Pengembangan Lahan Pertanian Organik Di Bondowoso

Pengembangan Lahan Pertanian Organik Di Bondowoso - Setelah beras organik asal Bondowoso mendapat sertifikasi internasional, Dinas Pertanian dan hortikultura Bondowoso menyiapkan lahan tambahan untuk pertanian organik seluas 90 hektar di beberapa Kecamatan, yakni di desa Taal kecamatan Tapen, Desa Sulek Kecamatan Tlogosari, Desa Sumber Malang Kecamatan Wringin, dan Desa Lombok Kulon Kecamatan Wonosari.

Pengembangan Lahan Pertanian Organik Di Bondowoso
Foto : detik.com

Pengembangan Lahan Pertanian Organik Di Bondowoso - Setelah beras organik asal Bondowoso mendapat sertifikasi internasional, Dinas Pertanian dan hortikultura Bondowoso menyiapkan lahan tambahan untuk pertanian organik seluas 90 hektar di beberapa Kecamatan, yakni di desa Taal kecamatan Tapen, Desa Sulek Kecamatan Tlogosari, Desa Sumber Malang Kecamatan Wringin, dan Desa Lombok Kulon Kecamatan Wonosari.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Bondowoso, Munandar, awalnya lahan pertanian organik di Bondowoso hanya sekitar 105 hektar. Namun saat ini akan dikembangkan lagi seluas 90 hektar, sehingga total luas lahan pertanian organik menjadi 195 hektar.

Pengembangan lahan pertanian organik dilakukan secara bertahap agar dapat berjalan secara maksimal.
"Memang harus dilakukan secara bertahap. Sembari secara perlahan mengubah pola pertanian di masyarakat, yang saat ini masih dilakukan secara konvensional," papar Munandar.

Peningkatan kapasitas produksi beras organik mutlak dibutuhkan agar dapat memenuhi permintaan pasar internasional. Hal ini seiring dengan diperolehnya sertifikasi beras organik dari Control Union Certification, Belanda, yang menyebabkan meningkatnya permintaan beras organik dari beberapa negara.
Label:

Post a Comment

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget