Berita Terbaru


Pasuruan, Media Nasional Cakrawala - Masyarakat kota pasuruan sangatlah menyayangkan karena melihat Bus yang masih belum tertib melintas di jalur perkotaan(kota Pasuruan). 

Masyarakat di sekitaran jalur tersebut bertanya-tanya, mengapa ini sering terjadi,  padahal sudah ada rambu-rambu larangan peringatan dilarang melintas yang berada di pertigaan, terminal baru kota pasuruan, Melihat kejadian ini sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar, jalur yang bukan tingkat kelas jalan,  mengapa dilewati, yang seharusnya jalur bus dari arah probolinggo masuk ke Terminal baru lalu menuju ke perempatan krampayangan, ini malah melintas ke jalan juanda - veteran, pemkot dan jalan Dr wahidin sudirohusodo.
Sangat tidak layak dan menganggu kenyamanan warga sekitar, ketika Bus melintas di jalur perkotaan. Saat tim Media Cakrawala sedang turun ke lapangan, “imbau salah satu Warga, sangat menyayangkan adanya Bus yang masuk perkotaan dan padatnya kemacetan arus lalulintas”. 

 
Masyarakat memohon Kepada Pemerintah Kota Pasuruan terutama Dinas Perhubungan. Supaya untuk di Kaji ulang, dan ditingkatkan ketertiban demi mengurangi angka kecelakaan kepadatan arus lalulintas.

Arus lalulintas di wilayah Kota Pasuruan sekarang jadi momok masyarakat, yaitu arus lalulintas yang selalu macet, permasalahan ini harus dikaji ulang oleh pemerintah Kota Pasuruan terutama Dinas Perhubungan. Kepadatan arus lalulintas bisa menimbulkan dampak setres pada pengguna jalan, dan bisa menimbulkan hilangnya kosentrasi serta kecelakaan lalulintas (tim Cakrawala Pasuruan)


Media Nasional Cakrawala - Kegiatan rutin kelompok kerja guru (KKG) sekecamatan bungatan gugus.03 pada februari dilaksanakan di SDN 1 Bungatan kabupaten situbondo selasa(19/02/2019) pelaksanaan kegiatan rutin kelompok kerja guru (KKG) itu langsung di pimpin oleh bapak Musariyanto, S.Ag.M.Pd. I dan ketua KKG bapak Haryanto, S.Pd 




Dalam agenda pelaksanaan KKGhari ini adalah evaluasi kegiatan KKG dan pembentukan panitia pembuatan soal sekaligus team pembuat naskah soal PTS semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Kegiatan rutin kelompok kerja guru (KKG) SDN 1 Bungatan yang dihadiri oleh seluruh kepala sekolah beserta semua guru gugus 03 sekecamatan bungatan situbondo dan kegiatan KKG ini dihadiri pengawas SD sekecamatan bungatan bapak subandi S.Pd bapak Haryono S.pd.dan bapak fathor rasid S.Pd.selaku korwil kecamatan bungatan dalam sambutannya bapak fathor rasid beliau selaku korwil kecamatan bungatan berharap agar guru selalu aktif dan antusias Demi Peningkatan mutu pendidikan anak anak bangsa khususnya kabupaten situbondo (ARIS.M)


Jember, Media Nasional Cakrawala - puting beliung terjang desa lengkong ,beberapa dusun mengalami kerusakan parah di antaranya tiga rumah rusak parah sabtu 16/2/2019.pukul  14.00.

Hujan deras di sertai angin kencang mengakibatkan kerusakan parah,pohon pohon tumbang menimpa rumah warga dusun krajan.

Sementara itu, angin puting beliung juga menerjang desa desa lain di kab jember, kurang lebih 3 dusun di desa lengkong yang mengalami kerusakan parah.

Dampak angin puting beliung banyak warung warung serta rumah rumah warga yang rusak parah.

Saking kencannya angin puting beliung sehingga membuat masyarakat panik pada berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.


Saat di temui awak media salah satu warga yang rumahnya rusak parah menyampaikan bahwa rumahnya rusak parah supaya di perhatikan dan ada bantuan dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah.

Harapannya, agar pemerintah desa dan pemerintah daerah memperhatikan nasib mereka yang tertimpa musibah angin puting beliung, ujarnya.

P yuni warga dusun krajan yang rumahnya paling parah rusaknya sangat mengharap bantuan dari pemerintah daerah untuk membangun kembali rumahnya.

Diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta, sampai berita ini di turunkan belum ada satupun perangkat desa yang datang dan memberikan penanganan serta bantuan.(AGUS)


Situbondo, Media Nasional Cakrawala -. Organisasi profesi persatuan wartawan situbondo (PWS) bapak Kaliyanto selaku ketua PWS yang lama pada hari sabtu 16-2-2019 telah menyerahkan jabatan nya kepada bapak Moch. Husen selaku ketua baru persatuan (PWS) dalam jabatan priode (2019-2021) untuk menggantikan ketua sebelumnya bapak kaliyanto.

Pria ini yang murah senyum resmi di percayai sebagai  ketua persatuan wartawan situbondo (PWS) Dalam kongres luar biasa yang di gelar di Cafe/ kolam Renang TW di jl.mangaran kecamatan panji situbondo dan di hadiri semua wartawan situbondo dari bermacam media baik onlen dan cetak sekabupaten situbondo. Sabtu (16/2/2019).


Sementara itu. Pimred Media Nasional Cakrawala (SUYANTO) juga memberikan apresiasi terhadap para jurnalis yang tergabung dalam persatuan wartawan situbondo (PWS) yang telah  ikut hadir dalam terselenggaranya acara dengan lancar tertib dan penuh  kekeluargaan.


Dalam sambutan perdananya ketua PWS yang telah terpilih mengucapkan  terimah kasih kepada seluruh anggota PWS yang telah mempercayainya untuk melanjutkan kepemimpinan PWS kedepan . Dan beliau berharap kepada seluruh pengurus dan anggota PWS untuk senantiasa bekerjasama untuk memajukan PWS. karena organisasi ini bukan organisasi pribadi . Ini adalah organisasi kita bersama jadi mari kita bersama sama menjaga ke eksisan PWS dalam masyarakat dan selalu bersinergi dengan pemda situbondo ,Tni,Polri maupun masyarakat umum lainnya khususnya situbondo. Dan saya berharap agar tidak terjadi kriminalisasi terhadap jurnalis di Situbondo. Unkapnya. (ARIS.M)


Sumenep - media nasional cakrawala - Atas pemberitaan yang dilakukannya, seorang wartawan di Samosir diancam dan diintimidasi. 

Atas kasus pengancaman tersebut, sang wartawan, Soritua Manurung (41) melaporkan kejadian tersebut ke Polres Samosir.

Menurut wartawan salah satu TV nasional ini, kejadian terjadi dini hari sekitar pukul 00.30 Wib, pada Kamis (14/2/2019)  di Desa Lumban Suhi, Pangururan.

Rumah Soritua Manurung yang juga aktif di media Online dan tergabung dalam organisasi jurnalis IWO Samosir, didatangi orang tidak dikenal dan mengancam akan membunuhnya.
Awalnya yang mendengarkan langsung itu Nenny Br. Manik yang merupakan istri Soritua Manurung.

Mendengar keributan didepan rumahnya, istrinya membangunkan Soritua Manurung yang sudah tertidur. 

"Sipelaku mengucapkan kata kotor dan ancaman akan membunuh sambil menendang nendang pagar dan menggoyang goyangkan pagar. 
Karena ancaman tersebut, suami saya hendak keluar rumah tetapi saya tahan," ujar Boru Manik yang ikut mendampingi suaminya Soritua Manurung melaporkan ke Polres Samosir, Kamis (14/2/209).

Lebih lanjut, Soritua Manurung mengaku bahwa intimidasi itu dilakukan dengan suara kasar dan mengancam bunuh. 

"Manurung.., keluar kau, kubunuh Kau. Aku putra daerah, keluar kau Soritua Manurung," jelas Soritua meniru perkataan pelaku. 

Saksi mata tetangga melihat ada 2 orang yang turun dari mobil Avanza berwarna Putih.


Ketika hal itu dikonfirmasi kepada Kepala SPKT Polres Samosir melalui Bripda Roberto Manalu, mengaku telah menerima laporan wartawan atas nama Soritua Manurung. 

"Kita telah terima laporan ini dan akan menyampaikan kepada Kapolres Samosir untuk dilakukan disposisi menentukan penyidik nya. Dan siang ini kita akan melakukan cek TKP atas kejadian ini, " ujar Bripda Roberto.Saleh (IWO)



BONDOWOSO -  Media   Nasional Cakrawala - Bunga (24) inisial, warga Kecamatan Tlogosari, Bondowoso, Jawa Timur,  tunawicara korban tindak pidana perkosaan melapor kepada kepolisian resort Bondowoso.

Didampingi tim kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adikara Pancasila Indonesia (API), korban hari ini menjalani proses visum di RS Bhayangkara Bondowoso.

Dedi Rahman Hasyim, ketua tim kuasa hukum korban menyampaikan, hari ini, pihak Polres Bondowoso telah selesai melakukan proses visum terhadap korban di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso

"Hasil visumnya saat ini sudah dikantongi pihak Polres Bondowoso," pungkasnya

Dedi menjelaskan, berdasarkan hasil informasi sementara dari keluarganya, perbuatan asusila itu diduga dilakukan berkali-kali oleh tetangganya.


"Orang tua korban menyampaikan pada kami, tindakan asusila kepada korban setidaknya sudah dilakukan oleh tersangka sebanyak lima kali," sambungnya.

Dalam pendampingan pelaporan kasus tersebut, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adikara Pancasila Indonesia (API) berharap Polres Bondowoso menindaklanjuti laporan korban pemerkosaan yang menimpa wanita tunawicara.

"Kami berharap Polres Bondowoso segera menindaklanjuti laporan yang sudah dibuat oleh korban sebagai bentuk perlindungan dan pemenuhan rasa keadilan baginya," kata Dedi Rahman Hasyim, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adikara Pancasila Indonesia (API) kepada wartawan media cakrawala kamis 14 February 2019.(Budi Ariyanto)

AND1 Design

{facebook#https://web.facebook.com/AND1streetballer}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget