya sudah menunjukkan ID card dan mohon izin liputan kepada anggota Polsek yang berada di lokasi kebakaran dan Saya diantar oleh anggota ke dalam gudang, tempat api,” terang Nurcholis, di Mapolsek Bluto, Selasa (22/01/2019).

Setelah mengambil gambar sekitar 6-7 take, seseorang memakai kaos tiba-tiba langsung merampas kamera, saya sempat berusaha menjelaskan bahwa dari media Kompastv, namun penjelasan itu tidak dihiraukan.
“Kamera saya tiba-tiba dirampas dan bahkan saya sempat di usir oleh dua orang di dalam di suruh keluar” terang Abil, panggilan sehari-hari Nur Kholis.

Saat melakukan liputan peristiwa kebakaran di dalam pabrik tersebut korban sudah sesuai kode etik jurnalistik, menggunakan Id Card di kalungkan di leher dan mengambil gambar menggunakan kamera Handycam.(Saleh/IWO)


Sumenep, Media nasional cakrawala - Pemegang kartu Nelayan tidak semuanya mendapatkan kartu asuransi di wilayah Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur

pembagian asuransi Nelayan di Sumenep melebihi dari target adapun target pembagian asuransi 5000 kartu, sedangkan di Kabupaten Sumenep 6680 asuransi

Pembagian asuransi Nelayan tidak di bicarakan per Desa  namun per Kabupaten dan sedangkan Nelayan itu sudah mayoritas memegang kartu Nelayan tapi tidak semuanya memegang kartu asuransi karena asuransi Nilayan terbatas


"Menurut Kepala Dinas Prikanan Arif Rusdi mengatakan bahwa kartu Nelayan ini adalah syarat yang pertama untuk mendapatkan kartu asuransi
Kemudian,KTP dan KK, tetapi tidak semua kartu Nelayan itu otomatis memiliki kartu asuransi karena penentuan tuk mendapatkan asuransi adalah pusat karena pusat sendiri yang menyeleksi."Ungkap Arif

"Karena asuransi Nelayan ini adalah program Pusat dan di buat oleh Pusat kemudian di target oleh Pusat,dan pemberian asuransi tersebut tidak di bicarakan per Desa namun per Kabupaten yang jelas pada tahun 2018 kita di target 5000 asuransi setiap Kabupaten dan tingakat pencapaian di sumenep paling tertinggi 6680 asuransi dan itu semua sudah di berikan kepada pemiliknya kemudian kalau ada Masyarakat yang mendapatkan kartu Nelayan dan mendapatkan asuransi tapi kartu asuransinya tidak di pegang Masyarakat tersebut suru menghadap temui saya dan membawa seorang Media tidak masalah." Lanjutnya

"Namun asuransi tersebut bukan asuransi usaha melainkan asuransi Jiwa jadi kalau ada misalkan perahu yang rusak karena di kenak ombak itu tidak termasuk di asuransi, karena yang mendapatkan asuransi itu jiwa dan biasanya kalau ada yang meninggal dilaut itu mendapatkan 200 juta namun ada peraturan baru Kalo ada yang meninggal di laut itu umurnya dibawah 40 tahun itu mendapatkan 20 sampai 40 juta itupun langsung masuk rekening yang bersangkutan ."Imbuhnya

Dan setelah selesai koordinasi dengan Kepala Dinas prikanan tim IWO (Ikatan Wartawan Online) meminta data bukti pembagian Kartu asuransi kepada Masyarakat, " jika memang kartu asuransi itu sudah di bagikan terhadap Masyarakat mana data pembagiannya pak, karna kami dari media akan sampaikan ke masyarakat nelayan Kata salah satu dari tim IWO
Kemudian Kepala Dinas menjawab nanti aja karena jumlahnya banyak."Paparnya.(Saleh/IWO)


Karo, Media Nasional Cakrawala - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto,SH didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Sumut melaksanakan bakti sosial dan peresmian bedah rumah milik Bapak Mulyadi di Kecamatan Payung Kabupaten Tanah Karo, Sabtu (19/01/19).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh PJU Polda Sumut, Kapolres Tanah Karo, Dandim 0205 Tanah Karo, Danyon 125 Sibisa, Ketua DPD Hilmi FPI Sumut, Camat, DanRamin Kecamatan Payung dan seluruh Kepala Desa serta masyarakat Desa Selandi Kecamatan Payung

Bapak Mulyadi selaku pemilik rumah mengucapkan ribuan terima kasih kepada bapak Kapolda Sumut yang telah memberikan bangunan rumah dimana selama ini Bapak Mulyadi dan keluarga hanya bisa menumpang rumah kesana kesini. “Maka dari itu kami hanya bisa membalasnya dengan doa, semoga bapak Kapolda Sumut bisa mendapat berkah dan jabatan yang lebih tinggi lagi”, ujarnya


Beliau juga mengucapkan selamat datang kepada bapak Kapolda Sumut karena telah hadir meringankan langkah warga didesa ini dimana bapak telah memberikan rumah yang sebelumnya tidak layak.

“Terima kasih atas bantuan yang bapak berikan kepada kami, hanya Tuhan yang bisa membalas jasa bapak, dan saat pulang nanti, semoga sehat sehat sampai ditujuan”,ucap Bapak Mulyadi.

Sementara itu, Kapolda Sumut mengungkapkan ide ini muncul dari saudara-saudara DPP FPI yang sedang melaksanakan kegiatan pembangunan rumah korban bencana erupsi gunung sinabung. Beliau juga berencana untuk membangun 20 rumah lagi untuk masyarakat yang menerimanya.

“Bukan hanya warga muslim yang dibantu, namun semua yang ada dan layak mendapatkanya”

DPP FPI sudah membuktikan bahwa kita insan Tuhan yang maha kuasa harus saling membantu satu sama lain.

“Kami atas nama jajaran polda sumut mengucapkan salam hormat kepada seluruh hadirin yang belum datang, dan kita akan melanjutkan kegiatan selanjutnya untuk melakukan renovasi rumah korban erupsi gunung sinabung”, pungkasnya

Kapolda Sumut pun menyerahkan kunci kepada pemilik rumah dan dilanjutkan dengan penyerahan sentuhan tali asih dan sembako kepada masyarakat Sebanyak 200 orang di Kecamatan Payung beserta FPI Sumut. (Leodepari)


Situbondo, Media Nasional Cakrawala - Ramai menjadi pembincangan dan diberitakan sebelumnya, terdakwa FR terkait sidang kasus penganiayaan mantan istri sirrinya di tuntut oleh jaksa penuntut selama 1 tahun penjara karena menurut Jaksa, Terdakwa FR sudah memenuhi pasal yang didakwakan.

Hari ini sudang memasuki sidang pledoi atau pembelaan dakwaan. Sidang dimulai hari Selasa, (22/01/2019) sekitar pukul 11.00 WIB dan dipimpin oleh Hakim Ketua Pengadilan Negeri Situbondo, Hj. TOETIK ERNAWATI, S.H.,M.H . Kuasa Hukum Terdakwa FR mengajukan penundaan pembacaan pembelaan dengan alasan belum siap, "Yang mulia, kami selaku kuasa hukum memohon untuk ditundanya sidang pembacaan pembelaan karena kami belum siap", ucap Kuasa Hukum Jayadi.

Namun permohonan penundaan yang diajukan oleh Kuasa Hukum ditolak Majelis Hakim karena sering terjadinya penundaan dan Hakim Ketua mempersilahkan Terdakwa FR untuk melakukan pembelaan langsung secara lisan.

Kepada Majelis Hakim Terdakwa FR mengatakan, "Saya hanya menampar satu kali dan saya menyesal, saya mohon keringanan yang mulia karena saya menjadi tulang punggung keluarga".

Menanggapi pembelaan terdakwa FR Hakim Ketua mengatakan, "Permohonan Terdakwa kami catat dan akan di pertimbangkan untuk sidang putusan akan dilaksanakan tanggal 7 Februari 2019".

Sementara itu Ketum GP Sakera dan sekaligus Pembinan S One mengatakan "Saya apresiasi ketegasan Majelis Hakim untuk tetap melanjutkan sidang dan tentang pembelaan terdakwa bahwa hanya menampar saja itu adalah hak terdakwa", ucap Syaiful Bahri.

Lanjut bang Ipoel panggilan akrabnya, "Namun fakta sidang baik bukti maupun saksi pembelaan terdakwa terbantahkan, semoga saja melalui ketokan palu Hakim, korban yang seorang wanita lemah bisa mendapatkan keadilan dengan putusan yang maksimal".

"Putusan Majelis Hakim tanggal 7 Februari nanti akan menjadi tolak ukur apakah Pengadilan Negeri Situbondo akan memberikan keadilan kepada korban sebagai hak wanita untuk dilindungi", pungkasnya. (St1)


Sumenep, Media Nasional Cakrawala - Hujan lebat disertai angin kencang membuat Gedung Madrasa Ibtidaiyah (MI) Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Pulau Sepangkur Besar rata dengan tanah , Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Madrasah Ibtidaiyah Nuris roboh akibat di terjang angin dan hujan begitu deras,terjadi, Selasa (22/1/2019) pukul 03.00 Wib dini hari.

"Kejadiannya sekitar pukul 03.00 pagi tadi, diawali hujan disertai angin kencang," kata KH. Tohayan Nur Masyhuri, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Selasa (22/01) pagi.

KH. Tohayan menambahkan, semua atap gedung habis dan rata dengan tanah akibat terjangan angin. Untungnya peristiwa itu terjadi dimalam hari, sehingga tidak menimpa siswa.


"Bukan hanya atap saja, namun 2 ruang kelas juga rata dengan tanah dari jumlah 4 lokal yang disapu angin, termasuk semua bangku dan kursi siswa hancur akibat kejatuhan kayu dan genting gedung," terang KH Tohayan.

Sementara Syafrawi Salim, Kepala Sekolah MI Nurul Islam menyampaikan, jika pihaknya sudah berkoordinasi dan menyampaikan peristiwa tersebut kepada pihak PPAI (Pengawas Pendidikan Agama Islam) kecamatan Sapeken.

"Kami sudah berkordinasi dengan PPAI terkait ambruknya bangunan MI Nurul Islam, untuk sementara proses belajar mengajar akan dilakukan di tempat lain," terangnya.

Atas kejadian ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menangani tanggap darurat musibah ini. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir Rp 200 juta.(Saleh/IWO)


Sumenep,mendia nasional cakrawala.com - Relawan Emak-Emak dikabupaten Sumenep berkomitment dan antusias sekali untuk memenangkan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi dipilpres 17 April mendatang.

Hal tersebut disampaikan dengan tegas oleh Koordinator Relawan Emak-Emak Sahabat Prabowo-Sandi Kabupaten Sumenep, Yuli Handayani bahwa pihaknya telah bertekad mengantarkan paslon nomor urut 02 menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-2024.

"Kami Emak-Emak di Sumenep sudah berkomitment jiwa raga untuk mengantarkan Bapak Prabowo-Sandi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia", katanya, Minggu (20/01/19).

Terlebih Senin besok (21/01/19), lanjut Yuli, Bang Sandiaga Salahuddin Uno dijadwalkan kembali bertemu para pendukungnya di kabupaten ujung timur Madura. Sehingga hal itu semakin memupuk semangat emak-emak untuk terus mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden yang didukung partai Gerindra, PAN, Demokrat dan PKS.

"Kami sangat antusias menyambut kedatangan Bang Sandi wakil presiden Indonesia 2019-2024 dikabupaten Sumenep yang keduakalinya" tutuenya.

Pihaknya pastikan pasangan capres-cawapres 02 menang telak dikabupaten Sumenep "sebab Indonesia saat ini butuh pemimpin yang tegas dan mengerti situasi ekonomi dunia" imbuhnya..

Ia optimis, ditangan keduanya, Indonesia akan semakin maju dan sejahtera. “Apabila Prabowo-Sandi menang, maka rakyat akan kembali merasakan keadilan dan kemakmuran,” tukasnya.pungkasnya. (Saleh/IWO)


Yayasan insan Madani Indonesia bersatu bersama Tim Sigap Bencana PERSADA JATIM, telah menyalurkan bantuan kepada korban Tsunami di Banten, tepatnya di Dusun Sukarame, Desa Mataram
Kec Carita - Kab  Pandeglang - Banten. 

Batuan yang terkumpul berupa :
~ 30 Sak beras @ 25 kg
~ Mie Instan 40 dus
~ Air Mineral 20 dus
~ Gula 20 kg
~ Minyak Goreng 10 dus
~ Snack 5 dus
~ Pampers 5 dus
~ Sarung 2 lusin
~ Selimut 5 buah
~ Pakaian layak pakai 10 karung & 26 Dus

Secara simbolis telah diterima oleh Bp. Marwan, ketua RT sekaligus koordinator masyarakat terdampak bencana, dengan disaksikan oleh pihak kepolisian dan masyarakat.


Beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada PERSADA JATIM dan para donatur atas kepeduliannya terhadap masyarakat Banten. 

Selanjutnya, bantuan yang diterima langsung didistribusikan ke masyarakat terdampak bencana. Selain kegiatan penyaluran bantuan, Yayasan insan Madani Indonesia bersatu bersama PERSADA JATIM juga melaksanakan trauma healing kepada anak-anak di lingkungan terdampak bencana. Alhamdulillah kehadiran kami membawa keceriaan dan kebahagiaan bagi anak-anak di lingkungan tersebut.


Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya  kepada seluruh donatur dan pihak-pihak yang   terlibat dalam suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, semoga menjadi catatan amal saleh kita semua. Ketua Yayasan Insan Madani Indonesia Bersatu (Saifulloh)


Sumenep - media nasional cakrawala.com - Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bogor Raya mengecam prilaku Icang Alaudin, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Parung Panjang yang diduga memicu jarak dengan awak media dengan menyebut tidak pernah baca online, juga  melecehkan media cetak dengan menyebut buat elap-elap kaca, saat ditemui awak media online B dikantornya kemarin (18/01).

Ditemui di kantornya diwilayah Keradenan Cibinong, Ketua IWO Bogor Raya Didin atau yang sering disapa kang Brodin menyesalkan statemen Sekretaris Kecamatan (Sekcam) tersebut saat awak media datang ke kantornya.

Menurutnya," di era peradaban digital saat ini, dimana media sudah mempunyai segmentasi dan memiliki peran untuk mengabarkan pemberitaan yang benar dan update. Dan awak media lah yang juga turut berperan serta dalam mengisi pembangunan lewat pemberitaan sebagai kontrol sosial. Dengan menyebut demikian, saya menyesalkan dan meminta klarifikasi hal tersebut", ungkapnya Sabtu (20/01/2019).

"Banyak hal dan peristiwa, kami selalu bersinergi dan bekerja sama dengan TNI-Polri juga Pemerintahan  sampai ke desa-desa, banyak sudah dengan pemberitaan jadi bermanfaat dampaknya sangat positif. Berbagai berita kan' media sajikan, sangat tidak elok seorang Sekcam yang notabene berpendidikan tinggi berstatemen sampai sejauh itu", tambah Ketua IWO yang dilantik oleh Jhodi Yudono Kompas.com 2018 lalu.

"Kami sedang gencar mengkampanyekan Think Before Click, No Hoax No Sara ke masyarakat Bogor khususnya muda-mudi, bagaimana sekelas Sekretaris Camat gaptek di era digital ini, padahal disisi lain anak Sekolah Dasar saja sudah pintar mengakses internet," tambahnya.

Lebih lanjut ia pun meminta klarifikasi sekcam atas pernyataannya tersebut yang dinilai mencederai profesi awak media sebagai pilar ke-4 demokrasi di NKRI.(Saleh/IWO)

Situbondo, Media Cakrawala | Ramai menjadi pemberitaan di beberapa media online terkait diberhentikannya secara definitif oleh Bupati sebanyak empat Kepala Desa di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur itu salah satunya tidak benar. Hal tersebut dikarenakan terlibat kasus hukum yang telah disebut telah inkrah (berkekuatan hukum tetap) dan kades tersebut tidak memenuhi kewajiban sebagai kepala desa.

Ini kata Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo, Yogie Krispian Syah, "Benar, ada pemberhentian kades secara definitif. Namun itu hanya ada 3 kades yang diberhentikan secara definitif yakni Kades Kedunglo, Kades Bloro dan Kades Gadingan karena keputusannya sudah inkrah dan persoalan kedisiplinan. Dan untuk Kades Sumberejo diberhentikan sementara".

Menurut Yogie kepada Tim S One saat ditemui dikantornya, Jumat, (18/01/2019) saat disinggung apakah benar statementnya di salah satu media online mengatakan bahwa, "Statement saya di salah satu media online kurang lengkap, memang ada 4 kades yang diberhentikan. Namun hanya 1 yang tidak diberhentikan secara definitif hanya sementara, karena informasinya kalau kasus tersebut masih proses Kasasi di Pengadilan Tipikor Surabaya. Selanjutnya kami akan klarifikasi ke Surabaya bagaimana perkembangan kasusnya", terang Yogie.

"Perda No 09 Tahun 2015 tentang Kepala Desa bilamana kades mengindahkan pemberhentian sementara yang dilanjutkan ke pemberhentian secara tetap oleh Surat Keputusan Bupati atas rekomendasi camat itu dasaranya dan camat setempat sudah merekomendasi", imbuh Yogie.

Sementara itu Ketum Gp Sakera (Gerakan Perlawanan Situbondo Anti Korupsi, Edukasi Resistensi dan Advokasi), Jawa Timur, Syaiful Bahri mengatakan bahwa, "Saya menyambut baik ketegasan Pemkab Situbondo dalam menegakkan aturan dan Regulasi, namun perlu di perhatikan pula ketika ada berita yang tidak benar". Sabtu, (19/01/2019).

Bang Ipoel panggilan akrabnya menambahkan, "Hendaknya Pemkab secepatnya mengklarifikasi karena pemberitaan tersebut dapat menggiring opini yang kurang baik bahkan yang lebih parah lagi adalah beban psikologi dari keluarga yang salah dalam pemberitaan sehingga hal ini bisa juga memantik Gugatan oleh pihak yang di rugikan", pungkasnya. (St1)


Asahan, Media Nasional Cakrawala - Empat orang pelaku komplotan pembobol kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dengan modus mengganjal slot (tempat kartu ATM) di mesin berhasil di bekuk petugas  Sat Reskrim Polres Asahan . Ke empat pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dibagian kaki mereka , karena berusaha melawan petugas pada saat disergap .

Masing-masing pelaku yakni ” Saparudin (42) warga jalan Brigjen Katamso Medan, Efendi Syahputra (24) warga Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung, Abdi Putra (32) warga jalan Letda Sujono Kecamatan Medan Tembung dan Bob Zulfikar (32) warga Perumnas Mandala Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.

Informasi yang diterima Polres Asahan , komplotan ini melakukan aksi nya Rabu (16/01/2019) di mesin ATM yang ada di kawasan supermarket Desa Aek Loba Kabupaten Asahan. Salah Seorang tersangka terlebih dahulu masuk ke bilik ATM untuk untuk menjalankan aksinya dengan cara mengganjal slot (tempat memasukkan kartu ATM).


Selanjutnya jika ada seseorang yang  hendak mengambil uang dari mesin ATM tersebut dan mengalami kesulitan . tersangka Kemudian datang kebilik ATM yang kerap berpura-pura menjadi teknisi datang dan lansung menawarkan bantuan kepada calon korbanya , dengan modus membantu kesulitan korban nya , dan menyuruh korban memasukkan PIN (Personal Identification Number) ATM nya agar bisa bertransaksi.

Namun kartu ATM milik korban tersangkut sehingga korban melapor ke kantor BRI Aek Loba dan terkejut melihat saldo di rekening nya sudah terkuras 2 juta rupiah. Korban yang merasa dirugikan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pulau Raja Polres Asahan.

Petugas Kepolisian yang menerima laporan, langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas para pelaku. Komplotan pembobol kartu ATM dengan modus mengganjal slot kartu ini dibekuk petugas unit Jatanras Polres Asahan dibantu personil Sat Reskrim Polres Labuhan Batu, saat berada di jalan SM. Raja Kelurahan Bakaran Batu Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu Sumatera Utara Rabu (16/01/2019) malam.

Ke empat pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki, karena berusaha melawan petugas dan melarikan diri saat hendak ditangkap. Ke empat pelaku kemudian dibawa ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kota Kisaran untuk mendapat perawatan medis.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kanit Jatanras Ipda Khomainisaat  menjelaskan , bahwa dari hasil penyelidikan sementara , komplotan ini sudah beraksi di berbagai kota di Sumatera Utara. ” Untuk wilayah Kabupaten Asahan , mereka kerap melakukan aksinya di kawasan Kota Kisaran, Simpang Empat, dan Aek Ledong. Sedangkan kota lain nya yakni Medan, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, dan kemungkinan juga sudah beraksi di Labuhan Batu karena mereka kita tangkap disana”, ungkap Faisal

Dari para tersangka disita barang bukti kartu ATM sebanyak 31 lembar, 4 unit handphone, uang tunai tujuh juta seratus lima puluh ribu rupiah, 1 pack tusuk gigi, serta 1 unit mobil Toyota Calya BK 1991 FB yang digunakan untuk melakukan aksinya.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang menawarkan bantuan atau yang mengaku sebagai teknisi. “Jika ada kendala saat bertransaksi di mesin ATM, segera lapor dengan mendatangi kantor Bank terdekat. Jangan percaya dengan tawaran bantuan orang yang tidak dikenal, apalagi sampai meminta nomor PIN”, ujar Mantan Kapolres Nias Selatan .

Mantan Kasubdit III/ Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Utara ini juga memberi peringatan kepada para pelaku kejahatan agar tidak melakukan tindakan kriminal di wilayah hukum nya. “Jangan coba-coba melakukan tindak pidana di Kabupaten Asahan, pasti akan kami kejar dan diberi tindakan tegas”, pungkas Faisal. (Leo depari)


Pasuruan, Media Nasional Cakrawala - Satlantas Polres Pasuruan kota, semarak kegiatan “Sosialisasi Millenia Road Safety Festival” melalui Sosialisasi kepada Pegawai, Pelajar dan masyarakat kota Pasuruan, dengan mewujudkan generasi millenia yang cinta lalu lintas menuju indonesia gemilang. “Patutlah kita berbangga kepada Satlantas Polres Pasuruan Kota dengan adanya semarak sosialisasi millenial Road Safety Festifal ini menjadikan para pelajar ,masyarakat serta generasi muda yang mau maju dan kreatif ini bisa menyalurkan bakatnya untuk memajukan semarak ini,” imbuh AKP Kadek Ary Mahardika., Kamis (17/01/2019).


Kegiatan ini untuk menyemarakkan, serta menumbuhkan budaya tata tertib lalu lintas menuju indonesia gemilang, yang menumbuhkan  kesadaran masyarakat dalam mematuhi lalu lintas, oleh pengguna jalan yang tidak mengerti akan pentingnya keselamatan diri sendiri, maka dengan adanya semarak kegiatan sosialisasi ini bisa menyadarkan masyarakat, akan pentingnya tertib dalam berlalu lintas, serta menyadarkan seluruh elmen masyarakat untuk keselamatan sejak dini dan secara bersama-sama, maka diharapkan angka korban kecelakaan berlalu lintas di kota Pasuruan bisa turun secara perlahan.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini juga bisa membentuk suatu komunitas relawan lalu lintas indonesia  (Relasi), yang bersama –sama mewujudkan cara berlalu lintas dengan baik dan mematuhi aturan berlalu lintas, dan bisa berhubungan baik dengan Polisi  lalu lintas dan komunitas tersebut dengan sasaran menuju generasi millenia.

Semarak festifal ini dilaksanakan serempak seindonesia yang di lakukan pada tanggal 2 februari s/d 31 maret 2019 ,dengan puncak acara tanggal 31 maret 2019 di buka oleh Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo. (Teguh Krisnata/Agus Salim)

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget