Berita Terbaru



Sampang Media Nasional Cakrawala 

Dalam rangka mengoptimalkan penyelenggara pemerintah dan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat,  pemerintah Kabupaten Sampang  membuat Program "Desa Pintar", minggu (22/9/2019).

Program ini merupakan penerapan teknologi informasi secara komprehensif (menyeluruh) di tingkat Desa yang diharapkan akan membawa manfaat bagi masyarakat Desa yang ada di Kabupaten Sampang. 

Kepala Desa Pangilen Zainal Abidin saat ditemui di kediamannya mengungkapkan,  dengan adanya program ini sangat membantu masyarakat Desa khususnya masyarakat Desa Pangilen. 

"program Desa Pintar ini,  sangat membantu kemajuan Desa kami," ungkapnya. 

Lanjut Zainal, Program ini sudah kami jalankan dengan bukti sudah dibangunnya  fasilitas (Tower) di  Balai Desa Pangilen. 

"Tower sudah berdiri, tinggal nunggu pengoprasian, nanti masyarakat Desa pangilen akan menikmati fasilitas internet secara gratis demi kemajuan Desa ini," ungkapnya. 

Zainal menambahkan,  Ini tentunya sangat menguntungkan bagi Desa kami dalam segi agribisnis, pariwisata dan ekonomi kreatif dengan menggunakan teknologi ini secara online.

"Semoga dengan adanya program ini bisa membantu perkembangan di Desa kami,  juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Pangilen," pungkasnya. (TIM Pendm )


Teks: Prof. Dr. dr. James Tangkudung Sportmed. M.Pd., Ketua Umum Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) saat diwawancarai Gus Din/Syafrudin Budiman SIP jurnalis online senior di Jl. Kertanegara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (14/09/2019). Foto: BP/dok.

Jakarta,Media Nasional Cakrawala

Prof. Dr. dr. James Tangkudung Sportmed. M.Pd., Ketua Umum Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) yang juga seorang akademi ini diusulkan menjadi menteri Kabinet Indonesia Kerja (KIK) Jilid II. Dirinya digadang-gadang oleh para relawan dan pendukung Jokowi-Amin sebagai Menteri Kesehatan, Menteri Sosial dan Menteri Olahraga.

Ketika diwawancarai Gus Din seorang jurnalis online senior di Jl. Kertanegara 25 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (14/09/2019), dirinya tak pernah berfikir atau punya keinginan menjadi menteri. Namun, Prof. James sapaan akrabnya, bersyukur kalau dirinya dimasukkan dalam nominasi dan diangkat menjadi Menteri atau Staf Khusus Presiden.

"Alhamdulillah kalau kami diusulkan sebagai calon menteri pemerintahan Jokowi-Amin. Insya Allah saya akan jalankan amanah dengan baik dan penuh integritas," kata Prof James.

Dirinya mengatakan pernah menjadi Deputy di Kementerian Olahraga pada periode Adiyaksa Daud dan Andi Malaranggeng. Sehingga katanya, dirinya tak pernah meminta-minta jabatan, namun jika diberi amanah akan menjalankan baik dan penuh integritas.

"Saya berniat akan mengembalikan kemajuan Indonesia, seperti yang diyakini Bapak Presiden Jokowi. Dan tentu keyakinan itu kita dorong bersama dengan Nawacita Jilid II," terang Prof. James yang lulusan atau alumni Mahasiswa Jerman ini.

Ketika ditanya strategi apa dalam memajukan Indonesia sebagaimana Visi Indonesia Maju dari Jokowi-Amin? Prof. James menjawab, dirinya banyak menguasai tehnologi, sama seperti seniornya Prof. Dr. B.J. Habibie yang lulusan Jerman.

"Untuk itu saya akan siapkan program-program handal. Diantaranya, mengembangkan Universitas-Universitas di Indonesia, supaya kualitas sumber daya manusia Indonesia meningkat," ujar Prof. James.

Selain itu, bagaimana menjalankan BPJS dan Pendidikan sama seperti di Jerman. Dimana setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan gratis dan pengobatan gratis.

"Kalau saya dipercaya Pak Jokowi sebagai menteri, akan saya modifikasikan program-progam yang ada dan mengambil sistem yang baik seperti di Jerman," tandasnya.

Mensejahterakan Rakyat Indonesia

Bagaimana mensejahterakan rakyat dan bangsa Indonesia sebagaimana di Jerman? Sebagai orang yang sudah lama sekolah di Jerman dan sekarang Prof. James sebagai Guru Besar menjawab, dirinya akan mengembangkan tugas dan mengabdikan diri pada negara dan bangsa Indonesia.

"Seperti yang dikatakan Abraham Lincold saat kunjungan ke Jerman,d dalam mempersatukan Amerika Selatan dan Amerika Utara saat perang saudara. Abraham Lincold mengatakan, akan mengabdikan dirinya untuk negara dan bangsa," tukas Prof James.

Bahkan katanya, Jhon F. Kennedy Presiden Amerika Serikat pernah mengatakan, 'Dont Us, What Can Your Country Do for You, But Us, What Can You Do For Your Country'.

"Jadi dalam hal ini saya siap jika dipercaya, saya punya program-program dan tentunya akan mengikuti apa yang dinyatakan Pak Jokowi," ujar Prof. James.

Kata Prof James, tujuann dirinya hanya satu sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP), yaitu sesuai perintah funding father bangsa Indonesia untuk mempersatukan dan menyatukan NKRI. Dan tujuan akhirnya tahun 2045 Indonesia memasuki Indonesia Emas demi kemajuan anak cucu di HUT RI ke 100 tahun.

"Visi Indonesia Maju sudah saya lihat banyak kemajuan. Pertama, menyamakan harga bensin sampai ke Papua. Kedua, pembangunan infrastruktur untuk lancarnya transportasi, karena itu adalah penunjang utama untuk kemajuan ekonomi rakyat dan mensejahterakan rakyat Indonesia dari Aceh sampai Papua. Tentu hal ini diperkuat dan ditingkatkan program nyata yang sudah ada," pungkas Prof James mengakhiri wawancara dengan Gus Din yang juga Ketua Umum Barisan Pembaharuan. (red).



Bondowoso,Media Nasional Cakrawala  
Bati Wan Wil Koramil 0822/13 Tlogosari Serma Sudarsono Dan Bhabinsa Gunosari Sertu Juyanto bekerjasama dengan Dewan Kerja Ranting (DKR) Gerakan Pramuka Kuartir Ranting Kecamatan Tlogosari adakan lomba PBB ( Pasukan Baris Beebaris) bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Tlogosari pada Sabtu (21/9/2019).

Peserta lomba PBB Variasi ini diikuti pelajar Pramuka dan ingkat MTS dan MA Se Kecamatan Tlogosari dimana penilaian dalam lomba ini pada kekompakan, variasi gerakan PBB, dan Kerapian.

Seperti penampilan peserta dari kelas 1,2, sampai kelas 3 dari Mts Mimbaul Ulum Desa Sulek yang dikomandoi Sipul terlihat paling tegas, kompak, dan cukup banyak variasi PBB yang diampilkan dan keterangan kelompok ini bahwa latihan yang mereka lakukan selama 15 hari.

Danramil Tlogosari Kapten Inf.Suwaji ketika dikonfirmasi di tempat kegiatan mengatakan ' Kegiatan ini masih dalam rangka  HUT RI Ke 74 dan 1 Muharram dengan sasaran Bela Negara dan meningkatkan disiplin pelajar atau siswa. Selain kegiatan tersebut juga dilalsanakan kegiatan lainnya yaitu kegiatan perkemahan Pramuka bertempat di lapangan bukit Sangker Kecamatan Tlogosari diikuti peserta dari Mts dan Ma Se Kecamatan Tlogosari 

Sumber Panitia Kegiatan Pramuka ini bahwa ada 13 lomba dalam kegiatan Pramuka ini dan hadiah umum akan diberikan kepada peserta dengan jumlah juaranya banyak sedang untuk hadiah lainnya diberikan kepada peserta yang memiliki jumlah nilai lomba banyak

Reporter : Cipto



Bondowoso, Media Nasional Cakrawala 
Sering terjadinya kebakaran hutan maupun kebakaran rumah, di wilayah Kecamatan Tlogosari, maka ini kejadian inipun adi perhatian khusus Forpimka (Muspika) Tlogosari bekerjasama dengan RPH Pakisan dan RPH Kembang, lakukan  patroli ke wilayah sekaligus memberikan pemahaman kepada warga, khususnya yang berada di kawasan hutan agar tidak sembarangan membakar lahan hutan.

Patroli ini dilakukan bertujuan untuk pencegahan terjadinya kebakaran baik hutan maupun lahan (KARHUTLA) di Wilayah Kecamatan Tlogosari dengan pemasangan Baner Waspada! Wilayah Bebas Asap ! Lestarikan Lingkungan Kita  sekaligus untuk membentuk sinergitas antara Muspika Tlogosari dengan RPH Pakisan dan RPH Kembang 

Danramil 0822/13 Tlogosari Kapten Inf Suwaji menjelaskan '  Dalam empat bulan ini, sudah empat kali terjadi kebakaran, yaitu dua kali di lereng Gunung Raung, dua kali kebakaran rumah di Desa Kembang, dan satu kali hampir saja terjadi kebakaran besar jika tidak kami tindak lanjuti lebih awal

Saat itu sebuah lahan tebu yang sudah di panen sengaja dibakar pemilik lahan,  ternyata setelah diingatkan, api kemudian dipadamkan namun  tidak tuntas.
Keesokan harinya api menjalar ke areal tebu milik orang lain yang masih belum dipanen kebetulan berdekatan dengan fasilitas Sekolah SMK Tlogosari  beruntung setelah empat kali mobil PMK menyemprotkan air, apipun berhasil padam ' terangnya.

Patroli dimulai dari halaman Rumdin KRPah Pakisan berlanjut ke  kawasan yang rawan terjadi kebakaran tepatnya di Dusun Sumbermas, lalu Dusun Babatan Desa Pakisan, dan terkhir di Dusun Magersaren Desa Gunosari.

Diharqpkan, Usai kegiatan Patroli Cegah Kebakaran Hutan Dan Lahan di Wilayah Kecamatan Tlogosari bisa menyadarkan masyarakat untuk tidak sembarangan membuka lahan di hutan yang dilindungi dengan membakar lahan.

Reporter : Cipto




BANGKALAN -MEDIA NASIONAL CAKRAWALA
Mengingat dan menimbang kondisi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabupaten Bangkalan terindikasi penuh penyimpangan anggaran negara dan pungli, harus ada kunjungan dari pihak kejaksaan negeri kabupaten Bangkalan.

Berbagai lembaga Independent di kabupaten Bangkalan harus selalu siap membantu pihak APH dalam mengawasi kinerja Dinas. Tetapi tadk cukup tanpa adanya kerjasama dari pihak KEJARI & POLRES yang punya power hukum penanganan pejabat Korupsi dan Pungli .

PUTU ARYA Selaku Kasi Intel KEJARI Bangkalan siap bekerjasama dalam
Pengawasan kinerja Dinas dan serqi lalu berkoordinasi Keja KAJARI dalam segala tindakan penanganan sesuai tupoksi Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangkalan,”
Ungkap Putu di ruang kerjanya pekan lalu.

Sementara MOH HOSEN selaku Ketua Komite Anti Korupsi (KAKI) Bangkalan menyatakan kalau toh butuh data penyimpangan, saya siap membantu untuk menyikapi dan mengungkap hingga akhirnya tertangkap sesuai pelanggaran terhadap undang undang yang berlaku.

Maka dari itu Komite Anti korupsi Indonesia (KAKI) kabbupaten Bangkalan meminta kepada pihak kejari untuk bersinergi dengan pihak lembaga Independen di kabupaten Bangkalan yang selalu punya wawasan, masukan dan pasukan baik merupa audensi maupun Aksi. (MHS/Red)



MALANG-Media Nasional cakrawala 
Dalam rangka peringati HUT TNI Ke-74, Detasemen Polisi Militer (DENPOM) Divisi Infanteri 2 Kostrad yang terletak di Jl. Tawangsari No.1 Lawang, akan mengadakan Turnamen Bola Voli Terbuka pada hari Minggu, 29 September 2019 pada pukul 19.00 wib. Acara tersebut akan di ikuti oleh club-club Bola Voli baik dari dalam maupun luar Kabupaten Malang. Jumat (20/9/19)

Sebelumnya, Denpom Divisi Infanteri 2 Kostrad juga sudah banyak mengadakan perlombaan dan kegiatan untuk memperingati HUT TNI tersebut, mulai dari Aksi Donor Darah, Lomba memasak, Lomba Kicau Burung dll.

Dari pantauan Media cakrawala Nasional " 
selain memiliki lapangan bola voli yang bagus, Markas Detasemen Polisi Militer (MADENPOM) Divisi Infanteri 2 Kostrad juga banyak berbenah untuk menciptakan lingkungan yang indah, semisal "Wira Bhumi Heritage Garden" selain untuk prajurit, taman tersebut juga di peruntukan untuk umum baik para pengunjung maupun masyarakat sekitar.

Melalui via seluler (WhatsApp) Dandenpom Divif-2 Kostrad, Mayor Cpm Hanri Wira Kusuma, S.H., M. Han, menyampaikan, "Dengan sering diadakannya kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat harapan saya TNI Professional dan makin menjadi kebanggan rakyat Indonesia," tegasnya. (ton/kin)


Teks: Deklarasi Ikatan Alumni Doktor Ilmu Manajemen Universitas Negeri Jakarta (IKA DIM UNJ). Kamis (19/09/2019) di Jakarta. Foto: IKA DIM/Dok.

Jakarta, Media Nasional Cakrawala

Kamis, 19 September 2019, para alumni program Doktor Ilmu Manajemen Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, mendeklarasikan Pembentukan Ikatan Alumni Program Doktor Ilmu Manajemen Univeristas Negeri Jakarta. Saat deklarasi para deklarator membacakan naskah deklarasi IKA DIM UNJ, Kamis, (19/09/2019) di Jakarta.

Terpilih Dr. Sri Puguh Budi Utami, BC.IP., M.Si sebagai Ketua Ikatan Alumni Doktor Ilmu Manajemen Universitas Negeri Jakarta (IKA DIM UNJ) periode pertama 2019-2020. Ketua terpilih menerima mandat dan menjabat terhitung selama satu tahun sejak deklarasi IKA DIM UNJ, Kamis (19/09/2019).


Salah satu deklarator, Dr. Abdul Wahad Samad mengatakan, berdasarkan ketentuan akreditasi dan untuk penjaminan mutu alumni Doktor Ilmu Manajemen/MSDM UNJ, Alumni senantiasa diharapkan mampu mengaktualisasikan keilmuan di tengah-tengah masyarakat.

Disamping itu juga katanya, diharapkan dapat berkontribusi untuk peningkatan program Doktor ilmu manajemen /MSDM melalui kegiatan akademik dan non akademik, penelitian yang dipublikasikan secara internasional dan terakreditasi terbaik.

"Deklarasi semata-mata dikhususkan bagi Alumni program Doktor ilmu manajemen / MSDM. Sehingga berbeda dengan program Doktor lainnya dilingkungan PASCASARJANA UNJ," terang Abdul Samad Wahab melalui keterangan persnya.

Menurutnya, IKA DIM UNJ juga bersama dengan Civitas Akademika menjalin sinergitas baik dalam keilmuan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Program Doktor Ilmu Manajemen berdiri tahun 2007 dan lulusan pertama tahun 2009.

"Hari ini lulusan berjumlah 500 lulusan Doktor Ilmu Manjemen dengan konsentrasi MSDM. Diharapkan IKA DIM UNJ ini akan menjadi partner dalam peningkatan kualitas lulusan Pascasarjana Ilmu Manajemen sehingga bisa berperan aktif dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, bangsa dan negara," tandasnya.

Terakhir menurut Abdul Wahab Samad, sekedar masukan deklarasi ini menjadi tonggak sejarah bagi pengembangan SDM, guna mendukung program-program pemerintah ke depan yang lebih memprioritaskan pembangunan SDM.

Berikut Hasil Keputusan Deklarasi IKA DIM UNJ:

1. Membentuk Ikatan Alumni Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Negeri Jakarta (UNJ). (IKA DIM UNJ).

2. Menunjuk DR. Sri Puguh Budi Utami, BC.IP., M.Si sebagai Ketua IKA DIM UNJ.

3. Masa jabatan pada butir dua (2) di atas selama satu tahun terhitung sejak deklarasi ini dengan mandat:  i). Melakukan pendataan alumni Program Doktor Ilmu Manajemen pada Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta. ii). Menyusun dan melengkapi kepengurusan IKA DIM UNJ sesuai kebutuhan. iii). Menyusun AD/ART IKA DIM UNJ., dan iv). Mendaftarkan legalitas IKA DIM UNJ sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Jakarta, 19 September 2019.

"Hadir 20 deklarator sebagai pendori dan melakukan tanda tangan di atas naskah deklarasi IKA DIM UNJ. Kami yakin kedepan para alumni akan efektif dan terintegrasi dengan adanya wadah organisasi alumni ini," pungkas Abdul Samad Wahab yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Kita Pancasila (DPP FKKP) ini. (red)



Bondowoso,media nasional cakrawala
Jumat 20 September 2019. Hari Jumat yang penuh berkah tidak disia-siakan oleh Yonif Raider 514 Kostrad dan komunitas Berbagi tidak akan Rugi (BERGETAR),tujuan hari ini fokus berbagi ke desa Banyuputih Kecamatan Wringin Kabupaten. Bondowoso.
Disana sudah menanti 80 Orang anak Santri dari yayasan NURUT THOLIBIN dusun barat sawah desa Banyuputih Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso, Prajurit Yonif Raider 514 Kostrad dan Komunitas  Berbagi tidak akan Rugi (BERGETAR) disambut oleh masyarakat setempat dengan kesenian lokal.

Nia Safira dari tim Jumat Bergetar mengungkapkan "Saya sangat terharu,terutama melihat mereka begitu antusias menyambut kami, terimakasih telah menyambut kami seperti keluarga yang penuh dengan kegembiraan”
Demikian pula yang dirasakan oleh tim Jumat Berkah dari Yonif Raider 514 Kostrad, dimana 3 Orang Prajurit di bawah Pimpinan Sertu Dodik Supriyadi disambut dengan wajah yang penuh kegembiraan dan kekeluargaan.
“Kegiatan kami dan Ibu-ibu persit ini merupakan kegiatan rutin setiap hari Jumat,terus menerus untuk tempatnya kita bisa bervariasi dimana-mana di seputaran kota Bondowoso” ungkap Sertu Dodik Supriyadi

“kami berharap silaturahmi ini bukan hanya sampai disini, kami berharap kedepannya kami bisa hadir lagi kesini dan kami harap senyum anak-anak tetap secerah ini dalam menyambut kami” ujar Sertu Dodik Supriyadi.

Acara Jumat barokah berakhir dengan aman dan lancar diakhiri dengan foto bersama anak-anak dan Ustad Edi Yanto selaku pengurus dari Yayasan Nurut  Tholibin.(Red)



Situbondo | Media Nasional Cakrawala 
Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, S.H S.I.K M.H. gelar cangkrukan bersama netizen dengan tema (Anti Hoax Dalam Perspektif Budaya Bangsa dan Kamtibmas).

Cangkrukan Kapolres Situbondo dihadiri oleh beberapa elemen masyarakat dan komunitas Insan Dangdut Situbondo, (IDS) selaku pembina Rahmad Hidayat, Kiai Hamimullah juga sebagai Pembina Info Warga Situbondo (IWS), Komunitas Tionghoa yang diwakili oleh Ibu Linda, Komunitas Motor Tua, Perbakin, Sidang Situbondo, HIPSI, Insan Pers, Komunitas Jeep, dan Netizen Polres Situbondo. Kamis, (19/09/2019) malam.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono SH SIK MH menyampaikan. Dalam hal ini kemajuan medsos (media sodial) di Indonesia, baik di kalangan muda dan dewasa mengalami kemajuan yang sangat pesat bagi penggunanya.

"Kegiatan ini adalah silaturahmi bersama netizen dan komitmen bersama untuk menjaga Situbondo bebas hoax, provokatif, isu sara dan tentunya mendukung program Jogo Jawa Timur", ucap AKBP Awan Hariono.

Hal ini merupakan tindak lanjut mendukung program Polda Jatim yaitu Jogo Jawa Timur Indonesia Damai yang beberapa waktu lalu diiikuti seluruh netizen Jawa Timur bersama Humas Jajaran Polda Jatim. (St1)



Malang- Media cakwrawal nasional

 Pasar Karangploso di Kabupaten Malang kini menjadi polemik para pedagang, para pedagang meminta sesegera mungkin menemukan solusi terkait fasilitas pasar yang mengalami kerusakan, Kamis (19/09/2019).

Salah satu pedagang di Pasar Karangploso saat di temui terkait atap pasar yang rusak menyampaikan, "Kalau untuk pasar ini kenapa ya kok tidak ada perbaikan sama sekali, padahal kami para pedagang sudah memenuhi kewajiban membayar pajak, gantian untuk kami minta hak kami kok gak di perhatikan, apalagi mengenai atap pasar sampai rowak rawek kayak gitu mas, kalau hujan pastinya air masuk semua dan bagaimana nasib pedagang seperti kami," terangnya.

Sementara itu Sumariyah S.Sos selaku Kepala Pasar Karangploso saat di temui oleh tim media terkait adanya kerusakan fasilitas pasar menyampaikan, "Saya selama menjabat 10 bulan sudah mengajukan dua kali ini tapi masih belum ada tanggapan dari dinas terkait mas, dan di pasar sini itu yang pakai swadaya ada lima titik dan itu sudah kami musyawarahkan ke paguyupan pasar dan sudah ada yang tanggungjawab soal swadaya, pedagang di sini ngerti semua kok mas" ujar Sumariyah S.Sos.

Ditempat yang sama Anton bersama Tim Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (K.P.K) lainnya juga menyampaikan, "Kalau memang di Pasar Karangploso ini ada yang dirugikan yang jelas kami akan mengambil langkah sesuai dengan prosedur saja mas," jelasnya.

Tak hanya satu pedagang, beberapa pedagang Pasar Karangploso lainnya pun juga menyampaikan keluhannya ke awak media terkait atap yang sudah rusak dan bocor. Mereka menyampaikan bahwa tidak ada kepedulian dari dinas terkait untuk membenahi, sedagkan untuk pajak dan lain sebagainya sudah dipenuhi oleh pedagang.

Hingga berita ini diturunkan, Tim media belum bisa menghubungi Dinas Disperindak lewat via telepon karena tidak ada jawaban, tim mediai hanya bertujuan untuk mengkonfirmasi perihal kerusakan fasilitas yang berada di Pasar Karangploso, Kabupaten Malang. (Tim/ton/kin)



Bondowoso,Media Nasional Cakrawala

18 september 2019 Panas terik tak menyurutkan semangat Sertu Fransiskus Babinsa Gunung Anyar Koramil 0822/11 Tapen untuk membangun Desa binaannya, bersama dengan warga masyarakat Gunung  Anyar Pak Babinsa sebutan masyarakat bergotong-royong membangun tembok drainase setinggi sekitar 1,5 meter. Tembok tersebut dibangun untuk memperlancar aliran air serta dapat membendung luapan air yang masuk ke kawasan lingkungan pemukiman.

Pemilihan waktu yang tepat serta kekompakan masyarakat dalam pembangunan diharapkan dapat selesai tepat waktu sebelum musim penghujan tiba. Kepedulian dan kekompakan antara Babinsa dan masyarakat merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang nantinya akan berdampak pada kamajuan Desa tersebut. ( Koramil 0822/11).(red)



Pasuruan - Media cakrawala nasional

Lilik Mantan   kabit olah raga di dinas pemuda olahraga(Dispora) kabupaten pasuruan  yang kini berdinas di Bakesbangpol akhirnya di jebloskan dalam  penjara oleh tiem penyedik kejari kabupaten pasuruan kamis 19/09/2019 sekira jam 17.00wib


Penahana lilik ini di lakukan bertepatan proses pelimpahan tahap (2) dari penyidik ke bagian penuntutan.
 disaat  di gelandang menuju kendaraan tahanan  lilik yang  mengenakan pakaian hitam beecadar yang di dampingi pengacaranya,Elisa .lilik nampak begitu shok dan berteriak lantang pada wartawan yang menunggu,bahwa dirinya tidak bersalah saya hanya di suruh Munib,  mantan kadisnya.
Dia terus berteriak" saya hanya di suruh Munib,dia itu bajingan, di setiap kegiatan saya di minta 10% untuk disetorkan ke bendahara dan di potong melalui PPTK, terangnya

Untuk menahan lilik ini meturut kasi  pidsus kejari kabupaten pasuruan, Denny saputra , pihaknya akan melakukan penahan selama 20 hari  hingga proses pelimpahan kepengadilan tipikor.

Sementara itu pengacara Lilik, Elisa mengatakan pihaknya akan mengupayakan penangguhan penahanan  atas kliennya. (Tiem)


Teks: Tampak peserta aksi damai Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH) di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (19/9/2019). Foto: BP/dok.

Jakarta,Media Nasional Cakrawala

Sekitar 500 Massa Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH) Geruduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pimpinan baru KPK untuk segera dilantik. Aksi ini membentangkan spanduk panjang sekitar 25 meter bertuliskan Mendukung Pimpinan Baru KPK, Lantik Pimpinan Baru KPK dan Bubarkan Wadah Pegawai KPK.

Menurut Sufriadi Korlap Aksi, di depan kantor KPK Jl. Persada Kuningan, Kamis, (19/09/2019) mengatakan, peningkatan kinerja dan prestasi pemberantasan korupsi sejatinya harus dimulai dari pembenahan di internal KPK. Yaitu dengan menertibkan atau meniadakan sekelompok orang dalam WP KPK yang merasa jadi paling berkuasa atau menganggap diri dan kelompoknya sebagai penguasa KPK dengan membangun ‘negara dalam negara’.

Kata Sufriadi, mereka (kelompok dalam WP KPK) adalah sumber dari segala sumber kekisruhan dan “fiksi laten dan nyata dalam KPK. Mereka juga telah jadi hambatan utama bagi kemajuan dan peningkatan kinerja pemberantasan korupsi.

"Karena itu harga mati WP harus “dibasmi agar sistem di KPK kembali sehat. Agar pimpinan KPK dapat bekerja profesional, independen dan tidak tersandera oleh kepentingan dan tekanan WP KPK," teriak Sufriadi dalam orasinya.

Oleh karena itu terang Sufriadi, sebagai civil society yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH) menggelar aksi siang ini untuk mendukung agar UU dan Pimpinan KPK yang baru adalah harapan yang mencerahkan bagi pemberantasan korupsi ke depan.

Selain itu Sufriadi juga mendukung dan mendesak pimpinan KPK yang baru harus bisa menertibkan internal KPK.

“WP KPK wajib dibubarkan agar pemberantasan korupsi tidak terhambat dan terganggu. Apalagi jelas WP telah jadi alat politik. Kami minta agar internal KPK harus dirombak total agar tercipta sistem yang sehat dan kuat untuk masa depan pemberantasan korupsi,” pungkasnya.(red)



Situbondo | Media Nasional Cakrawala 
Gugatan CLS (Citizen Law Suit) atau gugatan warga negara oleh Ketum Gp Sakera, Syaiful Bahri Cs terus bergulir dan sempat tertunda karena beberapa pihak dari tergugat tidak datang.

Berita terkait :
1. (http://www.mediacakrawala.com/2019/08/sidang-perdana-gugatan-bupati-dan-wabup.html)

2. (http://www.mediacakrawala.com/2019/09/babak-baru-sidang-lanjutan-gugatan-cls.html)

Pantauan Tim S One kali ini pihak-pihak Tergugat maupun saksi Tergugat turut hadir di Pengadilan Negeri (PN) Situbondo. Namun tetap pihak tergugat masih tetap seperti biasa hanya diwakili kuasa hukumnya.

Diawali dari pihak Penggugat dan Tergugat maupun Saksi Tergugat berkumpul di ruang mediasi PN Situbondo yang sebelumnya Ketua Majelis I Ketut Suarta yang menunjuk sebagai mediator yakni Novi Nuradhayan, SH MH. Ketum Gp Sakera, Syaiful Bahri Cs yakni Ahmat Fatoni dan Sumyadi sebagai Penggugat.

Diikuti oleh Tergugat yakni Bupati Situbondo dan Pimpinan DPRD Situbondo diwakili kuasa hukumnya Reno W, SH. Kemudian Saksi Tergugat dihadiri langsung oleh Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, S.H, S.I.K, M.H. dan Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf. Akhmad Juni Toa, SE, MI.Pol. Rabu, (18/09/2019) sekitar pukul 11.00 Wib sampai selesai.

Dalam upaya mediasi ketiga ini pihak Penggugat terkait tidak dilaksanakannya Perda Kabupaten Situbondo nomor 27 Tahun 2004. Penggugat tetap komitmen bahwa pelaksanaan Perda harus tetap dilaksanakan.

Ketum Gp Sakera, Syaiful Bahri menyampaikan bahwa, "Mediasi di mulai sekitar pukul 11.00 WIB, ketika mediator membacakan kehadiran para pihak, Kuasa Hukum Reno memberikan 4 lembar Surat dari Principal Tergugat 1, 2, 3, 4 atas ketidakhadirannya".

Menanggapi hal itu Bang Ipoel panggilan akrab Ketum Gp Sakera mengatakan, "Membaca alasan ketidak hadiran isi surat yang tidak jelas Bang Ipoel langsung menanyakan alasan specifik kepada Kuasa Hukum Reno bahwa hanya tertera alasan kesibukan yang tidak bisa di tinggalkan".

Lebih jauh lagi Bang Ipoel mengaku meminta saudara kuasa hukum untuk menjelaskan alasan rinci alasan kekompakan ketidak hadiran para Tergugat, menurut Bang Ipoel, saudara kuasa hukum tidak bisa menjelaskan,

"Kuasa Hukum tidak bisa menjelaskan alasan kekompakan ketidakhadiran para Tergugat dan kami para penggugat bersepakat untuk tidak lagi bersedia melakukan Mediasi lanjutan", jelas Bang Ipoel.

Dengan ketidakhadiran Para Tergugat, mediator Novi Nuradhayan, SH MH, mengatakan, "Mediasi keempat akan di laksanakan hari kamis 26 Sepetember 2019, semoga saja semua pihak hadir dan menemui kesepakatan untuk kebaikan Kabupaten Situbondo".

Dengan tidak hadirnya Bupati dan Wabup Situbondo serta Pimpinan DPRD Situbondo, Sumyadi Ketua LSM Gempar menyampaikan, "Saya sangat kecewa dan ini benar-benar sudah melukai masyarakat terutama kami sebagai Penggugat, bagaimana kami tidak kecewa para Tergugat sangat kompak untuk tidak menghadiri mediasi ini dengan alasan yang tidak jelas", geramnya.

Ahmat Fatoni aktivis GP Sakera yang juga Penggugat II tidak kalah geram dengan Penggugat III, "Ini bukti nyata bahwa Bupati dan Wabup benar-benar tidak menghargai hukum dan Pengadilan Negeri, tidak hanya janji-janji busuk mereka. Ketika kami berdemo atau hearing, bahkan Pengadilan pun diabaikan".

Para Penggugat yang semula bersih keras menolak untuk di lakukan mediasi lagi akhirnya runtuh dan memberi kesempatan untuk melakukan mediasi setelah Turut Tergugat I dan II dengan kebesaran hati menghadiri mediasi tersebut, "Beliau beliau Bapak Kapolres dan Bapak Dandim Situbondo meskipun pendatang sangat peduli dengan darurat Aids di kota ini dengan siap mendukung pelaksanaan Perda".

"Sedang Bupati dan Wabup yang di pilih oleh rakyat justru tidak menghadiri dengan alasan tidak jelas, saya bersedia melakukan mediasi lagi karena rasa hormat saya kepada beliau berdua", tandasnya.

Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, S.H, S.I.K, M.H. menyampaikan kepada Tim S One, "Demi Situbondo apapun kesibukan saya selama saya ada di Situbondo akan hadir jika kami di butuhkan".

Menurut Kapolres AKBP Awan Hariono, "Hari inipun sesungguhnya kami Polres Situbondo ada giat, namun karena persoalan ini sangat penting maka saya bersama Dandim hadir, sangat miris ketika melihat angka penderita Aids yang terus meningkat setiap Tahunnya di kota Santri ini".

Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf. Akhmad Juni Toa, SE, MI.Pol mengatakan kepada Tim S One, "Saya juga sepakat apa yang disampaikan Bapak Kapolres dan saya sangat mengapresiasi langkah penggugat. Karena langkah ini adalah langkah yang sangat elegan dan menjadi pencerdasan sendiri untuk masyarakat Situbondo daripada hanya sekedar berkoar-koar dengan berdemonstrasi. Memang dengan demo tidak dilarang namun itu monolog".


Dandim berharap, "Semoga saja langkah GP Sakera Cs akan diikuti oleh LSM lain, sehingga Situbondo menjadi percontohan bagaimana LSM itu bertindak cerdas dalam menyampaikan aspirasinya", jelasnya.

Sementara itu Kuasa Hukum Reno, SH saat disinggung kenapa Tergugat tidak menghadiri mediasi kali ini. Ia mengatakan, "Tergugat masih ada kepentingan yang tidak bisa ditinggalkan. Saya akan sampaikan kepada para principal dan saya sendiri menghormati langkah hukum yang di lakukan penggugat".

"Saya sendiri sangat setuju dengan penertiban dan penegakan perda ini dengan di dukung semua pihak demi Situbondo yang sehat dan berahlak", pungkasnya. (St1)


                                        Jember,Media Nasional Cakrawala 
Dalam rangka pilkades serentak di kabupaten jember salah satu calon kades no urut 2 mengadakan doa bersama.

pemilihan kepala Desa yang sudah tinggal berapa hari lagi di Desa lengkong tepatnya pada tanggal 26 september 2019, calon no urut 2 imam santoso mengadakan doa bersama di rumah kediamannya di mulai jam 19.00 wib sampai selesai 18/9/2018.   

Dalam sambutannya calon kades no urut 2  mengajak masyarakat untuk memilih calon pemimpin yang betul betul mampu membuat perubahan serta bisa membawa Desa lengkong lebih maju lagi .


 Imam juga menghimbau supaya masyarakat lebih pandai lagi dalam menentukan calon pemimpin yang berwibawa serta bertanggung jawab .

Menurutnya, jika ia terpilih nanti tidak akan melupakan janji janjinya dan siap membantu masyarakat lengkong dan akan melaksanakan tugas sesuai tupoksinya.

Dalam doa bersama masyarakat antusias mendukun bpk imam santoso untuk menjadi kepala Desa lengkong  dan masyarakat yakin jika Allah mengijinkan imam pantas untuk pemimpin Desa lengkong ungkapnya.

Alhamdulilllah acara doa bersama berjalan khusuk, lancar sampai acara selasai .
Imam menambahkan masyarakat jangan sampai mudah terprofokasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.(Ags)



Teks: Tampak ratusan peserta aksi damai Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KOMAK) Di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Jakarta –Media Nasional Cakrawala
DPR resmi mengetok palu mengesahkan RUU KPK menjadi undangundang dalam Rapat Paripurna, Selasa 17/09/2019.

Sejumlah elemen masyarakat dan gerakan civil society memberikan dukungan dan apresiasi terhadap DPR. Pasalnya, dengan disahkannya UU KPK, paling tidak akan mengakhiri rezim Wadah Pegawai (WP) KPK yang selama ini menjadi ”duri dalam daging” bagi pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Karena itulah, dengan mendukung pengesahan UU KPK setidaknya publik ikut berkontribusi menyelamatkan institusi KPK dari upaya busuk dan segala bentuk politisasi serta pelemahan yang sebenarnya muncul dari internal institusi KPK sendiri, yaitu wadah pegawai WP KPK," kata Syafrudin Budiman SIP Kordinator lapangan KOMAK di depan KPK, Rabu (18/09/2019).

Katanya pun juga, pelbagai kelompok civil society tidak hanya mendukung pengesahan saja tetapi juga, mempercepat pelantikan pimpinan KPK terpilih.
Espektasinya adalah, komisioner KPK terpilih dapat menyapu bersih “hama” alias penyakit yang selama ini menggerogoti KPK, yaitu mereka komplotan mafia hukum yang mengatasnamkan WP KPK. 

"Artinya, komisioner KPK terpilih wajib memutus rantai penyakit (membubarkan WP KPK) ini, sehingga KPK dapat bekerja profesional, independen dan tidak tersandera oleh WP KPK. Apalagi publik juga menghendaki WP KPK segera diakhiri karena akan menghambat proses pemberantasan korupsi," terang Gus Din sapaan akrabnya saat berorasi.

Selanjutnya menurut Gus Din, karena alasan itulah ratusan aktivis yang menamakan dirinya sebagai KOMAK menggelar aksi damai di depan Kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (18/9/2019). Aksi demo ini ditujukan untuk mendukung pengesahan UU Baru KPK dan memperkuat KPK lewat Dewan Pengawas KPK.

Korlap sekaligus Juru Bicara KOMAK sekaligus Ketua Umum Presidium Pusat Barisan Pembaharuan (PP BP) Syafrudin Budiman S.IP mengatakan, aksi yang mereka lakukan dengan merujuk pada temuan fakta yang terungkap ke publik, bahwa WP KPK adalah sumber malapetaka yang telah merusak marwah institusi KPK. Apalagi WP KPK berisi komplotan mafia hukum yang mempunyai beragam kepentingan politik.

“Oleh karena, sebagai civil society yang memberikan dukungan penuh, kami dari Koalisi Masyarakat Antikorupsi (KOMAK) datang ke KPK tidak lain dan tidak bukan semata-mata untuk memperkuat institusi KPK dengan mendukung pengesahan UU KPK oleh DPR dan mendukung pimpinan KPK terpilih,” kata Gus Din kepada para wartawan.

Sosok aktivis yang familiar asal Madura ini juga meminta agar pimpinan KPK terpilih segera dilantik. Dan sekaligus mendesak agar WP yang mereka anggap sarat dengan kepentingan agar dibubarkan.

“Selain itu kami juga mendukung UU baru, agar KPK kedepannya semakin kuat. Dengan UU KPK baru, semoga KPK era baru dapat diwujudkan dengan mengedepankan transparansi dan bermartabat,” pungkas mantan Aktivis Mahasiswa 98 asal Surabaya ini.

Berdasarkan pantauan lapangan aksi KOMAK ini didahului dengan konvoi dan berjalan kaki bersama dengan menyanyikan yel-yel, membentangkan spanduk dan bendera aksi, sekaligus diakhiri dengan kegiatan orasi dan menyanyikan lagu-lagu nasional. (red)



Bondowoso, Media Nasional Cakrawala

Rabu 18 September 2019 UPK (unit pelaksana kegiatan) ex PNPM kecamatan tapen nampak sedikit beda karena ada kegiatan audit silang antar lembaga yang dilakukan oleh Nasirul Ahyar.SH selaku ketua asosiasi UPK se-kabupaten Bondowoso juga Budi Santoso,S.Sos perwakilan dari UPK kecamatan tenggarang dan Dwi Chandra Irawan,Spd perwakilan dari UPK kecamatan cerme nampak hadir juga ketua BP UPK Tapen dan anggotanya juga tim verifikasi

Hasil konfermasi dengan ketua BKAD ex PNPM kecamatan Tapen Ahmad Juari.S.Pd saat dikonfirmasi oleh wartawan Cakrawala menyampaikan terimakasih atas kunjungan dari rekan-rekan asosiasi UPK kabupaten Bondowoso yang menyempatkan hadir untuk acara audit silang administrasi pada hari ini sehingga dapat berbagi ilmu dan pengalaman masing-masing dengan harapan dapat memperbaiki kekurangan yang ada dan membawa dampak positif untuk UPK EX PNPM kecamatan Tapen hususnya karena pada intinya dana yg ada dan dekelola adalah dana abadi untuk masyarakat yang harus tetap ada dan dipertahankan serta bisa dipertanggung jawabkan bersama pengelolaannya

Disisi lain perwakilan UPK kecamatan cerme menyampaikan pada intinya dalam suatu organisasi itu merupakan satu komponen yang saling berkaitan dan yang terpenting jangan ada dusta diantara kita pungkasnya

Ketua UPK EX PNPM kecamatan Tapen Ifah Fitriyah,ST menyampaikan audit silang bertujuan untuk saling memberikan informasi,masukan dan saran sehingga apa yg menjadi kekurangan dapat kita benahi bersama karena kita bisa tahu kekurangan kita dari orang lain tandasnya sambil tersenyum saat dikonfirmasi

Acara berlangsung lancar dalam suasana penuh keakraban sampai jam 13.16.wib dan ditutup dengan doa dilanjutkan dengan makan siang bersama. (Imam)



Situbondo | Media Nasional Cakrawala 
Diberitakan sebelumnya beberapa warga dari Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang datangi Kantor Inspektorat untuk Hearing yang didampingi oleh Gp Sakera Situbondo. Dan hari ini Selasa, (17/09/2019) resmi dilaporkan oleh Fatoni Ahmad, Kabiro Investigasi Gp Sakera.

Pantauan Tim S One dengan membawa bukti-bukti lengkap pelaporan itu disampaikan ke Inspektorat yang diterima oleh Inspektur Pembantu, Edy Sulistiono dan Juwito di kantornya.

"Sudah kami terima laporan dari Gp Sakera dan akan kami tindak lanjuti serta turun ke lapangan", ujarnya.

Sementara itu, Fatoni Ahmad mengatakan, "Sebelumnya keluhkan adanya dugaan pungutan liar (pungli) program kepengurusan sertifikat Prona yang dilaksanakan Desa Alastengah dan hari ini Selasa, (17/09/2019) sudah dilaporkan resmi dengan bukti bukti lengkap".

"Saya berharap Inspektorat dalam hal ini menseriusi pelaporan dari masyarakat. Apalagi bukti bukti sudah kami serahkan", imbuh Fatoni. (St1)

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget