Berita Terbaru



SUMENEP -MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Polemik Perangkat Desa dengan Kepala Desa Lenteng Barat Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur terus bergulir ke ranah pidana pencemaran nama baik, (29/03/20)

Pasalnya, pada hari Jum’at, 27 Maret 2020, pukul, 08,30 Wib, Para Perangkat Desa Lenteng Barat secara bersama-sama telah mendatangi Kantor Kecamatan Lenteng untuk menanyakan tentang pengaduan Kepala Desa Lenteng Barat yang mengadukan Perangkatnya ke Kantor Kecamatan Lenteng.

Rentetan peristiwa tersebut, saat di Kantor Kecamatan Lenteng, para Perangkat Desa Lenteng Barat langsung ditemui oleh Camat Lenteng, Joko Satrio, diterangkan oleh Camat Lenteng bahwa Kepala Desa Lenteng Barat telah mengadukan beberapa perangkatnya dengan beberapa pengaduan.

Di antaranya ada perangkat yang diduga telah melakukan penarikan uang sebesar Rp. 300.000,- dalam program PRONA tahun 2019 untuk memperoleh keuntungan pribadi dan keluarga.

Ada perangkat yang diduga melakukan pengambilan kembali uang program yang pernah diberikan ke salah satu masyarakat, ada perangkat yang diduga mempersempit jalan desa, ada perangkat yang diduga melakukan pengeboman bondet.

ACH. SUPYADI, SH, MH selaku kuasa hukum dari beberapa Perangkat Desa Lenteng Barat, menyampaikan, sangat menyesalkan atas polemik antara Kepala Desa Lenteng Barat yang baru dengan perangkatnya yang sampai saat ini belum bisa diselesaikan di antara kedua belah pihak.

“Pada tanggal 27/03/20, Pukul 08,30 Wib kemarin, Kami bersama Perangkat Desa Lenteng Barat mengkonfirmasi benar tidaknya laporan dari Kepala Desa Lenteng Barat ke Kantor Kecamatan Lenteng, dengan tuduhan perangkatnya ada yang narik uang Rp. 300.000,- dalam program PRONA tahun 2019 untuk keuntungan pribadi dan keluarga, ada yang dituduh mempersempit jalan desa, ada yang dituduh terlibat pengeboman bondet,” tutur Ach Supyadi.

Masih Supyadi mengatakan bahwa Bapak Camat Lenteng membenarkan kalau ada laporan tersebut, yang dilaporkan oleh Kepala Desa Lenteng Barat.

Bahkan Bapak Camat Lenteng membacakan di depan Perangkat Desa Lenteng Barat dan isinya penuh dengan tuduhan pencemaran nama baik, karena banyak yang dituduhkan itu tidak benar.

“Kami akan membawa masalah ini ke jalur hukum, karena tuduhan dari Kepala Desa Lenteng Barat bersama timnya sudah jelas melakukan tuduhan yang tidak benar, salah satunya soal tuduhan penarikan uang 300.000,- ke masyarakat dalam program PRONA tahun 2019,” jelasnya.

Lebih lanjut Supyadi, mengatakan karena di tahun 2019 tidak ada program PRONA, apalagi sampai dituding penarikan uang itu untuk keuntungan pribadi dan keluarga, jelas ini mengandung fitnah, banyak tuduhan lain.

“Sehingga kami akan melaporkan ke pihak kepolisian di Polda Jatim besok hari Minggu atas laporan fitnah dan pencemaran nama baik sebagaimana pasal 311, 310 dan 55 KUHP,” terangnya.

"Di antaranya yang diduga melakukan pencemaran nama baik dan fitnah ini, yaitu inisial AD, AF, NA, HN, sehingga mereka ini perlu kami segera laporkan ke pihak kepolisian untuk menjadi pembelajaran bagi kita semua agar tidak sembarang melakukan tuduhan kepada orang lain," imbuhnya. (Ivan)


BONDOWOSO,MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Upaya yang dilakukan Koramil 0822/02 Curahdami bersama dengan Polsek Curahdami untuk memutus potensi penularan covid-19 di wilayah kecamatan Curahdami, kali ini difokuskan di Dusun Sumaga Desa Penambangan sebagai dusun percontohan kawasan tertib Phsyical Distanting.

Untuk itu Koramil Curahdami dibantu Polsek Curahdami berserta warga setempat membuat gapura kawasan tertib phsyical distanting yang ada di pintu masuk ke Dusun Sumaga Desa Penambangan kecamatan Curahdami,  Jalan tersebut akan steril dari kendaraan pada jam-jam tertentu.

Penerapan kawasan tertib physical distancing akan dimulai pada hari minggu 29 Maret 2020 sore, sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Pada kawasan dusun ini akan dilakukan pembatasan orang masuk dan orang luar wilayah, yang akan masuk ke dalam lingkungan Dusun Sumaga maupun jalur yang telah di tentukan, untuk pencegahan dan penyebaran covid-19.

lokasi yang diberlakukan sebagai kawasan tertib physical distancing.  yakni buka tutup jalan bagi warga luar maupun orang dalam yang akan memasuki dusun Sumaga dan menerapkan wajib lapor bagi tamu yang masuk kawasan tertib phsical distanting.

Dengan diberlakukanya kawasan tertib phsyical distanting ini, warga yang tidak berkepentingan diharap tidak keluar rumah, serta menghindari bersentuhan langsung dan tidak mengadakan kegiatan yang sifatnya mendatangan kerumunan massya, sampai dengan batas yang akan ditentukan.(Hry,Red)



Bondowoso,Media Nasional Cakrawala
Bertempat di ruang Wira Pratama Conference Polres Bondowoso Jl. Veteran No. 01  telah dilaksanakan Kegiatan video conference bersama Gubernur Jatim, Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim terkait perkembangan situasi antisipasi penyebaran virus Corona serta dampak sosial dan perekonomian di wilayah Jawa Timur, Minggu (29/3). 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bondowoso KH. Drs. Salwa Arifin, Ketua DPRD Bondowoso H. M Dhafir, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Jadi, S.I.P, Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si, Karumkit Bhayangkara Bondowoso AKBP Dr. Hery Budiono, Sp.U, Wakapolres Bondowoso Kompol Susiyanto S.Sos, Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar Rahmat S.E., M.Si, Asisten I Pemkab. Bondowoso Drs. H. Agung Trihandono S.H., MM, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bondowoso dr. H. Mohammad Imron, M.Kes, Kepala BPBD Kab. Bondowoso Drs. Kukuh Triyatmoko, MM dan Danramil jajaran Kodim 0822 serta Kapolsek Jajaran Polres Bondowoso.

Adapun point pembahasan yang terpenting dari video conference antara lain:Update Covid-19 di wilayah wilayah Jatim Per tanggal 28 Maret 2020 ODP : 4.568  orang,  PDP : 307 orang, untuk Positif menjadi 77 orang;Kabupaten Kota harus melaksakan strescing terhadap warganya secara cepat apabila ada warganya yang mudik dari negara wabah, arahan yang sudah kita dapat dari pusat adalah PMI (Pekerja Migrant Indonesia) yang baru datang agar di minta supaya dikarantina;Observasi selama 14 hari bagi PMI yang bekerja di negara-negara yang terjangkit Covid-19;Polda Jatim dibantu oleh Pangdam V/Brawijaya bahwa pengamanan warga Jatim terkait Covid-19, yang awal adalah himbauan, dan melaksanakan patroli bersama maka saya sampaikan terima kasih kepada Forkopimda di daerah-daerah yang telah melaksanakan kegiatan secara masif dalam menanggulangi covid 19 ini dengan melakukan penyemprotan disinfektan;Langkah kedepan harus ada unsur pemaksaan dan harus benar-benar peduli dengan situasi ini, dan kami juga telah melakukan pembubaran masyarakat, untuk dapat terus memberikan rasa aman terhadap masyarakat dan kebijakan pemerintah telah meliburkan para pekerja dan pelajar ini sebenarnya sangat berat;Kita jangan underistimit kita harus melakukan langkah-langkah yang lebih berani, kenapa angka penyebaran virus Covid-19 tiap hari terus meningkat ini perlu kita evaluasi bersama. Penyuluhan harus lebih masif dan lebih tegas agar masyarakat lebih betah diam dirumah;Bagi para dokter harus segera bisa menangani para pasien yang tadi sudah disampaikan angkanya, kedepan kita akan menghadapi bulan Suci Ramadhan, dimana kita saat ini diminta untuk berjauhan menjaga jarak ini merupakan permasalahan kita juga nanti yang akan muncul, oleh karena ini harus kita antisipasi bersama;Kami akan bentuk posko-posko Covid-19 di tiap daerah yang masuk ke Kabupaten/Kota untuk mendeteksi warga yang datang dari daerah yang terjangkit wabah, situasi ini kita tidak tahu sampai kapan dan harus kita lawan bersama dan dukungan bersama saat ini yang sudah terjalin Bupati/Walikota hendaknya terus dilaksanakan;Dan langkah Physical Distancing yang diterapkan ditiap Kabupaten agar benar-benar dijaga dan diterapkan dengan baik, tempat-tempat ibadah kami berharap dapat dikoordinasikan dengan baik karena kami melarang bukan tanpa alasan namun sudah ada contoh;Bagaimana kita meningkatkan partisipasi seluruh masyarakat disamping upaya-upaya yang sudah kita laksanakan, sehingga kita menghadapi Covid-19 benar-benar masif dan semesta, bahwa Covid-19 ini bukan barangnya Indonesia namun dibawa dari luar oleh seseorang yang terjangkit dibawa masuk ke Indonesia;Kita perlu meningkatkan kesadaran  agar jangan pulang/mudik dulu, namun apabila harus pulang bagaimana kita harus atasi dan tangani;Masing-masing harus mengamankan kampungnya, saya intruksikan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar langsung menyampaikan Door to Door kepada warga masyarakatnya;Kita harus meningkatkan pastisipasi masyarakat dan bagaimana langkah-langkah kita dalam menghadapi saudara-saudara kita yang berasal dari luar daerah/kota. (Imam/Hery Red)



Muratara,Media Nasional Cakrawala

Camat Karang Dapo Mengadakan Penyemprotan Disinfektan sekecamatan Karang Dapo untuk pencegahan covid 19.jumat 27/03/2020
Acara tersebut di hadiri Unsur Kecamatan Karang Dapo,Kapolsek Karang Dapo,Karamel Karang Dapo,Kepala Desa se kecamatan karang dapo,dan angota OPD Se kecamatan Karang Dapo.

Menurut Camat Karang Dapo Husin Haikal,Pada hari ini kami telah melakukan penyemprotan pencairan baycelin di seluruh kecamatan karang dapo untuk pencegahan supaya terhindar dari penyakit covid 19,dari anggota  kami Kecamatan Karang Dapo melakukan penyemprotan seluruh kecamatan Karang Dapo dari 8 Desa sampai 1 Kelurahan untuk penyemprotan  seluruh kecamatan karang dapo,kami menghimbau untuk warga yang keluar dari luar kabupaten Muratara atau anak sekolah apabila mereka pulang ke kampung halaman harus melapor ke pihak kesehatan untuk mengecek kesehatan nya untuk menghindari napak nya penyakit virus covid 19.diungkap nya

"Kami dari kecamatan karang dapo menegaskan kita harus menghindari penyakit covid 19 supaya warga di karang dapo menjadi sehat''katanya

Di sampaikan Kades Karang Dapo Umar Aziz.Kami sebagai pemerintah desa sangat mendukung dalam program penyemprotan Disinfektan ini supaya untuk pencegahan Covid 19,supaya warga kecamatan karang dapo ini tidak terdapat virus yang terhebat dalam dunia ini.katanya
''Kami mengimbau kepada masyarakat supaya harus dianyam di rumah dulu untuk sementara ini,kita sebagai angota pemerintah desa harus menghimbau kepada masyarakat supaya harus berwaspada untuk kesehatan kita pribadi dan keluarga kita untuk sekitar yang ada di Karang Dapo''jelasnya

Kata Camat Karang Dapo Husni Haikal,supaya pencegahan ini dapat menghindari penyakit virus corona di wilayah kita.tutup (Asropil)



Bondowoso,Media Nasional Cakrawala

Seperti kita ketahui tidak hanya dinegara Indonesia yang kita cintai yang hawatir dengan virus Corona atau Covid -19 bahkan dibelahan dunia dibikin goncang dan was-was dengan peningkatan persebaran atau penularannya kepada masyarakat dan kita tahu pertama munculnya virus ini dinegara Cina yang menyebar ke Italia,Iran,Amerika serikat dan negara-negara lain termasuk Negara kita Indonesia dan telah merenggut korban jiwa.

Banyak orang berkomentar di media sosial walau terkadang informasi nya berbeda satu sama lain dan membuat masyarakat awam semakin bingung.

Kita tidak tahu kapan berakhirnya virus Corona yang mengguncang belahan dunia saat ini bahkan banyak bermunculan berita-berita Hoax dan tidak benar di media sosial yang membuat masyarakat semakin cemas dan dilanda ketakutan oleh virus Covid-19 ini bahkan kecanggihan teknologi ilmu kedokteran yg selama ini ada seakan dibuat tidak berdaya untuk Memusnahkan dan  membendung penyebaran virus yang tidak tampak oleh kasat mata tapi diyakini keberadaan nya dan mengancam kesehatan juga nyawa manusia dan dapat berujung pada kematian.

Namun dibalik kejadian ini ada hikmah dan satu pelajaran yang dapat kita ambil bahwa kehidupan didunia ini sementara dan tidaklah abadi serta melahirkan kesadaran bahwasanya Harta,tahta jabatan dan kekuasaan juga kehormatan yang selama ini sering membuat manusia terlena dan selalu dia banggakan tidaklah abadi dan bersifat sementara.

Semua harta kekayaan yang kita miliki dan kita kumpulkan dengan segala cara juga jabatan dan kekuasaan yang kita punya ahirnya akan kita tinggalkan bahkan harta yang sering kita banggakan bisa jadi akan menjadi beban saat dimintai pertanggung jawaban kelak dihadapan sang pencipta alam dan isinya begitu pula dengan jabatan yang diamanahkan kepada kita dan selalu kita banggakan akan dipertanggung jawabkan di hadapan Tuhan.

Dari beberapa hikmah dan kajian diatas tentunya dapat kita ambil suatu pelajaran bahwa manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan dan pada ahirnya akan kembali kepada sang pencipta nya dan saat-saat kita dilanda kecemasan akan kematian maka akan melahirkan upaya-upaya untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan kita sadar tidak ada kekuatan apapun yang dapat manusia lakukan yang dapat menunda bencana dan kematian yang sudah ditetapkan oleh Tuhan yang maha kuasa baik itu harta tahta dan jabatan yang selama ini sering dibangga-banggakan oleh manusia.

Dari kejadian yang saat ini kita hadapi mari kita petik satu kesimpulan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah tanpa pertolongan dari Tuhan yang maha kuasa dan kita introspeksi diri dan belajar dari kesalahan yang kita lakukan agar kita memperbanyak doa dan mohon mpunan kepada Tuhan atas teguran yang diberikan melalui virus Corona atau Covid -19 agar kita sadar bahwa kekuasaan Tuhan itu mutlak atas diri manusia.

Dengan kita sadar diri dan memperbanyak doa semoga bisa menyelamatkan diri kita dari virus Corona dan sekaligus virus yang tidak tampak oleh kasat mata ini segera diangkat dan dimusnahkan dari atas bumi Indonesia yang kita cintai dan kita dapat segera terbebas dari bencana pandemi Covid-19 ini... Amiiiiinnnn Allah Humma Amiiiiinnnn.(IMM).


PASURUAN,MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Peduli pencegahan atau meminimalisir penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 yang sedang melanda Dunia saat ini, SUPANDI, Kepala Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, kerja sama dengan UPTD Puskesmas Grati, melakukan  penyemprotan Disinfektan di berbagai titik di Desa Kebonrejo, pada Sabtu (28/3/2020) siang.

Hadir dalam Giat penyemprotan tersebut selain Kepala Desa Kebonrejo, Supandi, ikut serta Giat  BhabinKamtibmas, dari Polsek Grati, Bhabinsa, Grati, Muspika Kecamatan Grati, Kepala Puskesmas Grati, Dr Mardiana, dan anggotanya, serta jajaran perangkat  Desa Kebonrejo.

Penyemprotan disinfektan dilakukan dengan menggunakan peralatan dari Puskesmas Grati dan juga di sediakan peralatan seadanya dari masyarakat Desa Kebonrejo sendiri 

"Penyemprotan ini, adalah upaya untuk mencegah covid-19, dan saya menghimbau agar masyarakat juga  mengikuti anjuran dari Pemerintah, serta patuh dan menghormati pada maklumat yang di keluarkan oleh Kapolri, semua ini agar warga saya Desa Kebonrejo khususnya, dan rakyat indonesia pada umumnya aman selamat dari bencana wabah Covid-19 ini," Tegas (Supandi)

Sebelum kegiatan ini, di Desa Kebonrejo, juga sempat di lakukan selamatan desa yang di pimpin langsung oleh Kades kebonrejo Supandi, pada (23/3/2020) yang tujuannya adalah meminta kepada Tuhan YME agar masyarakat Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan khususnya,  terhindar dari wabah penyakit yang sedang melanda Dunia saat ini  yaitu virus corona atau covid-19 terang Supandi Kepala Desa Kebonrejo

"Kita tadi keliling di lima Dusun wilayah Desa Kebonrejo, dengan sasaran utama kita adalah pintu masuk, pondok, masjid juga musholah, pendopo desa serta  fasilitas umum lain nya," Ujar Kades

"Saya ucapkan terima kasih kepada Dokter tugas dari Puskesmas Grati  beserta jajarannya, juga petugas TNI POLRI, anggota dari Muspika Kecamatan Grati, dan semua perangkat Desa Kebonrejo, atas terlaksananya kegiatan ini.   

Saya menghimbau kepada masyarakat Desa Kebonrejo, agar menjaga kesehatan diri dan keluarga, kurangi kegiatan kumpul kumpul dan kita hormati bersama peraturan Pemerintah, dan Maklumat Kapolri yang mana semuanya adalah untuk kebaikan kita bersama

Hal ini perlu saya sampaikan sesuwai hasil rapat pada tanggal 23 Maret 2020, di kantor Kecamatan Grati, yang di hadiri oleh Muspika dan Dokter yang bertugas memberikan sosialisasi pada saat itu, yaitu terkait pencegahan wabah Covid-19 dan  Maklumat Kapolri, termasuk juga bila di ketemukan ada warga TKW atau TKI yang datang dari luar Negeri masyarakat segera melapor ke desa untuk segera di laporkan juga ke puskesmas terdekat dan di lakukan pemeriksaan," Jelas Kades (Supandi)

Di penghujung Kegiatan (Supandi) Kades Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan ini, juga menyampaikn harapan nya "saya berharap kegiatan ini bisa di lakukan dalam setiap seminggu sekali, sampai di nyatakan wabah virus Covid-19 benar benar kondusif karna saya sangat peduli pada keamanan dan keselamatan warga saya," Lanjutnya

Saat di tanya jika ada warga yang masih tidak menghiraukan atau mengabaikan peraturan tersebut bagaimana,  di jawab oleh Supandi, Kades Kebonrejo, "Saya akan tetap memberikan arahan dan solusi terbaik dengan pendekatan pastinya, tapi jika masih saja tidak menghiraukan yaa biar petugas hukum yang bertindak sesuwai jalurnya," pungkas (Supandi) //sf mnc



JAKARTA,MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Kader Militan Jokowi (KAMIJO) terus berperan aktif dalam mendukung Program dan Visi Misi Pemerintahan Presiden Joko Widodo (JOKOWI) #SDM_Unggul
#Menuju_Jndonesia_Maju
#Dari_KAMIJO_Untuk_Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Gumilar Abdul Latif, Ketua Umum KAMIJO, Sabtu 28 Maret 2020.

"Alhamdulillah, DPP Lembaga Kader Militan Jokowi (KAMIJO) telah berhasil memproduksi pakaian/Alat Pelindung Diri (APD) dengan merk KAMIJO FASHION berbahan Spoonboound 100 Gram," kata Gumilar Abdul Latif.

Menurutnya, alat pelindung diri ini akan di jual seharga Rp. 70.000,- (Tujuh Puluh Ribu Rupiah)/PCS, dan DPP LEMBAGA KADER MILITAN JOKOWI (KAMIJO) mencoba menawarkan kepada Pemerintah, saat ini ready stock 1000 PCS, ucapnya.

Untuk diketahui lanjut dia bahwa dengan merebaknya Pandemi Virus Corona atau Covid-19 maka, Kader Militan Jokowi langsung berupaya membantu pemerintah dalam penanganan pencegahan penyebaran wabah virus ini, sehingga atas inisiatif Ketua Umum Kamijo bersama para Dewan Pembina, Penasehat, Sekjen serta semua DPP, DPW dan DPD maka hari ini kami rilis produksi pakaian atau alat pelindung diri ini, ungkapnya.

Terakhir ia berharap, KAMIJO di semua lini akan hadir untuk memberikan yang terbaik buat Rakyat karena keberadaan KAMIJO tentunya menjadi suatu lembaga pejuang rakyat dan pendukung Program dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir H Joko Widodo (JOKOWI), pungkas Gumilar Abdul Latif. (Andi J/Red)



BONDOWOSO-MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Untuk mengajak masyarakat mencegah penularan covid-19, Perumahan Graha Pelita Regency di Kelurahan Tamansari Bondowoso dijadikan sebagai salah satu pilot project kawasan tertib physical distancing yakni kawasan  lingkungan  yang mengurangi akses keluar masuk warga maupun tamu.

Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz, usai Launching Kawasan Tertib Physical Distancing, Sabtu (28/3/2020) menerangkan, gerakan yang menjadi inisiasi dari masyarakat sekitar ini ditangkap positif oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19. 

Karena itulah, pihaknya meninjau secara langsung kesiapan wilayah maupun personel, dan warga yang berada dalam kawasan tersebut. 

Langkah ini katanya, merupakan bagian edukasi dan gerakan nyata dalam mengajak masyarakat lainnya memutus arus penyebaran virus corona. 

"Disini nanti setiap orang yang masuk akan disemprot disinfektan, wajib sterilisasi serta kesadaran masyarakat untuk tidak keluar rumah kecuali ada urusan penting,"tuturnya. 

Kawasan tertib physical distancing, kata Kapolres Erick akan diperluas lagi ke kawasan lainnya, termasuk di Alun-akun Ki Bagus Asra. 

Tampak dalam kegiatan tersebut, turut hadir Komandan Kodim 0822 Letkol Inf. Jadi, dan seluruh jajaran Muspika.(Red)



SORONG, MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Prajurit Korem 181/PVT melaksanakan latihan Lintas Medan dalam rangka Minggu Militer bulan Maret 2020 yang dipimpin oleh Pjs. Kajasrem 181/PVT Lettu Inf Oskar Aronggear dan  diikuti oleh Danrem 181/PVT Brigjen TNI Yulius Selvanus, Kasrem 181/PVT Kolonel Inf Hariyanto, Kasi Ren Korem 181/PVT Kolonel Arh Eka Wayudin, Kasi Ops Korem 181/PVT Kolonel Inf H.D. Arifin Simanjuntak, S.I.P, M.Si, Kasi Log Korem 181/ PVT Kolonel Inf Suwondo, S.I.P, Kasi Ter Korem 181/PVT Kolonel Inf Luhut Bernandus Sidabariba, S.I.P, Danden Pal Sorong Mayor Cpl Herwanto, A.Md, Kapenrem 181/PVT Mayor Inf Puguh Prandono, S.H, Dandenma Korem 181/PVT Mayor Inf Soleman Sanggel, dengan titik Start yang  bertempat di lapangan upacara Korem 181/PVT Jl. Pramuka No. 1 Kota Sorong-Papua Barat. 

Dalam pelaksanaan Lintas Medan tersebut dalam rangka Minggu militer yang diikuti oleh prajurit Korem 181/PVT,dengan jarak tempuh + 3.200 M dengan mengambil route melintasi perbukitan belakang asrama Korem 181/PVT dengan titik start dari lapangan apel Makorem 181/PVT, melawati asrama pensiunan (Aspen),  lanjut ke perbukitan belakang lapangan tembak Makorem 181/PVT kemudian turun sampai ke HBM samping kali dan Finish di lapangan apel Makorem 181/PVT.

Rute yang dilintasi adalah merupakan tapal batas tanah Makorem 181/PVT, dimana dalam pelaksanaannya dilepas secara berkelompok 5-10 orang dengan interval 5 menit tiap kelompok, karna selain berolahraga juga pelaksanaan Lintas Medan ini melakukan pengecekan patok-patok batas tanah Korem 181/PVT serta melakukan pembersihan jalan,sehingga medan yang dilalui cukup berat karena banyak perbukitan, namun semua dapat dilewati karna seluruh prajurit yang melaksanakannya menunjukkan kekompakan dan rasa senang hati, sehingga seberat apapun dan seterjal apapun Medan yang dilintasi dapat dilalui oleh semua prajurit sampai  kembali ke Finish dengan selamat. 

Semoga kedepannya kegiatan ini akan terus dilaksanakan dan semangat yang ditunjukkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Selesai pelaksanaan Lintas Medan dilanjutkan dengan pelemasan dan pengecekan akhir personil yang mengikuti Lintas Medan tersebut. (Red)


PASURUAN-MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander, pimpin langsung jalannya Kegiatan Sosialisasi Dan Arahan terkait Wabah Virus Corona (Covid-19) Serta Penetapan Kawasan Tertib Physical Distance Di Kompleks Perumahan Pondok Surya Kencana pada Jumat (27/3/2020) pukul  20.00 Wib bertempat di Perumahan Pondok Surya Kencana, Jalan Raden Patah, Kelurahan  Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan

Hadir juga dalam kegiatan Waka Polres Pasuruan Kota, KOMPOL Mario Prahatinto, Kapolsek Gadingrejo, Kompol Timbul Wahono, Danramil Gadingrejo, Kota Pasuruan, Kapten Arh. Indar Sumarsono, KabagOps Polres Pasuruan Kota, Kompol Saifur Rizal 

Termasuk juga ikut hadir Kasat Intelkam Polres Pasuruan Kota, Iptu Muhammad Riza Rahman, Kasat Sabhara Polres Pasuruan Kota, AKP Tatuk Irianto,
Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Achmadi, Kasubaghumas  Polres Pasuruan Kota, AKP Endik Purwanto, serta Bhabinkamtibmas,  Bhabinsa, dan Ketua RW Perumahan Pondok Surya Kencana, Hari Waiho 

Dalam penyampaian nya kapolres Pasuruan Kota mengatakan  "Dalam rangka penanganan penyebaran Virus corona Kami TNI Polri turun langsung untuk melakukan sosialisasi terkait dengan pemutusan mata rantai penyebaran virus corona

Kegiatan yg kami laksakan sesuai dengan maklumat dari Kapolri dan Pemerintah yg menganjurkan masyarakat untuk benar-benar patuh terhadap anjuran pemerintah

Kami sudah kordinasi dengan Bang Han perumahan ini kita jadikan kawasan tertib physical distancing yg sebelumnya sudah kami lakukan kegiatan sosial distancing di tengah masyarakat

Mengingat masih ada masyarakat yg tidak patuh dan disiplin terhadap anjuran pemerintah sehingga status di naikan dr Sosial Distancing menjadi Physical Distancing 

Maka dari itu Kawasan ini akan kami jadikan kawasan tertib Physical distancing dan menjadikan kawasan percontohan bagi perumahan lainnya

Pemerintah meningkatkan status dr sosial distancing menjadi physical distancing untuk benar benar melakukan pengawasan lebih ketat bagi warga perumahan ini

Pelaksanaan kawasan tertib kami akan koordinasikan  dengan 3 pilar nntinya akan dampingi pihak sekuriti untuk bisa menyampaikan perkembangan di luar

Dengan adanya kedisiplinan warga sangat membantu tugas pemerintah terkait dengan memutus mata rantai virus corona yg sangat mendunia," Terang nya

Salah satu warga di wakili Ustad Husnah bertanya kepada Kapolres Pasuruan Kota Dony Alexander, 
"Mohon Untuk warga dari luar Kota Pasuruan, perlunya di pantau dan harap di lakukan pengawasan ketat bagi tamu dari daerah Zona Merah," Tanya nya 

Pengawasan akan di bantu dari  TNI dan Polri sehingga kita akan mengawasi secara penuh kawasan ini  dan Tim dari kami nanti akan berjaga di depan pintu masuk dan kita akan bekerjasama dengan dinkes untuk melakukan tindakan terhadap tamu dari luar kota khusunya kota zona merah yg masuk kedalam kawasan perumahan ini seperti dilakukan penyemprotan disinfektan dan lain lainnya," jawab Kapolres Pasuruan Kota ( AKBP Dony Alexander) 

Selama kegiatan Konfrensi Pers dengan awak Media berlangsung situasi aman dan kondusif dan berakhir pukul 20.50 Wib.(Sf/Nt)




Situbondo | Media Nasional Cakrawala 
Pembuangan Limbah PT. Panca Mitra Multiperdana atau lebih dikenal dengan sebutan Pabrik Salem Terindikasi Mencemari Lingkungan. Lantaran permasalahan pembuangan limbah masih berkelanjutan. 


Hasil pantauan di lapangan menemukan bahwa limbah buangan tersebut memang belum dinetralisasikan. Lebih parahnya lagi limbah ini langsung dibuang ke sungai sehingga merusak ekosistem sungai maupun biota laut karena sungai tersebut mengalir langsung ke laut dan bau tidak sedap yang sangat dikeluhkan warga sekitar.


Saat dikonfirmasikan kepada Nuzul selaku perwakilan dari Pabrik Salem, mengatakan, "Kalau sistem IPAL memang sedang dilakukan perbaikan dan lebih baik hubungi Pak Eko selaku manager. Karena saya takut salah bicara", jelasnya.


Sementara itu, saat dikonfirmasi manager Pabrik Salem Pak Eko mengungkapkan, “Semua IPAL kami sudah ada ijinnya. Memang ada beberapa yang masih dalam renovasi". Yang sebelumnya saat dikonfirmasi media kembali enggan memberikan keterangan lagi dan terkesan menghindar. Alasannya karena sedang sakit dan tidak masuk kerja. (Baim) 


JAKARTA-MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Keluarga besar Presiden Joko Widodo menggelar tahlilan dan doa bersama untuk mendiang Sudjiatmi Notomihardjo, ibu Presiden Joko Widodo, yang wafat dalam usianya yang ke-77 pada Rabu, 25 Maret 2020. Presiden sendiri tiba di Kota Surakarta sekira pukul 18.23 WIB dan hadir dalam acara tahlilan dan doa bersama tersebut.

Untuk diketahui, kemarin, selepas mengantarkan almarhumah menuju tempat peristirahatan terakhirnya, Kepala Negara tidak mengikuti acara tahlilan dan doa bersama keluarga. Saat itu, Presiden langsung bertolak menuju Istana Kepresidenan Bogor untuk mengikuti KTT Luar Biasa G20 bersama sejumlah pemimpin dunia melalui telekonferensi membahas penanganan pandemi Covid-19.

Acara tahlilan dan doa bersama yang kali ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo digelar pada Jumat malam, 27 Maret 2020, sekira pukul 19.30 WIB di kediaman almarhumah.

Kegiatan yang dipimpin oleh K.H. Abdul Karim (Gus Karim) tersebut digelar secara terbatas untuk menghindari adanya kerumunan dengan hanya dihadiri oleh keluarga besar dan sejumlah santri dari Pondok Pesantren Al-Qur'aniyy.(Red)



SURABAYA -MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Hasil konsultasi DPR dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyepakati bahwa Ujian Nasional (UN) tahun 2020 semua tingkatan mulai SD-SMA resmi ditiadakan.

Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Syaiful Huda mengatakan, UN ditiadakan untuk melindungi siswa dari COVID-19 atau virus corona.

”Benar rapat konsultasi DPR dan Kemendikbud, disepakati pelaksanaan UN ditiadakan, untuk melindungi siswa dari COVID-19,” cetus Syaiful Huda. Selasa, (24/3).

Pemerintah dan DPR melihat penyebaran covid-19 semakin masif. Padahal jadwal UN SMA harus dilaksanakan pada 30 Maret, begitu juga UN SMP yang harus dijadwalkan paling lambat akhir April mendatang.

Penyebaran wabah covid-19 diprediksi akan terus berlangsung hingga April, jadi tidak mungkin kita memaksakan siswa untuk berkumpul melaksanakan UN di bawah ancaman wabah COVID-19 sehingga kami sepakat UN ditiadakan,” ungkapnya.

Kemendikbud saat ini mulai mengkaji opsi pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sebagai pengganti UN.
Namun, opsi ini hanya akan diambil jika pihak sekolah mampu menyelenggarakan USBN secara online.

“Kami sepakat USBN ini hanya bisa dilakukan jika dilakukan secara online, artinya sekolah harus siap karena pada prinsipnya kami tidak ingin ada pengumpulan siswa secara fisik di gedung-gedung sekolah,” ujarnya.

Tanggapi soal USBN ditiadakan, menurut Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya, M. Syaikhul Islam mengatakan, “kami menyambutnya dengan baik. Samina waathona ya kami tentu mengikuti apapun keputusan yang dari pemerintah terkait Ujian Nasional itu,” ucapnya. Kamis, (26/3/2020).

Pihaknya tidak keberatan, maupun USBN dihapus, ujian sekolah diganti nilai rapor juga tidak masalah buat sekolahnya.

Disinggung kesiapan menghadapi USBN, Syaikhul mengatakan, untuk kelas 6, kita selama ini sudah melakukan persiapan terutama dengan 3 mata pelajaran yang diujikan itu Matematika, IPAx dan Bahasa Indonesia. 

“Yang selama ini kita dapat melakukan pembinaan khusus ya soal ujian tiga mata itu termasuk juga sudah gelar try out sendiri hampir 10 kali,” tambahnya.

Mudipat juga punyak jatah pertemuan sampai 14 kali biasanya setiap menjelang ujian sekolah itu. Dan itu juga sedang menunjukkan hasil yang lumayan sebagai media pembekalan buatan anak-anak hadapi ujian itu sendiri yang menuju ke sekolah.

“Jika memang masih ada karena kebijakan ‘Merdeka Belajar’, itu diliat dari nilainya tidak diambil sekolahnya, ada juga ujian praktek dan juga portofolio juga ada penugasan jadi ada empat macam itu sesungguhnya,” papar Syaikhul.

Dengan adanya wabah pandemi virus corona, kebijakan dari Dispendik Surabaya, istilah BDR (Belajar di rumah bekerja di rumah bahkan ibadah di rumah). SD Mudipat sejak Ahad tanggal (15/3), sudah melakukan merapatkan semua guru dan tim support IT.

“Kita melakukan pembelajaran jarak jauh/ daring online dari rumah masing-masing, anak-anak juga pasti diliburkan, juga sehingga KBM daring itu juga insyallah berjalan dengan baik,” kata dia.

Sekolah juga punya banyak media mulai dari Mudipat TV, kemudian teman-teman membuat video tutorial bisa dishare disitu dan mudipat.co. Kemudian kita juga punyak sebagai laman website atau situs kita disitu juga banyak tugas-tugas kita materi pembelajaran yang lain. 

“Termasuk kita juga punya ini WhatsApp grup kelas yang melibatkan semua orang tua itu juga, kita mengoptimalisasi sebagai media pembelajaran anak anak di rumah juga,” tambah Syaikhul.

Kepsek Mudipat tersebut menghimbau, kepada seluruh warga sekolah untuk tidak bepergian kemana-mana, menjaga stamina fisik, olahraga yang cukup untuk makan makanan dan minuman yang baik bergizi bervitamin. 

“Untuk menjaga imunitas tubuh, kita juga sampai detik ini, saya belum pernah mendengar ada informasi yang tidak baik terkait dengan kesehatan atau kondisi fisik dari keluarga besar SD Muhamadiyah 4 Pucang Surabaya. (ari)



BONDOWOSO-MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Sejumlah anggota Polri dan TNI naik ke Gunung Suket, Kecamatan Ijen, Jum'at pagi (27/3/2020). 

Menaiki trail, rombongan TNI  dan Polri yang dimpipin oleh Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz, dan Komandan Kodim 0822 Letkol Inf. Jadi, menuju ke petak 101-7 Dusun Krepekan, Desa Jampit lokasi tumbuhan penghijauan yang ditanam dalam kegiatan reboisasi 19 Februari 2020 lalu  

Kapolres Erick, menuturkan bahwa pengecekan tersebut merupakan tindak lanjut dari langkah yang dilakukan untuk memastikan tumbuhan Penghijauan yang sudah ditanam di wilayah tetap aman. 

"Kalau reboisasinya sudah jelas ya tujuannya untuk meminimalisir terjadinya banjir bandang kedepannya. Karena itu kita check ini,"ujarnya..

Menurur Erick, dalam kesempatan tersebut pihaknya juga memasang sejumlah tulisan rambu-rambu. Terkait, pelarang melakukan aktivitas penamanan sayur, baik kentang atau pun gubis. 

"Di rambu-rambu itu tegas kami sampaikan bahwa pelarangan itu sebagaimana termaktub dalam Pasal 50 UU No.41 Tahun 1999 tengang kehutanan,"ujarnya. 

Di sisi lain, kata Kapolres Erick, di lokasi tersebut juga diterbitkan tata tertib buka tutup portal. 

"Yang ditandatangani oleh Kapolres Bondowoso, Dandim 0822 Bondowoso dan ADM Perhutani yang intinya untuk menjaga kelestarian hutan dan ketertiban dalam pemanfaatan kawasan hutan dengan 5 (Lima) Poin ketentuan,"pungkasnya.(Red)




Bondowoso,Media Nasional Cakrawala
Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Jadi, S.I.P., dan Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz, SIK, M.Si serta para pecinta Komunitas Trail Adventure Bondowoso mengadakan touring menuju di daerah lereng pegunungan Suket Dusun  Mlaten Desa Jampit Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso Provinsi Jatim, Jumat (27/3).

Touring tersebut dalam rangka pengecekan tanaman Sebanyak 6 ribu bibit pohon ditanam di lereng Gunung Suket di Pegunungan Ijen  Kecamatan Ijen (sebelumnya Kecamatan Sempol) Ribuan bibit pohon beragam jenis, ini ditanam pada petak 91, 92, dan 99 kawasan lahan Perhutani KPH Bondowoso BKPH Sukosari RPH Dataran Ijen Bondowoso dalam kegiatan Serangan Reboisasi oleh ribuan masyarakat dari berbagai komunitas peduli lingkungan serta anggota TNI dan Polri dibawah komando Kodim 0822/Bondowoso.          
Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf. Jadi, S.I.P.,  di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan, “Bahwa tujuan kita kesini dalam rangka pengecekan bibit tanaman yang sudah ditanam pada Serangan Reboisasi 1 Maret 2020, ini juga sebagai antisipasi mencegah longsor dan banjir, apakah benar-benar dijaga oleh masyarakat dan kegiatan aktifitas perkebunan tanam sayur mayur baik kentang maupun gubis apa sudah dihentikan, sehingga banjir bandang melanda Desa Sempol dan Desa Kalisat pada 29 Januari dan 14 Maret 2020 lalu tidak terjadi lagi”, pungkasnya.


Sementara Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz, SIK, M.Si menambahkan,  Kami selaku aparat akan menindak tegas terhadap siapa saja pelaku perusakan alam dengan pasal 50 UU No.41 tahun 1999 tentang kehutanan. Kami datang kesini Bersama Dandim 0822 untuk menegaskan bahwa penyangga kawasan hulu pada hutan di lereng Gunung Suket Pegunungan Ijen, ditutup total dalam aktifitas penanaman sayuran demi kebaikan bersama, sehinggga diharapkan kejadian longsor dan banjir tidak terulang kembali di Kecamatan Ijen di masa yang ada datang,” katanya.  (By Pendim 0822).



Pasuruan,Media Nasional Cakrawala
27 Maret 2020 Setelah alat pencuci tangan di sepanjang jalan kota pasuruan kini hadir bilik sterilisasi di kota pasuruan tepatnya di samsat kota pasuruan.

Sejak masuknya virus corona (covid 19) di jawa timur terlebih di kota dan kabupaten apalagi di kota pasuruan membuat polresta melakukan langkah pencegahan yakni dengan membangun bilik sterilisasi yakni di samsat kota pasuruan.

Dengan adanya bilik ini samsat kota pasuruan mengupayakan pencegahan dan penanggulangan bahaya virus corona di kota pasuruan, menurut Iptu Widyagana Dhirotsaha menuturkan bahwa dengan adanya bilik ini membuat warga kota pasuruan yang hadir ke samsat untuk pengurusan pajak kendaraan tidak perlu khawatir karena bilik tersebut berupaya untuk mencegah virus coroan

Adapun cara kerja dari bilik tersebut kita hanya diam di tengah kemudian menekan tombol tersebut lalu alat tersebut bekerja secara otomatis menyemprotkan anti virus keseluruh tubuh.

Dengan adanya bilik tersebut semoga bisa membantu dan mencegah penyebaran virus corona di kota pasuruan. (Teguh/Rony/Sofyan)


Bogor-Media Nasional Cakrawala
Presiden Joko Widodo mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Kamis 26 Maret 2020. KTT tersebut membahas upaya negara-negara anggota G20 dalam penanganan COVID-19.

KTT Luar Biasa G20 ini digagas Arab Saudi selaku ketua G20 tahun ini. KTT ini diawali dengan sambutan pembukaan dari Raja Salman bin Abdulaziz AL Saud pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi atau pukul 19.00 WIB.

20 negara anggota G20, 7 negara undangan, 9 organisasi internasional, dan 2 organisasi regional mengikuti KTT Luar Biasa G20 ini. 

Melansir siaran pers Kementerian Luar Negeri, pada pertemuan tersebut Presiden Joko Widodo akan berdiskusi secara virtual dengan para pemimpin negara anggota G20 dan organisasi internasional terkait diantaranya PBB, WHO, Bank Dunia dan IMF. 

“Dengan tujuan untuk membahas tidak saja penanganan krisis pandemik, tetapi juga dampak ekonomi dan sosial yang berpengaruh pada global supply-chain,” dikutip dari rilis tersebut.

Para Kepala Negara/Kepala Pemerintahan yang mengikuti KTT Luar Biasa G20 ini adalah Presiden Joko Widodo, Presiden Argentina Alberto Fernández, Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison, Presiden Brazil Jair Bolsonaro, PM Kanada Justin Trudeau, Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri India Narendra Modi, PM Italia Giuseppe Conte, PM Jepang Shinzō Abe, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador, Presiden Rusia Vladimir Putin, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud, Presiden Afrika Selatan
Cyril Ramaphosa, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, PM Inggris Boris Johnson, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Uni Eropa Charles Michel.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam mengikuti KTT ini, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.(Biro pers)



JAKARTA-MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Presiden Joko Widodo beserta keluarga mengantarkan jenazah almarhumah Ibunda Hj. Sudjiatmi Notomihardjo ke tempat peristirahatan terakhirnya di pemakaman keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis 26 Maret 2020.

Presiden dan keluarga tiba di pemakaman pada pukul 13.00 WIB setelah sebelumnya disalatkan terlebih dahulu di Masjid Baiturachman di dekat rumah duka di Surakarta.

Terlihat putra sulung Presiden, Gibran Rakabuming Raka membawa foto mendiang sang nenek.

Presiden Jokowi yang tampak mengenakan kemeja putih dan peci hitam ikut turun ke liang lahat saat prosesi pemakaman berlangsung.

Usai prosesi pemakaman, Presiden beserta keluarga kemudian berdoa di samping pusara makam sang Ibunda.

Ibu Hj. Sudjiatmi Notomohardjo meninggal dunia kemarin di Surakarta, 25 Maret 2020 karena sakit.

“Pada pukul 16.45 WIB telah berpulang kehadirat Allah SWT ibunda kami, Bu Sudjiatmi Notomihardjo, yang kita tahu bahwa ibu sudah empat tahun menderita sakit," kata Presiden Jokowi kemarin sore di rumah duka di Surakarta.(Biro pers)

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget