Berita Terbaru



Jakarta,Media Nasional Cakrawala

Foto: Gerakan Masyarakat Kawal Pemilu (GMKP) menggelar aksi orasi simpatik dan teaterikal di depan Patung Kuda Jl. MH. Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/06/2019. Foto: Syafrudin Budiman.

Sekitar 300 orang yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Kawal Pemilu (GMKP) menggelar aksi teaterikal dan orasi menjelang putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK). Aksi tersebut sebagai wujud rasa peduli kepada MK bahwa tidak bisa ditekan dan diintervensi pihak manapun.

“Sidang putusan Mahkamah Konstitusi mengenai sengketa hasil Pilpres 2019 akan digelar besok, Kamis (27/06/2019). Putusan MK soal pemenang PilPres 2019 dijamin konstitusi dan bersifat final tak bisa digugat lagi,” teriak Wasil Korlap Aksi GMKP di depan Patung Kuda Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (26/06/2019).

Dalam aksi teaterikal 9 aktivis menggunakan baju hakim MK sebanyak. Mereka bertopeng foto 9 anggota hakim MK, mulai dari Ketua hakim MK dan anggota hakim MK. Para hakim MK dadakan itu memegang poster-poster bertulis persatuan Indonesia, keputusan MK bersifat final dan mengikat, sambil berputar-putar di depan sekitar 300 peserta aksi.

Menurut Wasil, kewenangan MK sudah dijamin dalam pasal 24 huruf C ayat 1 dan pasal 10 UUD 45, Karenanya, apapun putusan MK harus menyudahi ‘perselisihan dan permusuhan’ yang terjadi di akar rumput dan apalagi di kalangan elit politik.

“Publik dan semua pendukung paslon capres-cawapres 2019, harus bisa menerima apapun yang akan terjadi pada putusan hakim MK nantinya. Hal ini sebagai upaya kembali merajut persatuan dan menyemai perdamaian demi Indonesia maju dan lebih sejahtera,” jelas Wasil dalam orasinya.

Kata pria kelahiran Madura ini, jangan ada lagi kerusuhan. Dimana dimulai dengan mengakhiri narasi-narasi kebencian, provokasi serta tuding-tudingan kecurangan.
“Inilah waktunya kita kembali bersatu sebagai bangsa atau dalam bingkai Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegas Wasil.

Dalam aksinya Gerakan Masyarakat Kawal Pemilu (GMKP) memiliki harapan kedepannya lebih baik dengan menyatakan sikap sebagaimana berikut ini:
1. Apapun putusan MK harus kita terima karena bersifat Final dan tak bisa digugat.
2. Tolak kerusuhan dan stop provokasi mari kita kembali bersatu dan berdamai dengan menyudahi permusuhan.
3. Elit politik, bersatulah jangan ada lagi kubu 01 atau 02 yang ada persatuan Indonesia.

“Inilah poin-poin tuntutan dan harapan pada sikap GMKP. Semoga bisa didengar dan diperhatikan semua pihak untuk bersayu demi Indonesia Lebih Baik dan Lebih Maju,” pungkas Wasil mengakiri orasinya.

(Syafrudin Budiman)



PASURUAN,Media Nasional cakrawala  

protes keras LSM AMC  cinta damai dengan adanya  tambang tambang liar yang di duga ilegal,dan tidak mengantongi surat izin,demi terlaksananya peraturan yang sudah tidak di laksanakan  dengan tertib, LSM cinta damai lagi lagi aksi turun jalan terkaet jalan yang rusak dan banyak nya tambang Tambang yang di duga ilegal yang tidak mengantongi surat izin ,kalao kemarin lusa LSM cinta damai melukukan aksi di jalan di kecamatan winongan, dan pagi ini LSM cinta damai  bersama ratusan pendemo menuju pendopo kabupaten pasuruan Rabu/26/06/2019


Hanan selaku ketua umum LSM cinta damai kabupaten pasuruan  ungkab pada awak media cakrawala,kami berunjuk rasa ini agar pemerintah kabupaten pasuruan ini bisa  menindak dengan tegas kepada tambang yang ilegal,karna banyak sekali dugaan dugan kami  banyak sekali tambang ilegal yang tidak mengantongi surat izin  di kabupaten pasuruan ini.


Jalan yang rusak  saat ini ,dikarenakan pemerintah tidak tegas dalam menjalankan  aturan  aturan yang telah di tetapkan, jalan provinsi,jalan kabupaten jalan kota,jalan desa.pembagian jalan kelas pembagian kelas jalan berdasar 
Kan beban muatan terdiri dari jalan kelas 1 kelas II kelas IIIA dan kelas IIIB sesuai dengan aturan yang ada,pabila aturan tak terlaksana,seperti muatan yang melebihi tonase dan di situlah jalan akan rusak dan uang negara akan terkuras,

Begitu parah nya kerusakan kerusakan jalan ,yang satu satunya  jalan beraspal di tingkat kecamatan,apbila di musim kemarau banyak warga mandi debu,bila di musim hujan banyak warga mandi lumpur.

Kami dari LSM Cinta damai pasuruan ingin melihat  pemerintah kabupaten pasuruan . Melakukan penangkapan pada truk truk pengankut galian C yang muatannya melebihi kapasitas jalan yang di lalu. Karena truk truk itulah  yang sudah menjadi biang kerok dari kerusakan kerusakan jalan tersebut.ungkap nya(Tiem Pasuruan)



Bondowoso, Media Nasional Cakrawala

Rabu (26/06/2019) jam 09.00 Wib sampai 14.00 Wib Kapolres Bondowoso turun langsung untuk anjangsana kepada tokoh  Agama guna memper erat tali silaturahmi dan Sinergitas  antara Polres Bondowoso dan masyarakat

Tokoh Agama yang dikunjungi dalam kegiatan Anjangsana tersebut bertempat di 3 (Tiga) Lokasi antara lain :

1.Pukul 09. 00 WIB s.d. 10.00 WIB melaksanakan Silaturahmi terhadap KH. Makhsum Turmudzi, Wakil Ketua I Autada serta sebagai Pengasuh Ponpes RA. Darul Hikmah Ds. Sekar Putih Kec. Tegalampel Kab. Bondowoso

2.Pukul 10.15 WIB s.d. 11.30 WIB melaksanakan Silaturahmi terhadap KH. Zakaria Muchtar, Ketua Koordinator FPI Kab. Bondowoso serta Pengasuh Ponpes Darul Quran Al - Ghazali Ds. Tangsil Wetan Kec. Wonosari Kab. Bondowoso

3.Pukul 13.00 WIB s.d. 14.00 WIB melaksanakan kegiatan Silaturahmi kepada Habib Salim Abu Bakar, Ketua Dewan Syuro FPI Kab.Bondowoso serta pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Ds. Suco Lor Kec. Maesan Kab. Bondowoso

Kapolres Bondowoso menggandeng Dandim 0822 Bondowoso (LETKOL Inf. Tarmuji, S.Ag.) dalam kegiatan tersebut untuk tetap menjaga kekompakan antara TNI dan Polri;

Waka Polres Bondowoso bersama dengan Pejabat Utama Polres Bondowoso juga ikut serta dalam kegiatan Silaturahmi tersebut untuk menambah rasa kebersamaan

Kapolres Bondowoso secara langsung mendengarkan permasalahan yang terjadi dari Tokoh Agama, gejolak apa yang tengah terjadi sehingga kemudian dapat dicarikan solusi terbaik, selain itu tujuan dari Anjangsana ini adalah untuk lebih mengeratkan jalinan Persaudaraan antar sesama

Dalam kesempatan yang sama, AKBP Febriansyah, S.I.K. juga menghimbau untuk tidak ada gerakan menuju Jakarta berkaitan dengan Penetapan Putusan MK (Mahkamah Konstitusi) di Jakarta yang dimungkinkan akan menyebabkan luapan suara dari masing-masing pendukung Paslon

Sebelum mengakhiri kegiatan Silaturahmi dengan bentuk Anjangsana tersebut, Kapolres Bondowoso berikan Tali Asih kepada Para Tokoh Agama berupa Baju Muslim dan Sarung

Kegiatan Anjangsana tersebut sangat diapresiasi oleh Para Tokoh Agama beserta warga setempat dan mereka berharap kegiatan seperti ini dapat menjaga Kamtibmas yang Aman dan Damai di Bondowoso ( Imam,Herry,yanto )


BONDOWOSO,media Nasional CAKRAWALA
Hari Ketiga Thoriq Riski.M Pelajar SMPN 4 Bondowoso
Yang hilang digunung Piramid Ardisaeng Pakem merupakan anak gunung Argopuro.
Dari didusun Tegal Tengah Curahdami Bondowoso.

Semua team Basarnas,BPBD,Polsek Curahdami,Koramil,Tagana,Tim peduli SRB (Suara Rakyat Bondowoso),
MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center),Brigade Penolong 13.11,Rumah Zakat,PMI,Pecinta Alam bersatu padu bahu membahu mencari keberadaan,dan menyisir tiap sudut dari mulai sungai,tebing demi mencari korban bernama Thoriq Riski Maulidan siswa SMPN 4 Bondowoso ,yang hilang dari ketinggian Gunung Piramid yang sangat curam,Thoriq bersama tiga temannya akan menyaksikan Sunset(terbenamnya Matahari)  sekitar jam 07:00 pada hari Minggu 23/06/2019-hingga korban hilang pada pukul 17:00WIB saat akan turun gunung kabut tebal menyelimuti gunung Piramid.
Jarak pandang mereka tidak terlihat hingga Thoriq menghilang diperkirakan jatuh terperosok  hingga saat ini Thoriq belum diketemukan.

Team Relawan peduli dari SRB ( Suara Rakyat Bondowoso) Catur Prasetyo "Kami tidak segan akan melaporkan akun FB yang memosting berita2 Hoax tentang Thoriq.
Dan sudah tiga hari Tim SRB Peduli membantu mencari keberadaan Ananda Thoriq,menyisir sungai,sekitaran tebing.
Dari SRB siap support nasi bungkus dan air mineral untuk para relawan ujar Catur.

SRB adalah komunitas besar yang lahir dari group sosial media Facebook,dengan beranggotakan orang-orang berjiwa sosial tinggi,tanpa harus mengedepankan uang atau pamrih tambah Tono.

Harapan kami semua semoga adik Thoriq segera diketemukan,kasihan keluarganya tutup Catur.(Red)



Banten,Media Nasional Cakrawala

Desa Mekar Baru, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, berhasil lolos 18 besar lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan tingkat Nasional. Desa Mekar Baru merupakan perwakilan dari Provinsi Banten. (Selasa, 25/06/2019.) 

Keberhasilan ini diraih setelah mendapat penilaian dari Dewan Juri Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, aspek penilaian perpustakaan menuju 18 besar itu sendiri antara lain berkas kelengkapan administrasi dan buku profil perpustakaan yang sebelumnya telah dikirim melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang ke Dewan Juri di Kantor Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. 

Kepala Perpustakaan Cahaya Ilmu Desa Mekar Baru A’ang Junaedi (21) mengungkapkan, instrumen penilaian pengelolaan perpustakaan pada tahap ini meliputi kelengkapan administrasi, sarana tempat, buku dan kerjasama eksternal yang dimuat dalam satu berkas profil Perpustakaan Cahaya Ilmu Desa Mekar Baru yang jumlahnya hampir 700 halaman.

"Semua aspek administrasi tersebut sudah kami lampirkan pada buku profil Perpustakaan Cahaya Ilmu Desa Mekar Baru untuk menjadi bahan penilaian Dewan Juri, profil tersebut kami muat kurang lebih 700 halaman yang sebelumnya sudah disusun oleh pengelola perpustakaan Cahaya Ilmu Desa Mekar Baru". Ucapnya. 

A'ang menjelaskan pada tahap awal ini panitia dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia memang menitikberatkan pada kelengkapan administrasi yang dimuat dalam profil perpustakaan, panitia melakukan penilaian dari kelengkapan administrasi tersebut untuk dipilih menjadi 18 besar dari 34 perwakilan seluruh Provinsi di Indonesia, pada tahap selanjutnya peserta yang lolos 18 besar ini akan dikunjungi oleh tim penilai dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia secara bergilir dalam rentang waktu 30 juni sampai 2 agustus 2019. 

Sementara itu Kepala Desa Mekar Baru H. Suhada (32) mengatakan, Program Kerja Perpustakaan Desa Mekar Baru, sudah Ia maksimalkan dengan SDM yang ada, sehingga sampai saat ini menjadi pondasi bagi terselenggaranya kegiatan peningkatan minat baca bukan hanya mencakup wilayah Desa saja melainkan sampai pada tingkat Kecamatan. 

Atas keberhasilan tersebut pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan pembinaan sehingga Perpustakaan Cahaya Ilmu Desa Mekar Baru berhasil lolos ke babak 18 besar.

“Keberhasilan ini menjadi motivasi untuk kita agar mampu menciptakan program peningkatan minat baca masyarakat yang jauh lebih baik lagi. Dalam hal menarik minat baca tentu harus dilakukan dengan ekstra keras karena masyarakat cenderung lebih menggunakan IT dari pada buku, namun demikian kami akan tetap menggerakkan jiwa semangat Kami untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui gerakan membaca,” tuturnya.( Gus Din )



Jakarta,Media Nasional Cakrawala

Masih melekat dalam ingatan warga Jakarta peristiwa kerusuhan 21-22 Mei lalu. Dimana, para perusuh dari luar kota datang memporak-porandakan Ibu Kota Negara. Dan, warga Jakarta mengecam keras para perusuh yang dengan sengaja didatangkan dari luar Jakarta.

Spanduk warga Jakarta pun bertebaran pada setiap sudut ibu kota yang menolak keras aksi kerusuhan di wilayahnya. Dan, ini membuktikan bahwa warga Jakarta mengutuk kerusuhan yang lahir dari aksi anarkis terorganisir tersebut.

Oleh karena itu, sebagai warga Jakarta kami meminta Anies harus jantan menolak pendatang yang datang ke Jakarta tanpa tujuan jelas.

Lebih aneh lagi, kalau hanya ingin mendengar pembacaan hasil putusan di MK dijadikan alasan untuk datang jauh-jauh dari luar kota. Dan, itu sangat tidak masuk akal bagi warga Jakarta. Karena, kalau hanya ingin mendengar pembacaan hasil putusan di MK bisa nonton di TV, mendengar di radio dan membaca berita on line via hand phone.

Lebih aneh bin ajaib lagi, kalau alasan yang disebutkan bahwa; ingin mengawal pembacaan hasil keputusan MK. Kalau, ingin jadi pengawal konstitusi sebaiknya mendafarlah menjadi abdi hukum sesuai koridor undang-undang yang berlaku.

Sebab, kubu 02 sebagai penggugat sengketa pilpres sudah resmi menghimbau massa pendukungnya untuk tidak turun kejalan. Dan, Polri juga sudah mengeluarkan larangan berdemo didepan MK.

Jadi, sebenarnya tidak ada alasan bagi Anies untuk tidak bisa bersikap Jantan demi memberi rasa nyaman dan aman bagi warganya dengan melarang pendatang masuk Jakarta hanya untuk datang ke MK. Atau, mungkin Anies sudah lelah dan mau mengundurkan diri dari jabatannya.

Warga Jakarta yang tidak terkena virus intoleransi, radikalisme dan terorisme akan sepenuhnya mendukung Polri untuk bertindak tegas. Dan, mengambil tindakan yang di anggap perlu untuk mengamankan Jakarta sehingga kami warga Jakarta bisa merasa aman sekaligus nyaman menjadi penduduk ibu kota Negara ini

Haidar Alwi
Inisiator Gerakan Perubahan
#2022GantiGabener ( Gus Din )



Jakarta, Media Nasional Cakrawala

Deklarasi dan Ikrar Bersama Relawan 01 dan 02 menjaga kedamaian dan persatuan Indonesia paska Pilpres 2019 di Tiga Lima Kafe Jl. KH Wahid Hasyim 35, Menteng, Jakarta, Senin (24/06/2019). Foto: Syafrudin Budiman.

Jakarta - Relawan pendukung pasangan capres-cawapres, dari pasangan 01 Jokowi – KH Ma’ruf Amin dan pasangan 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menggelar deklarasi dan ikrar untuk menjaga kedamaian dan persatuan. Kegjatan ini juga dihadiri pihak kepolisian yang dilaksanakan di Kafe Tiga Lima Jl. KH Wahid Hasyim 35, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/06/2019).

Pernyataan Ikrar ini dipimpin H. Muhammad Tubagus Nandy Albantari dari Relawan 01 Jokowi-Amin yang juga Ketua DPD BPPKB Jawa Barat. Ada 6 (enam) organisasi yang hadir dan menyatakan mendukung deklarasi dan ikrar perdamaian dan persatuan untuk NKRI harga mati.

Kata pria yang biasa disapa Tubagus ini menyatakan, siap melaksanakan dan menjaga kedamaian dan persatuan Indonesia. Selanjutnya, menghargai perbedaan dan pendapat, serta menghindari egoisme serta fanatisme yang dapat memecah bela persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kami akan turut serta mewujutkan kerukunan dan kedamaian dimasyarakat. Menyadarkan masyarakat untuk legowo dalam menerima apapun hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang sudah bersifat final,” ucap Tubagus yang diikuti para perwakilan organisasi relawan dan organisasi kemasyarakatan yang hadir.

Sementara itu Aiptu Wardi, SH dari Bhabinkantibmas Kelurahan Kenari, Polsek Menteng, Jakarta Pusat mengatakan senang dengan adanya kegiatan yang penuh mengharukan ini. Katanya, jarang dan bahkan mungkin ini yang pertama kali di Indonesia, ada relawan 01 dan 02 bersatu dan berikrar untuk menjaga kedamaian dan persatuan.

“Saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan positif ini. Saat ini Pilpres sudah selesai dan dalam tahapan proses sidang dj Mahkamah Konstitusi (MK). Apapun yang menjadi keputusannya harus kita terima dengan lapang dada,” katanya.

Menurut Wardi yang juga Dewan Pembina organisasi kemasyakatan Majelis Gema Gong Pancasila ini, jadikanlah hukum sebagai panglima. Karena itu, kami Polri akan patuh dan tunduk pada hukum dan terus mengawal proses paska Pilpres ini berjalan damai dan lancar.

Tampak hadir pada acara ini, mewakili organisasinya masing-masing. Diantaranya, Edy Purwanto sebagai Ketua Brigade 08 Jawa Barat, Ferihin dari Kompas 02, Daud Aritonang Ketua Umum BPPKB dan Emet Muhammad Korlap Projo DPD DKI Jakarta.

Selain itu hadir Andy Akademisi sekaligus Sekjen BPPKB, Jalaluddin perwakilan dari Gong Pancasila, Aiptu Wardi SH sebagai perwakilan kepolisian yang sekaligus Pembina Majelis Gema Gong Pancasila dan perwakilan dari BARATA NKRI.

ISI DEKLARASI DAN IKRAR MENJAGA KEDAMAIAN DAN PERSATUAN INDONESIA:

“KAMI MENYADARI BAHWA KEPENTINGAN, KEAMANAN DAN KEUTUHAN MASYARAKAT DIATAS SEGALANYA DAN PALING UTAMA. DENGAN MENGHARAP RIDHO ALLOH SWT, DI TEMPAT YANG PENUH KEHANGATAN DAN PERSAUDARAAN INI KAMI BERKUMPUL UNTUK MEMPERERAT DAN MENGHILANGKAN SEGALA SEKAT YANG ADA DEMI KEUTUHAN NKRI,”

(Syafrudin Budiman)



Media Nasional Cakrawala
Pada hari minggu, 23 juni 2019 pukul 10.00 WIT 12 orang Dpp Lettu Inf Tri Indara jabatan Komandan Pos Pintu Angin Satgas melaksanakan pengobatan massal masyarakat sekitar Pos Pintu Angin di Desa Muara,Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya.

Lettu Inf Tri Indra menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang sakit di sekitar Pos Pintu Angin karena keterbatasan pelayanan kesehatan di wilayah pos tersebut, dari hasil pengobatan yang dilaksanakan kebanyakan masyarakat mengeluh sakit kepala, badan linu-linu, dan untuk anak-anak luka pada bagian kaki. Dalam kegiatan ini hadir pula Bapak Gembala yaitu Bapak Pelemas Telenggeng yang sehari hari bekerja sebagai Kepala Distrik Muara,  beliau sangat senang dengan kegiatan pengobatan massal yang dilaksanakan oleh anggota TNI sehingga masyarakatnya bisa menjadi lebih sehat.

Lebih lanjut Lettu Inf Tri Indra menyampaikan bahwa kegiatan pengobatan massal kepada masyarakat adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif R 514/SY , dimana bertujuan agar kehadiran TNI dapat meringankan beban masyarakat.(Red)




Pasuruan  Media Nasional Cakrawala 

Guna menjalin sinergitas dan mempererat seluruh keluarga besar MNC(MEDIA NASIONAL    CAKRAWALA) (PIMRED BAPAK SUYANTO)beserta jajarannya gelar silaturrahmi bersama wartawan cakrawala di lesehan ibu anis Rangge pasuruan. Minggu (23/6/2019)Dalam sambutannya pimpinan MNC (Media Nasional Cakrawala)Bpk SUYANTO beliau menyampaikan kepada seluruh insan pers Media Nasional Cakrawala. agar moment positif ini setidaknya bisa memperkokoh dan mempererat persaudaraan, juga sebagai kesempatan kita bersilaturrahmi baik bersama wartawan cakrawala. 
Pimred (Bpk. SUYANTO) Menyampaikan Apreasi yang tinggi kepada semua keluarga besar media nasional cakrawala atas kerjasamanya dan ke kompakan nya. Dan berharap kepada semua wartawan MNC (media nasional cakrawala) tetap semangat melaksanakan tugas peliputan yang sebaik baiknya dan bisa memberikan informasi yang jelas dan akurat.   Kegiatan yang di gelar di lesehan ibu anis warung dowo pasuruan tersebut di kemas dengan suasana santai dan penuh ke akraban
Kemudian di lanjutkan dengan pembentukan LBH API DAN LSM CAKRAWALA CORRUPTION WATCH (CCW).cabang pasuruan. yang di ketuai bapak pimpinan umum DEDY RAHMAN HASYIM, SH,MH. 

 ARIS.M team pasuruan



Jakarta, Media Nasional Cakrawala

Teks Foto: Festival Bedhayan 2019 dilaksanakan di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) Jl. Kesenian 01 Jakarta Pusat, Sabtu malam (22/06/2019), berlangsung meriah dengan diikuti 14 grup komunitas dan sanggar tari. Foto: Syafrudin Budiman


Jakarta - Laskar Indonesia Pusaka (LIP) dan Yayasan Swargaloka yang didukung Dirjen Kebudayaan Dr. Hilmar Farid dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kembali menyelenggarakan Festival Bedhayan 2019. Acara yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) Jl. Kesenian 01 Jakarta Pusat, Sabtu malam (22/06/2019), berlangsung meriah dengan diikuti 14 grup komunitas dan sanggar tari dari berbagai kota.

Laskar Indonesia Pusaka (LIP) didirikan oleh Jaya Suprana pada tahun 2019, sebagai wadah untuk mengayomi kearifan seni panggung lokal ke dalam taraf internasional. Sebagai cabang dari Jaya Suprana School of Performing Arts, komunitas ini merambah lebih dalam kepada seni panggung tradisi Indonesia dan bertujuan untuk membuat generasi milenial mengapresiasi karya bangsa.

Festival Bedhayan 2019 bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian tradisional, mempopulerkan karya agung bangsa Indonesia, menanamkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, membangun karakter bangsa serta melestarikan warisan budaya Indonesia. Festival Bedhayan juga bertujuan untuk memperkenalkan pusaka kerajaan Jawa jaman dahulu yaitu tari ‘Bedhaya’.

Tari Bedhaya adalah tarian sakral dari Keraton Surakarta dan Yogyakarta yang saat ini sudah dimodifikasi untuk dapat dinikmati khalayak umum dan diubah menjadi Bedhayan atau

“Bedhaya-Bedhayaan”. Dengan adanya 14 peserta yang akan berpartisipasi tahun ini, acara ini
semakin meriah dengan sambutan yang luar biasa dari berbagai komunitas seni budaya Indonesia.

Para peserta Festival Bedhayan 2019 yang berpartisipasi berasal dari:
1. Jaya Suprana School of Performing Arts
2. Nur Sekar Kinanti
3. Puspo Budoyo
4. Swargaloka
5. Gending Enem 1
6. Gending Enem 2
7. Panji Wiratama
8. Arkamaya Sukma
9. Sampan Bujana Sentra
10. Ary Suta Center
11. GAIA
12. Omah Wulangreh
13. Smile Motivator
14. Hayuwerdhi

Untuk tetap mempertahankan nilai-nilai sakral yang ada, Festival Bedhayan 2019 menghadirkan beberapa pakar tari bedhayan. Tampak hadir seperti GKR. Ayu Wandansari Koes Murtiyah, KP Sulistyo Tirtokusumo dan Wahyu Santoso Prabowo. S.Kar.M.S.
Festival Bedhayan 2019 yang turut didukung oleh Jamu Jago, BCA, Sinarmas dan Bakti Budaya Djarum Foundation mengajak hadirin untuk merasakan pengalaman di keraton dalam semalam, berinteraksi langsung dengan para penari serta menyantap hidangan khas Solo.

Festival Bedhayan 2019 diselenggarakan mulai pada, Sabtu, 22 Juni 2019 tepat jam 15.00 WIB dan berakhir jam 22.00 WIB. Usai acara para 14 pimpinan grup komunitas dan sanggar tari dipanggil ke atas panggung untuk mendapatkan sertifikat pengamatan atau penilaian.

Dalam sambutannya KP Sulistyo Tirtokusumo didampingi GKR. Ayu Wandansari Koes Murtiyah, dan Wahyu Santoso Prabowo. S.Kar.M.S serta 14 pimpinan tari tersebut mengatakan, agenda ini sudah berlangsung dua kali, diharapkan tiap taunnya terus berkembang kualitasnya.

“Peserta tari hari ini rata-rata peserta kegiatan yang sama tahun 2018 lalu. Sehingga tampak sekali perkrmbangan kualitas dan kuantitasnya. Semoga tahun depan terselenggara kembali lagi,” katanya disambut tepuk tangan hadirin yang menggema di ruangan gedung.

Selesai acara tampak para peserta festival tari tradisional ini foto-foto dan selfi bersama. Para peserta banyak didominasi orang dewasa, namun ada juga peserta .perempuan yang masih muda. Tampak wajah-wajah ceria di raut muka masing-masing peserta tari yang sudah menampilkan atraksinya dengan maksimal. 

(Syafrudin Budiman)



JEMBER media nasional    Cakrawala 
MASARAKAT Dusun leces Desa Sukojember Timbul kontroversi akan adanya pelantikan kepala dusun baru.Banyak MASARAKAT yang menolak adanya pelantikan kasun baru. 
    Dikatakan dalam wawancara salah satu warga(Tokoh masyarakat dusun leces 1)Bapak.Holik..., Mengatakan dalam wawancaranya, Bahwa kontrol versi atau pro dan kontra masyarakat dusun leces, Dikarenakan tidak adanya ketransparanan disaat mengadakan musyawarah(Musdus) untuk pemilihan kepala dusun yang baru. 
    Bahkan bapak holik, mengatakan tidak diadakan mosdus yang baik atau dengan melalui prosedur yang benar. Dikarenakan tidak banyak melibatkan warga dusun leces sendiri. Bahkan dia mengaku dia sendiri tidak tau adanya musyawarah(musdus) karna tidak pernah menerima undangan dan bahkan dia jadi bahan pertanyaan dari banyak tokoh masyarakat tentang adanya kasun yang baru. Memang saya akui bahwa ada semacam bener pengumuman akan adanya pemilihan kepala dusun di dusun leces 1.cuman banyak skali masyarakat yang tidak tau siapa saja calonnya. 
        Dan dia menambahkan, ini bukan soal menolak ataupun setuju dan tidak setuju dengan akan adanya pelantikan kepala dusun yang baru, namun... Harus si calon turun kemasyarakatan, agar bisa dikenal oleh masyarakat banyak seperti apa sosok si calon. Dan agar masyarakat juga tau akan tujuannya(fisi misinya) karna yang jelas masarakatlah yang mau makek, Bukan kepala desa atau instansi lainnya. 
Yaaa.... Tentunya orang yang harus dikenal oleh masyarakat banyak, imbuhnya. Nb. (Tiem)



Situbondo - Seperti yang dilakukan sebelumnya, kali ini GKH SABAR (Gerakan Kemurnian Hati Saatnya Berbagai Rezeki) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur dengan format barunya adakan Bazar Sembako Murah dibeberapa titik kota Situbondo. Sabtu, (22/06/2019).

Awal dimulai dari Dusun Karang Anyar Desa Tanjung Pencinan, Kecamatan Mangaran. Kegiatan yang dikemas dengan bazar murah ini sangat menarik perhatian warga, disamping harga murah warga antusias dengan kegiatan GKH SABAR Situbondo. Dengan senangnya warga sampai antri menunggu proses pembagian sembako yang dilakukan oleh rekan rekan GKH SABAR.

Warga asal tanjung Pecinan karang anyar Ibu Ali, mengatakan, "Warga merasa senang dengan adanya bazar murah ini, Saya tau kegiatan ini sangat bagus sekali, saya sangat mendukung mas", uapnya.

Dimulai sekitar jam 15.20 wib kegiatan bazar murah Dilaksanakan, Dalam sembako tersebut terdapat 2kg Beras dan 4 Sabun Daia, yang dikemas dalam bentuk paketan.

Pembina GKH SABAR Syaiful Bahri mengatakan bahwa, "Kegiatan ini sangat bagus dan menarik perhatian warga, jadi ditingkatkan lagi dengan baik".

Bang Ipoel panggilan akrabnya menambahkan, "Alhamdulillah kegiatan tadi sore berjalan lancar,  saya sangat bangga kepada mereka. Dengan adanya kegiatan ini melatih mereka agar bisa menghargai dan mengasihi sesama tanpa ada perbedaan derajat dan status", katanya yang sekaligus Ketum Gp Sakera.

Ipank panggilan akrabnya, selaku ketua dari GKH Sabar menambahkan, "Kegiatan tadi sore berjalan lancar, tertib dan aman. Saya sangat senang melihat warga tersenyum dan bahagia. Semoga kegiatan ini terus berlanjut ke tempat-tempat yang belum kami singgahi".

Sementara itu, Humas GKH Sabar, Dwi Atmaka alias Aka mengatakan, "Ini format baru GKH Sabar adakan sembako murah. Dalam kegiatan sembako murah ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama warga yang kurang mampu, maupun kaum Duafa dan fakir miskin, bantuan ini jangan di lihat Nilainya, tapi lihatlah kebersamaan dan kepedulian kita terhadap sesama", tuturnya. (St1)



MANDAILING NATAL, Media Nasional Cakrawala

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-73 tahun 2019, Polres Madina gelar kegiatan Senam bersama Forkopimda dan masyarakat, bertempat di Taman Raja Batu (TRB). Kegiatan tersebut diikuti oleh personil Polres Madina dan Personil Kompi Senapan B Mangga II serta ASN Pemkab Madina, Jumat (21/06/2019).

Kegiatan olahraga/senam bersama diawali dengan jalan santai dengan route start Taman Raja Batu (TRB) dengan mengelilingi Komplek Perkantoran Paya Loting dan Finish DI Taman Raja Batu (TRB) dan dilanjutkan senam bersama kemudian dilanjutkan dengan serapan bersama dengan dihibur oleh musik.

Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji, S.IK., M. H, mengatakan kegiatan yang sedang berlangsung ini adalah dalam rangka rangkaian memeriahkan HUT-73 tahun 2019 yang diperingati pada tanggal 1 Juli.

“Selain memeriahkan hari Bhayangkara, juga ditujukan untuk meningkatkan jalinan silaturahim dan sinergitas TNI-Polri serta Forkopimda guna menciptakan dan menjaga situasi kamtibmas yang tetap kondusif khususnya diwilayah hukum Polres Madina,” katanya.

Mantan Kapolres Oku Palembang Sumatera Selatan ini juga berharap, lewat sejumlah agenda dan rutinitas hariannya, keharmonisan antar TNI-Polri dan Forkofimda   ini harus tetap terus dijaga. “Dengan peningkatan kerjasama dan sinergitas, kita ingin menunjukkan ke masyarakat jika TNI-Polri kuat, maka negara juga akan utuh dan kuat,” sebutnya .

Sementara di waktu yang sama , Wakil Bupati Madina H. M. Sukhairi Nasution mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara Ke 73 Tahun 2019. “Selamat ulang tahun kepada Polri semoga dengan bertambahnya usia Polri ini, kedepanya Polri dapat lebih dicintai masyarakat dan kita semua berharap semoga kedepanya TNI – Polri semakin solid dan labih bersinergis lagi dalam menjalankan tugas dalam mengamankan agenda kamtibmas di wilayah Madina,” ujar beliau.

(Humas/LeoDepari)


JAKARTA,media nasional CAKRAWALA
Syafrudin Budiman SIP yang biasa disapa Gus Din, meminta Mendagri Tjahjo Kumolo untuk mengevaluasi keberadaan ormas-ormas yang terindikasi paham radikalisme. Apalagi keberadaan ormas tersebut mengancam tatanan toleransi dan keberagamaan yang sudah terbangun baik.


Sudah saatnya SKT atau Surat Keterangan Terdaftar untuk ormas-ormas yang terindikasi paham radikalisme dan sering terlibat anarkis membekukan dan mencabut ijinnya. Apalagi saat ini sering terjad aksi-akasi yang membawa-bawa nama Agama," kata Gus Din Ketua Umum Presidium Pusat Barisan Pembaruan (PP BP), saat dihubungi, Jumat (21/06/2019).

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiwa Muhammadiyah (DPP IMM) periode 2006-2008 ini mengatakan, ormas seperti ini harus dievaluasi dan diberi sangsi, bahkan dicabut ijinnya. Dimana menurutnya, jika dibiarkan akan mengkikis nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

"Sebut saja FPI, ijin ormasnya harus dievaluasi dan ditinjau ulang, sebab selama ini ketimbang sering membuat kegaduhan yang berujung tindakan anarkis dan main hakim sendiri," ujar Gus Din.

Saat ini dijelaskan Gus Din, ideologi dan paham radikal sudah mengancam Indonesia. Sudah saatnya pemerintah mencegah dan menghadang ancaman radikalisme tersebut.

"Indonesia adalah negara dan bangsa yang prulalis, majemuk dan beragam corak dari adat, suku, ras, bahasa dan agama. Kebhinekaan ini harus tetap terjaga dan Pancasila tidak perlu dipertentangkan lagi, sebab para pendiri bangsa ini menyatakan sudah final," tegas Gus Din yang pernah menjadi Ketua Umum Pimpinan Cabang Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Sumenep dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Timur ini. (red)



MALANG, Media Nasional Cakrawala 

tgl 19 juni 2019 acara halal bi halal keluarga besar persada jatim yang di hadiri 148 orang di area kusuma agrowisata hotel batu malang ,sambutan di sampaikan ketua  panitia bapak prihandono, SE meyampaikan terima  kasih kepada undangan yang hadir momen ini sangat baik di laksanakan semoga tahun depan lebih banyak lagi yang hadir ucapan selamat idul fitri mohon maaf lahir dan batin.

dilanjutkan sambutan oleh pembina persada Jatim oleh bapak rudiyanto, SE meyampaikan selamat idul  fitri mohon maaf lahir dan batin dalam tausiahnya menekankan pentingnya  silaturrahmi pengurus dan anggota sehingga saturuwa sama yang lainya saling kenal saling maaf memaafkan momen ini agar dibudayakan setiap tahunnya beliau juga memberikan wejangan, pentingya menjaga kesehatan apa lagi sehabis bulan puasa 
Menjaga pola makan yang seimbang dan tak kalah pentingya mendidik anak anak kita agar terus di tingkatkan untuk menyongsong masa depan menghadapi tantangan jaman sebagai mana hadist nabi jaga lima sebelum datang yang lima.

Acara  dilanjutakan salam salaman diawali anak anak yatim dan tak lupa para pengurus perwakilan dari masing masing panti asuhan memberikan tali asih kepada putra Putri yang hadir dan dilanjutkan dengan petik jambu dan renang semua yang hadir membaur senang dapat hadir di agrowisata batu, Alhamdulillah acara halal bihalal ini berjalan dengan lancar dengan rasa kebersamaan dan persaudaraan,tuturnya. (saifulloh)



BONDOWOSO,MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Kamis tanggal 20 Juni 2019 pukul 15.00 WIB, Ibu ketua Persit KCK Yonif Raider 514 Kostrad Ny. Danang Biantoro beserta ibu-ibu Persit menyelenggarakan pengajian  dan pemberian santunan serta bingkisan kepada anak yatim piatu ponpes Nurul Muttaqin Kab Bondowoso bertempat di masjid Nurul Yaqin Yonif Raider 514 Kostrad, dalam kegiatan ini Persit KCK Yonif Raider 514 Kostrad mengundang anak-anak Yatim dari Pesantren Nurul Muttaqin yang bertempat di Desa Pakem Kab Bondowoso, sebanyak 55 anak untuk mengikuti kegiatan pengajian sekaligus menerima santunan serta bingkisan dari Persit Yonif Raider 514 Kostrad.
Kegiatan ini sangat bermanfaat disamping merubah diri atau memperbaiki diri dari perbuatan yang keji dan mungkar, kegiatan ini juga dapat menambah dan memperkokoh iman dan kepercayaan ibu-ibu Persit sehingga tidak gampang terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak hubungan rumah tangganya serta mendoakan agar prajurit Yonif Raider 514 Kostrad yang sedang melaksanakan penugasan di wilayah Papua diberi kesehatan dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

Pemberian santunan ini bentuk kepedulian anggota Persit terhadap anak-anak Yatim khususnya yang berada di Kota Bondowoso dengan tujuan semata-mata untuk berbagi kebahagiaan bersama. Pengajian yang dilaksanakan oleh Persit KCK ranting 3 Yonif Raider 514 Kostrad dapat memberikan nilai positif bagi ibu persit dalam kehidupan sehari-hari guna menambah serta mempertebal lagi iman ibu-ibu Persit Yonif Raider 514 Kostrad dalam menjalankan kewajibannya sebagai Ibu rumah tangga. Ny, Danang Biantoro mengharapkan semoga kegiatan ini dapat berdampak positif untuk menumbuhkan serta membentuk sikap dan pribadi yang lebih baik bagi semua Persit Yonif Raider 514 Kostrad.(Herry,Red)



Situbondo | Mantan Lurah Dawuhan Terkait Tanda Tangan Ahli Waris Tanah Warganya Diduga Asal Asalan. Ini berawal dari Sengketa Tanah terkait ahli waris dari turunan inisial GA yang mempunyai harta peninggalan berupa sebidang tanah pekarangan seluas 2.710 m dan sebidang tanah sawah seluas 5.990 m terletak di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo belum menemukan titik temu.

Karena dinilai surat keterangan ahli waris yang ditanda tangani lurah beserta camat janggal dan tidak sesuai dengan silsilah keluarga. Sehingga ahli waris yang berinisial IS seharusnya masuk dalam turunan GA dianggap hanya 1 ahli waris yang inisial AM dalam surat keterangan ahli waris.

Hal itu dibenarkan oleh IS mengatakan bahwa, "Benar, kalau saya turunan GA dan tidak mengetahui surat keterangan ahli waris yang hanya mempunyai 1 ahli waris sesuai dengan silsilah keluarga GA".

Dikonfirmasi oleh Team S One mantan Lurah Dawuhan yang sekarang menjabat Sekretaris Camat Kapongan Dillis S Kurniawan mengaku kalau memang benar dirinya yang menandatangani, namun sebelum menandatangani surat keterangan ahli waris tersebut dirinya sudah menyuruh dan mempercayakan kepada stafnya untuk mengecek dilapangan. Karena stafnya yang lebih tahu tentang warga di Kelurahan Dawuhan.

Ditanya soal apa yang menjadi dasar penandatanganan surat tersebut? Dillis R Kurniawan mengaku, "Keterangan ini saya ambil dari pengakuan ahli waris saja yakni AM dan saya benar-benar tidak tahu kalau ada ahli waris lain dari pernikahan perempuan lainnya", ujarnya.

Disinggung apakah anda kecolongan dari informasi staf bapak? Dillis hanya tersenyum seakan akan mengiyakan apa yang menjadi pertanyaan Team S One tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua S One Dwi Atmaka alias Aka mengatakan, "Hal ini seharusnya tidak terjadi, menjadi pimpinan tidak hanya duduk saja dan percaya begitu saja serta menyuruh stafnya, sangat disayangkan. Paling tidak, cek di lapangan apa sesungguhnya terjadi. Apalagi masalah sengketa tanah sangat rawan". (St1)


Situbondo media nasional CAKRAWALA
Generasi muda seharusnya melakukan hal-hal positif, jangan menghabiskan masa remaja dengan tindakan yang negatif apalagi merusak diri sendiri. Kali ini 9 (sembilan) remaja sedang menghisap atau menghirup lem fox di lingkungan Plaosa Jalan PB. Sudirman Situbondo diamankan Satsabhara Polres Situbondo yang sedang patroli. Selasa, (18/06/2019) malam.

Regu patroli yang dipimpin Bripka Feri menerima laporan dari masyarakat bahwa ada kelompok remaja sedang berkumpul dilokasi yang gelap diduga sedang pesta minuman keras. Informasi tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan mendatangi lokasi dan ditemukan 9 remaja berkumpul sedang menghisap lem fox.

Petugas patrol menemukan 7 kaleng lem fox ukuran kecil dan 1 buah roti kalung. Selanjutnya para remaja tersebut diamankan ke Mapolres Situbondo untuk dilakukan pembinaan.

Kasubbag Humas Iptu Nanang Priyambodo, S Sos menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan kesembilan remaja tersebut mengaku menghirup lem fox "Ngelem" agar mendapat sensasi ngefly. "Ini sangat berbahaya, dapat menyebabkan keracunan dan bukan tidak mungkin menyebabkan kematian", jelasnya.

Iptu Nanang Priyambodo juga menghimbau seluruh masyarakat khususnya para orang tua agar lebih ketat terhadap pergaulan remaja, apabila menemukan atau melihat ada aktifitas yang tidak wajar mohon dilaporkan ke pihak Kepolisian melalui Command Center Polres Situbondo 081331556110. (St1)

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget