Berita Terbaru


Bondowoso, Media nasional cakrawala - Seorang perempuan tua bernama jubaidah (80) warga Desa licin kecamatan licin kabupaten banyuwangi.ditemukan dalam kondisi sedang kebingungan tepatnya di desa prajekan kidul kecamatan prajekan sekitaran jam 21.00.selasa malam 11/12/18.

Warga yang melihat kejadian tersebut lantas curiga dan mengantarkan nenek yang sepertinya sudah pikun itu ke Kapolsek prajekan. Lantas, karena perempuan tua tersebut mengaku tidak ingat dimana rumah anaknya,untungnya dia membawa indentitas atas nama jubaidah,petugas Mapolsek melaporkan kejadian tersebut pada pihak Kecamatan prajekan.

Riky kepala desa prajekan kidul, membenarkan adanya wanita tua yang kebingungan, "Warga sekitar menyerahkan pada kami. Katanya, nenek jubaidah ini mau ke anaknya yang ada di desa kluncing," Ujar kepala Desa prajekan kidul. 

Setelah ditanya lebih lanjut oleh pihak polsek Prajekan,ia mengaku,ia ingin menemui anaknya yang berada di dusun kluncing Desa Sukorejo kecamatan Sumber weringin kabupaten Bondowoso.

Menurut Riky kondisi fisik jubaidah tampak tidak stabil dan dalam kebingungan," Kami bersama pihak polsek prajekan meminta bantuan pada polsek sumber weringin untuk mencari dan menghubungin anaknya yang ada di desa yang dimaksud jubaidah dan keluarganya akan menjemputnya." katanya.(Eko Dy)


Media Nasional Cakrawala, Bondowoso -Menyambut hari Anti Korupsi sejumlah aktivis yang tergabung dalam Forum Komunikasi LSM  LASBHIRA, GPRI GEPAR, LENTERA BANGSA, AKP, TEROPONG, LIBAS, MABES (Madura bersatu)dan beberapa LSM lain serta ORMAS juga WARTAWAN Bondowoso gelar orasi, Senin (10/12/2018). Puluhan peserta turut melakukan aksi dengan tertib. Start dari alun-alun kota menuju Inspektorat dan terakhir kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso.                                  

Ilham Bersama edi AKP selaku tim kordinator lapangan aksi dalam orasi menyampaikan aspirasinya serta tuntutan terkait dengan penegakan supremasi hukum yang dianggapnya tidak memuaskan (tidak pro rakyat). Karena banyak aturan masih tidak mengedepankan legalitas ataupun keberpihakan pada masyarakat (mandul). Menangkap 1 orang tersangka yang sudah ditetapkan DPO dan masyarakat sudah banyak mengetahui tidak bisa.                                                                              

"Kita hormati supremasi hukum. Tetapi kalau sudah mengenai pada politik semuanya berbahasa proses. Menangkap 1 orang yang sudah ditetapkan jadi tersangka tidak mampu. Ketika kita berteriak salah, bertanya salah, " ujarnya dengan penuh semangat. Dan meminta dalam hari anti korupsi agar LSM, ormas dan wartawan lebih kritis. Apalagi dengan kepemimpinan yang baru.



Selanjutnya Ilham yang juga dari JAS MERAH dan perwakilan Lembaga Anti Korupsi (LAKI) usai orasi kepada tim media Nasional Cakrawala menyampaikan bahwa aksi yang digelar pada hari anti korupsi ini antaranya adalah melanjutkan pelaporan terkait dana bansos  di Kabupaten Bondowoso.

"Menemukan adanya dugaan penyelewengan anggaran dan program itu ada semacam yang merugikan terutama pada kelompok penerima dana bansos. Selain itu juga menanyakan status DPO, tersangka oknum mantan anggota DPR kita yang belum tertangkap, " pungkas Ilham.

Jika aksi damai ini tidak ditanggapi maka kami forum LSM dan WARTAWAN beserta ormas kabupaten Bondowoso akan turun lagi kejalan untuk orasi dengan pengerahan massa lebih besar ungkap ketua LSM GEPAR Bondowoso IMAM.IMRON agar penegakan hukum di Bondowoso bisa lebih baik dan transparan.

Pertengahan orasi sebagian peserta melakukan aktivitas pembakaran keranda bertuliskan " Kejaksaan mandul " dan aksi ditutup dengan doa bersama.  (Team/Red)


Pada mulanya secara sareat semua manusia harus beribada kpd Allah.akan tetapi apakah ibada dapat telaksana tanpa kekuatan iman yg tertanam didalam hati manusia dan JiN....??? Apakah dapat dikatakan taat jika beribada hanya sekedar untuk menutupi kewajiban...??? MARI KITA BAHAS BERSAMA...iman adalah meyakini adanya suatu hal yg Gaib terutama adanya sang maha pencipta(ALLAH) dgn adanya iman kita dapat melaksanakan aktivitas spiritual kpd sang kholoq.dgn iman kita dapat waspada disetiap prilaku, baik yg samar maupun terang terangan.akan tetapi untuk mencapai tingkatan ibadah yg lebih optimal tidak hanya mengutamakan keimanan.karna tanpa pertolongan (hidayah)dari Allah kita tidak dapat melaksanakan suatu ibadah dgn baik,tanpa perlindungan dari Allah kita tidak dapat pula untuk menghindar dari suatu dosa.hakikat permohonan adalah meminta pada Allah agar kita selaku hamba alangkah baiknya jika memohon tambahan kekuatan untuk menjalankan perintahnya dan meminta perlindungan dari sesuatu yg diangap dosa...

IBADAH bukan hanya diperuntukkan orang orang yg husus,akan tetapi pada HAKIKATNYA semua mahluk diwajibkan untuk beribadah,kita selaku manusia beribadah sangat dianggap gampang dalam pelaksanaan akan tetapi sangatlah sulit untuk mencapai kesungguhan didalam menerapkan ibada tersebut,dikarnakan terlalu banyak hal hal yg mengganggu untuk mencapai tingkatan ma'rifat.akan tetapi kita selaku manusia yg selalu lalai dan lupa alangkah indahnya jika kita memohon ampunan atas kelalaiyan dalam menjalankan ibadah,dan memohon petunjuk kpd Allah agar selalu dikaruniai toriq yg benar didalam beribadah..dgn adanya petunjuk dari Allah maka dipastikan tingkat ibadah kita akan mencapai pada tingkatan keikhlasan(tanpa menharap apapun dari ALLAH kecuali Ridhonya) dan yg terahir perlu kita cermati bersama adalah....

ALLAH TIADA HIJAB OLEH SESUATU APAPUN,SEBALIKNYA ENGKAULAH YG TERHIJAB, SEHINGGA TIDAK DAPAT MELIHAT ADANYA ALLAH.SEBAB SEKIRANYA ADA SESUATU YG MENGHIJAB ALLAH BERARTI SESUATU ITU DAPAT MENUTUPI ALLAH.DAN ANDAI KATA ADA TUTUP BAGI ALLAH,BERARRTI WUJUD ALLAH DAPAT TETKURUNG,DAN SESUATU YG MENGURUNG ITU DAPAT MENGUASAI YG DIKURUNG,PADAHAL ALLAH YG BERKUASA ATAS SEMUA MAHLUKNYA-...(ABD HAFID.P)


Jember, Media Nasional Cakrawala - Bertempat di Balai desa Pecoro yang berada di  Desa Pecoro Kecamatan Rambipuji kab Jember, dilaksanakan rangkaian kegiatan Pengajian dalam rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Jum’at, (7/12/2018).

Seluruh anggota Babinsa Koramil  dalam rangka rekontruksi pembangunan  yang lalu ikut hadir pada kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Terselenggaranya kegiatan tersebut pada jumat, 7/12 yang mana acara dimulai pada pukul 19:30 wib sampai dengan selesai. Pada pelaksanaannya sholawat  yang hadir pada giat tersebut kurang lebih 600 orang. Hadir dalam acara tersebut rombongan Camat Rambipuji kab.Jember , dalam rangka pecoro bersholawat dengan penghadir kurang lebih 600 orang.

Turut hadir juga Camat beserta Muspika Rambipuji dan seluruh jajaran kec Rambipuji, Beserta anggota Babinsa, Polsek Rambipuji dan Muspika Rambi , Kades dan Aparatur Desa Pecoro, Pimpinan Pesantren Annur KH Mas bro. H A.A dari Rambi gundam beserta santri Annur Rambipuji turut hadir di Desa Pecoro serta Muslimin dan Muslimat Warga Desa Pecoro.


Adapun susunan acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al qur’an, dilanjutkan bersama bersholawat untuk Nabi Muhammad SAW. Penyampaian sambutan oleh H.M Shobir selaku kades pecoro yang intinya; mengucapkan banyak terima kasih sudah berkenan hadir dalam pengajian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kepada Muspika beserta rombongan dan jajaran  Kecamatan Rambipuji kab Jember.

“Syukur alhamdulillah karena pada malam hari ini kita semua masih diberikan kenikmatan kemudahan, kesehatan, lahir batin sehingga bisa berkumpul di Balai Desa,di  Desa Pecoro Kecamatan Rambipuji,kab Jember,” ungkap kepala Desa pecoro H.M Shobir.

Atas nama kepala desa pecoro memohon maaf yang sebesar – besarnya apabila dalam penyambutan serta fasilitas banyak kekurangan,”imbuhnya”.

Turut Hadir Muspika Rambipuji, Ceramah agama atau tausiyah disampaikan oleh KH Mas Bro Annur. Pada inti yang disampaikan; dengan peringatan Maulid Nabi ini menunjukkan bukti kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa agama Islam.

“Sebagai umat Nabi kita harus memperbanyak sholawat dan dzikir sehingga nanti di hari akhir kita semua mendapatnya syafaatnya. Nabi Muhammad SAW adalah seorang nasionalis yang mencintai tanah airnya jadi sebagai umatnya harus membela pemimpinnya apabila ada yang ingin mengusir dari tanah airnya sendiri,” terang KH. Mas Bro Annur  pada saat memberikan tausiyah.


Perlu diketahui dan warga masyarakat harus waspada bahwa sekarang ini ada sekelompok ormas yang ingin merubah ideologi Pancasila dan UUD 1945 menjadi sistim khilafah, bahkan sudah masuk di setiap desa.

Harapan saya, kepada seluruh masyarakat berilah pemahaman kepada seluruh keluarganya masing-masing agar tidak terpengaruh dengan ajaran atau pemahaman Khilafah yang ingin menggantikan Pancasila dan UUD 45. Semoga bangsa kita terjaga dari pemahaman yang ingin merubah pancasila sehingga NKRI tetap utuh,”pungkas Mas Bro ANNUR dalam mengahiri tausiyahnya”.

Sekira pada pukul 22. 15 WIB Acara Maulid Nabi Muhammad SAW selesai berjalan tertib dan aman. Dipenghujung acara ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh H.A.A dari rambi gundam. (Agus/Zainal)


Pancur-batu, Media Nasional Cakrawala - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto bukanlah orang yang baru di Sumatera Utara. Jenderal Bintang Dua tersebut ternyata sudah puluhan tahun berdinas di Sumatera Utara.

Kunjungan Bapak Kapolda Sumut ke Mapolsek Pancur Batu adalah untuk menyapa masyarakat yang bermukim di Kecamatan Pancur Batu , orang nomor satu di jajaran Polda Sumut langsung berinteraksi dan berfoto dengan sejumlah warga. “macam ini ternyata bapak Kapolda Sumut, kami tidak takut dan malahan kami akan senang kalau pejabat seperti ini , yang dekat degan masyarakat ,” kata Eben Ezer Palawi, orang nomor satu di Desa Tengah, Kecamatan Pancur Batu, Jumat (7/12).


Kades Desa Tengah Seblum nya mengira bahwa bapak Kapolda Sumut orang yang tidak bisa diajaka berfoto atau pun berbincang , namun kenyataannya tidak , beliau ternyata sesosok orang yang sangat ramah dan suka berbaur dengan masyarakat.

Saya melihat tadi , setibanya bapak Kapolda di Polsek ini langsung beliau duduk bersama warga di tikar yang sudah di sediakan , saya kira tadi bapak kapolda tidak mau duduk di tikar , eh ternyata duduk di tikar bersama dengan warga .

Kades mengatakan , sosok Agus Andrianto bertolak belakang dengan pangkat dan jabatannya. Sangat jarang dijumpai, pejabat dengan pangkat Bintang Dua atau pejabat publik sekali pun melakukan hal yang sama dengan Kapolda, berbaur, bercanda dan bahkan tertawa bersama. Pastinya, masyarakat Sumatera Utara bangga dan senang .

“Baru kali ini ada Kapolda di Sumut yang seperti ini dan datang ke Pancur Batu ini untuk melihat dan mendengar langsung keluhan masyarakat,” ujarnya.

Dia juga meminta kepada Kapolda Sumut untuk mempertahankan Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago, karena sosok Kapolsek tersebut dapat mendengarkan keluhan warganya dan selalu berada dilokasi kalau ada kejadian apalagi kalau ada terjadi longsor.

“Pak Agus jangan pindahin pak Kapolsek ya. Dia ini selalu turun ke lapangan, tidak mau hanya mendengarkan informasi dari anggotanya. Lihat saja kalau terjadi longsor, pasti dia turun dan ikut mengurai kemacetan. Makanya kami sebut pak Kapolsek ini Kapolsek Tanah Longsor,” kata Eben yang disambut gelak tawa dan tepuk tangan warga.


Sejak adanya program Medan tidak macet dengan melakukan penataan terhadap PKL, kata Eben, Pancur Batu yang merupakan daerah lintasan mulai terjadi perubahan, kemacetan mulai terurai dan terlihat rapi, tapi kami minta pembenahan terus dilakukan dan dipertahankan, meskipun ini bukan tugasnya bapak.

Sementara itu, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengaku senang kalau masyarakat membantu programnya untuk menciptakan Kota Medan tidak macet, bersih, aman dan damai, karena dirinya hanya melaksanakan program Nawa Cita Presiden Jokowi.

“Saya sudah berjanji dan menyatakan berulang kali, hidup dan jabatan serta pangkat saya sekarang ini saya wakafkan untuk memperbaiki Kota Medan dan umumnya Sumatera Utara,” katanya.

Agus juga meminta masyarakat untuk membantu tugas dan program POLRI agar Polisi menjadi Promoter yang melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat. Diantaranya yaitu menciptakan rasa aman dan nyaman buat warga, memberantas narkoba, mengatasi kemacetan, menertibkan pos polisi dan baliho yang berdiri dijalur hijau serta tidak memiliki izin dan juga memberantas premanisme yang selalu merugikan dan menakut nakuti masyarakat.


Dan juga, kata Agus, karena Sumatera Utara pada 2019 ini melaksanakan pemilihan Pilpres dan Pileg, maka kondusifitas, keamanan dan persatuan harus tetap dijaga dan dipertahankan.

“Kalau Sumatera Utara ini aman, damai dan tentram, maka tak hanya polisi, semua masyarakat akan senang. Bekerja senang, beraktifitas senang, ekonomi berjalan dan juga investor akan berdatangan,” jelasnya.

Dalam kunjungannya, Kapolda Sumatera Utara membagikan bantuan sembako dan baju sahabat polisi medan kepada ratusan warga.Kapolda dalam kesempatan ini didampingi sejumlah pejabat utama yakni Dir Krimum Kombes Andi Rian, Dir Intel Kombes Dedi Kusuma Bakti, Dir Binmas Kombes Pol Yusuf Hondowantri, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dan Kabid Propam AKBP Yofie Girianto Putro , Kasat Intel Polrestabes Medan AKBP Masana Sembiring ,Msi . (Leo Depari)


Bondowoso, Media Nasional Cakrawala - Patut diacungi jempol kinerja jajaran Polsek Tapen dibawah Pimpinan AKP ADMADI YUDA LEKSANA yang dengan cepat menangkap dan mengamankan tersangka  SUJONO alias P.PRI bin ASBI 40.th warga Dusun kebun agung Desa Jurang Sapi Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso.

Kejadian hari Kamis tanggal 6 Desember 2018  sekitar jam 06.45 wib TKP polindes desa gunung Anyar Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso sesuai keterangan saksi 1.sutini, 2.susilowati, 3.mifta ( bidan ) 4.heni ( perawat ) 5.maya ( bidan ) 6.Ira ( bidan ) pelaku SUJONO pernah dihukum dalam perkara pembunuhan dan perampokan sehingga korban merasa takut dan memberikan sejumlah uang kepada pelaku.

Hasil konfirmasi dengan Kanit Reskrim Polsek Tapen AIPTU SUMO REDJO FAJAR NYOTO . SH mengatakan berdasarkan informasi dan laporan IDA NOVIA RINI 39.th Bidan Dusun Krajan lama Desa Gunung Anyar Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso dengan nomor laporan : LP/3/23/X11/2018/Jatim/res bws/sek Tapen tgl 6 Des 2018 saya turun bersama BRIPKA WIJIANTO dan BRIPKA ANDI WIJIANTO bergerak cepat mencari posisi pelaku SUJONO dan meringkus pelaku walaupun ada sedikit perlawanan dan digelandang ke mapolsek Tapen guna penyidikan lebih lanjut beserta barang bukti uang tunai 45.ribu, 1 unit sepeda motor, 1 bilah pisau, berdasarkan hasil interogasi pelaku juga meminta uang dengan cara yang sama kepada SUSILOWATI ( bidan desa taal ) dan MIFTAH ( bidan polindes desa taal ).


Komentar tokoh masyarakat desa Tapen BUDI menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Tapen yang telah berhasil menangkap dan mengamankan tersangka SUJONO yang tindakan nya meresahkan masyarakat ungkapnya kepada wartawan Media Nasional Cakrawala.(imam/red).

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget