Berita Terbaru


Yayasan insan Madani Indonesia bersatu bersama Tim Sigap Bencana PERSADA JATIM, telah menyalurkan bantuan kepada korban Tsunami di Banten, tepatnya di Dusun Sukarame, Desa Mataram
Kec Carita - Kab  Pandeglang - Banten. 

Batuan yang terkumpul berupa :
~ 30 Sak beras @ 25 kg
~ Mie Instan 40 dus
~ Air Mineral 20 dus
~ Gula 20 kg
~ Minyak Goreng 10 dus
~ Snack 5 dus
~ Pampers 5 dus
~ Sarung 2 lusin
~ Selimut 5 buah
~ Pakaian layak pakai 10 karung & 26 Dus

Secara simbolis telah diterima oleh Bp. Marwan, ketua RT sekaligus koordinator masyarakat terdampak bencana, dengan disaksikan oleh pihak kepolisian dan masyarakat.


Beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada PERSADA JATIM dan para donatur atas kepeduliannya terhadap masyarakat Banten. 

Selanjutnya, bantuan yang diterima langsung didistribusikan ke masyarakat terdampak bencana. Selain kegiatan penyaluran bantuan, Yayasan insan Madani Indonesia bersatu bersama PERSADA JATIM juga melaksanakan trauma healing kepada anak-anak di lingkungan terdampak bencana. Alhamdulillah kehadiran kami membawa keceriaan dan kebahagiaan bagi anak-anak di lingkungan tersebut.


Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya  kepada seluruh donatur dan pihak-pihak yang   terlibat dalam suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, semoga menjadi catatan amal saleh kita semua. Ketua Yayasan Insan Madani Indonesia Bersatu (Saifulloh)


Sumenep - media nasional cakrawala.com - Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bogor Raya mengecam prilaku Icang Alaudin, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Parung Panjang yang diduga memicu jarak dengan awak media dengan menyebut tidak pernah baca online, juga  melecehkan media cetak dengan menyebut buat elap-elap kaca, saat ditemui awak media online B dikantornya kemarin (18/01).

Ditemui di kantornya diwilayah Keradenan Cibinong, Ketua IWO Bogor Raya Didin atau yang sering disapa kang Brodin menyesalkan statemen Sekretaris Kecamatan (Sekcam) tersebut saat awak media datang ke kantornya.

Menurutnya," di era peradaban digital saat ini, dimana media sudah mempunyai segmentasi dan memiliki peran untuk mengabarkan pemberitaan yang benar dan update. Dan awak media lah yang juga turut berperan serta dalam mengisi pembangunan lewat pemberitaan sebagai kontrol sosial. Dengan menyebut demikian, saya menyesalkan dan meminta klarifikasi hal tersebut", ungkapnya Sabtu (20/01/2019).

"Banyak hal dan peristiwa, kami selalu bersinergi dan bekerja sama dengan TNI-Polri juga Pemerintahan  sampai ke desa-desa, banyak sudah dengan pemberitaan jadi bermanfaat dampaknya sangat positif. Berbagai berita kan' media sajikan, sangat tidak elok seorang Sekcam yang notabene berpendidikan tinggi berstatemen sampai sejauh itu", tambah Ketua IWO yang dilantik oleh Jhodi Yudono Kompas.com 2018 lalu.

"Kami sedang gencar mengkampanyekan Think Before Click, No Hoax No Sara ke masyarakat Bogor khususnya muda-mudi, bagaimana sekelas Sekretaris Camat gaptek di era digital ini, padahal disisi lain anak Sekolah Dasar saja sudah pintar mengakses internet," tambahnya.

Lebih lanjut ia pun meminta klarifikasi sekcam atas pernyataannya tersebut yang dinilai mencederai profesi awak media sebagai pilar ke-4 demokrasi di NKRI.(Saleh/IWO)

Situbondo, Media Cakrawala | Ramai menjadi pemberitaan di beberapa media online terkait diberhentikannya secara definitif oleh Bupati sebanyak empat Kepala Desa di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur itu salah satunya tidak benar. Hal tersebut dikarenakan terlibat kasus hukum yang telah disebut telah inkrah (berkekuatan hukum tetap) dan kades tersebut tidak memenuhi kewajiban sebagai kepala desa.

Ini kata Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo, Yogie Krispian Syah, "Benar, ada pemberhentian kades secara definitif. Namun itu hanya ada 3 kades yang diberhentikan secara definitif yakni Kades Kedunglo, Kades Bloro dan Kades Gadingan karena keputusannya sudah inkrah dan persoalan kedisiplinan. Dan untuk Kades Sumberejo diberhentikan sementara".

Menurut Yogie kepada Tim S One saat ditemui dikantornya, Jumat, (18/01/2019) saat disinggung apakah benar statementnya di salah satu media online mengatakan bahwa, "Statement saya di salah satu media online kurang lengkap, memang ada 4 kades yang diberhentikan. Namun hanya 1 yang tidak diberhentikan secara definitif hanya sementara, karena informasinya kalau kasus tersebut masih proses Kasasi di Pengadilan Tipikor Surabaya. Selanjutnya kami akan klarifikasi ke Surabaya bagaimana perkembangan kasusnya", terang Yogie.

"Perda No 09 Tahun 2015 tentang Kepala Desa bilamana kades mengindahkan pemberhentian sementara yang dilanjutkan ke pemberhentian secara tetap oleh Surat Keputusan Bupati atas rekomendasi camat itu dasaranya dan camat setempat sudah merekomendasi", imbuh Yogie.

Sementara itu Ketum Gp Sakera (Gerakan Perlawanan Situbondo Anti Korupsi, Edukasi Resistensi dan Advokasi), Jawa Timur, Syaiful Bahri mengatakan bahwa, "Saya menyambut baik ketegasan Pemkab Situbondo dalam menegakkan aturan dan Regulasi, namun perlu di perhatikan pula ketika ada berita yang tidak benar". Sabtu, (19/01/2019).

Bang Ipoel panggilan akrabnya menambahkan, "Hendaknya Pemkab secepatnya mengklarifikasi karena pemberitaan tersebut dapat menggiring opini yang kurang baik bahkan yang lebih parah lagi adalah beban psikologi dari keluarga yang salah dalam pemberitaan sehingga hal ini bisa juga memantik Gugatan oleh pihak yang di rugikan", pungkasnya. (St1)


Asahan, Media Nasional Cakrawala - Empat orang pelaku komplotan pembobol kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dengan modus mengganjal slot (tempat kartu ATM) di mesin berhasil di bekuk petugas  Sat Reskrim Polres Asahan . Ke empat pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dibagian kaki mereka , karena berusaha melawan petugas pada saat disergap .

Masing-masing pelaku yakni ” Saparudin (42) warga jalan Brigjen Katamso Medan, Efendi Syahputra (24) warga Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung, Abdi Putra (32) warga jalan Letda Sujono Kecamatan Medan Tembung dan Bob Zulfikar (32) warga Perumnas Mandala Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.

Informasi yang diterima Polres Asahan , komplotan ini melakukan aksi nya Rabu (16/01/2019) di mesin ATM yang ada di kawasan supermarket Desa Aek Loba Kabupaten Asahan. Salah Seorang tersangka terlebih dahulu masuk ke bilik ATM untuk untuk menjalankan aksinya dengan cara mengganjal slot (tempat memasukkan kartu ATM).


Selanjutnya jika ada seseorang yang  hendak mengambil uang dari mesin ATM tersebut dan mengalami kesulitan . tersangka Kemudian datang kebilik ATM yang kerap berpura-pura menjadi teknisi datang dan lansung menawarkan bantuan kepada calon korbanya , dengan modus membantu kesulitan korban nya , dan menyuruh korban memasukkan PIN (Personal Identification Number) ATM nya agar bisa bertransaksi.

Namun kartu ATM milik korban tersangkut sehingga korban melapor ke kantor BRI Aek Loba dan terkejut melihat saldo di rekening nya sudah terkuras 2 juta rupiah. Korban yang merasa dirugikan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pulau Raja Polres Asahan.

Petugas Kepolisian yang menerima laporan, langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas para pelaku. Komplotan pembobol kartu ATM dengan modus mengganjal slot kartu ini dibekuk petugas unit Jatanras Polres Asahan dibantu personil Sat Reskrim Polres Labuhan Batu, saat berada di jalan SM. Raja Kelurahan Bakaran Batu Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu Sumatera Utara Rabu (16/01/2019) malam.

Ke empat pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki, karena berusaha melawan petugas dan melarikan diri saat hendak ditangkap. Ke empat pelaku kemudian dibawa ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kota Kisaran untuk mendapat perawatan medis.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kanit Jatanras Ipda Khomainisaat  menjelaskan , bahwa dari hasil penyelidikan sementara , komplotan ini sudah beraksi di berbagai kota di Sumatera Utara. ” Untuk wilayah Kabupaten Asahan , mereka kerap melakukan aksinya di kawasan Kota Kisaran, Simpang Empat, dan Aek Ledong. Sedangkan kota lain nya yakni Medan, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, dan kemungkinan juga sudah beraksi di Labuhan Batu karena mereka kita tangkap disana”, ungkap Faisal

Dari para tersangka disita barang bukti kartu ATM sebanyak 31 lembar, 4 unit handphone, uang tunai tujuh juta seratus lima puluh ribu rupiah, 1 pack tusuk gigi, serta 1 unit mobil Toyota Calya BK 1991 FB yang digunakan untuk melakukan aksinya.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang menawarkan bantuan atau yang mengaku sebagai teknisi. “Jika ada kendala saat bertransaksi di mesin ATM, segera lapor dengan mendatangi kantor Bank terdekat. Jangan percaya dengan tawaran bantuan orang yang tidak dikenal, apalagi sampai meminta nomor PIN”, ujar Mantan Kapolres Nias Selatan .

Mantan Kasubdit III/ Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Utara ini juga memberi peringatan kepada para pelaku kejahatan agar tidak melakukan tindakan kriminal di wilayah hukum nya. “Jangan coba-coba melakukan tindak pidana di Kabupaten Asahan, pasti akan kami kejar dan diberi tindakan tegas”, pungkas Faisal. (Leo depari)


Pasuruan, Media Nasional Cakrawala - Satlantas Polres Pasuruan kota, semarak kegiatan “Sosialisasi Millenia Road Safety Festival” melalui Sosialisasi kepada Pegawai, Pelajar dan masyarakat kota Pasuruan, dengan mewujudkan generasi millenia yang cinta lalu lintas menuju indonesia gemilang. “Patutlah kita berbangga kepada Satlantas Polres Pasuruan Kota dengan adanya semarak sosialisasi millenial Road Safety Festifal ini menjadikan para pelajar ,masyarakat serta generasi muda yang mau maju dan kreatif ini bisa menyalurkan bakatnya untuk memajukan semarak ini,” imbuh AKP Kadek Ary Mahardika., Kamis (17/01/2019).


Kegiatan ini untuk menyemarakkan, serta menumbuhkan budaya tata tertib lalu lintas menuju indonesia gemilang, yang menumbuhkan  kesadaran masyarakat dalam mematuhi lalu lintas, oleh pengguna jalan yang tidak mengerti akan pentingnya keselamatan diri sendiri, maka dengan adanya semarak kegiatan sosialisasi ini bisa menyadarkan masyarakat, akan pentingnya tertib dalam berlalu lintas, serta menyadarkan seluruh elmen masyarakat untuk keselamatan sejak dini dan secara bersama-sama, maka diharapkan angka korban kecelakaan berlalu lintas di kota Pasuruan bisa turun secara perlahan.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini juga bisa membentuk suatu komunitas relawan lalu lintas indonesia  (Relasi), yang bersama –sama mewujudkan cara berlalu lintas dengan baik dan mematuhi aturan berlalu lintas, dan bisa berhubungan baik dengan Polisi  lalu lintas dan komunitas tersebut dengan sasaran menuju generasi millenia.

Semarak festifal ini dilaksanakan serempak seindonesia yang di lakukan pada tanggal 2 februari s/d 31 maret 2019 ,dengan puncak acara tanggal 31 maret 2019 di buka oleh Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo. (Teguh Krisnata/Agus Salim)

Medan, Media Nasional Cakrawala  Wakapoldasu Brigjen Pol Mardiaz Kusindwihananto,SIK,MHum bersama Kapolrestabes Medan,Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah dan menyampaikan pesan kamtibmas dimasjid Taufiq di Jalan Masjid Taufiq lingkungan 6 Kelurahan Tegal Rejo Medan,Rabu (16/1/2019).

Kegiatan sholat subuh berjamaah ini dihadiri oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusindwihananto, SIK,MHum, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi,Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin,SH, Camat Medan Perjuangan Fahri Matondang, Wakapolsek medan timur Akp Rosmery,Lurah Tegal Rejo,Bkm Masjid Taufik H Suhardiman Efendi,SE,Kepala Lingkungan 6 Safii tanjung, Kepala Lingkungan 7 Ilham,Personel Polda sumut,Personel Polrestabes Medan,tokoh masyarakat serta jemaah masjid Taufiq yang melaksanakan sholat subuh berjamaah. 

Kegiatan ini diawali temu ramah dengan pengurus BKM Masjid Taufiq Medan,sholat subuh berjamaah, Wakapolda Sumut menyampaikan pesan Kamtibmas dan foto bersama.

Wakapolda Sumut Mengatakan Kegiatan Sholat Subuh berjamaah ini adalahProgram Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi yaitu Menyapa Subuh.

Saya sampaikan Masalah Narkoba saat ini adalah musuh bersama.ada yang ingin pecah belah kita dengan berbagai cara.Salah satunya melalui Narkoba,isu sara,hoax dan ujaran kebencian.

Kita harus pintar dan harus bersama-sama bergandeng tangan.kalau bisa kita datangi kerumah-rumah warga dan ajak sholat bersama.

Dalam waktu dekat ini kita akan melaksanakan Pemilu,Situasi meningkat dan jangan terpengaruh diadu domba dan terpecah belah. jaga kerukunan umat beragama.Walaupun pilihan berbeda tapi kita tetap bersatu.Konten Hoax jangan cepat dipercaya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi dalam pesan Kamtibmasnya mengatakan kegiatan sholat subuh ini hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Saya berharap masyarakat juga ikut aktif mengawali kegiatan dari masjid supaya masyarakat menjadi baik, sehingga terciptanya memelihara keamanan dan ketertiban. "Ke depan, mari kita gelorakan sambil mengajak keluarga, tetangga dan saudara untuk memelihara keamanan dan ketertiban," ajak Kombes Pol Dadang. (Leo)

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget