Mendzolimi Akhirnya Tercebur

Pasuruan,Media Nasional Cakrawala - Lahirlah beberapa manusia yang di lahirkan oleh seorang ibu ,ya katakan saja ibu yang tidak memikirkan bagaimana kalau aku punya anak banyak tapi aku cuman bisa memberinya makan saja ,tapi ibu ini termasuk orang yang memiliki karakter diam tetapi punya watak yang semestinya tidak di tularkan oleh anak-anaknya kelak yakni sifatnya sombong .Pada hal bila di lihat keturunannya memang sih dari keluarga yang cukup mampu memiliki tanah yang lumayan luas namun karena sifat sombongnya yang tidak terkira ini lahirlah seorang anak sebanyak sebelas anak dari sebelas anak itu anak yang kelima ini pada waktu dia hamil banyak sekali rintangan penyakit halangan dan segala yang termasuk dalam duniawi pasti si bayi ini masih dalam perut sudah kelihatan bahwasannya anak inilah yang nanti bisa membawa keluarga tersebut pada suatu hal yang bakal saudara yang lain merasa iri. Umur dari anak tersebut sudah menjelang lulus sekolah sma namun ibunya tidak pernah memperhatikan anak ini sebab anak ini termasuk anak yang paling nurut di antara sebelas anak yang lain,walau dia sering sakit karena kurang perhatian orang tuanya yang masih kecil kurang memperhatikannnya namun anak ini tetap saja patuh terhadap ibu yang dak pernah memberikan kasih sayang padanya ,mungkin takut karena saudaranya yang lain ada yang tidak lulus di sekolahkannya jadi anak ini merasa takut pada saudaranya yang lain

Waktu cepat sekali berlalu hingga anak inipun lulus sma ,keinginan untuk melanjutkan sekolah yang lebih tinggi memang cita-citanya sejak lama namun karena kebanyakan saudara dan beban hidup yang begitu banyak walaupun anak ini pintar bisa masuk dalam kedokteran namun cita-cita itu kandas juga ini di karenakan kedua orang tua tersebut tidak bisa membayar biaya sekolah anaknya itu,namun semua kehidupan keluarga siapapun bila seorang ibu memiliki keinginan untuk anak yang memiliki kelebihan ini supaya derajat keluarganya bisa berubah maka bisa tercapailah,cita- cita tinggal cita-cita ibunya malah membiarkan anak yang memiliki kelebihan ini untuk bekerja namun di sekolahkan di universitas yang tidak sesuai dengan kecerdasannnya akhirnya kuliahnyapun terbengkalai dan semua anaknya tidak ada yang berhasil jadi apapun

Ibu yang selalu memikirkan keadilan pada seorang anak tidak akan membeda-bedakan anak yang seperti itu namun ini lain seolah anak yang pintar ini bisa di jadikan umpan untuk menakut-nakuti usahanya agar usaha keluarganya selalu lancar dan seorang ibu yang seperti itu selalu memikirkan anak yang cuman bisa memberi uang saja namun untuk anak yang akan bisa membahagiakan keluarganyapun selalu di abaikan

Doa dan ucapan seorang ibu merupakan doa buat anak-anaknya namun bila kita sebagai orang tua bila selalu membeda-bedakan anak apalagi tidak berhasil dalam masalah keadilan apapun itu entah kasih sayang uang pengorbanan apalagi yang lebih berbahaya soal harga diri pasti ini akan menjadi pelajaran yang sangat berharga, meski anak ini di jadikan tameng oleh semua keluarganya namun anak ini selalu diam sebab ia sosok anak yang takut durhaka pada seorang ibu yang bisa di katakan ibu yang dak layak punya surga di kakinya maka dari itu sebenarnya surga itu bukan di tujukan dari seorang ibu saja namun yang lebih baik surga itu patutlah di jabarkan lebih mendalam lagi yakni ibu yang baik dalam segala hal terutama pada cara kita mendidik dan memberikan kasih syang harta atau apapun pada anak sebab meskipun kita bisa melahirkan anak sebelas namun kita tidak bisa memberikan kasih sayng pada anak kita kelak kita nanti akan di hujat anak kita nanti walau tidak di dunai di akheratpun anak kita akan menuntut bahwa seoarang ibu itu sangat berat buakan hanya bisa melahirkan saja namun mendidiklah yang sulit 

Saudara saudara anak itu semakin menjadi jadi untuk menjadikan anak tersebut sebagai cadar yang kokoh dalam keluarganya namun anak ini tetap bertahan walau keadaannya tidak terlalu baik bahkan sudah terpurukpun di pada ibuny tetap baik.

Waktu semakin cepat berlalu hingga anak ini menemukan seorang jodohnya namun dia menikah juga walau jodohnya ini seorang perempuan yang biasa saja dia mau terhadap istrinya itu,meskipun sudah menikah beberapa tahun sikap saudara dia terhadap dia semakin menjadi-jadi malah menganggapnya sebagai seorang pembantu dalam menyelamatkan keluarganya,namun sebagai seorang yang selalu patuh terhadap ibunya dia tetap bertahan walau selalu di seperitukan oleh semua saudaranya

Suatu hari sakitlah sosok seorang ayah ini lalu satu tahun kemudian meningggal,ibunya sih biasa saja di tinggal suaminya sebab dia merasa memiliki seorang anak yang selalu memberinya uang untuk hidup namun perlakuan terhadap anak kelimanya ini masih tetap bahkan makin kelihatan sekali kalau dia tidak pernah menyayangi anak tersebut sampai-suatu ketika istrinyapun protes dan merasa tidak pernah dapat apapun dari ibu suaminya tersebut meskipun dalam keadaan hamil anak kedua sesekalipun tidak pernah di tanya apapun,namun istri tersebut sabar saja hingga akhirnya melahirkannnyapun dengan sangat mudah dan tidak ada kenadala apapun bahkan anaknya juga sehat walau tidak pernah di tanya ibu suaminya itu kamu hamil apa tidak,di lihat dari itu sudah kelihatan mana ibu yang memliki surga di kakinya dengan ibu yang tidak memiliki surga di kakinya

Delapan tahun kemudian ibu ini meninggal bagi anak yang tak pernah mendapatkan apapun dalam hidupnya biasa saja tetapi bagi anak yang lain yang suka mendoliminya sangat berat sekali sebab semasa hidupnya selain anak yang kelima ini semua di anggap anak sama dia cuman anak kelima ini saja yang dak di anggap anak sama dia.Tetapi Alloh memang sangat adil siapa yang selalu berbuat dolim pada keluarganya pasti akan mendapat hal yang setimpal oleh perbuatan tersebut,setelah ibu ini meningggal anak yang selalu di bangga banggakan itu sanagt susah hidupnya namun kebalikannnya anak yang selalu di dolimi oleh saudara kandungnya ini hidupnya perlahan lebih baik dengan segala hal dan kesadaran nak itupun mulai membaik sebab sekarang lebih fokus ke pekerjaan dari pada mengurusi saudaranya yang mendoliminya itu

Sekian cerita saya buat hanya untuk menambah wawasan buat kita bahwasannya orang yang sabar itu pasti tidak akan kalah dan orang yang benar selamanya akan benar dan oarang yang dolim terhadap siapapun pasti hidupnya akan sengsara,dan jangan lupa hidup ini kita buat dengan sandiwara kita sendiri jadi buatlah sandiwara hidup ini dengan sesuatu yang baik berguna dan bermanfaat sebab berbuat yang baik itu pasti banyak tantangan godaan dan cobaan,terima kasih buat pembaca semoga bisa buat pelajaran buat kita semua dalam hidup ini.(karya krisna palupi)
Label:

Post a Comment

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget